
DI PERUSAHAAN XIEMEN
Freddy , Nico dan pengacaranya bernama NICKY sudah tiba di perusahaan XIEMEN
Bersamaan dengan Ayah Gisel dan Steven pengacaranya ketika hendak memasuki gerbang utama perusahaan XIEMEN
" Selamat pagi Tuan, kebetulan sekali bertemu disini" sapa Freddy mengulurkan tangannya menyalami Ayah Gisel
" Anda benar benar anak muda yang sangat disiplin ,aku tidak ragu anda pasti bisa mengembangkan perusahaan ini" puji Ayah Gisel
" Jangan memuji saya terlebih dahulu , sebelum anda melihat hasilnya " kata Freddy
" Hahaha...Baiklah ..mari kita lanjutkan didalam" ajak Ayah Gisel sambil merentangkan sebelah tangannya lalu berjalan masuk di ikuti yang lain
Ketika sampai di ruangan CEO,
Steven mengeluarkan bekas dan surat-surat penting kepemilikan dan diletakkan diatas meja dihadapan Ayah Gisel
" Tuan Freddy, silahkan di tandatangani" kata Tuan XIE dengan menyodorkan berkas dan surat-surat
" Mari tuan.." kata Freddy mempersilahkan Tuan XIE menandatangani surat penjualan perusahaan tersebut
Mereka berdua membaca dan menandatangani berkas dan surat-surat tersebut ,disaksikan oleh pengacaranya masing-masing dan Nico sebagai sekretaris Freddy
" Tuan , ini giro dengan nilai yang saya janjikan" kata Freddy dengan menyodorkan giro kepada Tuan XIE
" Baik..ini surat keterangan dan surat kepemilikan, Sekarang anda adalah pemilik SAH perusahaan ini, selamat pak Freddy" ucap Steven sebagai pengacara tuan XIE
" Terimakasih Tuan XIE" ucap Freddy dengan memasingkan surat dan dokumen tersebut kepada Nicky yang adalah pengacaranya
" Tuan , mari saya perkenalkan anda sebagai pemilik perusahaan yang baru dan dengan ini juga saya mengundurkan diri sebagai CEO"
" Baik" kata Freddy lalu bangkit dari kursinya si ikuti yang lain menuju aula
Tuan XIE sudah menyuruh sekretarisnya mengumpulkan seluruh staff karyawan baik satpam, karyawan pembersih toilet, customer servise ,para OB juga bagian HRD dan karyawan yang bekerja disana semua berkumpul di ruangan aula.
Freddy , Nico beserta Nicky dan Steven duduk dibagian paling depan
" Selamat pagi semua..." Tuan XIE membuka percakapan ketika berada diatas podium
" PAGI PAK" jawaban dari seluruh karyawan yang ada diaula tersebut
" Hari ini , hari terakhir aku meminta kalian berkumpul dan mendengar pidato dari saya,
TERIMAKASIH Teman-teman atas kesetiaan kalian dan kerja keras kalian selama ini ,untuk selalu memajukan dan mengembangkan perusahaan ini , Terima kasih atas waktu yang kalian luangkan dan semangat kalian yang tidak bosan-bosannya menyalurkan ide kalian untuk perusahaan ini agar tetap maju dan tetap bertahan walau sekarang diambang krisis , namun setiap hal , ada awal pasti ada akhir..Hari ini adalah hari terakhirku menjadi seorang CEO diperusahaan ini ,Jika ada kata dan tindakan saya yang kurang berkenan dihati anda sekalian , ijinkan saya memohon maaf yang sebesar besarnya" Tuan XIE membungkuk badannya kepada seluruh orang yang ada disana
"Baru saja perusahaan ini di akuisisi oleh CEO yang baru , saya perkenalkan Tuan FREDDY, silahkan Tuan Freddy memberikan satu atau dua patah kata" sambung Tuan XIE
__ADS_1
Freddy berdiri dari kursi nya dan berjalan naik ke atas podium
Semua orang yang hadir sana terkagum-kagum dengan sosok Freddy
Postur tubuh yang tinggi dan putih , berwajah oriental, rambut disisir ke belakang, hidung mancung , lekuk rahang tajam , mata sama seperti Franky berwarna hazel , badan tinggi ,tegap dan proporsional dibalut dengan jas berwarna grey
Seluruh karyawan banyak yang terkagum dan bahagia dengan pergantian CEO yang baru yang sangat tampan layaknya artis Korea
" Selamat pagi semuanya" suara Freddy yang khas dan macho membuat seluruh karyawan perempuan langsung meleleh mendengarnya
" Selamat pagi Pak" jawab mereka semua
" Perkenalkan saya Freddy dan baru saja saya mengakuisisi perusahaan XIEMEN, saya berharap kalian bisa bekerjasama untuk mengembangkan perusahaan ini lebih baik lagi, tapi jika ada yang berani berkhianat , maka aku tidak segan segan mengakhiri hidupnya , jadi mulai sekarang saya meminta,kepada anda semua..jika kalian ingin bekerja,maka bekerja lah secara profesional ,jika niat kalian ingin menghancurkan perusahaan ini , maka saya minta surat pengunduran diri kalian terlebih dahulu , sebelum nyawa kalian menjadi taruhannya" kata Freddy dengan tegas dan penuh penekanan dan tatapan membunuh kepada semua orang
Semua orang yang ada di aula menjadi diam dan merasa merinding , aura kepemimpinannya sangat terasa diruangan aula tersebut
" Satu hal lagi , aku tidak menerima karyawan yang memakai pakaian kekurangan bahan, berpakaianlah selayaknya anda bekerja diperusahaan, juga untuk sekretaris , saya memilih sendiri, untuk sekretaris lama akan ditempatkan dibagian personalia..saya baru akan aktif besok hari , jadi untuk hari ini sekretaris saya yang akan mengatur pekerjaan kalian. Terimakasih" kata Freddy lalu menyalami Tuan XiE dan langsung turun dari podium menuju ke kursinya
" Nico , uruslah segala hal dengan baik. urus pengkhianat dengan cara halus" kata Freddy ketika sudah duduk di kursinya
"Baik tuan"
Nico adalah sekretaris Freddy yang handal diantara sekretarisnya semua , Nico juga memegang peranan penting dalam bisnis mafia Freddy ,
Nico merupakan sekretaris pribadi yang paling setia ,dia rela mati demi melindungi Freddy
" Tambahkan CCTV biometrik dan buat pintu masuk dengan finger print " pinta Freddy kepada Nico dengan suara pelan
" Dilaksanakan Tuan" kata nico dengan berbisik dan berjalan mundur lalu meninggalkan aula tersebut untuk melaksanakan tugasnya
Nico sudah mengecek dan memantau kegiatan Tommy dan Morgan , tentunya atas perintah Freddy
Tuan XIE menutup acara serah terima jabatan CEO tersebut dengan lancar
Tuan XIE juga mohon pamit dan berjabat tangan dengan Freddy
" Tuan, apa rencana anda selanjutnya?" tanya Freddy
" Kami akan pindah sekeluarga, karena Gisel masih berharap bisa menikah dengan Franky, jadi jalan satu satunya adalah pergi dari negara ini" kata Tuan XIE
" Dimana anda akan pindah?" tanya Franky
" Mungkin di negara H" jawab tuan XIE
" Saran saya, akan lebih baik anda pindah ke negara T saja" usul Freddy
" Hmmm... negara T adalah negara-negara maju , usul anda sangat membantu , Terima kasih tuan Freddy" kata Tuan XIE dengan mengulurkan tangannya untuk yang terakhir kali
__ADS_1
Freddy menyambut uluran tangan tuan XIE dan berkata
" Jika butuh bantuan, jangan sungkan menghubungi ku, Tuan... sampai jumpa lagi!" ucap Freddy
" Terimakasih Tuan Freddy, dengan anda mengakusisi perusahaan XIEMEN, anda telah banyak membantu ku , Baiklah saya mohon undur diri terlebih dahulu, karena kami harus bersiap siap untuk kebandara malam ini " kata Tuan XIE dengan tersenyum lalu pergi dari meninggalkan Freddy dan juga perusahaan XIEMEN
Ada rasa sedih yang terselip dihari Tuan XIE , ketika meninggalkan perusahaan XIEMEN
Awal mula didirikannya perusahaan XIEMEN karena ingin mengejar cinta LIANA, namun dia kalah cepat dengan sahabatnya LEO ONG , bukan hanya soal cinta , bahkan dalam hal bisnis , LEO tetap menjadi juara , tak heran jika Franky dan Freddy menjuarai dalam hal bisnis juga
Memang BUAH JATUH TAK JAUH DARI POHON NYA
Ketika menyadari LIANA juga mencintai LEO , Tuan XIE pun mundur dan tetap berteman baik dengan mereka walau ada rasa cemburu dan iri melihat keromantisan mereka ,bahkan sekarang bukan hanya perusahaan yang harus dikorbankan , anaknya Gisel bahkan tidak bisa mendapatkan cinta Franky
Namun itu tidak disesalkan oleh Tuan XIE, karena dia percaya TUHAN sudah mengatur apa yang terbaik buat umat-nya
Didalam mobil , Tuan XIE meneteskan air mata mengenang awal dimana dia dengan jatuh bangun membangun perusahaan
Hal yang dia yakini bahwa dengan perusahaan itu dia bisa mengejar cintanya yaitu LIANA, namun takdir berkata lain , bukan hanya tidak mendapatkan cintanya,kini perusahaan XIEMEN pun tidak bisa dipertahankan
" Jika ada yang menawar rumahku , maka uruslah surat suratnya" pinta Tuan XIE kepada Steven
" Tuan , anda harus kuat dan sabar... suatu hari anda pasti bisa bangkit kembali" kata Steven memberi semangat
" Mungkin hal itu akan terjadi dalam mimpi , mengingat usiaku yang sudah senja ini , Kini aku hanya bisa menikmati hasil penjualan perusahaan ku, hehehe " kata Tuan XIE dengan tertawa sinis mengingat nasibnya sendiri
" Gajimu akan aku transfer , Terima kasih telah membantu ku selama ini , Steven" kata Tuan XIE
" Jika tuan butuh bantuan, jangan sungkan menelepon ku" tawar Steven
" Aku berharap meneleponmu untuk bercerita bukan meminta bantuan, hahahaha" kata Tuan XIE
Steven hanya tersenyum melihat Tuan' XIE , ada rasa sedih dihatinya mengingat masa masa indah bekerja dengan tuan XIE , dia sangat iba melihat tuan XiE berakhir seperti ini
Tak lama mereka sudah sampai dirumah tuan XIE , mereka pun turun dari mobil
" Steven, ini kunci rumah, jika ada yang berniat membeli, maka kamu tolong urus,dan...." Tuan XIE mengeluarkan ponselnya lalu menunjukkan kepada Steven
" Gaji dan bonus mu sudah saya transfer ke rekening mu..hehehe.. terima kasih banyak Steven " kata tuan XIE dengan mengulurkan tangannya
Steven tidak membalas uluran tangan Tuan XIE, namun Steven langsung memeluk Tuan XIE
Tuan XIE terkejut tapi sangat terharu , lalu menepuk bahu Steven
" Tuan...jagalah kesehatan anda , jika ada waktu , aku akan mengunjungi anda , semoga jodoh kita panjang" ucap Steven
" Iya..kamu juga jaga kesehatan , jangan terlalu lelah bekerja, carilah pendamping hidup hehehe" ucap Tuan XiE dan melepas pelukan Steven
__ADS_1