
Taehyung terus berpikir siapa pelakunya, Jungkook menepuk bahu kakaknya "serahkan saja padaku,aku akan mencari pelaku sebenarnya,kakak fokuslah pada Noona"
Taehyung tersenyum "terima kasih Jungkook"
Semenjak saat itu Taehyung mencoba mengikuti saran Jungkook untuk membuat Noona jatuh cinta lagi padanya, seperti hari ini Taehyung sengaja mengikuti Noona yang sedang berjalan sendirian menelusuri jalanan, Taehyung berpura-pura tak melihatnya lalu sengaja menabrakkan diri pada Noona "brukkkk"
Taehyung menahan pinggang ramping Noona yang hampir terjatuh,memandangi wajah cantik yang selalu dirindukannya "maaf,aku tak sengaja" ucap Taehyung kemudian berpura-pura terkejut melihat Noona "oh? Noona? aku benar-benar minta maaf"
Noona terdiam sejenak kepalanya seperti mengingat sesuatu tapi tak tahu apa,dia memegangi kepalanya membuat Taehyung menjadi khawatir "Noona,kau baik-baik saja?"
Noona menyeimbangkan tubuhnya menghalau semua ingatan yang terus melintas "aku.... baik-baik saja"
Taehyung masih merasa khawatir padanya "kau yakin?"
Noona mengangguk kemudian mencoba menjaga jarak dengan Taehyung
"apa kau sibuk? bukankah kau punya janji untuk meneraktir ku?" tanya Taehyung
Noona menatap Taehyung dengan ragu, sebenarnya Noona ingin menjaga jarak dengannya tapi Noona merasa harus menepati janjinya terlebih dahulu
"aku tak sibuk,kapan kau ada waktu?" Noona balik bertanya pada Taehyung
"Sekarang" jawab Taehyung pasti
"se.... sekarang?" tanya Noona memastikan
"ya,kenapa? apa kau keberatan?" Taehyung memiringkan kepalanya dihadapan Noona
Noona memundurkan sedikit wajahnya ke belakang karena wajah Taehyung terlalu dekat dengannya.
"tidak... baiklah jika kau ingin kita pergi sekarang" Noona menyetujuinya
Saat mereka akan pergi,ponsel Taehyung berdering, Taehyung pun mengangkat teleponnya sebentar kemudian mengangguk lalu mematikan panggilannya, Taehyung menoleh ke arah Noona
"ada sedikit urusan di kantor hanya sebentar,apa kau tak keberatan jika ikut aku sebentar ke kantor ku?"
"ah tak apa,urusan pekerjaan lebih penting,kita bisa makan bersama lain waktu" tolak Noona
Taehyung mengerucutkan bibirnya "tapi aku ingin makan bersamamu hari ini,aku mohon,aku janji hanya sebentar,kau bisa menunggu di ruangan ku"
"tapi....." Noona masih ingin menolaknya namun Taehyung memasang wajah memelas membuatnya tak enak hati ia pun akhirnya setuju untuk ikut dengan Taehyung "baiklah"
Taehyung sangat senang mendengarnya,mereka pun pergi ke kantor Taehyung, sesampainya di ruangan Taehyung ternyata Jimin sudah menunggunya, Jimin pun menyapa Noona
"hai,apa kabar Noona?"
Noona mengernyitkan keningnya "kau mengenalku?" tanya Noona yang kebingungan
__ADS_1
Dari pertama memasuki kantor Taehyung juga semua memberi salam padanya,beberapa orang bahkan menyapanya dengan memanggil namanya membuat Noona merasa bingung
"yah tentu saja,aku Jimin temanmu,mungkin kau lupa tapi kau selalu memanggilku tuan Park" jawab Jimin
Noona menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "ahhhhh maaf"
Jungkook baru saja tiba di ruangan Taehyung dan menyapa Noona "Noona,apa kabar? apa kau merindukanku?" pertanyaan Jungkook semakin membuatnya bingung
"Jungkook kau membuatnya bingung,dia adikku" ucap Taehyung
"yahhhh Noona padahal kita sering bertemu tapi kau melupakanku?" protes Jungkook
Noona mengingat-ingat nya kemudian berkata "ah.... aku ingat"
Mata Taehyung membulat sempurna,dia berharap Noona dapat mengingat sesuatu meskipun itu bukan tentangnya
"kau adik Seokjin yang dulu datang menjengukku di rumah sakit bukan?" jawab Noona membuat Taehyung kecewa
Jungkook melihat wajah kakaknya yang kecewa "ya,itu aku..."
Seseorang datang ke ruangan Taehyung dengan beberapa berkas di tangannya "tuan Kim ini berkas yang anda minta" ucap orang itu yang merupakan sekertaris Taehyung yang baru
Taehyung menerima berkas itu,dan menyuruh sekertaris nya untuk kembali ke ruangannya
Kepala Noona tiba-tiba merasa pusing,bayangan semakin jelas melintas di pikirannya saat mendengar sekertaris Taehyung memanggilnya Taehyung dengan sebutan tuan Kim.
Noona menggeleng "aku tak apa,aku baik-baik saja"
Taehyung memberikan gelas berisi air minum pada Noona "minumlah,wajahmu sangat pucat"
Noona menerima gelas tersebut lalu meminumnya secara perlahan "terima kasih"
"kau yakin kau baik-baik saja?" tanya Jimin yang juga ikut khawatir
"kami akan menyelesaikan ini,kakak kau pergilah antar Noona ke rumah sakit" pinta Jungkook
Noona segera menolaknya "aku baik-baik saja, sungguh"
Taehyung memandangi Noona dengan penuh kekhawatiran, Noona pun kembali memastikannya "aku tak apa-apa,aku akan menunggu disini sesuai permintaan mu"
Taehyung pun mengangguk,mereka memulai membahas tentang pekerjaan yang sedang mereka tangani, Taehyung memandangi beberapa berkas lalu mendatanginya. Noona memperhatikan mereka bertiga, lagi-lagi bayangan ingatannya muncul mereka sepertinya pernah melakukan ini sebelumnya,panggilan tuan Kim terus memenuhi pikirannya membuat kepalanya semakin sakit dan jatuh pingsan
Ketiga orang yang ada di sana terkejut melihat Noona terkapar di sofa, Taehyung segera membawa Noona ke rumah sakit ditemani oleh Jungkook dan Jimin.
Sesaimpainya di rumah sakit Noona segera di periksa oleh dokter yang merawatnya saat dia kecelakaan, dokter menjelaskan kondisi Noona pada Taehyung "Noona terlalu memaksakan diri untuk mengingat kembali ingatannya yang hilang,hal ini menyebabkan otaknya bekerja lebih keras,jika terus seperti ini akan sedikit membahayakan untuk kesehatannya,kepalanya akan terus terasa sakit ketika mengingat sesuatu sehingga menyebabkan Noona jatuh pingsan"
Setelah mendengar penjelasan dokter Taehyung kembali ke ruangan Noona, Jungkook dan Jimin yang berada di sana segera bertanya pada Taehyung "bagaimana?" tanya Jimin
__ADS_1
"Sepertinya dia mengingat sesuatu" jawab Taehyung
"benarkah? bukankah itu bagus?" tanya Jungkook
Taehyung menggeleng "setiap dia mengingat sesuatu kepalanya akan terasa sakit sehingga dia akan jatuh pingsan seperti ini"
Jungkook yang sempat bersemangat pun menjadi murung,suasana pun menjadi hening, tiba-tiba ponsel Jimin berdering, Jimin menerima panggilan itu setelah mendengarkan percakapan orang di seberang telepon Jimin pun mematikan panggilannya
"Kita harus kembali" ajak Jimin
"astaga,aku lupa hari ini kita meeting bersama tuan Jung Hoseok" ucap Jungkook
Jimin menepuk bahu Taehyung "serahkan urusan kantor pada kami,kau tetaplah disini menunggunya hingga dia siuman"
"terima kasih" ucap Taehyung
"kakak,kalau terjadi sesuatu hubungi aku" pinta Jungkook
Jimin dan Jungkook pun pergi meninggalkan rumah sakit,mereka kembali menuju kantor Taehyung untuk meeting bersama Hoseok.
Taehyung memandangi Noona yang sedang terlelap "maafkan aku,aku begitu egois karena ingin memilikimu"
Tak lama kemudian Noona pun siuman,dia memperhatikan sekelilingnya, Taehyung segera bertanya padanya "apa ada yang sakit? aku akan memanggil dokter"
Noona menggeleng "aku ingin pulang"
"tapi kau....." belum selesai Taehyung berbicara Noona sudah memotongnya
"aku ingin pulang,ku mohon" pinta Noona
Taehyung pun menurutinya,setelah mendapat pemeriksaan lebih lanjut dan dengan persetujuan dokter Noona pun diizinkan pulang
Diperjalanan pulang hanya ada keheningan,sesekali Taehyung menoleh ke arah Noona yang sedang menatap lurus ke depan, Taehyung mencoba memecah keheningan "aku minta maaf karena memaksamu pergi denganku"
"tak apa" jawab Noona singkat
Noona melihat sekeliling mobil Taehyung mencari keberadaan tas nya "apa kau melihat tas ku?" tanya Noona
"ah sepertinya tertinggal di kantor,aku akan mengantarkannya nanti" jawab Taehyung
"bisakah kita mengambilnya sekarang?" pinta Noona
Taehyung pun mengangguk "baiklah"
Taehyung mengemudikan mobilnya menuju kantor,setelah sampai di kantor, Taehyung meminta Noona untuk menunggunya sementara dia mengambil tas Noona di ruangannya
Saat Taehyung pergi,dia mendengar ponsel Taehyung berbunyi, Noona menoleh ke arah ponsel Taehyung,itu adalah panggilan dari Seokjin, Noona meraih ponsel itu ingin mengangkatnya tapi matanya terbelalak melihat sesuatu di bawah ponsel Taehyung.
__ADS_1