
***Air mata yang tidak terhitung jumlahnya
Aku sudah sering menangis berkali kali
Telah berubah menjadi kupu-kupu
Berhenti pada daun yang jatuh ini
Salju yang tersapu oleh angin
Telah terkubur seribu tahun yang lalu
Aku sudah lama memakai kerinduan hanya untuk menanti dirimu muncul
KENANGAN,LAYU DAN JATUH PERLAHAN-LAHAN DISEKELILINGKU
Aku tidak bisa menghidupkan kembali gambar yang pernah bergerak sebelumnya
Biarkan aku tetap berada diambang reinkarnasi
Menunggu aliran cahaya
Untuk membiarkan ku melihat tahun tertentu diantara kita telah pernah mengatakan ramalan itu
Biarkan saat dimana kamu dibawa pergi dariku
Menjadi waktu peringatan kita akan kenangan
__ADS_1
Siapa yang bisa menyadari bahwa duniaku pernah menjadi bagian dari wajahmu***
Sebuah lagu WO MEN DE JI NIAN (Peringatan kita) mengalun indah ditelinga David dimalam ini , bayangan Cherry menari-nari di pikiran David , dia tidak pernah menyesal menyatakan perasaannya pada Cherry, hanya saja sekarang baru menyesali mengapa begitu mudah melepaskan Cherry
Hatinya bimbang, antara merebut kembali atau membiarkan Cherry tetap bersama Franky.
"Begitu bodoh melepaskan kan berlian yang indah, huh..." kesal David dengan membanting minuman kaleng diatas meja.
Awalnya David mengejar Cherry untuk balas dendam dengan Franky, tetapi tanpa disangka David malah termakan dendamnya dan kini dia benar-benar jatuh cinta dengan Cherry
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
Tepat pukul 8 malam , Jeannie, Rita , Fani dan Elis sudah berkumpul dirumah Rita , kemudian membahas tentang rencana untuk membakar rumah Cherry , setelah mempersiapkan semua keperluan , mereka semua langsung turun kebawah , dari atas Fani menyiram kan bensin di bagian atas seng , sedangkan yang lain menyiram dilantai luar dan dalam , saat mereka sibuk menyiram bensin, team anak buah Franky sibuk menyiram air sebanyak mungkin , tanpa Fani sadari.
Kemudian Jeannie melempar korek api yang telah dihidupkan , beberapa kali melempar namun api tetap padam ,
Teman-teman yang melihatnya terheran dan menuduh Jeannie bodoh ,
Lalu satu persatu dari mereka pun mencoba namun tidak ada yang berhasil
Akhirnya mereka menyerah , dan kembali kerumah Rita dan menyusun rencana yang lain kembali
" SIAL....,kenapa gagal terus?" umpat Fani lalu mereka berunding membahas rencana lanjutannya
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Jika David dan Fani yang galau ditempat lain, maka Franky dan Cherry sangat bahagia dan sangat menikmati makan malam mereka
__ADS_1
"Kakak , aku takut uangku tidak cukup" ucap Cherry jujur sambil memakan makanannya
Franky tertawa lalu berkata
"Nanti aku akan mencukupkannya" sambil memandang Cherry dan mengedipkan matanya disambut senyuman oleh Cherry
" Oo ya , besok kamu sekolah , kamu harus tau...teman mu tidak bole tau kalau kamu tinggal disini" pesan Franky
" Iya kakak.." jawab Cherry
" Oo ya , anak buahku melaporkan kalau Fani , Jeannie, Rita dan Elis gagal membakar rumah mu...apa kamu bahagia?"tanya Franky
" Kayaknya kebahagiaan ku adalah kamu..." ucap Cherry yang berhasil membuat Franky bahagia. hatinya seperti ingin melompat keluar
"Itu artinya kamu sudah menerima ku?"tanya Franky dengan bunyi jantung seperti genderang perang
" Iya .....apa udah expired? jika sudah , aku akan menarik kata kata ku" goda Cherry
" Hei ,siapa bilang? Demi kamu ,aku rela menunggu sampai memutih rambutku" kata Franky sedikit menggombal
" Aku tidak butuh kara-kata ,hanya cinta dan kesetiaan yang aku harapkan" ucap Cherry mantap
" Akan aku beri dan lakukan untuk mu, sayang?!! kata Franky seraya mencium kening Cherry
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
HAI HAI READER YANG BUDIMAN
__ADS_1
JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE
TERIMAKASIH 🙏 🙏🙏