Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
Aku membenci mu tuan Kim


__ADS_3

Noona terkejut karena Seokjin berteriak padanya, bulir-bulir air mata menetes di pipinya, Noona mundur perlahan kemudian berlari keluar. Taehyung yang saat itu akan melajukan mobilnya segera turun dari mobil dan menghampiri Noona yang sedang menangis


"apa yang terjadi? kenapa kau menangis? apa Seokjin menyakitimu?" Taehyung menahan tangan Noona


Noona segera menangkisnya "lepaskan,semua karena mu,aku membencimu sangat membencimu Taehyung"


Taehyung menatap Noona sendu,menarik paksa Noona dalam dekapannya "jangan menangis,ku mohon,jika kau marah luapkan semua amarahmu padaku,tapi jangan menangis seperti ini,aku tak sanggup melihat mu terluka"


Noona menatap tajam Taehyung "kau bilang aku adalah calon istrimu? kau bilang aku kehilangan ingatan ku? lalu kenapa aku masih mengingat Seokjin? kenapa aku hanya tak ingat padamu?Dengarkan aku Kim Taehyung jika memang aku kehilangan ingatan ku,tak bisakah kau membiarkan ku hidup bahagia? kau mencintaiku? lalu bagaimana jika aku tak mencintaimu? tak bisakah kau merelakan aku? cinta itu tak harus memiliki Taehyung" Noona mendorong tubuh Taehyung dengan kasar membuat Taehyung tersungkur,sekilas bayangan ingatan masa lalu muncul di kepalanya, Noona memegangi kepalanya yang terasa berat, Taehyung yang melihatnya segera berdiri dan bertanya padanya "Noona,kau baik-baik saja?"


Noona terus mendorong tubuh Taehyung "jangan menyentuhku, pergilah aku tak ingin bertemu denganmu lagi,aku membencimu" teriak Noona


Dengan langkah yang terhuyung Noona segera menghentikan taksi yang melintas,segera masuk ke dalam taksi tersebut lalu pergi.


Taehyung memperhatikan kepergian Noona dengan perasaan sedih,dia kembali ke mobilnya lalu melajukan nya menuju Bar tempat dia biasa minum.


Pikiran Taehyung benar-benar kacau,dia sudah sangat mabuk,beruntung ada Jimin yang selalu setia disampingnya


"hey kenapa kau begitu menyedihkan?" tanya Jimin yang melihat temannya tak karuan


"Noona.... maafkan aku.... ku mohon jangan membenci ku" Taehyung terus meracau kemudian kembali mengambil satu botol minuman


"Taehyung berhentilah,kau sudah sangat mabuk" Jimin merebut botol minuman dari tangan Taehyung


"yahhhhh.... biarkan aku minum satu botol lagi..." teriak Taehyung


Jimin menggeleng lalu membawa paksa Taehyung pulang ke apartemennya.


Sementara Noona masih berada dalam taksi,dia tak tahu kemana arah tujuannya,taksi itu melewati taman yang dulu dia kunjungi bersama Taehyung,kepala Noona menjadi semakin berat, Noona memutuskan untuk pulang kerumahnya.


Sesampainya dirumah Noona segera pergi ke kamarnya tak ingin membuat ayahnya khawatir, tiba-tiba ponselnya berbunyi pesan masuk dari seseorang yang tidak dia kenal,orang itu mengirimkan beberapa foto dirinya dan Taehyung membuat Noona terbelalak, Noona terus memegangi kepalanya yang terasa semakin berat.


Yoongi yang baru saja tiba dirumah, segera menuju kamar Noona untuk mengajak adik bungsunya makan malam bersama "tok tok tok"

__ADS_1


Tak ada jawaban dari dalam kamar Noona, ternyata Noona sudah jatuh pingsan, Yoongi hendak berbalik tapi kemudian mencoba membuka pintu kamar Noona yang tidak terkunci,dia terkejut melihat adiknya terkapar di lantai, Yoongi segera menghampirinya "Noona,apa yang terjadi? bangunlah Noona" Yoongi mencoba membangunkan Noona namun adiknya tak bergeming sedikitpun


Yoongi segera memindahkan Noona ke ranjangnya,lalu menghubungi dokter,tak lama kemudian dokter pun tiba langsung memeriksa keadaan Noona


"bagaimana keadaannya?" tanya Yoongi yang sangat khawatir


"sepertinya Noona mulai mengingat kembali ingatannya yang hilang, membuat otak Noona bekerja lebih keras sehingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa di kepalanya menyebabkan Noona tak sadarkan diri" jelas dokter


Dokter pun memberikan resep obat untuk Noona,setelah selesai memeriksa Noona dokter berpamitan diantar oleh Yoongi sampai depan.


Ayah Min memegangi tangan putrinya dengan penuh kasih sayang,ditatapnya sang putri yang sedang terlelap "ayah harap kau mendapatkan ingatanmu kembali,ayah ingin melihat kau bahagia sebelum ayah pergi"


Yoongi yang selesai mengantar dokter pun kembali ke kamar Noona dan mendengar perkataan ayahnya.


"ayah, sebaiknya ayah istirahat" titah Yoongi


"Yoongi,ayah ingin berbicara berdua denganmu" ayah Min mengajak Yoongi ke ruang kerjanya


"ada apa ayah?" tanya Yoongi


Yoongi terdiam sejenak kemudian berkata "aku hanya tak ingin Noona terluka lagi ayah"


"ayah mengerti,tapi kau juga harus percaya bahwa adikmu bisa melalui semuanya" jawab ayah Min


Yoongi menatap ayahnya lalu mengangguk dan tersenyum.


Ayah min membalas senyuman Yoongi "ayah tak tahu sampai kapan ayah bisa bertahan,tolong jaga adikmu dengan baik"


"Ayah,apa yang ayah katakan? tolong jangan bicara seperti itu" Yoongi merasa sedih mendengarnya


Ayah Min mengusap lembut bahu Yoongi "ayah percaya padamu"


......................

__ADS_1


Keesokkan harinya Taehyung bangun dengan kepala sedikit berat,dia memperhatikan sekeliling terlihat Jimin yang sudah berpakaian rapi didepannya,Jimin menoleh ke arah Taehyung


"kepalamu sakit? sudah tahu tidak bisa minum,tapi kau menghabiskan beberapa botol sekaligus" keluh Jimin


Taehyung bangun dari tempat tidur Jimin lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri,setelah selesai Taehyung segera bersiap untuk pergi,Jimin mengernyitkan keningnya "kau mau pergi kemana?"


"galeri" jawab Taehyung


Jimin kembali bertanya "apa yang akan kau lakukan? kau akan berkelahi lagi dengan kakakmu?"


"aku,akan menyerahkan Noona padanya" jawab Taehyung


"apa? kau gila? aku benar-benar tidak mengerti jalan pikiranmu" protes Jimin


Taehyung terdiam kemudian kembali berkata "ku rasa ini yang terbaik untuk semuanya"


Jimin tertawa mengejek "hah,lalu bagaimana denganmu? apa menurutmu ini terbaik untukmu?"


Taehyung tak mendengarkan ucapan Jimin,dia langsung pergi ke galeri untuk menemui kakaknya.


Sesampainya di galeri Taehyung masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


"kita harus bicara"


"Bicaralah" jawab Seokjin


Taehyung menarik nafas dalam-dalam dan mulai berbicara "maafkan aku,tolong jaga Noona dan bahagiakan dia"


Seokjin tersenyum sinis "kenapa tak kau lakukan sendiri?"


"aku akan pergi,aku tak akan mengganggu hubungan kalian,ku relakan Noona untukmu,tolong jaga dia dengan baik" Taehyung segera pergi meninggalkan galeri Seokjin


Seokjin terkejut dengan ucapan adiknya lalu segera menyusulnya "yahhhh Taehyung,kau tak bisa seperti ini,hanya kau yang bisa melakukannya"

__ADS_1


Taehyung menghentikan langkahnya "yang dia cintai saat ini adalah kau,bukan aku dan dia bilang padaku cinta itu tak harus memiliki" kali ini Taehyung benar-benar pergi meninggalkan Seokjin yang sedang mematung.


Sementara dirumah Noona kembali membuka ponselnya dilihatnya foto-fotonya bersama Taehyung,ada rasa bahagia dalam hatinya, kemudian Noona meraba lehernya yang masih memakai kalung pemberian dari Taehyung. Noona mencoba menghubungi nomor yang memberinya foto-foto itu tapi nomor tersebut tidak bisa di hubungi,dia ingin mencari tahu lebih banyak tentang ingatannya yang sebagian sudah mulai dia ingat. Noona mencari foto nya dan Seokjin yang terbagi menjadi dua bagian lalu menatap foto itu,sekilas ingatan kembali datang padanya "Seokjin adalah masa laluku,dan kau adalah masa depanku tuan Kim".


__ADS_2