Turun Ranjang Castin & Cleona

Turun Ranjang Castin & Cleona
Bab 06 ~ Aku Menginginkanmu!


__ADS_3

"Nona Tisya!" seru Dara kaget melihat sang majikan pulang dengan keadaan yang sangat mengenaskan. Setelah tiga hari mengaku menginap di rumah sahabatnya, akhirnya Tisya pulang dengan wajah pucat serta jalan yang sangat aneh.


Dara sang pembantu yang berusia dua puluh tiga tahun langsung membantu Tisya hingga tiba di kamarnya. "Pergi kamu!" usir Tisya sambil mendorong Dara dengan kasar.


"Saya panggilkan dokter, ya, Nona?" tawarnya khawatir.


"Tidak perlu, lebih baik sekarang kamu pergi dan jangan lupa tutup mulutmu. Awas saja kalau kamu mengatakan keadaanku kepada Mama, Papa, apalagi Kak Elmer!" ancam Tisya, Dara pun langsung keluar dari kamar Tisya. Ia tak ingin ikut campur urusan majikannya tersebut.


Dara kembali melanjutkan pekerjaannya. Namun, tiba-tiba saja ada panggilan yang masuk. Nama dokter Calvin tertera di sana, Dara langsung mengangkatnya cepat.


"Ada yang bisa saya bantu, Tuan?" tanya Tisya ketika panggilan tersambung.


"Bisa temani Elmer di Mansion?"


"Tentu saja bisa, Tuan. Tapi, apa yang terjadi pada Tuan Elmer?" tanya Dara khawatir.


Dara adalah seorang gadis yang bekerja menggantikan posisi ibunya yang tengah sakit-sakitan. Sebelum sakit-sakitan, sang ibu adalah pembantu yang mengasuh Elmer sejak kecil, tepat setelah Elmer kehilangan ibu kandungnya. Semenjak ayahnya menikah lagi, Elmer membeli sebuah mansion dan tinggal seorang diri.

__ADS_1


"Ini pertama kalinya dia mabuk berat, tolong kemari dan urus dia. Aku dan Devil harus pulang sekarang," terang Calvin yang sepertinya juga mabuk-mabukan.


"Bukankah di mansion ada pelayannya, Tuan?" tanya Dara ragu untuk pergi.


"Tidak ada seorang pelayan pun di sini, cepatlah kemari. Aku dan Devil sudah di jalan untuk pulang, Elmer di kamarnya sendirian, aku takut terjadi sesuatu padanya," lanjut Calvin.


"Baiklah, Tuan. Saya ke sana sekarang." pada akhirnya Dara memutuskan untuk pergi.


Beberapa menit di perjalanan, Dara pun sampai di mansion sederhana milik sang majikan. Langkahnya menuju kamar sang tuan muda, dan bergegas masuk takut terjadi sesuatu.


Setelah itu, ia mengambil banyak tissue guna membersihkan lantai. Dara membersihkannya tanpa rasa jijik sedikitpun, karena ia sudah terbiasa mengurusi sang ibu yang sakit-sakitan.


Selesai membersihkan lantai, Dara kembali bangkit melepaskan sepatu, kaos kaki serta jas yang melekat di tubuh kekar Elmer. Saat akan melepaskan kancing kemeja agar tak sesak, Elmer justru kembali muntah. Dengan telatan Dara membersihkannya, kemudian melepaskan spray yang terkena kotoran.


Dara menghela napas lelah, kemudian melanjutkan aktivitasnya. Saat ini Dara tengah mengelap tangan dan wajah Elmer dengan tissue basah khusus. Elmer hanya diam, dia terus menatap Dara dengan intens.


"Pepaya jumbo."

__ADS_1


Samar-samar Dara mendengar suara pelan itu, ia langsung bangkit, lalu membenarkan posisi berbaring Elmer.


"Selamat istirahat Tuan Elmer, tugas saya sudah selesai dan saya harus pulang sekarang," pamit Dara dan langsung membalikkan badan.


Namun, langkahnya terhenti ketika Elmer menahan pergelangan tangannya. "Ada apa, Tuan? Apa ada yang Tuan inginkan?" tanya Dara tanpa rasa curiga.


"Aku menginginkanmu!"


Author : Niatnya cuma mau ngasih tahu kalau Tisya bukan adik kandung Elmer. Eh, malah bablas ngasih jodoh untuk Elmer🥲. Dahlah ya, ini novel gado-gado pokoknya. Kisah Elmer bakal berlanjut di judul ini. Rugilah kalian yang stop baca🤪. Karena ada banyak kejutan yang Othor persiapkan. Apalagi tentang Harles🤫. Ntar deh, Othor kasih spoiler tipis-tipis, biar kalian main teka-teki🙈


Jangan lupa komen dan bintang 5 nya ya. Kalau kalian rajin kasih sesajen, ntar Othor update lagi deh. Calangeo😘


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2