Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
MORGAN MENCULIK CHERRY


__ADS_3

Pagi menyapa , walau langit masih gelap , tak menyurutkan semangat dua orang pria tampan dan bertubuh tinggi atletis dengan lekukan six pack yang sangat indah melakukan olahraga


Franky dan Freddy sedang ada diruang gym di rumah utama, ya..karena Franky dan Cherry masih menginap dirumah utama


Hari ini mereka berencana akan ke kantor , seperti tahun-tahun. sebelumnya , setiap awal tahun.. perusahaan melakukan syukuran sederhana untuk menghargai dan berterima kasih atas kerja keras para karyawannya dan menyongsong hari esok yang lebih baik lagi


LEO ONG dan LIANA sedang melakukan joging dihalaman rumah,sedangkan Cherry membantu Bibi Wang menyiapkan sarapan


" Sudah ada kabar dari Morgan?" tanya Franky sambil melakukan sit-up bersama Freddy


" Semenjak aku mengambil alih BLACK EYES , mereka tidak berani menerima tawaran dari Morgan"


" Lalu?"


" Neo mengatakan dia menghubungi gengster yang lain ,tapi mereka menolaknya" kata Freddy dengan tersenyum kepada Franky sambil merenggangkan ototnya


Franky duduk dilantai dan melap keringat yang berjatuhan di keningnya serta tubuhnya


" Ayo kita mandi dan sarapan, mungkin Ayah dan Ibu sudah selesai joging" ajak Freddy


Mereka lalu melangkah keluar dari ruangan gym


Ketika Franky hendak kekamarnya , dia mendengar suara tawa Cherry dan Bibi wang didapur


" Kamu bersiaplah terlebih dulu" kata Franky lalu meninggalkan Freddy sendiri di pintu ruang gym


Freddy hanya memandang Franky dan tertawa kecil


Franky sudah didapur,dia melihat Cherry sedang menata makanan diatas meja


Sosis , tuna sandwich, hot dog salad buah , oatmeal dan susu di atas meja yang disusun oleh Cherry dengan sangat rapi dan cantik


" Banyak sekali,sayang?" tanya Franky dengan berjalan mendekati Cherry


" Kakak sudah selesai? mandi dulu.. , ini aku siapkan sosis dan tuna sandwich untuk kakak , dan hot dog dengan tuna sandwich untuk kak Freddy, oatmeal untuk ayah dan ibu , sedangkan aku salad buah"


" Hah, mana bisa begitu..kamu boleh makan salad buah , tapi harus sama tuna sandwich donk"


Cherry melihat Franky lalu tersenyum


" Nanti kita bagi berdua, ayo kakak mandi dulu " kata Cherry dengan menggengam tangan Franky lalu mereka berjalan ke kamar


" Tanganku lengket karena keringat sayang, nanti tanganmu juga ikut lengket" kata Franky dengan mengangkat tangan Cherry dan mengelus telapak tangan Cherry sembari berjalan masuk ke kamar


" Nanti kalau sudah mandi , enggak akan lengket lagi" kata Cherry lalu mendorong Franky masuk ke dalam kamar mandi


Cherry membuka lemari baju Franky, dia bingung memilih pakaian mana yang cocok untuk acara dikantor ayahnya


" Ini saja" kata Cherry bermonolog lalu mengambil kemeja putih dan jas berwarna biru dongker dengan celana berwarna senada dan dasi berwarna biru dengan aksen garis berwarna putih , lalu dia letakkan di tempat tidur kemudian dia mengambil pakaiannya sendiri di lemarinya


Tak lama Franky keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan handuk membungkus badan bagian bawah


Cherry sekilas melihat Franky lalu mengarahkan pandangannya ke pakaiannya dan membawanya kekamar mandi


Saat melewati Franky, dia menutup mata dan mengalihkan pandangannya ke arah berlawanan


Franky menyadarinya lalu memegang lengan Cherry lalu memeluknya dari belakang


" Kenapa harus menutup matamu? apa kamu tidak suka dengan tubuhku?" goda Franky


" Kakak, aku harus mandi kalau tidak ,kita akan terlambat" kata Cherry dengan masih memejamkan mata


" Bukalah matamu ketika berjalan, atau mau aku antarkan kekamar mandi?" goda Franky


"Tidak..aku bisa sendiri" kata Cherry lalu dengan cepat melangkah menuju kamar mandi


Franky yang melihatnya hanya tertawa kecil lalu mengambil pakaiannya dan memakaikan


" Hhmm...bagus sekali pilihan Cherry"


Franky merasa puas dengan pilihan pakaian Cherry


Tak lama Cherry Keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian kaos berwarna putih dibalut blazer berwarna biru dan celana panjang jeans dan rambut dibungkus handuk


Franky memandang Cherry lalu berjalan menghampiri nya


" Sepertinya pagi ini kau belum memberiku morning kiss, sayang" goda Franky

__ADS_1


Cherry yang mendengarnya tersenyum lalu dengan cepat mengecup bibir Franky lalu memutar badannya melangkah ke meja rias


" Tambah hari ,kamu bertambah nakal, sayang" kata Franky memeluk Cherry yang sudah duduk dikursi meja riasnya lalu melepas handuk yang dibungkus dikepala Cherry


"Sini aku keringkan rambut mu" kata Franky


Cherry memoleskan pelembab dan cushion diwajahnya lalu sedikit liptin dibibir nya


Franky memperhatikan Cherry di kaca sambil mengeringkan rambut Cherry


" Selesai, kamu ingin digerai atau diikat,sayang?"


" Aku akan mengikat tinggi" kata Cherry setelah memoleskan vitamin rambut


Cherry mengambil sisir dan mengangkatnya ke atas lalu mengikatnya dan menyemprotkan sedikit parfum dilengan , tekuk dan belakang telinganya


" So seksi " kata Franky dengan menapuk wajah Cherry lalu mencium keningnya


" Kamu cantik ,wangi dan sangat segar , sayang" kata Franky lagi


" Terimakasih sayang" Balas Cherry lalu mengecup pipi Franky sekilas lalu mengambil tas nya


Kecupan sekilas dari Cherry jelas membuat mood Franky semangat membara dan tersenyum lebar


Mereka berdua lalu keluar dari kamar menuju dapur


Dimeja makan , semua sudah menunggu Cherry dan Franky


" Maaf kelamaan" sapa Cherry


Freddy memperhatikan penampilan dan wajah Cherry


" Kamu cantik dan segar sekali, Cherry" kata Freddy yang mendapat tatapan tajam dari Franky


Walau tadi saat diruang gym mereka sangat akrab ,tapi jika ada Cherry ditengah mereka , tidak ada kata akrab untuk mereka


"Terimakasih kak" kata Cherry lalu duduk dikursi yang sudah


digeser oleh Franky


Mereka menikmati sarapan dengan damai ,setelah selesai , LIANA mendapat telepon dari Nyonya ZHANG


" Baiklah kalau begitu , kami akan segera kesana" dan mengakhiri panggilan


" Cherry, ikut ibu ke butik ya , Nyonya ZHANG dan Celina sudah berada disana " jelas LIANA


" Baik Bu" jawab Cherry


Franky yang mendengarnya sedikit kesal karena akan berpisah dengan Cherry


" Ibu , dikantor Ayah akan ada acara tahunan , aku harap ibu tidak lupa , dan setelah selesai aku harap Ibu membawa Cherry kekantor Ayah" kata Franky


" Iya sayang , hanya sebentar saja" kata Ibu Franky


Mereka pun keluar bersama ,


LIANA dan Cherry menaiki mobil Ibu Franky sedangkan LEO ONG, Franky dan Freddy naik 1 mobil ke perusahaan RICHZ


Tak berapa lama mereka pun sampai ditujuan masing-masing


Cherry dan Celina sangat bahagia bisa bertemu lagi, lalu mereka berempat masuk ke ruang kerja LIANA


" Ini desaign terbaru kami , jika Nyonya berminat , aku tidak akan menawarkan dulu kepada yang lain" jelas LIANA


Nyonya ZHANG akan memesan 1set pakaian untuk acara syukuran dikantor suaminya


" Sayang, apa kamu suka?" tanya Nyonya ZHANG pada Celina


" Suka ma...sangat cantik dan elegan" jawab Celina dengan tersenyum bahagia memperhatikan goresan dikertas putih tersebut dengan gambar beberapa gaun


" Baiklah Nyonya, kami pesan yang ini saja" kaya Nyonya ZHANG kepada LIANA


" Baiklah, aku akan memanggil sekretaris ku untuk mengukur badan anda berdua" kata LIANA lalu memanggil sekretarisnya


"Ukur badan Nyonya dan Nona muda ZHANG dengan model ini" LIANA dengan memasingkan kertas yang ada goresan gambar gaun tersebut


Setelah beberapa menit ,mereka pun selesai

__ADS_1


" Baiklah Nyonya ONG, ,kami mohon diri dulu..karena Celina harus ke cafe, jika ada waktu, singgah lah ke cafe" kata Nyonya ZHANG


" Pasti Nyonya , jika gaunnya sudah selesai,kami akan menghubungi anda"


Mereka saling bersalaman dan meninggalkan butik


" Ke perusahaan RICHZ ya ,Pak" kata Liana pada supir


" Baik nyonya" jawab supir


Mobil mereka melaju ke kantor RICHZ, tak berapa lama mereka pun tiba karena jarak butik dengan kantor RICHZ tidak begitu jauh


Bersamaan dengan tiba nya Cherry dan Liana, Miranda juga tiba di kantor RICHZ dan berjalan lebih dahulu masuk kekantor RICHZ


Billy mengabari jika Cherry berserta Nyonya ONG sudah tiba


Franky yang sejak sampai dikantor begitu galau , tersenyum senang lalu ketika pintu ruangannya dibuka , dia lalu memeluk wanita tersebut


" Sayang , aku sangat merindukanmu" kata Franky,


Namun dia begitu heran karena yang dia ketahui tinggi badan Cherry hanya sampai didadanya, kenapa wanita ini tingginya bertambah sampai di bahunya, dan menggenakan blazer berwarna pink dengan aroma parfum yang bukan milik Cherry


Franky melepaskan pelukannya dan melihat wajah wanita itu


"MIRANDA" kata Franky terkejut


" Kamu merindukanku? apa benar? aku bahagia sekalib, sambutan mu begitu romantis , sayang " lalu memeluk Franky


Ketika Miranda hendak mencium Franky,


Franky melihat ke arah pintu , hal pertama yang di lihat adalah Cherry


Cherry, Liana ,Leo ONG, Freddy sedang berdiri menatap Franky yang ketika hendak masuk keruangan Franky, Franky sedang memeluk erat miranda


Hati Cherry panas membara, matanya memerah menahan emosi , tak terasa air matanya jatuh lalu dia memutar tubuhnya dan berlari ke arah lift


LIANA menahan Cherry, namun Cherry berkata " Biarkan aku sendiri,Bu"


LIANA lalu melepas genggaman nya dan membiarkan Cherry pergi


" LEPAS" kata Franky dengan memegang lengan Miranda hendak melepaskan pelukan miranda


" KATAKAN SEKALI FRANKY, AKU SUDAH MENUNGGU SELAMA BERTAHUN-TAHUN ,AKU INGIN KAMU MENGATAKAN SEKALI LAGI JIKA KAMU MERINDUKANKU " kata Miranda


" Aku tidak merindukanmu , kamu salah paham" jelas Franky ,lalu ketika hendak keluar , miranda menahan lengan Franky dan menahan leher Franky lalu dengan cepat mencium Franky, hal itu tidak terlepas dari pandangan orang tua Franky serta Freddy


" KAMU GILA" teriak Franky lalu berjalan Keluar


" Freddy, tolong kamu urus perempuan gila ini" setelah berkata begitu, Franky lalu keluar dan berlari ke arah lift, dan menekan tombol lift


Saat tiba dibawah , Franky melihat Cherry sudah berjalan keluar dari gerbang kantor RICHZ


" CHERRY,...Satpam , tahan Cherry"


Namun terlambat ...


Cherry sudah keluar , ketika berdiri diluar dan menunggu taksi


Ketika satpam hendak mengejar Cherry, Morgan keluar dari mobil lalu membekap mulut Cherry dan membawanya pergi


Franky melihatnya dan secepat kilat menyambar kunci mobil yang dipegang supirnya lalu melajukan mobilnya mengikuti mobil Morgan


" MORGAN MENCULIK CHERRY" Franky menelepon Freddy


Diruangan Franky, Freddy nampak emosi lalu memanggil Billy


" Tolong kamu bawa wanita ini ke gudang tua kita ,tempat menyekap sandera , Morgan menculik Cherry "


Billy mengerti situasinya , lalu membawa Miranda yang sudah pingsan karena Freddy menyuntikkan obat bius ditubuh Miranda ,


Setelah Billy keluar , Freddy melacak posisi Cherry melalui alat pelacak yang diberikannya untuk Franky dan Cherry , diliat nya titik merah di iPad mini nya ,lalu dia men-ZOOM , titik merah tersebut ,.titik merah itu terus berjalan


" KURANG AJAR KAU, MORGAN!" pekiknya dengan menggepalkan kedua tangannya lalu mengambil kunci motor, dia berencana membawa motor agar lebih cepat mengejar mereka lalu memasukkan jarum suntik kedalam jaketnya


" Ayah , Ibu .... Morgan menculik Cherry, kakak sedang mengejarnya ,aku akan membantu" kata Freddy sebelum keluar ,dia keruangannya Ayahnya


" APA! , harusnya tadi aku tidak membiarkan dia pergi" Liana menyalahkan dirinya sendiri karena sangat ceroboh membiarkan Cherry sendiri

__ADS_1


" Tenanglah sayang...semua akan baik-baik saja" kata Ayah Franky menenangkan istri nya


__ADS_2