
" TOK
TOK
TOK"
Pintu kamar Cherry diketuk Franky
Cherry yang sedang menyisir rambutnya ,menyudahi dan melangkah menuju pintu kamarnya dan membukanya
" CUP"
Cherry yang membuka pintu kamarnya, terkejut mendapatkan ciuman mendadak dipipinya dari Franky dan langsung menutup pintu kamarnya
" Kakak curang" kata Cherry
"Hahahahaha...sudah siap dengan hukuman mu?" tanya Franky sambil memegang pinggang Cherry dengan kedua tangannya
" Kakak senang menghukum ku? jika begitu ambillah rotan dan pukul lah" kata Cherry dengan mengangkat tangannya dan membuka kedua telapak tangannya
Franky menautkan kedua tangannya di kedua tangan Cherry lalu mencium kening Cherry mesra
"Aku tidak akan pernah melukai ragamu ataupun hatimu , bukan hukuman ini yang akan aku berikan"
Franky membawa Cherry duduk disofa
" Jadi?" tanya Cherry binggung
" Aku ingin kamu merayu ku , memberikan aku kata-kata romantis " kata Franky dengan menyandar kan Cherry ke dadanya
" Seperti kata gombal , begitu?"
" Hhmm..ya seperti itulah"
" Baiklah.."
"3 ya..." kata Franky
" Aku minta PIN kakak donk" kata Cherry
" Bukannya kamu sudah tahu PIN aku?" jawab Franky
" Ya , kali ini PINdahin seluruh cintamu ,ke dalam hatiku" kata Cherry dengan tertawa
Franky yang digombalin tentu saja tertawa dengan sangat bahagia sekali lalu memeluk Cherry
" Sudah aku serahkan hati ku untuk mu , sayang" kata Franky membisikkannya ke telinga Cherry
" Sudah 1 yaaa .." kata Cherry
"Oke"
" Aku menyukai matamu, tapi aku lebih menyukai mataku, karena tanpa mataku , aku tidak bisa melihatmu" kata Cherry dengan menatap mata Franky
Franky mengecup mata Cherry dan tersenyum
" Sudah 2 " kata Cherry
Franky hanya menggangguk
" Dalam skala 1 sampai 10 , kamu adalah 9 , dan aku adalah 1 yang kamu butuhkan.... SELESAI" Cherry tertawa melihat wajah Franky merona merah karena digombalin oleh Cherry ,
Franky menatap lekat mata Cherry lalu memberikan kecupan lagi dikening nya
" Terimakasih sayang" kata Franky dengan masih memeluk Cherry
Cherry membalas pelukan Franky dan bersandar didada Franky
Mereka berdua duduk disofa menghabiskan waktu sampai mereka merasa kantuk menyerang lalu mengistirahatkan tenaga mereka
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
Pagi menjelang , mentari sudah tersenyum pada bumi , Cherry sudah bangun dan sekarang dia sedang menggemas pakaiannya ke dalam koper
Franky yang sedang mandi dikamar nya sehabis berolah raga langsung menuju kamar Cherry
" Kamu sedang apa,mau kemana ,sayang?" tanya Franky heran melihat Cherry menyusun bajunya ke dalam koper lalu berjongkok memperhatikan semua baju yang disusun Cherry
" Bukankah malam ini kita akan nginap dirumah utama?" tanya Cherry sambil menyusun bajunya
" Hahahahahahahahahaha"
Franky tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya dan terduduk di lantai
__ADS_1
Cherry melihatnya heran dan binggung lalu berdiri dan berjalan ke meja rias dan melihat dirinya dikaca cermin
" Aku baru siap mandi dan wajahku juga tidak berantakan ,, apa yang lucu?" kata Cherry
" HAHAHAHA"
Franky tertawa terbahak bahak lagi
" Kamu lucu sekali sayang..."
Franky berdiri dan berjalan menghampiri Cherry lalu memeluknya dari belakang
" Sayang, kamu tidak perlu membawa baju , nanti kita beli dari butik lalu kita bawa ke rumah utama,disana sudah aku siapkan lemari besar untuk mu ,lagian disaat kita nginap disana , kita enggak ribet untuk membawa pakaian dan peralatan mu kesana dan kemari" jelas Franky dengan mengecup pucuk kepala Cherry dan membaui aroma rambut Cherry yang begitu wangi
" Itu namanya boros kak"
" Kamu itu calon istri ku , jadi aku boros hanya untuk mu " kata Franky yang memandangi Cherry dari kaca cermin , Cherry hanya tersenyum
" Kalau begitu aku susun balik bajunya dulu" kata Cherry lalu melepaskan tangan Franky yang memeluknya lalu berjalan dan duduk dilantai,dan menaruhnya kembali ke lemari pakaiannya
" Aku buatkan sarapan dulu ya sayang" kata Franky lalu melangkah pergi dari kamar
" Nanti aku menyusul kedapur" kata Cherry
Franky hanya mengiyakan lalu menutup pintu kamar Cherry lalu berjalan ke dapur
Selesai sarapan , mereka pun bersiap-siap keluar , Seperti biasa mereka singgah ke cafe ,karena akhir tahun, cafe begitu ramai...
Cherry membantu di bagian kasir
Billy dan Hansen datang memantau cafe. karena perusahaan RICHZ sudah meliburkan karyawannya menyambut tahun baru
Franky diruangannya , tepatnya dimeja kerjanya terdapat amplop yang berisi surat pengunduran diri Celina
Franky memeriksanya dan meletakkan di laci mejanya lalu memantau dari CCTV dicafe, sambil memantau bisnis yang lain dari layar iPad nya , sampai waktu makan siang pun pengunjung tidak berhenti berdatangan
Franky mengambil gagang telepon dan menekan satu nomor, dia menghubungi langsung Cherry
" Sayang , keruangan ku , kita makan siang"
" Sudah pesan?"
" Aku akan memesannya sekarang"
Cherry berdiri
" Kak Billy , tolong gantikan aku dikasir ya" pesannya pada Billy ,lalu dia berjalan menuju dapur
Sekitar 15menit , Cherry keluar membawa nampan berisi makanan dan jus keruangan Franky
"Kak , ayo makan" ajak cherry ketika sudah tiba diruangan Franky
" Untuk apa kamu membawanya, aku bisa menyuruh Billy dan Hansen membawanya"
" Mereka sangat sibuk kak"
" Calon menantu ONG ini pengertian sekali , makin cinta aku sama kamu , sayang" goda Franky
Cherry hanya tertawa melihat tingkah Franky
Mereka pun menikmati makan siang berdua diruangan itu
Selesai makan siang , mereka melanjutkan pekerjaan mereka hingga sore , pengunjung yang sudah tidak begitu ramai
Franky dan Cherry keluar dari cafe dan menuju lobby
" Sayang , kita ke salon dulu ya ,kamu harus perawatan dulu habis itu baru kita butik" kata Franky sambil mengemudikan mobilnya
" Baiklah..kakak juga ikut" kata Cherry ,.
Franky hanya tersenyum
Disalon , Franky dan Cherry melakukan perawatan selama 2jam
Setelah selesai mereka akan membeli pakaian Cherry dibutik
Sesampainya dibutik
Cherry dan Franky melihat lihat
Cherry mencoba sepatu dan sandal
" Aku ingin ini semua dibungkus ,pakaian untuk jalan-jalan ,santai , pakaian tidur ,piyama , tas, jam tangan ,sandal dan sepatu yang tadi di coba oleh istri saya, bungkus semua" pinta Franky kepada pelayannya lalu merangkul Cherry dan membawanya duduk dikursi ruang tunggu
__ADS_1
" Kakak kenapa membeli banyak sekali?" tanya Cherry dengan membisikkan ke telinga Franky
" Kenapa?kita belum beli keperluan yang lain lagi"
" Hah.. keperluan apa lagi kak?"
" Skin care dan peralatan mandi"
Cherry sungguh sungguh terkejut,rasanya seperti pindah rumah
" Kenapa Seperti pinda rumah? memangnya kita akan nginap berapa hari,kak?"
" Mungkin 3hari"
" Hanya 3hari tapi begitu banyak yang dibeli dan harus lengkap?"
" Begitulah,...untuk Cherry ku.. hehehehe" kata Franky terkekeh
Setelah pelayan membungkus semua yang Franky dengan pesan , Franky pun ke kasir dan membayar
" Totalnya 58juta " kata kasir
Franky mengeluarkan kartu kredit nya dan menyerahkan kepada pelayannya
Cherry berdiri dengan lemas , hampir saja dia terjatuh mendengar nominal yang harus dibayar oleh Franky
Melihat Cherry berdiri dengan lunglai , Franky dengan kuat menahan tubuh Cherry
" Kamu kenapa ,sayang? mana yang tidak enak badan?"
" Aku baik baik saja"
Setelah selesai , 4 orang pelayan pria membantu Franky mengambil barang bawaan nya kedalam bagasi mobil
Setelah itu , Franky menyerahkan beberapa lembar uang untuk pelayan tersebut
" Terimakasih" ucap Franky Kepada pelayan tersebut
Franky dan Cherry pun masuk kedalam mobil
Franky melajukan mobilnya di toko kosmetik kecantikan dengan brand ternama lalu memesan skincare dan peralatan mandi yang cocok dengan jenis kulit Cherry
"Totalnya 80juta pak " kata kasir tersebut
Franky mengeluarkan kartu kreditnya kepada kasir tersebut , setelah selesai mereka pun pergi meninggalkan toko tersebut menuju rumah utama
" Kakak , harusnya tidak perlu membeli skincare, baju juga tidak perlu banyak Sekali ,dalam sehari saja kakak sudah menghabiskan 138juta hanya untuk aku?" kata Cherry dengan nada sedih didalam mobil
Namun bagi Franky, nilai tersebut tidak seberapa, karena dalam satu jam saja , dia sudah bisa mendapatkannya
" Sayang...tidak apa , demi kamu.."
"Tapi aku tidak enak ,kak" kata Cherry tanpa sadar mengeluarkan air matanya
Franky yang melihat airmata Cherry jatuh, menghentikan mobilnya ditepi, lalu memeluk Cherry
" Tak apa , sayang...aku bisa mendapatkannya 3kali lipat lagi sayang...sudah, jangan menangis...aku sudah berjanji tidak akan membuat mu menangis sedih"
" Aku tidak menangis sedih , aku terharu , karena kakak sangat memperdulikan ku , demi aku ,kakak menghabiskan uang begitu banyak ,tapi aku benar-benar sangat tidak enak hati kak , kakak mencintai dan sayang padaku , itu sudah cukup bagiku..kak"
Franky merasa tersanjung dengan kata kata Cherry
Wanita yang lain akan sangat bahagia jika dibelikan begitu banyak barang , apalagi dengan barang bermerek dan harga fantastik
Tapi tidak dengan Cherry , dia malah begitu sungkan dan tidak enak hati menghabiskan begitu banyak uang Franky dan malah menangis terharu
" Sayang , apa dengan rasa sayangku dan cintaku, apa bisa membuat mu bahagia?"
" Kakak , materi bisa kita cari bersama, namun aku butuh kasih sayang,cinta , kejujuran dan kesetiaan dari kakak, apa aku salah?"
" Tidak sayang , itu tidak salah...aku sangat bahagia mendengar kejujuran mu, terima kasih atas cinta mu, sayang!" kata Franky sambil menghapus bekas airmata Cherry yang terus menerus jatuh dipipinya
Bukan menangis sedih , tapi menangis terharu dengan apa yang sudah Franky lakukan untuk dirinya
Franky dan Cherry berpelukan
" AKU MENCINTAI MU, CHERRY"
" AKU JUGA MENCINTAI MU KAK FRANKY, TERIMAKASIH KAK UNTUK SEMUANYA"
" Iya , kita lanjutkan perjalanan kerumah utama ya" ajak Franky lalu mencium bibir Cherry sejenak dan dengan satu tangan menggengam kuat tangan Cherry ,dan satu tangan memegang kemudi ,
Mobil Franky melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah utama, dimana kedua orang tuanya dan Freddy sedang menunggu kedatangan mereka
__ADS_1