
Setelah mendapat laporan dari anak buahnya , Franky memberi kan handsetnya kepada Cherry dan memperlihatkan semua rekaman yang dikirim anak buahnya, semua rencana Fani tersusun dengan rapi , Cherry memperhatikan Vidio dan mendengar suara Fani dan teman-temannya dengan seksama
Seketika jantung nya seakan-akan berhenti saat mengetahui semua rencana Fani
Cherry menarik nafas panjang kemudian membuangnya
" Apa salahku pada mereka? , kenapa mereka harus menyakiti aku ?" tanya Cherry tanpa terasa tetesan air matanya terjatuh
Franky menghapus air matanya lalu mencium pucuk kepalanya dan berkata
"Mereka iri dan cemburu karena hidupmu selalu bahagia, sayang. ., " setelah Cherry agak tenang,
Franky melanjutkan
"Kamu sudah mengetahui rencana mereka, apa yang akan kau lakukan?"
" Aku tidak tau , bahkan jika mereka menginginkan kematian ku , aku hanya bisa pasrah" tutur Cherry pasrah dengan hidupnya
"Sssstttttt...kamu gak boleh bilang begitu, aku akan kerahkan anak buahku untuk melindungi rumah ini dan menggagalkan rencana mereka , dan untuk sementara aku tidak ijinkan kamu tinggal di sini , aku akan membawa mu tinggal bersama ku di apartemenku , tentang sekolah mu , aku akan mengantar jemput mu" kata Franky tegas
"Kamu bersiap siap la , bawa barang yang penting saja keluar dari rumah ini , packing dibeberapa kardus , aku akan menyuruh anak buahku mengantar ke apartemen, tidak usah membawa baju, kita akan beli aja" kemudian Franky masuk ke kamar mandi membersihkan diri kemudian disusul dengan Cherry
Setelah selesai mengemasi barangny , Franky terkejut karena barang cherry hanya buku pelajaran dan tas sekolah yang di sandangnya
" ,Barangmu hanya ini?"tanya Franky
" kakak menyuruh ku tidak usah ambil baju , aku hanya mengambil baju sekolah dan sepatu sekolah dan beberapa surat berharga
__ADS_1
" Oo...hehehehe.." Franky menggangguk kepalanya yang tidak gatal karena Cherry begitu menurut padanya sambil mengeluarkan ponselnya kemudian menekan tombol memanggil
" Antarkan kardus barang nona Cherry ke apartemen , nona Cherry akan pindah , kalian tinggal dan pantau disini sebagian " lalu mengakhiri panggilan
"Apa kamu sudah siap?" tanya Franky
" Iya " jawabnya lalu mengambil tas selempang dan dimasukkan ponsel dan dompetnya , Franky juga memasukan dompet dan ponsel disaku celana nya. lalu memakai jaketnya , Franky mengambil jaket Cherry dan memakaikan nya untuk Cherry ,kemudian Franky mengunci pintu teras , Franky juga memakai kan helm untuk Cherry , dan dirinya
Anak buahnya memberikan aba-aba tanda bahwa Fani tidak memperhatikan mereka.
Franky sengaja mendorong motor nya bersama Cherry disimpang jalan , agar tidak memancing Fani keluar
"Ayo naik , sudah aman" kata Franky dengan membimbing Cherry naik.
" Ini baru jam 5 , kita mau kemana,kak? tanya Cherry
" Jangan mahal-mahal ya kak...soalny aku sudah tidak bekerja lagi karena bibi sudah ikut paman pindah ke kota S" kata Cherry dengan cemberut
Franky yang menatap wajah cemberut Cherry melalui kaca spion hanya tertawa geli
" Kalau enggak mau mahal , peluk yang seperti tadi kita pergi kebandara" kata Franky mengerjai Cherry
" Modus..." kesal Cherry
" Jadi tak mau?"
Takut dengan ancaman Franky, ,akhirnya Cherry menurut ,dan memeluk pinggang Franky.
__ADS_1
Yang dipeluk itu senangnya bukan main , jika bisa terbang , dia akan terbang ke awan dan tak akan turun lagi ,
Motor Franky pun melaju dengan kencang memecah keramaian jalanan, mata setiap orang yang dilewati memandang dengan iri kepada mereka,
Setelah beberapa menit kemudian mereka pun sampai di sebuah MOLL ya , INFINITE PLAZA , Franky langsung masuk tanpa mengambil karcis , dan membuat Cherry terkejut "Kakak harus mengambil tiket, kenapa menerobos, kita kena marah dan denda" ucap Cherry khawatir, tanpa Cherry tahu ,
Franky masuk ke lobby VVIP khusus CEO yang belum pernah Cherry masuk , karena jika bersama David , dia akan menggambil kartu parkir umum terlebih dahulu
Franky tertawa kecil dan memarkirkan motornya , melepas helmnya dan juga membuka pengait helm Cherry , melihat rambut Cherry berantakan , Franky merapikan rambutnya dan menyelipkan rambut dibelakang telinga Cherry lalu berkata
"Kamu jangan takut seperti itu , jangan gugup...aku punya tiket parkir khusus VVIP , oke! " kata Franky sambil menggeluarkan kartu dan memperlihatkan pada Cherry . Cherry melihat kartu VVIP nya melongo dan hanya bisa berOH ria, lalu Franky merangkul Cherry dan masuk kedalam moll tersebut.
Franky dan Cherry berjalan berdampingan , dan sesekali Cherry menggelengkan kepalanya,
Franky terheran " Ada apa?"
"Moll ini tempat aku dan David pertama kali kencan" kata Cherry jujur namun menusuk hati Franky karena selalu ada kenangan Cherry dengan David
" Dimana ada kenangan kamu dengan David ,mulai sekarang kita ubah kenangan itu menjadi kenangan kita" kata motivasi Franky bukan untuk Cherry lebih tepatnya untuk dirinya agar Cherry bisa melupakan kenangan nya dengan David
HAI HAI HAI READER YANG BUDIMAN
SELESAI MEMBACA JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA
JADIKAN FAVORIT YA
TERIMAKASIH 🙏🙏🙏
__ADS_1