
Cherry berdiri diluar ruangan aula , dia menenangkan diri dengan mengambil nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafasnya kasar
Franky keluar dan menggengam tangan Cherry
" Sayang , maafkan aku , dikantor tadi itu hanya salah paham , aku tidak tahu jika Miranda akan datang, waktu Billy mengabariku bahwa kamu sudah sampai , aku bahagia sekali , tapi saat aku buka pintu aku tidak memperhatikan dan aku pikir itu kamu ,sayang..jadi aku langsung memeluknya dan berkata begitu padanya" kata Franky meyakinkan Cherry
Cherry hanya diam mendengar penjelasan Franky lalu menghempas lembut tangan Franky
" Kalau Valerie tadi aku tidak sengaja juga bertemu dengannya, kamu lihat sendiri , aku memarahinya" sambung Franky dengan sedikit kecewa karena Cherry menolak tangannya
Cherry hanya diam ,lalu menatap mata Franky
" Sebaliknya kita break dulu,kak.. biar kita bisa menjernihkan pikiran kita" kata Cherry lalu berjalan pergi
" Tunggu Cherry...kamu mau kemana?" tanya Franky dengan memegang lengan Cherry
" Aku ingin sendiri" kata Cherry dengan melepaskan genggaman tangan Franky
Tiba-tiba Freddy datang dan menghampiri Cherry
" Cherry..dari sini kerumah itu lumayan jauh , bagaimana kalau ikut aku , aku akan bawa kamu kemanapun" kata Freddy dengan mengedipkan mata Kepada Franky ,memberi kode bahwa buat Freddy yang mengurus Cherry, lalu Freddy menarik tangan Cherry mengikuti nya ditempat parkir motornya tadi
Franky hanya mengganggukkan kepalanya
" Iya , lebih baik Cherry ikut Freddy daripada dibawa orang lain" kata Franky dalam hati
Franky masuk ke dalam mobilnya dan Freddy menaiki motornya membawa Cherry.
Cherry hanya diam saat dibonceng oleh Freddy , Franky mengikuti mereka dari belakang
" Sayang , sebenci itu kah kamu padaku? ini semua gara-gara Miranda dan Valerie" kata Franky kesal dalam mobil
Cherry meminta Freddy mengantarkannya ditaman, karena dia ingin berbicara dengan Franky, Freddy mengiyakan
Sesampainya ditaman,
" Dia ingin berbicara dengan kakak" kata Freddy lalu pergi
Franky mengikuti Cherry masuk kedalam taman
Cherry berdiri didekat kolam lalu berkata
" Terimakasih kak telah menjagaku , aku banyak melakukan kesalahan, banyak merepotkan kakak , aku sadar aku bukan siapa-siapa ,di banding wanita- wanita yang mengejar kakak, aku lelah kak , jika aku harus bertahan dalam keadaan seperti ini, jadi sebaiknya kita berjalan sendiri-sendiri dulu...jikalau suatu saat kita memang dipertemukan lagi dan kita memang jodoh , kita pasti akan bersama" kata Cherry lalu Cherry membuka anting anting, alat pelacak lalu disimpan didalam tas nya ,hanya mengambil kunci rumahnya lalu menyimpannya dalam saku celana
" Ini semua barang pemberian kakak ,aku kembalikan ...jangan khawatirkan aku ,aku akan baik-baik saja , mari kita menata hati kita , semoga kakak bahagia" lalu memasingkan tas nya kepada Franky,dan berjalan melewati Franky
" Cherry..." panggil Franky dengan memegang lengan Cherry saat Cherry melewati nya , air matanya sudah mengalir
" jika kamu membenciku ,aku mohon tinggallah dirumah utama karena Ayah dan Ibu sangat menyanyangi mu , biar aku yang akan tinggal di apartemen jika kamu sangat membenciku" kata Franky
__ADS_1
" Aku tidak membenci kakak , justru aku terlalu mencintaimu, tapi aku tidak sanggup menahan luka ini ,kak" Cherry berkata dengan sesunggukkan dengan menundukkan wajahnya ,menahan rasa sakit saat melihat Franky memeluk mesra Miranda
" Jika begitu, jangan berpisah" kata Franky dengan memeluk Cherry
" Aku tak sanggup kak , hatiku sudah sangat sakit..hikz...hikz...hikz" Cherry menangis tersedu-sedu dengan melepas pelukan Franky lalu berjongkok dan menutup wajahnya dengan kakinya lalu memeluk kakinya
Hati Franky begitu kebas melihat Cherry menangis begitu menderita
Franky juga merasakan sakit yang dirasakan Cherry
Franky pun duduk di rumput-rumput lalu memeluk Cherry
"Sayang, maafkan aku , beribu-ribu maaf , aku salah karena terlalu gegabah dan rasa rindu ini terlalu dalam karena berpisah sejenak denganmu , sehingga aku tidak mawas diri dan langsung memeluk Miranda , tapi percayalah didalam hatiku terdalam, yang paling ingin ku peluk, yang paling ingin ku sentuh dan paling aku cintai hanya kamu , Cherry sayang... aku mencintaimu , " kata Franky dengan sesunggukkan ,mengelus rambut Cherry dan mengecupnya pucuk kepalanya
" Jika dengan menangis , bisa membuat hatimu lebih baik , menangis lah , tapi jangan meminta berpisah dariku , jangan meminta ku pergi,jangan meminta ku jauh darimu...jika kamu meminta itu, maka bunuh lah diriku " kata Franky dengan penuh emosi cinta
Cherry yang mendengarnya , mengangkat wajahnya yang penuh dengan airmata, matanya dan pipinya bengkak dan merah
Franky yang melihatnya sangat terpukul dengan sangat sedih ,lalu menapuk pipi Cherry dan menghapus air mata Cherry
" Sayang..maafkan aku membuat mu terluka begini..." kata Franky mengelus pipi yang ditampar oleh Valerie tadi
" Aku sudah membereskan dua wanita itu" kata Franky
" Mengapa hatiku begitu sakit kak , aku tidak sanggup menahannya, luka ini terlalu dalam, melebihi luka yang di gores kan oleh David waktu itu" kata Cherry
" Sayang, maaf" kata Franky lalu mencium kening dan memeluk Cherry dengan kuat
Mereka berpelukan sangat lama, sampai Franky baru merasakan perutnya kelaparan
" Sayang , apa kamu lapar?"
Emosi dan perasaan Cherry sudah lebih baik , tapi karena dia terlalu banyak pikiran dan terlalu tertekan , saat hendak berdiri dia limbung dan hampir saja jatuh jika Franky tidak menahannya
" Sayang , kamu tidak apa-apa? lebih baik kita pulang ya..." kata Franky
Cherry merasa seluruh badannya lemas tak bertenaga, pandangannya menjadi gelap seketika
Dengan sigap Franky membawa Cherry dan mengambil tas Cherry lalu berjalan ke arah mobilnya lalu melajukan mobilnya ke rumah utama
Sesampainya dirumah utama, Franky menggendong Cherry
" Ada apa dengan Cherry?" Freddy bertanya dengan heran
" Cepat panggilkan dokter!" pinta Franky langsung berjalan masuk kekamar
Freddy langsung menelepon dokter keluarga mereka
Franky membaringkan Cherry ditempat tidur dan menarik selimut hingga menutupi leher Cherry ,lalu dia sendiri masuk kekamar mandi , untuk membersihkan diri dan berganti pakaian , rambutnya yang basah dibiarkan acak-acakan
__ADS_1
Bagaimana pun penampilan Franky, tetaplah tidak mengurangi ketampanan seorang Franky
" TOK .
TOK
TOK"
Franky membukakan pintu
Dokter , Ayah ,Ibu dan Freddy masuk bersamaan
" Dokter, tolong periksa tunangan saya" pinta Franky
Dokter mengganggukkan kepala , lalu mengeluarkan semua peralatan dokter
" Sepertinya dia terkena efek samping dari obat bius!" kata dokter
" Obat bius?" kata Franky dan Freddy bersamaan
" Ya , tadi Morgan membekap mulut Cherry, Morgan menggunakan obat bius untuk Cherry" jelas Franky
" Obat nya over dosis, dia mengalami Ileus yang membuat otot-otot di seluruh tubuhnya menjadi lemah dan kedinginan , biasanya jika akan sembuh sendiri jika kadar nya sudah hilang dan satu lagi , dia terlalu banyak pikiran dan tertekan!"
" Baiklah dokter, Terima kasih" ucap Franky
Freddy dan Ayahnya mengantar dokter keluar
" Sayang.." kata Ibu Franky dengan memeluk dan mengelus punggung Franky
" Ini salahku, Bu..." kata Franky sendu tanpa terasa air matanya sudah mengalir di pipinya
" Apa kau sudah meminta maaf dan menjelaskannya pada Cherry?" tanya Ibu Franky
" Sudah Bu...awalny cherry minta berpisah Bu...hikz..hikz..aku melihat dia sangat kesakitan , ditambah Cherry ditampar Valerie Bu.. , sungguh aku sangat tidak berguna untuk menjaganya Bu" Isak Franky sambil memeluk Ibunya
" Ibu paham, Freddy sudah menceritakannya, kamu harus kuat , kamu harus buktikan pada Cherry, bahwa kamu adalah orang yang bisa menjaga dan merawatnya" kata LIANA
" Baiklah.. biarkan Cherry istirahat, Ibu akan menyuruh Bibi Wang mangantar makan siang mu dikamar, kamu belum makan kan?" tanya Liana
" Cherry juga belum makan , Bu..." kata Franky
" Jika dia bangun , kamu harus menyuapinya makan , Kalau kamu tidak makan, mana ada tenaga untuk bisa menyuapinya?" kata LIANA
" Baik Bu..aku akan makan" kata Franky lalu dibalas senyuman manis oleh LIANA
Setelah LIANA meninggalkan kamarnya, FRANKY kembali ke kamar mandi ,tak lama dia pun keluar dari kamar mandi dengan membawa baskom berisi air hangat dan handuk ,
Franky membasahi sapu tangan kemudian diperas lalu membersihkan wajah Cherry
__ADS_1
"Mama...Papa....nenek....kakak...adik...." Cherry meracau