
Pagi hari ,matahari masih malu-malu menampakkan sinarnya , Cherry sudah bangun lalu membersihkan tempat tidur dan mandi , Selesai mandi , Cherry keluar kamar kemudian berjalan menuju dapur , mengambil roti dan membuat susu lalu makan dimeja makan ,
Cherry berpikiran untuk mencari kerja, jika terus tinggal di apartemen Franky juga bukan hal yang baik , walaupun sudah menerima Franky sebagai kekasihnya , Cherry tidak ingin bergantung pada Franky
Selesai makan , Cherry keluar dari apartemen dan berjalan ke masuk kedalam moll , ya.. apartemen Franky berada tepat di belakang moll karena satu bangunan dengan moll tersebut
Karena dekat dengan cafe milik Franky , Cherry berjalan masuk ke cafe yang nampak sepi ya, karena gedung moll tersebut dibuka jam 10pagi , terlihat ada seorang pegawai yang sedang membersihkan cafe itu lalu Cherry mendekati nya
",Selamat pagi kak." Pegawai tersebut tersentak kaget dan refleks membuang kain kelantai.
" Huuuf..huuuuf.... terkejut aku" kata pegawai itu sambil memegang dadanya ,
" Ups...maaf kak , aku gak bermaksud menggagetkan kakak. maaf sekali lagi ,kak " sambil mengambil kain tersebut
" Hehehehe..tidak apa kak , aku terlalu fokus melap meja , jadi gak perhatikan kakak masuk, tapi cafe ini belum buka kak , jam 10 baru buka , lagian pegawai yang juga belum datang" kata pegawai tersebut
" Tak apa kak ,aku sekalian juga mau lamar kerja, mana tau diterima hehehehe..." kata Cherry
" Oo begitu...kakak duduk aja dulu .. mungkin sebentar lagi pemiliknya datang" kata nya lagi kepada. Cherry
"Terimakasih kak , nama kakak ,siapa?" tanya Cherry sopan sambil duduk
" Namaku Celina" katanya sambil menjulurkan tangannya dan disambut oleh Cherry
" Namaku Cherry" balasnya
" Jangan panggil aku kakak , panggil aja Cherry, mungkin kita seumuran" kata Cherry sambil tersenyum
" Oo ya? kalau aku masih sekolah, mungkin sekarang aku sudah mau naik kelas 11 " kata Celina
" Wuah , kalau gitu aku yang harus panggil kakak ke kak Celina...tapi kenapa kakak enggak sekolah?" tanya Cherry
" Aku tidak sanggup bayar uang sekolah , karena orang tua angkat ku sudah meninggal" katanya sedih
"Hhmmm... maaf Cherry, aku harus selesai kan pekerjaan ku , kalau tidak nanti aku ditegur sama Pak Billy" kata Celina tersadar akan pekerjaan nya
__ADS_1
" Ah iya , silahkan" kata Cherry
Tak lama satu persatu pegawai datang , ada yang ramah ada juga yang sinis memandang Cherry
DRRRTTZZZ
" Halo sayang...kamu dimana?"Suara Franky yang membuat Cherry malu dan tertunduk
"Aku ada dicafe yang semalam kita makan" jawab Cherry
"Kenapa? " tanya Franky binggung
" Aku mau melamar kerja kan sekarang aku sudah tidak bekerja dengan bibiku lagi, setidaknya aku tidak merepotmu" kata Cherry
" Aku rela direpotkan olehmu , seumur hidupku, sayang " Kata Franky manja
Cherry terdiam, wajahnya merona merah dan dia tertunduk
" Kenapa wajahmu merah?" kata Franky yang sudah berdiri didepan pintu cafe dengan tangan tetap memegang ponsel ditelinga nya dan menatap Cherry lembut
" Hah....darimana kau tau?" spontan Cherry berdiri dan melihat sekeliling cafe , lalu pandangannya beralih ke pintu cafe , nampak Franky tengah berdiri dengan gagah dan COOL, penuh pesona , tangan kirinya memegang ponsel yang diletakkan ditelinga sedangkan tangan kanannya dimasukkan didalam saku celananya ,
Franky kemudian berjalan masuk dan mematikan ponselnya , lalu duduk disamping Cherry
"Kenapa tidak membangunkan aku , bahkan kamu tidak menanyakan aku sudah sarapan atau belum?" tanya Franky seraya mencandai Cherry
"Aku tidak tau kamu tidur dimana ,dan aku tidak mau mengganggu istirahat kamu" jawab Cherry jujur
" Untuk kamu , aku tidak akan terganggu" goda Franky
Celina melihat Franky sudah datang , lalu menghampiri
"Tuan, nona Cherry ini datang mau melamar kerja!" kata Celina yang tidak mengetahui jika Cherry adalah kekasih Franky
" Begitu?" kata Franky sambil menoleh kearah Cherry lalu berkata "Ayo keruangan ku" Franky beranjak dari kursi dan berjalan keruangan nya si ikuti Cherry
__ADS_1
"Jadi Franky pemilik cafe ini" tanya Cherry dalam hati dan memukul kepalanya tertunduk ,
Saat mereka sudah memasuki ruangan, pintu di kunci oleh Franky , kemudian Franky mengarah kan Cherry duduk disofa
"Katakan, kenapa kamu ingin bekerja?" tanya Franky lembut
Tercium aroma parfum Franky yang maskulin dihidung Cherry, dan menatap Franky yang serius " Apa aku dilarang kerja?"
" Bukan begitu...aku sudah berjanji pada pamanmu untuk menjagamu dan segala biaya kamu , aku menanggungnya "
Franky mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan kartu debit tanpa batas
" Ini kamu pakai , beli apa yang kamu butuhkan" kata Franky menggenggam tangan Cherry dan menyelipkan kartu tersebut ke tangan Cherry
" Tapi aku tid....." Cherry belum menyelesaikan kalimatnya, bibir Franky langsung menempel ke bibir Cherry
" Tidak ada penolakan, " kata Franky lembut
" Jika kamu ingin bekerja, maka kamu harus menjadi sekretaris pribadi aku, tidak bole bekerja sebagai pelayan , aku tidak mengijinkan" kata franky tegas dengan menatap dalam mata Cherry
Franky yang melihat Cherry hanya terdiam , mengelus rambut Cherry sambil tersenyum dan berkata
"Aku tidak mau kamu capek. aku ingin kamu fokus dengan sekolah dan lulus dengan baik , aku sudah berjanji memberi mu kebahagiaan buka penderitaan , aku juga tidak ingin mengekangmu, aku hanya ingin menjagamu " Franky meyakinkan Cherry
Cherry menyadari bahwa lelaki di hadapannya sangat peduli padanya , lalu dengan implusif Cherry langsung memeluk Franky lalu berkata
"Terima kasih atas perhatian mu , Terima kasih karena mau menjaga dan mencintaiku "
Tentu saja Franky terkejut dengan Cherry yang secara implusif memeluknya , Franky mematung karena baru sekali ini Cherry berani memeluknya , lalu Franky pun membalas pelukan hangat itu dan mengucapkan
"Krena aku sayang padamu , aku tidak hanya mengatakan sayang dan cinta tapi aku akan buktikan dengan tindakan, simpan lah kartu ini dan pakailah jika kamu membutuhkan sesuatu"sambil mengecup kepala Cherry lembut
" Ayo kita makan siang , sebentar lagi kamu harus sekolah* kata Franky lalu berdiri mengengam tangan Cherry berjalan keluar ruangan nya , pegawai yang melihat atasannya mengandeng tangan Cherry terkejut, ada yang bahagia ada yang iri dan cemburu ,tapi Franky tidak memperdulikan
HAI HAI READER YANG BUDIMAN
__ADS_1
SETELAH SELESAI MEMBACA JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA DAN JADIKAM FAVORIT YA
XIE-XIE 🙏🙏🙏