Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
MEREKA BISA MENYENTUH FISIKKU , TAPI TIDAK BISA MENYENTUH HATIKU


__ADS_3

"Kakak" kata Cherry terkejut melihat Franky disampingnya dan membayar


" Pakai uang kontan saja jika nilainya kecil" kata Franky dengan tersenyum dan menyodorkan uang 300ribu kepada kasir dan membawa kantong belanjaan nya dengan sebelah tangan dan tangan satunya mengelus kepala Cherry lalu menggandengnya keluar dari kasir tersebut


Cherry yang sedang kesal berusaha mengelak dan berusaha menghindar dengan berjalan menyamping , tentu saja Franky tidak membiarkan Cherry menghindari nya


Franky menarik nafas panjang lalu mendekati Cherry yang berjalan dengan cepat bak robot


Franky berusaha menggengam tangan Cherry beberapa kali , beberapa kali juga Cherry menghempaskan tangan Franky


"Sayang" panggil Franky dengan lembut saat Cherry sudah berada dipintu lift


Cherry mengacuhkan panggilan Franky ,dan memalingkan wajahnya membelakangi Franky


Franky memutar otaknya agar Cherry tidak mengabaikannya


" Auuww"


Franky pura-pura memegang kepalanya dengan sebelah tangan


Cherry memutar kepalanya dan ketika melihat Franky memegang kepalanya dia memang merasa iba , tapi karena masih kesal


Cherry hanya mengambil kantong belanjaannya agar Franky bisa berjalan sendiri dan tidak kesusahan.


Namun Franky sedih karena tidak bisa menarik perhatian Cherry


Saat pintu lift terbuka


Cherry langsung masuk tanpa menunggu Franky


Franky pun mengikuti Cherry masuk dan berdiri disamping Cherry


Franky melihat wajah Cherry sedikit lebih segar dan matanya sedikit sembab


Entah kapan dia menangis lalu Franky mengambil alih kantong belanjaannya dan mengusap lembut pipi Cherry dan menatap mata Cherry


Cherry menundukkan kepalanya dan memalingkan wajahnya tidak ingin menatap mata Franky


Franky lalu memegang pinggang Cherry


"TING"


Pintu lift terbuka ,


Cherry enggan keluar


Franky yang melihatnya


" Ayo "


Franky menggenggam tangan Cherry keluar dari lift


Cherry hanya diam mengikuti Franky berjalan masuk ke dalam cafe dan menuju ruangannya


Sesampainya diruangan Franky,


Franky meletakkan kantong belanjaannya dimeja dekat sofa ,dan mendudukkan Cherry dan dirinya


Cherry hanya duduk menyandarkan punggungnya disofa dengan kepala menunduk


" Sayang , jika aku salah .aku minta maaf , jangan mengacuhkan ku begitu ,aku tidak tahu jika Hanny yang datang , aku kira asistennya" jelas Franky sambil mengelus punggung tangan Cherry dan sebelah tangannya merentangkan dibelakang Cherry disofa


Cherry mengangkat wajahnya memandang Franky


" Lalu jika hanya sedang meeting, kenapa harus pegangan tangan?" tanya Cherry kesal


" Karena dia bilang beberapa tahun ini karena dia sakit dan dia melakukan berbagai pengobatan keluar negeri yang menghabiskan banyak biaya , ayahnya menjual perusahaan nya dan sekarang dia sudah sembuh dan ingin membangun bisnisnya kembali. saat dia memegang tangan ku , dia berharap aku mau membantunya dan bekerjasama , aku hanya menepuk tangannya memberi dia semangat,tidak lebih dari itu, sayang"


" Iya ,sampai tertawa bahagia seperti itu?" kata Cherry kesal dengan memalingkan wajahnya membelakanginya Franky


Franky tersenyum geli melihat wajah cemburu kekasih hatinya itu

__ADS_1


" Kami tertawa karena dia menggoda ku, katanya seandainya waktu dia sakit dan tertidur ,dia berharap aku adalah pangeran yang datang dan menciumnya hingga dia bangun, ya kami tertawa ,lalu tiba-tiba dia mencium ku , aku tidak tahu dia akan melakukan hal begitu , tapi aku sudah mengusirnya tadi dan aku sudah membatalkan semua kontrak kerjasama dengannya" jelas Franky jujur


Cherry memutar badannya melihat Franky


Dari mata Franky yang hazel, tidak ada yang ditutupi oleh Franky


" Sayang , jangan marah lagi ya" kata Franky dengan mengelus rambut Cherry


" Tapi aku masih kesal" jawab Cherry spontan


Franky memeluk Cherry


" Aku akan meredakan kekesalanku , biarkan aku memelukmu hingga rasa kesal mu hilang"


Franky memeluk Cherry dan membaui aroma wangi dari rambut Cherry


Cherry membiarkan Franky memeluknya, wangi aroma parfum maskulin dari tubuh Franky tercium di Indra penciuman Cherry


Ada rasa nyaman dihatinya dipeluk dan mencium aroma tersebut


Cherry membalas pelukan Franky , dan sudah tenggelam di dada Franky


"Wangi sekali sayang , kamu habis perawatan rambut atau wajah?" tanya Franky


" Dua-duanya, kakak juga wangi, pasti Hanny jatuh cinta sama aroma parfum kakak" kata Cherry dengan cemburu


Franky melepas pelukannya dan mengangkat wajah Cherry,


Franky menundukkan kepalanya sedikit lalu menempelkan ke bibir Cherry


Tak lama Franky melepas ciumannya


Mata Franky dan mata Cherry beradu ,saling berpandangan, menatap lembut dan mesra , lalu Franky mengelus wajah Cherry


"Sayang , aku sangat mencintaimu...kamu tahu , aku mencintaimu dari awal kita bertemu ,dimasa kecil kamu dan masa remajaku dulu...mungkin kamu tidak menyadarinya tapi aku sudah memendam rasa cinta hanya padamu , kalau ingin mengkhianati mu , sudah dari awal aku lakukan itu , Gisel , Miranda , Valerie , Hanny ,mereka adalah wanita yang mengejar cintaku...jika aku mau, mereka sangat mudah untuk kudapatkan, tapi aku memilih mu...karena apa?Karena aku benar-benar jatuh cinta padamu ..aku benar-benar tidak bisa berpaling dari mu,sayang! Miranda,Gisel , Valerie dan Hanny pernah berusaha melakukan segala cara untuk mendapatkan hatiku , namun aku tidak bergeming, aku tidak pernah membalas cinta mereka , tidak pernah memberi mereka harapan , walaupun mereka bisa menyentuh fisikku , tapi mereka tidak bisa menyentuh hatiku karena di lubuk hatiku yang terdalam , sudah terukir nama CHERRY." jelas Franky panjang lebar untuk meyakinkan bahwa cintanya hanya untuk Cherry


Franky lalu mencium kening Cherry


" Apa yang kakak katakan itu , aku percaya , maaf karena terlalu cemburu, aku bersifat kekanakan dan menjauhi kakak , kakak tadi kesakitan? apa sakit kepala?" tanya Cherry


Franky tersenyum senang karena Cherry mengakui jika dirinya cemburu dan membalas pelukan Cherry


" Aku terima cemburumu , namun jangan menjauhiku, aku tidak sanggup ,jika kau benar-benar menjauhi aku maka aku akan benar-benar sakit dan hanya dirimu lah obatnya,,..hmmm...apakah rasa cemburumu menandakan bahwa kau benar-benar mencintai ku?" tanya Franky


" Iya , aku mencintai kakak" jawab Cherry


" Terimakasih sayang"


Franky bahagia sekali mendengar pengakuan Cherry lalu mencium pucuk kepala Cherry


Tiada yang lebih bahagia ,jika orang yang kita cintai, membalas cinta kita , apalagi Franky sudah mencintai Cherry sejak lama , sejak pertama kali bertemu diusia remajanya


Cherry teringat dia tadi membeli coklat yang ingin memakannnya lalu melepaskan pelukannya dengan mendorong tubuh Franky, lalu meraih kantong belanjaannya tadi dimeja


Franky terheran dengan Cherry yang dengan kasar melepas pelukan


" Kenapa sayang?" tanya Franky heran


" Aku membeli coklat tadi , aku ingin memakannya, kakak mau?" kata Cherry mengambil 2batang coklat sambil tersenyum


" Sebahagia itukah kamu bisa memakan cokelat sampai- sampai dengan kuat kamu mendorongku?" goda Franky


" Aah...maaf kak" kata Cherry dengan menundukkan kepalanya


Franky yang melihatnya lalu mengangkat dagu Cherry dan menatap mata Cherry , wajah mereka sangat dekat


" jika kamu mendorongku hanya untuk sebuah coklat, aku tidak marah , tapi jika kamu mendorongku untuk lak-laki lain , maka aku akan membunuh laki-laki itu" kata Franky dengan menyunggingkan senyuman


"Kakak"


kata Cherry lalu secara tiba-tiba Cherry mencium bibir Franky

__ADS_1


franky yang mendapat perlakuan mesra dari Cherry membelalakkan matanya dan membalas ciuman Cherry dengan sangat intim


Cherry hanya mengecup bibir Franky dan terdiam , tapi franky membalasnya dengan ******* habis bibir Cherry, lalu lidah Franky menyusup masuk dan menyapu bersih gigi Cherry


Cherry merasa geli dengan perlakuan Franky , setelah beberapa saat, Franky menghentikan ciumannya


" Kita menikah saja ya" tanya Franky dengan mengusap lembut bibir Cherry dengan jari jempolnya


" Aku masih dibawah umur , dan aku masih ingin mengejar cita-cita ku" jawab Cherry menatap mata Franky


" Untuk itu aku akan menunggu sampai umur mu cukup , tapi Sungguh aku tidak tahu sampai kapan bisa menahan siksaan ini" kata Franky sambil tersenyum geli


" Kamu habiskan coklatnya, aku kekamar mandi dulu dan melanjutkan pekerjaan ku" kata Franky mencium kening cherry lalu bangkit dari duduknya dan berjalan kekamar mandi


Tak berapa lama Franky keluar dan duduk di kursi kebesarannya ,lalu melanjutkan pekerjaannya dengan sesekali melirik Cherry yang sangat menikmati coklatnya sambil bekerja membantu Franky melalui iPad Franky


Diruangan itu terasa sepi karena keduanya menenggelamkan diri dalam pekerjaan ,hingga waktu makan siang menyapa , perut Franky sudah keroncongan ,dia pun menghentikan pekerjaan dan mematikan laptopnya


" Sayang , kamu ingin makan siang apa?" tanya Franky dengan melihat Cherry yang serius memandangi iPad nya


Cherry melihat ke arah Franky


" Makan disini saja , aku malas keluar" jawab Cherry lalu memandangi iPad nya kembali


Franky mengambil gagang telepon dan menekan satu nomor


" Hansen , bawa makan siang ku ke ruangan ku , porsi jumbo untuk 1piring dan jus dengan gelas besar" pinta Franky lalu menutup teleponnya


Franky lalu bangkit dari kursinya dan melangkah ke sofa tempat Cherry duduk


Franky memperhatikan iPad yang Cherry pegang terdapat banyak grafik dilayar iPad nya


" Ada apa sayang?" tanya Franky dengan merentangkan tangannya dibelakang Cherry


" Sepertinya bulan ini omset cafe kakak mengalami kenaikan 80% , bulan yang lalu hanya mencapai 73% , dan sebelumnya paling tinggi 68%" kata cherry menyimpulkan setelah meriset dan mengecek omset omset bulan yang lalu


"Kamu semakin pintar sayang , hehehe... jadi kita bisa menaikkan gaji karyawan" kata Franky dengan mengelus puncak kepala Cherry


" Iya kak ,hehehe" kata Cherry dengan tertawa


TOK


TOK


TOK


" Masuk"


Hansen masuk dan membawa makanan dan segelas jus


" Letakkan saja disini " kata Franky kepada Hansen


" Hansen, bulan ini berikan bonus bagi karyawan yang berprestasi dan rajin , nanti aku akan kirimkan datanya ke email-mu


" Baik bos" Hansen meletakkan makanan dan minuman diatas meja lalu melirik Cherry sejenak


Cherry yang sedang fokus melihat dilayar iPad nya tidak menyadarinya , namun mata Franky memperhatikan Hansen


" Terimakasih Hansen , kembalilah bekerja" kata Franky mengalihkan perhatian Hansen


" Baik tuan.." kata Hansen lalu menundukkan kepalanya dan berlalu dari ruangan Franky


Sepeninggal Hansen


Franky mengambil gelas berisi air putih dan meminumnya


" Sayang, kita makan dulu" katanya lalu mengambil piringnya dan menyuapi Cherry lalu dia sendiri pun makan


Cherry mematikan iPad nya dan meletakkan dimeja lalu membuka mulutnya karena disuapi Franky


Mereka menikmati makan siang sepiring berdua dicafe dengan tenang .

__ADS_1


__ADS_2