Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
CHERRY DICULIK


__ADS_3

Matahari sudah mulai terlihat walau belum sepenuhnya nampak


Awan putih yang sangat cerah dengan background warna langit yang biru menambah indah pemandangan pagi hari ini


Mata yang terpejam akhirnya dibuka, bulu mata yang indah mengerjap ngerjap beberapa kali sampai kesadarannya kembali


Matanya melirik kiri dan kanan , mencari jarum jam yang tergantung di dinding


Pukul 06.55 , waktu yang ditunjukkan oleh jam tersebut


" Wuah. sudah hampir telat" Cherry terkejut dan bermonolog lalu bangun dan duduk ditempat tidur


" Bukankah kak Franky semalam tidur disini?" tanya Cherry dengan heran


Cherry turun dari tempat tidur dan berjalan masuk ke kamar mandi


" KREEEK"


Pintu kamar Cherry dibuka Franky


Franky masuk dengan membawa nampan berisi segelas susu dan roti panggang dan juga telur


Franky melihat ke arah tempat tidur nya tidak ada Cherry lalu mendengar suara kran air dikamar mandi


Franky tersenyum dan meletakkan nampan diatas nakas lalu melangkah kepintu kamar mandi


" Sayang, apa kamu mandi?" tanya Franky mendekat ke arah pintu


" Iya , kita sudah hampir telat ke tempat ibadah"kata Cherry didalam kamar mandi


" Tenanglah...telat pun tidak ada yang akan menghukum kita, karena tak ada guru BP, hehehe" Franky yang suka mencandaiku Cherry


" KREEEK"


Pintu kamar mandi terbuka,


Cherry Keluar dengan memakai piyama mandi


"Kakak keluar dulu , aku mau ganti baju" kata Cherry dengan membalikkan badan Franky dan mendorong Franky keluar dari kamar


" Aku membawakan sarapan kita , kamu tega ya usir aku" kata Franky tanpa bisa menolak Cherry


Akhirnya Franky mengalah dan berdiri dipintu kamar Cherry,


Cherry mengunci pintunya dan kembali ke lemari baju lalu mengambil T-shirt dan celana jeans panjang lalu memakainya


Setelah selesai mengganti baju , Cherry membuka pintu kamarnya dan menyuruh Franky masuk lalu dia pun berjalan ke arah meja rias dan memoleskan pelembab sedikit diwajahnya


" Aku kira aku akan menunggu diluar sampai kamu selesai sarapan ,hehe" goda Franky dengan memeluk Cherry dari belakang


" Aku tidak akan setega itu, tapi jika kakak memintanya,maka aku akan melakukannya" balas Cherry dengan menyemprotkan sedikit parfum di belakang telinga nya


" Tunggu sampai kita sudah menikah , maka aku tidak akan membiarkan kamu mengusirku lagi " kata Franky kesal tetapi ditanggapi senyuman geli oleh Cherry


Cherry memutar tubuhnya menghadap Franky


"Jangan marah lagi kak , maaf..." kata Cherry menunduk kepalanya


Franky melihatnya lalu memeluknya lagi


" Aku tidak marah, hanya kesal padamu karena mengusirku , ya sudah..ayo kita sarapan"


Franky membawa Cherry duduk disofa bersama


Franky mengambil susu lalu menyerahkan nya kepada Cherry


" Minumlah susu ini dulu..." kata Franky


" Punya kakak tidak ada?"


" Segelas berdua" jawab Franky dengan tersenyum


Cherry membalas senyuman Franky dan menyodorkan susunya kepada Franky


" Kakak juga harus minum"


Franky mengambil susunya dan meminumnya lalu meletakkan susu ke atas meja dan mengambil roti panggang untuk Cherry


Cherry mengambil dan memakannya, begitu juga Franky


Setelah menghabiskan sarapan , Franky dan Cherry bersiap siap untuk pergi

__ADS_1


Saat Franky keluar dari kamar Cherry , Cherry kembali ke meja rias dan mengambil tas selempangnya dan memasukan ponselnya ke tasnya lalu memoleskan liptin dengan tipis lalu memasukkan kembali ke tasnya dan keluar dari kamarnya


Franky sudah memakai masker dan topi nya sambil menunggu Cherry diruang tamu


Saat melihat Cherry keluar dari kamarnya, Franky memakaikan masker dan topi untuk Cherry


" Sudah?" tanya Franky lembut


" Sudah ..ayo kak , kita sudah terlambat" kata Cherry lalu menggandeng lengan Franky untuk keluar dari apartemen nya ,


" Kalau telat , tidak usah pergi saja" goda Franky sambil membuka pintu lalu mereka keluar,dan Franky mengunci pintu apartemennya


" Tidak boleh , walau telat harus pergi..lagian cuman seminggu sekali" kata Cherry dengan merenggut sambil berjalan menuju lift


Franky berjalan sambil memperhatikan tingkah cherry


" Hahaha... wajahmu kelihatan tua kalau seperti itu" lalu menyelipkan anak rambut dibelakang telinga Cherry


Saat tiba di lift, Franky menekan tombol lift , tak lama pintu lift terbuka dan mereka masuk , hanya butuh beberapa menit mereka sudah sampai lobby parkir


" Kak,kita naik motor saja ya , tidak usah motor gede , yang biasa saja, lagian kita beribadah bukan ajang pamer..hehehe...kalau jadi pusat perhatian akan malu" protes Cherry


" Apapun itu akan aku lakukan untuk ratuku" kata Franky dengan menyunggingkan senyuman manis


Franky lalu memakaikan helmnya dan memakaikan juga untuk Cherry , lalu memilih motor yang biasa


Setelah mereka menaiki motor, Franky lalu melajukan motornya ke tempat ibadah


Beberapa menit mereka sudah sampai


Setelah sampai , Franky dan Cherry melepaskan helmnya , dan berganti memakai topi


" Tuan , akan lebih sopan jika masuk beribadah melepaskan topi " kata satpam sopan saat melihat Franky dan Cherry masuk dengan memakai topi


Franky dan Cherry saling berpandangan lalu mengganggukkan kepalanya lalu melepas topinya


Walau terlambat , mereka tetap masuk ke aula kebaktian, dan duduk di barisan paling belakang lalu melakukan kebaktian


Barisan duduk wanita dan pria dipisah , bagian wanita di bagian kiri sedangkan pria di bagian kanan


Saat sesi meditasi dimulai , lampu ruangan aula dimatikan sehingga nampak cahaya remang remang, dan para umat memejamkan mata , melakukan meditasi dengan fokus


Franky menggosok wajahnya dengan kedua tangannya dan saat membuka matanya ,dia memutar wajahnya ke sebelah kiri dan mencari keberadaan Cherry , namun tidak menemukan Cherry


" Dimana Cherry?" tanya Franky dalam hati , lalu dengan hormat membungkuk badannya lalu berdiri meninggalkan aula


Para anak buahnya menghampiri dan membisikkan ke telinga Franky


" Tuan , ternyata David menyusup masuk dan menculik Nona Cherry , tapi anggota yang lain sedang mengikuti mereka


" Bagaimana bisa kalian lalai dalam hal ini!" ucap Franky dengan nada direndahkan karena tidak ingin mengganggu acara kebaktian disana


Dengan bersunggut kesal Franky mengertakkan giginya sendiri dan menggepalkan tangannya lalu berjalan masuk keruangannya dan membuka ponselnya lalu mencari keberadaan Cherry lewat GPS yang ada di anting Cherry


Setelah beberapa menit mencari , akhirnya Franky menemukan jejaknya


" Ayo , kita kesana" kata Franky membuka laci meja kerjanya dan mengambil pistol , memasukan peluru dan mengkokangnya lalu dimasukkan kedalam saku celananya


Franky melangkah keluar diikuti anak buahnya


Franky menelepon Freddy


" Cherry diculik David, dia menyusup ditempat ibadah,saat sesi meditasi selesai, aku sudah tidak melihat Cherry lagi" jelas Franky pada Freddy


" APA? Bagaimana bisa? kenapa anak buah kita bisa kecolongan? , aku akan menyusul kesana, kakak kirimkan aku lokasinya" kata Freddy dengan kesal


Freddy sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit bersama Celina dan pasangan suami istri ZHANG


Franky dan Freddy mengakhiri percakapan


Franky mengirim lokasi kepada Freddy , saat tiba di lobby parkir , Franky memutuskan menggunakan motor gede milik anak buahnya agar lebih cepat mengejar David


" Kamu ikut aku pakai motormu , kamu yang bawa...dan kalian dua pake motor , kamu dan dia pakai mobil" perintah Franky kepada beberapa anak buahnya


Mereka lalu melajukan kendaraannya masing-masing mengejar jejak David ,


FLASHBACK ON


Saat Cherry dan Franky sampai di tempat ibadah , David dan Gary sudah memantau mereka,


Saat mereka membuka topi , David tersenyum senang

__ADS_1


"Akhirnya aku menemukan mu ,sayang" kata David dalam hati


" Gary ,kamu tunggu dimobil , aku akan masuk , kamu bersiap aja menjalankan mobil saat aku keluar bersama Cherry"


Lalu dia pun memakai masker dan masuk kedalam tempat ibadah


Saat melakukan kebaktian ,David masuk kedalam kamar mandi , dan mengendap-endap didapur sambil memperhatikan sekitar,


Saat situasi aman , dia kemudia masuk ke aula dan duduk bersila disudut paling belakang,


Ketika masuk sesi meditasi , David mengeluarkan sapu tangan yang sudah dibubuhkan obat bius


Saat panitia disana sudah tidak kelihatan , David mendekati Cherry yang sedang menutup mata karena melakukan meditasi


David membuka masker Cherry lalu membekap mulutnya dengan sapu tangan


Cherry meronta sampai kehilangan kesadaran , sekilas Cherry melihat Franky sedang melakukan meditasi


Melihat Cherry sudah kehilangan kesadaran , David memapah Cherry keluar dari pintu belakang dan berjalan cepat menghampiri Gary yang menunggunya dimobil


Saat melihat David memapah Cherry , anak buah Franky langsung memberi aba-aba kepada temannya yang lain untuk mengejarnya


" Ayo ,jalankan mobil " pinta David pada Gary saat David sudah berhasil membawa Cherry masuk ke dalam mobil


Saat anak buahnya ingin memberitahu Franky, ternyata sesi meditasi telah usai dan franky sudah keluar dari aula ,


Beberapa anak buah Franky berusaha mengejar David dan Gary


Mereka berusaha menghalang-halangi , ada beberapa anak buah yang terhalang karena lampu lalu lintas berwarna merah , mereka pun kehilangan jejak , tinggal dua dari mereka yang berhasil mengikuti David


Flashback OFF


David dan Gary membawa Cherry disebuah rumah yang agak terpencil


Gary menghentikan mobilnya lalu keluar menyapa anak buahnya


"Kenapa kalian mengikuti kami?" tanya Gary


" Karena tugas kami menjaga umat yang sedang menjalankan ibadahnya" jawab anak buah Franky mencari alasan


Karena David dan Gary tidak mengetahui bahwa mereka adalah anak buah Franky


" Kami adalah saudaranya, jadi dia aman, kalian pergilah" ucap Gary lalu membuka pintu pagar dan kembali masuk kemobil , Gary membawa mobil masuk kedalam rumah tersebut


Anak buah Franky pura-pura meninggalkan tempat tersebut, ketika melihat ada beberapa pohon besar , mereka pun masuk dan mengawasi David dan Gary yang masih didalam mobil


Setelah Gary keluar dari mobil dan membuka pintu rumah, David menggendong Cherry masuk kedalam rumah tersebut , hal itu direkam oleh anak buah Franky


Anak buah Franky mengirimkan vidio dan lokasinya kepada Franky


Franky yang sedang dibonceng oleh anak buahnya ,melihat Vidio tersebut merasakan amarahnya memuncak


"Tambah kecepatan , ke jalan PS " kata Franky pada anak buahnya ,


Anak buahnya lalu menambah laju kecepatan nya ,hingga tiba di pohon besar, Franky melihat anak buahnya menunggu disana


" Dimana mereka?" tanya Franky saat Franky melihat anak buahnya yang lain


" Didalam rumah itu, Tuan"


Lalu Franky mengambil pistol dalam sakunya lalu berjalan kerumah tersebut


Franky melompat pagar tersebut lalu masuk bersama anak buahnya


Saat mendekati jendela , Franky berjongkok dan mengintip dari jendela , anak buahnya berjaga disekitar


Dari dalam , David memeluk dan berbicara pada Cherry


" Cherry.. kamu sudah sadar?


aku sangat merindukanmu , sayang"


" Lepaskan aku" kata Cherry dengan emosi mendorong tubuh David , tapi David malah berusaha memeluk Cherry kembali


" Cherry.. aku mencintaimu, mari kita mulai dari awal" kata David yang sudah berhasil memeluk Cherry kembali


Franky yang melihat dan mendengarnya begitu emosi , rahangnya mengeras dan wajahnya memerah, lalu menggepalkan tangannya


Ketika hendak membidik David dengan pistolnya , seseorang menepuk bahunya ,lalu Franky menoleh


"Kau..."

__ADS_1


__ADS_2