Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
PRIORITAS UTAMA


__ADS_3

" Baik lah..karena pembicaraan hari ini sudah mencapai kesepakatan, dan hari sudah semakin siang , mari kita makan siang dulu..." kata Ibunda Franky mengajak semua makan siang, sedari tadi beliau menjadi pendengar yang baik atas diskusi anak-anaknya


Mereka semua beranjak dari ruang keluarga menuju meja makan ,


Saat mereka tiba di meja makan, Cherry menggantungkan tas selempang dikursi makan lalu berbisik ke Franky


"Aku kekamar mandi sebentar" , setelah mendapat anggukan dari Franky , Cherry berjalan menuju kamar mandi.


Franky dan keluarga nya duduk dimeja makan,lalu para pelayan menghidangkan makanan diatas meja


Ibu franky menuangkan jus jeruk ke gelas suami , Franky, Freddy dan juga di gelas Cherry


Tak berapa lama , Cherry pun keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju meja makan , Franky berdiri dan menggeser kursi untuk Cherry , Cherry tersenyum lalu duduk


" Terima kasih" ucap Cherry yang langsung mendapat kecupan di kening dari Franky


"Sama-sama sayang" balas Franky dengan kedua tangan memegang bahu Cherry


Mereka yang melihat pemandangan romantis itu hanya tersenyum , namun tidak dengan Freddy yang melihatnya dengan sorot mata tajam


" Acara romantisnya bisa dilanjutkan setelah selesai makan" ucap Freddy kesal ,jiwa jomblonya langsung naik ke ubun-ubun melihat pemandangan romantis yang ditunjukkan oleh kakaknya


Franky yang sangat peka tidak peduli , dia langsung menyendokkan beberapa macam lauk ke piring Cherry kemudian menyuapi Cherry lalu mencium nya , Cherry terkejut dengan perlakuan Franky lalu menutup mulutnya dan tertunduk karena malu


Orang tua Franky hanya menggeleng kepalanya ,mereka tidak marah karena memang begitulah jika anak-anaknya berkumpul , walau sering mengejek, tetapi rasa kasih sayang sesama saudara tetap menjadi prioritas utama

__ADS_1


" Jangan salahkan aku jika saat Cherry di jerman nanti, aku yang akan membuat Cherry jatuh cinta padaku, pastinya akan membuat mu cemburu buta , jika kakak terus mempertunjukkan keromantisan kalian" seru Freddy yang terus memprovokasi kakaknya


Franky terdiam lalu memalingkan wajah melihat Cherry yang masih tertunduk


" Sayang...jangan pernah berpaling dariku " harap Franky dengan menggenggam tangan Cherry


Cherry menoleh ke wajah Franky yang kelihatan galau


"Selama kakak setia , aku juga akan setia" ucap Cherry sambil menepuk punggung tangan Franky yang sedang menggenggamnya


" Sudah..., sekarang makan dulu, berdebat nya di lanjutkan setelah selesai makan" setelah lama terdiam , akhirnya Ayah Franky membuka pembicaraan lalu memasukkan makanan kedalam mulutnya


Mereka pun makan siang dengan damai , terkadang sesekali Freddy iseng menggoda Cherry yang membuat Franky cemburu


Setelah mereka selesai makan siang , Franky dan Cherry pun pamit untuk memantau cafenya


" Hati-hati nak..." kata Ibu Franky sambil menepuk pundak Franky


" Kami permisi Pak..Buk..kak Freddy" Cherry berucap seraya mencium pipi Ibunya Franky


" Iya ,sayang...jika sudah sampai apartemen, lekas istirahat ya!" kata ibu Franky


" Baik buk.."


" Cherry... dalam waktu dekat , paspor mu akan selesai" ucap Freddy dan dengan sengaja menyelipkan rambut dibelakang telinga Cherry , dan itu membuat hati Franky memanas

__ADS_1


" Sudah....ayo " Franky langsung menarik tangan Cherry pergi dan membawanya langsung ke halaman rumah utama menuju mobil sport mewahnya, setelah Cherry masuk kedalam mobil , Franky membalikkan badan dan menatap Freddy dengan tatapan yang tidak bisa dijelaskan , lalu melangkah memutari mobilnya dan masuk , kemudian meninggalkan rumah utama


Kedua Orang tua Freddy berdiri di teras rumah sambil menggeleng kepalanya melihat tingkah anaknya


Freddy sendiri tertawa lepas dan bahagia karena membuat kakaknya cemburu


" Kamu ini , apa ingin bersaing dengan kakak mu soal wanita?" tanya Ayahnya


" Selama di KUA belum ada status suami istri , apa salahnya? hahahaha.." kata Freddy tertawa tetapi mendapat sambutan pukulan dari Ayahnya


" Jangan begitu, kakakmu itu sudah sangat lama mencintai Cherry " kata ayahnya menasehati


" Aduh...sakit ,Ayah.....tapi aku mencintai Cherry juga ayah , kalau tidak untuk apa aku bela-belain pulang sini hanya untuk melindungi nya" kata Freddy serius


" Kakakmu telah mengorbankan segalanya buat Cherry , kalau saja dia mau , mungkin sekarang kakakmu yang ada di posisi mu sekarang , dia mengalah buat kamu , harta , kekuasaan ,bahkan perusahaan luar negeri,dia serahkan untuk mu , demi menjaga Cherry disini" kata Ayahnya


" Aku mengerti ayah, jangan khawatir, aku juga akan melindungi dan mencintai Cherry selayaknya saudara kandung, karena tidak mungkin bagiku untuk menikahinya, terkecuali kakak merestuinya. hahahaha" goda Freddy sambil merangkul Ayahnya


" Dasar anak nakal" kata Ayahnya sambil tertawa kecil lalu memandang istrinya lalu berkata


"Ayok sayang...kita tinggalkan kepala preman yang jomblo ini" ejek Ayahnya kepada Freddy


" Aah..ayah...aku dengan siapa?" rengek Freddy


" Itu dengan bibi Wang..hahahahaha" canda Ayahnya sambil merangkul istrinya meninggalkan Freddy sendiri di ruang tamu

__ADS_1


" Iiiissstttt......" geramnya sambil menjambak rambutnya lalu berlari naik ke lantai atas menuju kamarnya


__ADS_2