Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
UNDANGAN


__ADS_3

Hari-hari berlalu , kegiatan berjalan seperti biasa , sudah sebulan David hanya berkunjung kerumah cherry sepekan sekali , terkadang tidak sama sekali , Cherry yang tidak banyak menuntut juga tidak banyak bertanya hanya menjalani seperti air mengalir , disela sela waktu , terkadang Franky menelepon ,sekedar menanyakan kabar juga mengobrol banyak.


Terkadang Franky mengantar jemput Cherry ke vihara tanpa sepengetahuan David , karena Franky menjaga agar David serta Fani tidak mengetahui nya , Cherry yang menganggap Franky teman yang baik serta friendly merasa nyaman dekat dengan Franky, bahkan Franky yang lebih banyak meluangkan waktu untuk Cherry dibanding David


David yang setiap saat selalu diteror oleh Fani untuk membuat hidup Cherry hancur, menjadi momok buat David ,


Karena tak ada jawaban pasti dari David , akhirnya Fani membuat rencana bersama team nya


" David..... valentine nanti , Jeannie ulang tahun , kamu datang ya , jemput aku " kata Fani seraya pergi meninggalkan David yang duduk diteras rumahnya sambil merokok.


⭐⭐⭐⭐⭐


KEESOKAN HARINYA DI SEKOLAH CHERRY


" Cherry...." teriak Jeannie saat cherry melewati kelas nya hendak pulang


Cherry menoleh kebelakang


" iya?" lalu melihat Jeannie berjalan ke arahnya dan menyerahkan kartu undangan


"Lusa aku ulang tahun , datang ya..enggak usah bawa apa apa..." kata Jeannie dengan tersenyum dan berlalu pergi


Cherry membuka kartu undangan tersebut dan membaca


" Ulang tahun di Resto&Hotel XXX" . Cherry memasukkan kembali undangan tersebut kedalam tasnya dan berjalan pulang.


Sesampainya dirumah , seperti biasa cherry mandi ,makan kemudian menggulang pelajaran nya , tiba tiba ponselnya berdering

__ADS_1


"DRRRTTZZZ"


FRANKY MEMANGGIL.....


"Halo" sapa cherry


"Halo , kenapa suaranya sepertinya gak bersemangat , lagi apa?" suara Franky dari sebrang


" Iya , aku dapat undangan acara ulang tahun dari temanku, aku binggung mau kasih kado apa?"kata Cherry sambil menatap langit-langit kamarnya


"*O*oh , kirain kenapa? kalau kamu binggung , gimana kalau kita pergi bersama untuk membeli?" tawar Franky


" Tidak usah, terima kasih,aku beli sendiri saja , nanti kalau kita pergi bersama yang nanti banyak kesalahpahaman, hehehehe" tolak Cherry halus


" Hanya David yang salah paham, Cherry sayang" guman franky dalam hati


" Tergantung sich , kalau baju nya mahal tapi modelnya udah enggak sesuai terus kalau tasnya mahal, aku tidak sanggup membeli" cherry berkata dengan lirih


" Cherry ku sayang, barang apapun yang kamu kasih ke Jeannie, tidak sebanding dengan niat kamu, lagian Jeannie tidak akan menghargai itu" kata Franky dalam hati


" Gini aja , aku akan kirim 2 paket , 1 itu kadonya besok kerumah kamu...kamu enggak usah buka , tinggal kamu kasih saja ke teman mu.... 1 lagi nyusul dihari berikutnya , soalnya aku akan keluar negri untuk melakukan perjalanan bisnis , aku berharap kamu tidak menolak" pinta Franky dengan lembut


Cherry mendengar suara Franky dengan sangat lembut dan memohon hanya berkata


"Baiklah aku terima , Terima kasih...tapi berapa lama?"tanya Cherry seperti ada yang kosong mendengar kabar Franky akan keluar negri


"*Ji*ka urusannya cepat selesai paling seminggu, jika lama bisa memakan waktu 1bulan" jawab Franky sambil memandangi foto Cherry di kamarnya

__ADS_1


" aku pasti akan merindukan mu , cherry" kata Franky sedih dalam hati


* Oo..." kata cherry , entah kenapa hatinya serasa ingin menangis, Cherry tidak tau mengapa hatinya ingin mengatakan " Jangan tinggalkan aku"


Beberapa detik terdiam , Franky merasa heran


" *Halo... Cherry, halo.... Cherry. apa kamu masih mendengar " Franky panik langsung berdiri karena tidak ada jawaban " Halo.. Cherry*" katanya lagi


Cherry yang melamun sedih tiba tiba sadar mendengar suara Franky memanggilnya


" Iya, ekhem..." dengan suara serak dan berekhem untuk menormalkan suaranya


Franky lega mendengar kembali suara cherry " Kamu menangis karena aku pergi?"tanya franky dalam hati , ada rasa bahagia dalam hatinya karena cherry merasa sedih saat dia tak ada


" *K*amu kenapa?" Tanya Franky lembut


" Tidak apa-apa...kamu hati-hati disana ya , fokus sama kerjaan kamu , biar cepat selesai" kata Cherry memberi semangat


"Aku akan menelepon mu sebelum berangkat dan sesudah sampai ya , sekarang kamu cepat istirahat ,udah malam ini, mimpi indah ya " ucap Franky


" Iya , kamu juga ya.... Terima kasih atas semuanya , byeee" ucap Cherry mengakhiri percakapan mereka


Cherry mencerna apa yang baru saja dia rasakan , mengapa perlakuan David dengan Franky sangat berbeda


Franky sangat rutin menelepon ,bahkan jika tidak menelpon, dia akan mengirimkan pesan walau sebatas mengatakan jangan lupa makan , menanyakan kabar , atau sekedar berkata manis sedangkan David jarang sekali melepon , bahkan jika datang hanya seminggu sekali bahkan jarang


" David , hubungan kita ini sebenarnya Bagaimana? , PUSING " Cherry merasa kepalanya berat dan membaringkan tubuhnya keranjang ,tak lama masuk kedalam mimpi indah

__ADS_1


__ADS_2