
Waktu berjalan dengan cepat , Matahari sudah menampakkan sinarnya , sangat cerah...secerah suasana hati seorang pria yang kini baru saja siap mandi, Yup...siapa lagi kalau bukan si tampan dan si COOL FRANKY.....
Bibirnya terus mengukir senyuman , hatinya sangat bahagia, beberapa hari dia lewati bersama Cherry sungguh membuat mood booster meningkat , bahkan saham perusahaan ayahnya dan restorannya juga usaha yang lain melebihi target yang ditetapkan
" CHERRY ADALAH JIMAT KEBERUNTUNGAN KU"
Bibir Franky bersiul sambil memakai pakaiannya , dia berencana menjemput Cherry kebandara dengan membawa motor gedenya karena itu dia memilih pakaian kaos lengan panjang JUAN dengan warna NAVY , dan celana panjang berwarna senada , Selesai berpakaian , menyisir rambut dan menyemprotkan parfum , kemudian dia mengambil ponsel , mencari dan meletakkan ponselnya ditelinga
"HALO" jawab cherry
" Sekarang aku meluncur ya, sayang ..kamu siap-siap ya" kata Franky dengan tertawa kecil
"Iya , aku sudah siap,"
Mereka menutup telepon , baru saja dia ingin meletakkan ponsel disaku , ponselnya bergetar
DDRRTTTTZZZ
"Halo bos , Fani Sedari tadi memperhatikan nona Cherry , dengan gelagatnya yang sangat mencurigakan, dia ada meletakkan beberapa paku didepan rumah Cherry, bos" lapor anak buah Franky
"Alihkan perhatiannya ke tempat lain dan buang semua paku itu, jangan sampai melukai nona Cherry , aku akan kesana , jangan sampai motor mahal ku terinjak paku itu" perintah Franky lalu mengakhiri panggilan
Selesai memasukan ponsel dalam saku , dia mengambil dompet nya dimasukan ke dalam saku sebelah kiri , dan mengambil jaket dan kunci motor dan meninggalkan rumahnya dengan perasaan bertalu-talu bahagia.
__ADS_1
Sesampainya dirumah Cherry, Franky yang memperhatikan jalanan bersih dari paku itu kemudian melirik beberapa anak buahnya sedang memantau kondisi sekitar , dan mengganggukkan kepala , tanda bahwa pekerjaan mereka bagus,
"TIN..TIN..."
Suara klakson Franky terdengar oleh cherry yang sedang duduk diteras sambil memainkan ponselnya , dengan cepat Cherry memasukkan ponselnya kedalam tas kecilnya
Entah telepati atau sehati atau jodoh , mereka memakai warna yang sama , Cherry memakai Matt spandek kaos JEREMY NAVY. serta celana panjang dengan jaket berwarna pink
Cherry keluar dan mengunci pintu rumah nya , dan Franky memakaikan helm untuk Cherry, Cherry yang malu hanya menunduk ,
" Silahkan naik Tuan Putri ku...hahaha" goda Franky
Cherry yang malu diperlakukan begitu hanya bisa tersenyum , kemudian Franky memegang kedua tangan cherry dan diletakkan bersilang didepan perutnya
Ternyata dari balkon atas rumah Rita , Fani merekam saat Franky datang sampai mereka pergi, tapi karena Franky memakai motor dan helm ,Fani tidak mengetahui bahwa sosok pria yang membonceng Cherry pergi adalah Franky
" Dasar cewek murahan, sudah mendekati FRANKY, sekarang mendekati cowok lain , tapi cowok yang dia dekati pada tajir , ah...paling tak setampan Franky , bagus lah...aku sudah punya bukti , akan aku buat kamu menderita Cherry...." kata Fani dengan senyuman sinis
setengah jam menempuh perjalanan kebandara , akhirnya mereka sampai ,ketika Franky membuka helm , dia melirik ke arah Cherry yang kesusahan membuka helm ,
" Pengaitnya disini dan cara bukanya begini , sayang.." kata Franky seraya mengajari Cherry membuka helm
" Terimakasih kak" kata Cherry sambil tersenyum , Franky yang memperhatikan senyuman manis Cherry seolah tersihir dengan refleks dia berkata
__ADS_1
"Aku suka senyuman mu , teruslah tersenyum untuk ku" kata Franky , sadar dengan kata-katanya, Franky kemudian tertawa sambil merangkul Cherry untuk masuk
Sesampainya di tempat informasi, Franky yang membantu Cherry bicara , segala prosedur telah siap dilakukan , kemudian petugas itu berkata
" Abu jenazah akan dibawa pulang atau ditempatkan di tempat yang kami sediakan khusus untuk korban?
Petugas tersebut tidak mengetahui bahwa Franky lah yang membuat tempat khusus untuk korban terbakarnya pesawat
"Ditempatkan ditempat khusus untuk korban aja , dibagian VVIP kode TULIP"
Petugas itu terkejut dan baru menyadari ruangan itu dipesan khusus donatur ,dan donatur itu sekarang berada didepannya
" Baik" kata petugas tersebut
Setelah selesai mengurus semuanya, mereka beranjak pergi meninggalkan bandara dan melaju motornya ketempat lain
" Kita mau kemana?" kata Cherry memecah keheningan ketika dijalan
HAI HAI HAI READER YANG BUDIMAN
SELESAI MEMBACA JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA KARENA KITA SIMBIOSIS MUTUALISME
TERIMAKASIH 🙏🙏🙏
__ADS_1