
Keesokkan harinya salah satu perusahaan datang ke kantor Taehyung untuk membuat kontrak kerjasama tapi Taehyung menolak kerjasama tersebut karena perusahaan itu sedikit bermasalah,pemilik perusahaan itu murka terhadap Taehyung yang menolak tawaran kerjasama darinya
"tuan Kim,apa anda tidak bisa mempertimbangkannya kembali? ku rasa ini akan sangat menguntungkan untuk kedua perusahaan kita" ucap Zico pemilik perusahaan tersebut
"maaf tuan Zico,ku rasa kerjasama ini hanya akan menguntungkan anda saja,terlalu beresiko bagi perusahaan saya untuk bekerjasama dengan perusahaan anda" jelas Taehyung
"apa maksud anda tuan Kim?" tanya Zico
Taehyung menatap Zico "tuan Zico bahkan semua orang tahu kalau perusahaan anda bermasalah, terlebih banyak sekali pelanggaran yang sering anda buat"
Zico mencoba mengelak "itu semua tidak benar tuan Kim,mereka hanya membuat berita palsu dengan perusahaan saya"
Taehyung menatap tajam Zico "kau bahkan menipu perusahaan Kim Brother Group,apa kau tahu,aku adalah putra dari Kim Seojun yang kau perdaya saat itu, beruntung aku masih bisa menyelamatkan perusahaan ayahku"
Zico terkejut mendengarnya, Taehyung menaikkan satu alisnya "apa kau terkejut? ya.... dulu aku baru saja tiba di perusahaan ayahku,setelah aku tahu bahwa perusahaannya di sabotase aku segera bergegas menyelamatkan perusahaan ayahku dengan susah payah akhirnya aku bisa melakukannya,lalu sekarang kau datang ke THV Group untuk melakukan hal yang sama? sungguh merepotkan"
Zico mengepalkan kedua tangannya, Taehyung yang melihatnya tersenyum sinis "masih banyak pekerjaan penting menanti ku,sebaiknya pergi tuan Zico dan jangan pernah menampakkan wajahmu lagi disini"
"kita lihat saja Kim Taehyung,aku tak akan melupakan hari ini,akan ku pastikan kau menyesal" ucap Zico kemudian pergi dengan amarah yang memuncak
Di lain tempat Noona sudah membuat janji bertemu dengan Seokjin di sebuah restoran tentu saja dengan izin dan sepengatahuan Taehyung,awalnya Noona ingin Taehyung juga ikut bersamanya tapi Taehyung ada meeting penting dengan kliennya setelah bertemu dengan Zico, Taehyung juga ingin memberi mereka ruang agar mereka bisa bicara lebih leluasa.
Seokjin tiba lebih dulu dan menunggu Noona, beberapa saat kemudian Noona pun datang
"apa kau sudah menunggu lama?" tanya Noona
Seokjin menggeleng "ah tidak,aku baru saja tiba"
Noona mengambil tempat duduk di depan Seokjin,dia memulai pembicaraan
"maaf karena mengajakmu bertemu secara tiba-tiba" ucap Noona
"tidak apa, Taehyung juga sudah memberitahuku semalam" jawab Seokjin
__ADS_1
Noona menarik nafas ringan "Seokjin,aku berterima kasih karena kau telah memberiku kenangan yang indah di waktu dulu... aku juga sudah memaafkan segala kesalahanmu,dan aku minta maaf jika aku juga banyak melakukan kesalahan padamu"
"apa maksudmu? kau sama sekali tak melakukan kesalahan apapun,akulah yang bersalah padamu Noona" Seokjin segera menyela ucapan Noona
Noona menatap dalam mata Seokjin "aku tak tahu kalau tuan Kim adalah adikmu,jika aku tahu dari awal mungkin aku akan mencegah untuk tak jatuh cinta padanya,mungkin aku tak akan menempatkan kalian diposisi sulit seperti ini"
"Noona dengarkan aku,semua yang terjadi adalah takdir,aku justru merasa bersyukur karena Taehyung lah yang akan menjagamu dengan baik,jangan merasa bersalah seperti itu,aku bahagia melihat Taehyung dan kau bahagia" Seokjin mencoba menenangkan Noona yang terus menyalahkan dirinya sendiri
"terima kasih Seokjin,aku yakin kau juga akan menemukan orang yang lebih baik dariku,kau tahu sebenarnya aku merasa tak enak pada kalian bertiga...." Noona menundukkan kepalanya
"bertiga?" tanya Seokjin
"sebelum aku menjalin hubungan dengan tuan Kim, Jungkook sempat mengungkapkan perasaannya padaku,saat itu dia mencoba untuk membuatnya seperti candaan,tapi sebenarnya aku tahu kalau dia juga tulus padaku..." jelas Noona
"apa? jungkook?" Seokjin kembali bertanya
Noona mengangguk "aku benar-benar minta maaf padamu dan Jungkook"
Dengan ragu Seokjin mengusap tangan Noona sejenak "hey sudahlah,hal seperti ini memang sering terjadi dalam kisah percintaan"
"Noona,dengarkan aku, meskipun hubungan kita telah berakhir tapi aku sangat mengenal dirimu,aku tahu bagaimana baiknya dirimu, sekarang kau harus harus menganggap ku kakak ipar mu dan Jungkook adalah adik ipar mu,aku yakin Taehyung akan menjaga mu dengan baik" jelas Seokjin
Noona mengangguk dengan senyuman "kakak ipar"
Seokjin tak bisa menahan tawanya "pfffff..... terdengar lucu saat kau memanggilku seperti itu" dalam hati Seokjin merasa sedikit kecewa bahkan dulu saat mereka menjadi sepasang kekasih Noona memanggilnya sayang
"bukan kah kau yang meminta?" protes Noona
"ah baiklah sepertinya aku akan terbiasa,nikmatilah makanannya" balas Seokjin
Noona memperhatikan semua makanan yang ada di meja "kenapa semua makanan kesukaanku yang kau pesan?"
"tak apa,aku sedang mencoba bersikap menjadi kakak ipar yang baik untukmu" jawab Seokjin
__ADS_1
Mereka menghabiskan makan siang bersama dengan canda tawa,tidak ada lagi rasa canggung diantara keduanya.
Setelah selesai makan siang Seokjin ingin mengantar Noona pulang
"aku akan mengantarmu" ajak Seokjin
Noona menggeleng lalu melihat jam di tangannya "tak perlu, sebentar lagi tuan Kim datang menjemput ku" Noona tersenyum manis mengingat tuan Kim nya
Seokjin mengangguk "baiklah,aku akan menunggu sampai Taehyung datang menjemput mu"
"ah tak usah, sepertinya kau juga sibuk,aku akan baik-baik saja" ucap Noona
"tak bisa, Taehyung akan marah padaku jika membiarkan kau sendirian menunggunya" jelas Seokjin
akhirnya Noona menyetujuinya "baiklah"
Tak lama kemudian Taehyung sudah terlihat di seberang jalan dan melambai pada Noona, sepertinya tuan Kim nya membawa sesuatu dibalik tangannya, Noona sangat senang melihat tuan Kim tampannya.
Disaat yang sama Seokjin mendapat telpon dan harus segera ke galerinya
"Noona, Taehyung sudah tiba,aku harus segera ke galeri ada tamu istimewa yang datang" pamit Seokjin
"baiklah terima kasih kakak ipar" Noona tersenyum manis pada Seokjin, Seokjin berbalik menuju parkiran mobil
Saat Taehyung akan menyeberang tiba-tiba ada sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi datang ke arahnya, Noona yang melihat mobil itu segera berlari ke arah Taehyung
"Tuan Kim awas...." Noona mendorong tubuh Taehyung hingga tersungkur ke belakang,seikat mawar merah yang dibawa Taehyung berserakan dimana-mana,sementara dirinya tertabrak mobil tersebut "braakkkkkkk" tubuh Noona terpental lalu berguling di jalanan darah segar berceceran keluar dari tubuhnya
Seokjin yang sempat mendengar suara Noona memanggil nama Taehyung menoleh ke belakang dan menyaksikan kecelakaan itu segera berlari untuk mencegahnya namun kejadian itu terjadi begitu cepat
Taehyung segera menghampiri Noona, dipeluknya tubuh Noona yang penuh dengan darah "Noona bangun Noona..... " air mata Taehyung mengucur deras melihat sang pujaan hatinya terkapar tak berdaya
Seokjin menghampiri keduanya "Noona...."
__ADS_1
Taehyung menoleh ke arah Seokjin "kakak..... Noona.... aku tak bisa hidup tanpanya.."
Seokjin menenangkan adiknya "Taehyung tenanglah,aku sudah menghubungi rumah sakit sebentar lagi ambulance akan datang,tak akan terjadi sesuatu yang buruk pada Noona"