Turun Ranjang Castin & Cleona

Turun Ranjang Castin & Cleona
Bab 49 ~ Ingin Bersama


__ADS_3

"Kamu harus....


"Menikahlah denganku, Cleona," Castin berlutut di hadapan Cleona sambil mengulurkan sebuah kotak kecil yang di dalamnya terdapat sebuah cincin yang sangat indah.


Mendapat kejutan tak terduga, Cleona dibuat terperangah, ia menutup mulut yang menganga dengan kedua telapak tangan.


Tak mendapat respon, Castin pun kembali berkata, "Maukah kamu menikah denganku, Cleona?" tanya Castin lagi sambil menatap Cleona dengan senyuman tersemat di bibir tipisnya.


Cleona yang gugup menelan saliva dengan bersusah payah, bingung apa jawaban yang akan dia berikan kepada Castin. "A ... Aku ... Aku bersedia."


Author : TAPI BOHONG πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


Maaf, ya, Guys. Cuma PRANKπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


***


"Kakak akan izinkan kamu tinggal dan kembali melanjutkan pendidikan di negara ini. Tapi, dengan satu syarat, yaitu kamu harus membuat proyek kerja sama antara Fearland dan Oesteria sukses besar," tantang king Elio ingin menguji kemampuan sang adik.


"Kalau itu berat, Kak. Cleona tidak terlalu pintar. Tapi, Cleona akan berusaha," balas Cleona penuh semangat.


"Gadis pintar, kakak yakin kamu bisa. Sekarang pergilah mandi dan bersiap, bukankah suamimu mengundang kita makan malam?"

__ADS_1


"Mantan suami, Kak! Tapi, dari mana kakak tahu kalau Castin mengundang kita makan malam?" Cleona mengintrogasi karena curiga.


"Castin sendiri yang menghubungi," jawab Elio dengan santai.


"Oh, aku baru tahu hubungan kakak dengannya seserius itu," lanjut Cleona masih curiga.


"Kamu mana tahu, Cleona. Castin bahkan pernah mendatangi kakak secara langsung, berlutut, mencium kaki kakak dan menangis meminta restu untuk kembali mengejarmu," ungkap Elio membuat Cleona tak berekspresi apa-apa.


Berbeda dengan Nana yang kagum akan sosok Castin yang begitu tulus mencintai Cleona. Dari Castin, Nana belajar arti perjuangan tanpa mengenal lelah. Nana akan melakukan hal yang sama untuk mengejar cinta sejatinya yaitu dokter Calvin.


"Mama mungkin dia melakukan itu, Kak," Cleona menggelengkan kepala tak percaya.


"Kalau tidak seperti itu, kamu pikir kakak mau menerima ajakan kerja sama darinya," king Elio tengah berusaha membantu Castin untuk secepatnya menyatu dengan adik kesayangannya.


"Cleo, menurutmu Dokter Calvin diundang juga tidak, ya? Seharusnya iya sih, kan mereka bersahabat. Menurutmu bagaimana, Cleo?" tanya Nana yang tengah menyiapkan gaun malam yang pantas untuk dirinya sendiri.


"Menurutmu bagaimana, Na? Apa mungkin Castin melakukan hal semacam itu?" tanya Cleona yang duduk di pinggir ranjang. Nana menghela napas panjang karena sang sahabat tak mendengar pertanyaannya dan sibuk memikirkan Castin.


Mengerti bagaimana dilemanya perasaan Cleona saat ini. Nana pun mendekat, kemudian duduk di sebelah Cleona.


"Saat kamu menghilang, tuan Castin hampir saja membunuhku karena kesalahanku yang tidak becus menjagamu. Dari ekspresinya saat itu, dapat aku simpulkan bahwa dia benar-benar tulus mencintaimu," Nana mengambil jeda menghirup oksigen.

__ADS_1


"Selama sebulan terakhir, aku dengar tuan Castin sangat berantakan. Dia terus minum-minum keras hingga masuk rumah sakit, bahkan dia tidak bisa tidur tanpa obat tidur. Dokter Calvin yang menceritakan hal ini kepadaku, karena dia yang datang setiap malam untuk membuat Castin terlelap," ungkap Nana melanjutkan ceritanya.


"Aku tahu hal itu," balas Cleona dengan malas.


"Kalau kamu tahu dia sehancur itu, lantas apa yang membuatmu masih meragukan cinta dan ketulusannya?"


"Aku ... Aku hanyaβ€”"


"Aku tahu kamu sangat mencintai Castin, Cleona. Kamu bisa membohongi semua orang, tapi tidak dengan hatimu sendiri. Kembalilah padanya, kasihan Castin, dia juga sangat tersiksa. Singkirkan dulu egomu, agar kamu dapat melihat perjuangannya tanpa terhalang sedikit pun," potong Nana membuat Cleona terdiam seribu bahasa, ia tengah memikirkan apa yang barusan Nana sampaikan padanya.


"Kamu berjuang untuk hidupmu dan juga baby d. Sementara Castin berjuang untuk dua orang yang dia cintai. Untuk adiknya, juga untuk kamu. Lihatlah bagaimana perjuangannya berhasil. Kamu sembuh dan adiknya juga sembuh. Perjuangan Castin, perjuangan Harles dan juga perjuanganmu tidaklah sia-sia. Sudah saatnya kalian bersatu karena kalian berdua memang ditakdirkan bersama," terang Nana panjang kali lebar, dan sepertinya tak sia-sia ia menjelaskan sebegitu detailnya.


"Kamu benar, Na. Tidak seharusnya aku memperlakukannya seperti itu," balas Cleona menundukkan wajahnya dalam.


"Apa itu artinya kamu mau kembali bersama Taun Castin?" tanya Nana, Cleona pun menganggukkan kepala. Nana tersenyum lebar.


"Tuan Castin, anda harus membayarku mahal karena berhasil membujuk istri yang anda cintai ini. Lumayan, setidaknya biaya rawat inap ayah di rumah sakit akan aman selama sebulan, hehe ...."


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2