
Gerbang pintu utama dibuka oleh satpam
Mobil Franky meluncur cantik dibagasi rumah
Franky dan Cherry turun dari mobil
Franky membuka bagasi mobilnya dan mengeluarkan kardus yang berisi pakaian dan perlengkapan Cherry
Satpam yang melihatnya langsung membantu Franky mengangkat kardus-kardus tersebut masuk ke dalam rumah
" Bapak lembur?" tanya Cherry kepada satpam
" Iya ,nona Cherry" jawab satpam itu sambil mengangkat kardus yang lain
" Apa malam tahun baru , bapak tidak berkumpul dengan keluarga?' tanya Cherry lagi
" Saya tidak memiliki keluarga nona cherry , Keluarga ONG adalah keluarga ku " kata satpam itu tersenyum menundukkan kepalanya sambil mengangkat kardus masuk kedalam
Cherry membalas senyuman satpam ,jika dipikir , nasib satpam itu sama seperti dirinya, tidak memiliki keluarga lagi , yang dimilikinya sekarang hanya Franky beserta keluarga ONG
Setelah selesai membawa kardus-kardus tersebut masuk ke dalam rumah, Franky dan Cherry berjalan masuk kedalam
Didalam rumah tampak ramai , LIANA dan Bibi Wang sibuk mempersiapkan bahan-bahan steam boat dimeja makan
Sedangkan LEO ONG dan Freddy tampak sibuk mempersiapkan bahan-bahan di halaman rumah untuk BBQ
" Kakak , apa semua pekerja disini tidak memiliki keluarga?, sehingga mereka tidak pulang?" tanya Cherry dengan berbisik ditelinga Franky
Franky tersenyum melihat Cherry yang sangat perhatian terhadap para pekerjanya
" Sayang...tidak semua pekerja memiliki keluarga , ada yang memiliki keluarga tapi tidak utuh , dan juga ada yang punya tapi tidak bisa berkumpul, ada yang punya keluarga,tapi ayah dan ibu , menyuruh mereka datang kesini untuk kumpul bersama dengan kita menikmati makan malam di malam tahun baru ini bersama kita , coba lihat di halaman rumah,sudah banyak dari keluarga pekerja kita yang sudah berkumpul dengan keluarganya , sedangkan beberapa satpam tadi dia tidak memiliki siapa-siapa lagi" Franky menjelaskan sambil merangkul bahu Cherry
"Ayo , kita sapa Ayah dan Ibu" ajak Franky lalu membawa Cherry ke dapur
" Ibu" kata Franky dan Cherry bersamaan
LIANA yang sedang sibuk didapur , memutar kepalanya melihat ke arah Franky dan Cherry
",Sayang, sudah sampai , Sebentar lagi siap "
" Baiklah Bu , kita mau sapa Ayah dan mandi dulu" Franky dan Cherry lalu berjalan ke halaman belakang
" Ayah" sapa Cherry dan Franky kepada LEO ONG
" Kak Freddy" sapa Cherry
LEO ONG dan Freddy yang sedang sibuk mempersiapkan bahan juga memutar badannya melihat ke arah Franky dan Cherry
" Bersiap siap lah , kita makan malam bersama mereka semua" kata Ayah Franky
" Iya ayah" jawab Franky
" Cherry... sudah sampai?" tanya Freddy
" Iya kak , kita mandi dulu ya kak , nanti kita menyusul" kata Cherry
" Baiklah "kata Freddy
Franky dan Cherry berjalan menuju kamarnya
" Kakak , kardusnya akan disusun dimana?" tanya Cherry setelah melihat banyak kardus yang tergeletak dilantai kamar Franky
" Kamu maunya susun dimana? dikamar ini atau dikamar pengantin kita?" goda Franky dengan tertawa
" Kakak , aku bertanya serius" kata Cherry dengan kesal
" Aku juga serius sayang!" kata Franky sambil mengangkat dagu Cherry lalu mengecupnya
" Maukah kau menikah denganku , Cherry?" tanya Franky dengan menapuk wajah Cherry
__ADS_1
" Aku mau ,tapi biarkan aku mengejar cita-cita ku terlebih dahulu" kata Cherry dengan memegang pinggang Franky
" Menjadi seorang hairstylist?" tanya Franky
" Iya , dan memiliki sebuah MOLL seperti calon suamiku" Kata Cherry dengan tersenyum manis
" Baik, akan aku kabulkan , tapi setelah kamu memiliki sebuah MOLL dan menjadi hairstylist , kamu harus menikah dengan ku" kata Franky
" Pasti nya dengan umur yang sesuai, hehehe" Goda Cherry
" Iya , dasar nakal , berani menggoda ku" kata Franky dengan tertawa
" Kakak mandi lah dulu , aku susun barang ini Sebentar" kata Cherry
" Menyusun barang ini semua , tidak akan bisa sebentar, sayang" kata Franky lalu mengambil salah satu kardus dan mencari sebuah gaun berwarna merah
" Setelah mandi ganti dengan gaun ini" pinta Franky lalu mengambil paper bag
" Aku akan menyusun alat skin care dan perlengkapan mandi ini dulu" kata Franky lalu berjalan kemeja rias untuk menyusun kosmetik Cherry lalu beranjak kekamar mandi untuk menyusun perlengkapan mandi yang tadi dibelinya
Cherry menaruh gaun merah tadi di tempat tidur lalu membuka kardus yang lain ,lalu menyusun dilemari
Franky yang sudah menyusun barang peralatan mandi tersebut lalu dia pun membersihkan diri
Sekitar setengah jam , franyky menyelesaikan mandinya , kemudian dia keluar dari kamar mandi dengan handuk membungkus tubuh bagian bawah dan telanjang dibagian dada lalu menghampiri Cherry
"Mandilah, mereka sedang menunggu kita makan malam" kata Franky dengan berjongkok dan memeluk Cherry dari belakang
Cherry memutar kepalanya melihat Franky
" Kakak pakai baju dulu , jangan begitu, nanti ada yang masuk dan mengira kita melakukan hal yang tidak-tidak" kata Cherry lalu berdiri dengan menutup matanya dengan kedua tangannya
Franky berdiri lalu memegang pinggang Cherry
" Kenapa harus menutup mata, bukankah akan lebih indah jika bertelanjang dada, hehehehe" goda Franky dengan tertawa
" KAKAK MESUM" teriak Cherry lalu berlari masuk kekamar mandi
Tak lama Cherry membuka pintu kamar mandi sedikit mengintip , dilihatnya Franky sedang membereskan pakaian Cherry yang ada di kardus dan disusun dilemari pakaiannya
" Kakak"
Franky memutar badannya ketika mendengar suara Cherry dari kamar mandi lalu berjalan menuju kamar mandi
" Ada apa sayang?" tanya Franky penuh perhatian
" kakak jangan kesini , aku hanya mau minta tolong kakak , ambilkan aku handuk dan gaun merah itu dikasur" jelas Cherry
" Kalau aku tidak kesana , bagaimana aku bisa mengambilkannya untuk mu ,sayang?"
" Ya..ya ya. " jawab Cherry yang tidak ingin berdebat lagi
Franky mengambil handuk tanpa mengambil gaun ,Terbesit ide jahil mengerjai Cherry
,
" Ini handuknya" kata Franky saat sudah didepan pintu kamar mandi
" Hah , gaunnya?"
" Keringkan dulu baru keluar ganti gaun mu"
Cherry menutup pintu kamar mandi dengan mencebikkan bibirnya
Tak lama dia menggunakan handuk untuk membungkus badannya dan keluar dari kamar mandi
Franky yang sedari tadi menunggu Cherry sambil menyusun pakaian Cherry ke lemari , tersenyum melihat Cherry Keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan tangan Cherry memegang handuk yang membungkus badannya
Cherry melihat gaunnya dikasur lalu mengambilnya , ketika hendak memutar badannya menuju kamar mandi kembali, lengannya ditarik oleh franky
__ADS_1
" Gantilah disini" goda Franky dengan memeluk pinggang Cherry
" Kakak , jangan begitu...aku akan menggantinya dikamar mandi" kata Cherry dengan gemetaran
Franky menyadari tubuh Cherry gemetaran dan wajahnya pucat
"Sayang , kamu tidak apa-apa?"
" Aku baik baik saja, aku berganti dulu" Cherry lalu melangkah kekamar mandi
Franky pun membiarkan Cherry kekamar mandi untuk berganti,
Melihatnya gemetaran dan wajahnya pucat,dia pun tidak tega untuk mengerjainya lagi dan kembali menyusun pakaian dilemari , hingga tinggal satu kardus ,
Tak lama Cherry keluar kamar mandi dengan gaun merah ,
Cherry menggoyang kan kepalanya agar rambutnya tidak sangkut
kulit Cherry yang putih bersih ,nampak sangat cantik seperti bidadari
Franky terpana melihatnya dan mendekati nya
" Sayang, kamu kenapa gemetaran tadi? apa kamu kedinginan?" tanya Franky mengelus wajah Cherry
" Tidak apa kak, sekilas aku teringat saat Gary memaksaku untuk..." Cherry terhenti mengingat waktu itu saat David dan Gary menculiknya dan hendak memaksa Cherry menciumnya
Franky mengerti dan langsung memeluk Cherry
"Maafkan aku....Jangan mengingat hal-hal yang tidak menyenangkan lagi, lupakanlah hal buruk itu" ucap Franky dengan mengelus rambut Cherry dan menyelipkan dibelakang telinga Cherry
" Duduklah , aku keringkan rambut mu" Franky mengambil hairdryer nya lalu mengeringkan rambut Cherry
Cherry menggunakan kosmetik yang tadi dibeli oleh Franky
Setelah rambut Cherry kering , Cherry mengikat setengah rambutnya dan setengahnya lagi dibiarkan tergerai lalu memoleskan liptin dibibir nya
Franky yang sedari tadi memperhatikan dari belakang Cherry dan melihat Cherry dari cermin dengan melipat tangannya didepan dadanya dan menyandarkan tubuhnya ditembok
" Kamu sangat cantik ,sayang" kata Franky lalu mendekati Cherry dan menautkan jari tangan mereka
"Ayo kita keluar , sudah saatnya makan malam" kaya Franky dengan tersenyum manis
Mereka pun keluar dari kamar dan membaur dengan keluarga Franky dan para pekerja yang berkumpul disana
Penampilan Cherry yang sederhana namun sangat cantik dan elegan menjadi pusat perhatian
Gaun merah yang membalut tubuh Cherry yang putih bersih ,tampak bersinar ,
Tangan Cherry tidak pernah lepas dari genggaman Franky
Para pekerja yang sudah mengetahui karakter Franky, tidak berani menatap terlalu lama kecantikan Cherry
Freddy sendiri tidak bisa mengarahkan pandangannya ketempat lain,
" AKU HANYA BISA MELIHATMU, TAPI TIDAK BISA MEMILIKI DIRI MU " ucap Freddy dalam hati
Saat makan , tangan kiri Franky terus merangkul bahu Cherry dan sesekali diletakkan diatas sandaran kursi
Freddy yang melihatnya hanya menggeleng kepala
" Cherry tidak akan kabur ataupun pergi dari rumah ini , tidak usah over protektif begitu" ejek Freddy
" Tak peduli dimana saja , Cherry harus dalam penjagaan ku" kata Franky
Makan malam mereka sangat damai dan para pekerja juga menikmati makan malam bersama keluarga mereka dihalaman yang luas
Sesekali Franky memperlihatkan keromantisan mereka didepan semua orang yang hadir disana
Acara makan malam sudah usai , mereka semua menikmatinya lagu yang diputar oleh Freddy diruang tamu dan halaman , semuanya menikmati sambil berbincang-bincang
__ADS_1
Selang dua jam mereka berkumpul di halaman untuk menikmati acara panggang atau istilah BBQ