
POV Noona
Noona tidak tahu bahwa orang yang dia antar kerumah sakit adalah ayahnya Kim Taehyung,saat dia sampai dirumah sakit dia mendapat telepon bahwa kakaknya kecelakaan, Noona segera menjelaskan yang terjadi pada pihak rumah sakit lalu bergegas ke rumah sakit lain tempat kakaknya dirawat.
Kakaknya mengalami kecelakaan di Daegu sehingga dia dirawat dirumah sakit sana, kakak Noona mengalami patah di bagian bahunya.
"kakak apa yang terjadi? kenapa bisa seperti ini?" cerocos Noona yang khawatir pada kakaknya
"aigoo lihatlah anak ini,baru saja datang sudah membuat kebisingan" protes sang ayah
Noona mengerucutkan bibirnya "aku sangat khawatir"
kakaknya tersenyum tipis "tak apa,aku baik-baik saja,kau tak usah khawatir"
"apa kau sudah puas bermain-main Noona?" tanya ayahnya
"ayah aku bekerja bukan bermain-main" protes Noona pada ayahnya
ayahnya memandangi Noona dengan tegas "sudah ku bilang jika kau ingin bekerja aku akan menempatkan mu di perusahaan ku di bagian manapun yang kau mau,kenapa kau harus bekerja dengan orang lain?"
"ayah,berapa kali aku bilang kalau aku ingin mandiri" Noona masih saja protes membuat sang ayah sedikit kesal
"Yoongi lihatlah adikmu,dia menjadi seperti itu karena selalu kau manjakan" ayah Min mengadu pada putra Sulungnya
Yoongi menggeleng "ayolah apa kalian harus berdebat disini? ayah,bahkan kau tahu sifat Noona seperti apa, biarkan saja dia melakukan apa yang dia inginkan dia sudah dewasa"
Noona segera memeluk kakaknya "kau memang yang terbaik kak"
"kau juga jangan selalu membuat ayah marah" tegas Yoongi
Noona mengangguk pasrah "hmmm baiklah,maafkan aku ayah" kemudian Noona memeluk sang ayah
"dasar anak ini,kenapa kau sangat mirip sekali dengan mendiang ibumu" ayah Min memeluk putrinya dengan penuh kasih sayang
Noona adalah anak kedua dari dua bersaudara,ayahnya bernama Min Hoo,kakaknya bernama Min Yoongi, mereka hanya tinggal bertiga karena sang ibu telah meninggal sewaktu dia masih berumur lima tahun. Ayahnya adalah pemilik MY Group, sementara sang kakak adalah pianis ternama, Noona sangat suka bermain saxophone tapi dia tidak terlalu suka kehidupannya tersorot banyak media seperti kakaknya,jadi dia meminta ayah dan kakaknya untuk menyembunyikan identitasnya,Noona ingin privasinya tetap terjaga dan menjalani kehidupan seperti orang biasa,Yoongi selalu menuruti semua keinginan adiknya,ayah Min juga membiarkan Noona menjalani kehidupannya walau terkadang dia harus sedikit berdebat karena ulah putri bungsunya itu, seperti waktu Noona meminta untuk tinggal di apartemen karena jaraknya lebih dekat dengan kantor tempat dia bekerja,awalnya ayah Min menentangnya tapi Yoongi selalu memberi pengertian pada ayahnya sehingga ayahnya pun mengizinkan Noona tinggal di apartemen.
Noona memutuskan untuk mengambil cuti selama beberapa hari karena ingin merawat kakaknya,setelah seminggu perawatan intensif Yoongi meminta perawatan dirumah saja karena dia tidak suka bau rumah sakit.
Kini Noona kembali tinggal bersama dirumah ayahnya untuk merawat kakaknya
"kenapa kau tidak pergi bekerja? aku sudah jauh lebih baik" tanya Yoongi pada adiknya
Noona menggeleng "aku akan merawat mu hingga kau sembuh"
__ADS_1
Yoongi tersenyum kecil "lalu bagaimana dengan pekerjaanmu? bukankah kau sangat menyukainya? kau bilang kau bekerja dengan orang yang kompeten,jika kau tidak masuk kerja terus menerus kau bisa kehilangan pekerjaanmu"
"kalau begitu aku akan bekerja di perusahaan ayah" ucap Noona polos membuat kakaknya menggelengkan kepala
"kau ini,saat ayah menawarkan pekerjaan di perusahaannya kau menolak lalu sekarang kau berubah pikiran?"
Noona berpikir sejenak lalu kembali menjawab "kalau begitu aku akan bekerja sebagai perawat mu saja,kau harus membayar mahal gaji ku,aku akan merawat mu selama 24 jam"
Yoongi mengelus rambut panjang adiknya gemas "dasar,baiklah lakukan sesukamu saja"
......................
Keesokkan harinya Noona kembali bekerja setelah mengambil cuti selama seminggu,ini pertemuan mereka setalah hampir satu bulan tak bertemu.
"selamat pagi tuan Kim" Noona menyapa bosnya
Taehyung tak menjawab sapaan berlalu begitu saja melewatinya, membuat Noona penasaran "ada apa dengannya? apa terjadi sesuatu? apa dia marah padaku? tapi kenapa? bukankah harusnya aku yang marah padanya?" pertanyaan memenuhi pikirannya.
Beberapa hari bekerja Taehyung terus bersikap dingin pada Noona,hingga saat mereka berada satu mobil setelah meeting diluar Noona bertanya pada tuan Kim nya "apa aku membuat kesalahan tuan Kim?"
"tidak" jawab Taehyung
"tapi kenapa kau berubah seperti ini?" tanya Noona
"aku memang seperti ini,kenapa? apa kau tak suka? aku tak peduli" Taehyung menjawab dengan acuh
"tolong hentikan mobilnya disini" pinta Noona
Taehyung menoleh ke arah sekertaris nya, Noona kembali berbicara "aku turun disini,kau tak perlu mengantarku pulang"
Taehyung kembali menatap jalanan tak mempedulikan ucapan Noona
"ku bilang hentikan mobilnya,kalau kau tak mau berhenti aku akan lompat dari mobil" Noona hendak membuka pintu mobil secara paksa membuat Taehyung menghentikan mobilnya dipinggir jalan
Taehyung menatap tajam Noona "apa kau gila?"
Noona tak mempedulikan Taehyung lalu segera turun dari mobil tuan Kim nya,tak lama ada sebuah taksi lewat dia segera menaiki taksi itu.
Taehyung memandangi Noona yang pergi begitu saja,dia merasa kesal lalu memukul setir mobilnya.
Sementara Noona terhanyut dalam pikirannya "sebenarnya apa yang terjadi dengannya? apa dia mempermainkan perasaanku? apa dia sama saja seperti kakaknya?"
Setelah sampai di rumah ayahnya Noona segera pergi ke kamar sang kakak
__ADS_1
"kakak,aku merindukanmu,bagaimana kabarmu hari ini?
"lepaskan,kau bahkan hanya pergi bekerja lalu sudah rindu padaku? katakan apa terjadi sesuatu padamu?" tanya Yoongi seolah mengetahui sesuatu tentang adiknya
Noona menggeleng,dia melihat laptop yang dipegang kakaknya "oh apa yang kau lakukan? kenapa kau sudah mengurus pekerjaan seperti ini? tak bisa,kau harus istirahat kak" Noona mencoba merebut laptop kakaknya
membuat kakaknya menggelengkan kepala "jangan menggangguku aku sudah lebih baik, biarkan aku melihat beberapa jadwalku"
Noona melihat semua jadwal kakaknya "apa ini? kau akan pergi ke Amerika? lagi?"
Yoongi hanya mengangguk,membuat Noona memprotesnya "tidak bisa,kau tak boleh pergi,aku tak mengizinkanmu"
"ayolah aku sangat bosan,lagi pula itu masih bulan depan, sekarang saja aku sudah jauh lebih baik" ucap Yoongi menenangkan adiknya
"tetap saja aku khawatir" Noona mengerucutkan bibirnya
Yoongi menggenggam tangan adiknya "Noona,aku baik-baik saja percaya pada kakakmu ini"
"kalau begitu aku akan ikut denganmu,aku akan menjagamu agar kau tak terluka lagi" pinta Noona
Yoongi mengernyitkan dahinya "aku bukan anak kecil,aku kakakmu seharusnya aku yang bilang seperti itu padamu,lagipula bagaimana dengan pekerjaanmu?"
"aku akan mengundurkan diri" ucap Noona lemas
Yoongi terkejut melihat ekspresi adiknya "apa terjadi sesuatu ditempat kerja mu? katakanlah padaku"
"tidak ada, bukan kah kau akan menggaji ku lebih besar?" ucap Noona sembarang
Yoongi tersenyum gemas pada adiknya "aku akan menyerahkan semua uangku padamu"
"sepertinya aku sedang merampok mu?" ucap Noona
Mereka menghabiskan waktu bersama dengan penuh canda tawa,sesekali Noona memeluk kakaknya dengan erat "kau adalah lelaki terbaik yang pernah ada"
"kau ingin apa dariku? kenapa kau terus memujiku hari ini?" tanya Yoongi
Noona cemberut dan memicingkan matanya "apa selama ini aku tak pernah memujimu?"
"aku hanya bercanda kenapa kau begitu serius?" Yoongi menjeda ucapannya "aku siap mendengarkan apapun masalahmu,jika kau ingin aku tetap diam aku hanya akan diam tapi jika kau ingin aku memberimu nasihat aku juga akan melakukannya,ingat kau tak pernah sendirian,ada aku dan ayah yang selalu ada kapanpun kau butuh"
kata-kata Yoongi begitu menyentuh hati adiknya, Noona kembali memeluk kakaknya "benar aku tak butuh siapapun lagi selain kalian"
kali ini Yoongi mengerucutkan bibirnya "hey bukan itu maksudku"
__ADS_1
"oh....?" Noona memasang wajah polos dihadapan kakaknya
"dasar kau ini selalu berpura-pura bodoh seperti itu" Yoongi mencubit hidung adiknya gemas