
Selama beberapa jam Franky berkutat dengan pekerjaan lewat tabletnya , dan membalas semua email dari karyawan juga relasinya
Tak lama dia menyelesaikan pekerjaannya dan mematikan tabletnya ,dia mengambil ponselnya lalu mengirim pesan kepada Hansen
" Saat makan siang, tolong antarkan makan siang ke apartemen ku" pesan Franky pada Hansen
Sudah beberapa jam juga Cherry tidur dipangkuan Franky dengan tenang
Franky memperhatikan wajah damai Cherry yang tertidur , dia mengusap lembut kepalanya , lalu dia pun memejamkan matanya dan menyandarkan kepalanya di sandaran sofa ,tak lama dia pun tertidur
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
DI PERUSAHAAN RICHZ
Freddy, Marco ,Leo ONG , LIANA, Tuan dan Nyonya ZHANG berada di ruangan LEO ONG dan mereka semua sedang duduk disofa
" Tuan ZHANG , aku membutuhkan koneksi lebih luas lagi untuk mencari dimana putri kandung anda, mungkin butuh beberapa hari untuk mengetahui nya, dan kami juga butuh darah anda atau rambut untuk tes DNA" kata Freddy
" Baiklah..aku akan membantu juga dalam mencari informasi dimana keberadaan putri kami, kapanpun akan dilakukan tes , saya siap!" ucap Tuan ZHANG
" Terimakasih banyak sudah merepotkan kalian" kata Nyonya ZHANG
" Jangan begitu Nyonya , kita hanya manusia biasa yang saling bergantungan , hari ini kalian membutuhkan kami , tapi dilain waktu,mungkin kami yang butuh bantuan kalian" kata LIANA dengan senyuman manis sambil mengelus lengan Nyonya ZHANG
" Jika kalian membutuhkan bantuan kami, jangan sungkan untuk memberitahu kami, Tuan dan Nyonya ONG!" kata Nyonya ZHANG dengan menggenggam tangan LIANA
LIANA menggangguk dan tersenyum
DRRRTTZZZ
Ponsel Freddy berdering,
panggilan dari Franky , Freddy permisi keluar untuk menerima panggilan
" Tuan dan nyonya ONG , anda berdua memang sangat beruntung , memiliki anak anak selain tampan juga sangat cerdas dan bijaksana,benar-benar membuat Keluarga lain iri , Tuan dan Nyonya ONG" puji Tuan ZHANG
" Anda terlalu memuji Tuan, bagi kami anak kami adalah anugrah dan karunia , jika mereka terlihat dengan apa yang anda katakan, mungkin itu adalah jodoh karma baik kami yang secara tidak sadar kami lakukan" kata LEO ONG merendah
" Hahahaha...anda terlalu merendahkan diri , Tuan...apa yang saya katakan tadi bukan pujian , tetapi adalah kenyataan , walau saya tidak mengetahui secara pasti apa pekerjaan yang sebenarnya dari anak anak anda , tapi dari penglihatan ku , mereka sangat hebat, sama seperti ayahnya,
yang saya dengar Franky memiliki beberapa bisnis, tapi Freddy , saya belum mendengar apapun"
"Hahaha... Freddy membantu ku dibalik layar Tuan...hehehe" kata LEO ONG dengan tetap menyembunyikan jati diri Freddy
Tak lama Freddy masuk
"Ayah , Ibu..nanti malam kita akan menjenguk Cherry" kata Freddy setelah masuk dan duduk disofa
" Kenapa dengan Cherry?" tanya LIANA khawatir
" Kakak bilang kesehatannya sedang drop dan tekanan darahnya rendah"
" Oo..baiklah , setelah ini kita langsung kesana saja , jangan menunggu malam" kata LIANA
" Cherry? apa gadis itu tunangan Franky?...Anda sangat menyayangi calon menantu anda, Nyonya , terlihat sekali anda sangat khawatir!" goda Nyonya ZHANG dengan tertawa kecil
" Cherry adalah jiwanya Franky, anda akan tersanjung jika anda mengetahui bagaimana perjalanan Franky hingga bisa bertunangan dengan Cherry" kata LIANA dengan tersenyum
" Oh ya?hmmm...aku akan siap mendengar ceritanya" kata Nyonya ZHANG
" Baiklah , karena kalian ada urusan keluarga, maka kami ijin pamit dulu" kata Tuan ZHANG dengan sopan lalu berdiri di ikuti istrinya
__ADS_1
LEO ONG , LIANA ,Freddy dan Marco pun berdiri
"Baiklah tuan ZHANG, setelah kami mendapat informasi lagi , kami akan menghubungi anda" kata Freddy dengan menyalami tuan ZHANG
" Terimakasih Tuan muda Freddy, Anda memang yang terbaik" kata Tuan ZHANG dengan membalas menyalami Freddy
LEO ONG, LIANA , Freddy dan Marco mengantar Tuan dan Nyonya ZHANG sampai di lift ,
Setelah mereka masuk kedalam lift ,tak lama Marco yang berada disana juga permisi mengundurkan diri
" Tuan , Nyonya , Freddy..saya permisi dulu ada hal yang harus saya selesaikan" kata Marco sopan
Freddy lalu berjalan kearah Marco dan menepuk bahunya
" Thanks Bro" kata Freddy dengan tersenyum
" Ini penghargaan atau sebuah peringatan? hahaha" ejek Marco
" Dua dua nya , pujian karena membantu ku dan peringatan karena kasus ini sudah berjalan beberapa hari tapi belum ada titik terang, hahaha" goda Freddy
" Aku sudah memberi tahu mu bukan?, mungkin akan memakan waktu seminggu paling cepatnya, hehehe"
" Jika telat , maka akan banyak kasus lagi untuk mu, hahaha"
" Apapun itu , aku akan menyelesaikan ,hahaha"
" Bagus.. HAHAHAHA" Freddy menyenggol lengan Marco lalu mereka tertawa
" Terimakasih banyak Marco " kata Ayah Franky
"Jangan sungkan Om , apa pun untuk keluarga ONG, pasti akan aku usahakan , saya permisi Om , Tante" ucap Marco lalu menunjukkan kepadanya dan berlalu dari hadapan mereka menuju lift
" Ya , Sebentar ,ibu ambil tas Ibu dulu didalam" kata LIANA lalu memutar badannya dan berjalan ke ruangan suaminya dan mengambil tasnya
Tak lama LIANA keluar dengan menenteng tasnya
" Ayo , tapi kita singgah ke minimarket dan cafe kakakmu dulu, ibu akan membeli buah juga suplemen untuk Cherry dan Ibu akan memasak dicafe kakakmu ,kita sekalian makan siang di apartemen kakakmu" pinta ibu Franky sambil berjalan ke arah lift
" Beres Bu..." kata Freddy dengan tersenyum
Setelah mereka sampai di depan lift , Freddy menekan tombol lift , tak lama pintu lift terbuka, dan mereka semua masuk, lift bergerak turun ke bawah ,
"TING"
Pintu lift terbuka dan mereka semua keluar dari lift , dan berjalan menuju lobby , setelah menunggu supir membawa mobil mereka , kemudian mereka semua masuk ke dalam mobil
Supir mengantar mereka ke minimarket, mereka semua turun untuk membeli beberapa keperluan ,setelah membayar belanjaan , mereka pun keluar dan meletakkan barang belanjaan didalam bagasi mobil , lalu masuk kedalam mobil
Supir membawa mereka sampai di apartemen Franky , menyadari Keluarga dari pemilik apartemen dan moll tersebut datang, satpam yang sedang bertugas membungkukkan badannya.
"Selamat siang Tuan dan Nyonya besar, tuan muda" sapa satpam tersebut satu persatu
Keluarga ONG hanya mengganggukkan kepalanya sambil berjalan ke arah lift ,
Lift terbuka, mereka masuk dan tak lama lift terbuka , mereka keluar dan menuju pintu apartemen Franky
Saat melewati cafe milik Franky, mereka masuk kedalam cafe tersebut
Hansen yang kebetulan keluar dari pantry , berpapasan dengan LIANA
" Nyonya besar , anda kesini?"
__ADS_1
tanya Hansen terkejut
" Iya Hansen , Cherry kurang sehat jadi aku kemari mau memasak makan siang buat kami semua ,juga melihat kondisi Cherry"
" Cherry sakit?? hmm..tuan Franky memesan saya mengantarkan makan siang mereka?"
" Tak apa , biar saya sekalian saja ke apartemennya nanti saya sampaikan kepada dia"
" Baik Nyonya"
Selama beberapa jam Ibu Franky mengolah 3jenis sayuran tanpa bantuan koki , karena para koki sedang sibuk melayani pesanan tamu yang datang ke cafe untuk makan siang
Sedangkan Freddy dan ayahnya sedang membahas beberapa hal mengenai pekerjaan diruang kerja Franky dengan serius, hingga Ibu Franky datang menghampiri pun , mereka tidak menyadarinya
" Ekhemm...begitu serius kah pekerjaan kalian sehingga tidak menyadari jika Ibu datang?" Goda Ibu Franky
" Ibu. apa sudah siap?"
" Sudah..ayo jalan" Ibu Franky mengajak suami dan anaknya keluar dari cafe dengan menenteng 2rantang dan tas nya
Sedangkan Freddy membawa buah-buahan dan suplemen untuk Cherry ,
" Sini aku bawakan rantangnya" kata Ayah Franky dengan mengambil alih 2rantang dari tangan Ibu Franky
Ibu Franky hanya tersenyum memandang suaminya yang begitu perhatian
"TING TONG"
Bel apartemen Franky berbunyi
Franky yang saja memejamkan matanya dan tertidur , terkejut mendengar suara bel apartemennya berbunyi, begitu juga dengan Cherry
Cherry terkejut dan membuka matanya lalu bangun dan duduk
"Sayang..apa kamu terkejut?" tanya Franky dengan mengelus kepala Cherry
" Iya , tapi siapa yang datang?" tanya Cherry
" amungkin Hansen , karena aku tadi memesan makan siang kita diantar kesini , apa masih berkunang-kunang?"tanya Franky
" Agak lumayan kak" kata Cherry
" Baiklah , aku buka pintu dulu , kamu istirahat saja" kata Franky lalu bangkit dari duduknya kemudian memutar badannya dan berjalan keluar dari kemar Cherry
Cherry pelan pelan berdiri dan berjalan dan masuk ke kamar mandi ,
Saat tiba di pintu utama apartemennya , Franky membuka lubang kecil dipintunya, dia terkejut melihat orang tuanya dan Freddy didepan apartemennya , lalu dengan segera Franky membuka pintu
" Apa ini sudah malam?" tanya Franky binggung
" Hahahaha..apa kalian sedang bermesraan Hinga tidak tahu waktu?" ejek Freddy
"Kami ketiduran , sini ayah..." jawab Franky santai lalu mengambil alih rantang yang pegang Ayahnya
" Masuklah" kata Franky
" Kalian bukan melakukan malam pertama kan?" ejek Freddy
" Jika mau ku lakukan, kau juga tidak bisa melarang ku" jawab Franky seenaknya
" Heii , dia masih sekolah kak!" Freddy sedikit jengkel
__ADS_1