
Para pelayan menyajikan menu menu yang dipesan oleh mereka berempat
" Kamu menyimpannya?" tanya Freddy
" Iya , aku menyimpan data kak Lena , karena dia hanya percaya padaku karena didalam database nya dia ada hubungannya dengan perdagangan manusia tingkat internasional"kata Jeannie
" Wow....TERUNGKAP FAKTA BARU" ucap Freddy dalam hati
" Lalu dimana kamu menyimpannya?" tanya Freddy lagi penasaran
"Apa kakak ingin tahu sekali?" tanya Jeannie ragu
" Iya , jika kamu tidak memberi tahukan aku , mungkin kita tidak akan berjumpa lagi"
" Apa maksudnya kak?"
" Jika kamu ingin menjadi tunanganku , kamu harus lah jujur dan setia, bukan merahasiakan hal sekecil apapun dariku" Freddy memasang jebakan dengan tersenyum licik
" Baiklah kak..., aku akan berkata jujur , sebenarnya data itu aku kasih ke kak Gisel , karena kak Gisel sepupu aku dan juga mencintai kak Franky , dan aku akan membantu kak Gisel , jadi jika kak Lena ingin merebut kak Franky, kami akan menggunakan data itu untuk mengancam dia untuk menjauhi kak Franky"
Franky dan Freddy saling memandang
" Jeannie...jika aku meminta mu untuk menyerahkan data itu , apa kau bersedia memberikannya padaku?" tanya Freddy lembut
Sekarang giliran Jeannie dan Gisel saling memandang
" Apa keuntungan kami?" tanya Jeannie
" Aku akan mempersiapkan suprise acara double date kita kedepan , di negara B selama 2bulan" tawar Freddy
Jeannie dan Gisel senang bukan main....lalu mereka berdua mengganggukkan kepalanya
" Baik.. setelah selesai makan , aku antar kalian kerumah Gisel ," kata Freddy
Mereka pun menikmati makan siang, tapi tiba-tiba Gisel memukul meja
" BRAAAK"
" WOOOIIII PELAYAN , KENAPA PESANAN SAYA TIDAK SESUAI?" teriaknya membuat seluruh orang yang ada dicafe tersebut terkejut terutama Jeannie, Freddy dan franky
Manager cafe yang bernama Morgan Liu datang dan menyapa
" Maaf nona , apa ada yang salah?"
" SAYA PESAN RAMEN INI DENGAN PEDASNYA LEVEL 3 , KENAPA INI PEDAS BANGET"
Morgan Liu lalu mengambil kertas orderan dan melihat
" Nona , disini ditulis ramen pedas level 8" jelas Morgan yang ingin tertawa terbahak bahak tapi takut dosa. hahahahaha
" HAH , aku tidak pernah tulis level 8 , SIAPA YANG MEMASAK?"
__ADS_1
"Koki kami,nona"
" PANGGIL DIA KEMARI"
Tak lama seorang koki datang dan menyapa " Maaf nona , saya koki yang memasak ramen anda , karena dalam catatan menu yang anda tulis , disana disebut peda level 8 , jadi saya rasa saya tidak membuat kesalahan"
" LANCANG SEKALI KAMU" Ujar Jeannie langsung berdiri dan menampar pipi koki tersebut ,
Koki tersebut memegang pipinya lalu membalikkan badannya dan berjalan keruangan Carina diikuti morgan
" Aku sudah tidak selera makan" kata Gisel
" Baiklah , aku antar kalian pulang dan mengambil data Lena ,Ayuk" ajak Freddy
"Apa ini kesan baik yang kau maksud? lebih baik dari Cherry ,inikah buktinya? heh" kata Franky kepada Jeannie dengan nada mengejek Gisel
" Tapi mereka keterlaluan Franky" bela Gisel
" Seharusnya kalau memang dirimu benar benar baik , maka bukan begini caranya , asal kamu tahu , jika Cherry mendapatkan perlakuan seperti ini , dia akan menghabiskan makanannya tanpa banyak protes" jelas Franky lalu membanting sumpitnya diatas meja dan melipat kedua tangannya didepan dada karena kesal
Freddy meminjam kunci mobil pegawai dicafe biasa untuk mengantar mereka pulang , dia sangat anti menggunakan mobil sport nya untuk mengantar mereka pulang
" Ayok...aku akan mengantar kalian pulang...." katanya sambil berlalu tanpa menunggu Jeannie dan Gisel
" Franky...ayo kerumah ku" ajak Gisel
" Maaf..aku ada urusan" kata Franky acuh sambil menatap ponselnya
Setelah kepergian mereka ,
" Makanan aku dan Freddy diantar ke ruangan Carina , yang bekas makan 2 cewek tadi , terserah mau di apakan, oke ...ini tip buat kamu"
Franky menyerahkan 2lembar uang berwarna merah kepada pelayan tadi lalu dia pun berjalan dengan cepat keruangan Carina
Pelayan yang mendapat uang tip sangat bersyukur
" Ya..Tuhan ,hanya melakukan tugas mudah, diberi tip yang begitu banyak , Terima kasih Tuhan...semoga tuan franky diberi kebahagiaan selalu"
Tadi sepeninggal Franky dan Freddy, Carina dan Cherry berada diruangan tersebut
" Cherry..aku minta maaf padamu karena aku memeluk dan mencium Franky didepan mu ,aku tidak tahu kalau kamu adalah tunangannya Franky" kata Carina menyesal
" Tidak apa kak , itu semua hanya salah paham , jangan diambil hati" kata Cherry tulus...
" Pantas saja Franky begitu mencintai mu , kamu bukan hanya cantik dan lembut tapi kamu sangat sangat pengertian dan baik hati juga mudah memaafkan....Cherry, duduklah sini ,kita liat Bagaimana Franky dan Freddy mengatasi 2 makhluk itu, hehehehe" canda Carina
"Hehehe...hanya masalah kecil kak...lagian , untuk apa kita mencari musuh, jika kita bisa menjadi saudara..hehehehe"
Cherry beranjak dari tempatnya dan duduk berhadapan dimeja kerja Carina
Saat Freddy mengirim pesan ke Morgan , semua berjalan sesuai rencana , menu pesanan di Gisel tulis ramen pedas level 3 ,di ubah menjadi level 8 oleh koki , koki sendiri sudah mengetahui rencana yang dijelaskan oleh Freddy , semua bekerjasama , sangat kompak
__ADS_1
Saat koki tersebut ditampar oleh Gisel , koki dan Morgan masuk ke ruangan Carina ,
Carina dengan cepat menyimpan semua rekaman CCTV dari awal hingga mereka bubar
Morgan memperhatikan Cherry , karena tidak mengetahui kapan Cherry masuk kedalam ruangannya
Tatapan Morgan sangat lama , bukan hanya memikirkan kapan Cherry masuk , tetapi memperhatikan setiap detail wajah Cherry dan penampilan Cherry yang cantik
" Seperti bidadari , tapi sejak kapan bidadari ini masuk?" katanya dalam hati
" Ada apa Morgan?" tanya Carina memecahkan lamunan Morgan
" Ehkm...tak apa nona , hmmm..nona ini?" sambil menunjuk ke arah Cherry
" Oow..iya , aku lupa , tadi dia masuk bersama Franky memakai jaket dan masker juga topi " jelas Carina
" Aah...yang itu , kenapa dia berpenampilan seperti itu, apa karena terlalu cantik, jadi tidak diperbolehkan di lihat orang , ckckckck..ada ada saja" kata Morgan dalam hati sambil menggeleng kepalanya
Morgan adalah asisten serta manager cafe nya ,memang seharusnya Morgan bertanya secara detail
" Cherry.. perkenalkan ini manager saya MORGAN LIU" ucap Carina
" Morgan , ini Cherry , tunangan Franky" kata Carina santai
" APA? TUNANGAN? kata Morgan dalam hati , tak percaya jika bidadari yang ada dihadapannya sudah mempunyai tunangan , Franky pula.. terlambat diriku mengenalmu" sesal Morgan
" Halo ...kenalkan aku Morgan" katanya sambil mengulurkan tangannya dan menatap Cherry begitu lama
" CHERRY .." sapa cherry membalas uluran tangan Morgan
Ketika Cherry hendak menarik tangannya , Cherry merasa kesusahan,karena Morgan menggenggam nya sangat erat
"KREEEK"
Pintu terbuka , Franky masuk dan melihat Cherry sedang berjabat tangan dengan Morgan , keningnya berkerut, darah sudah naik sampai ke ubun-ubun
Morgan yang terpaku menatap wajah Cherry tidak berkedip,tidak sadar bahwa si empunya hati Cherry sedang menatapnya dengan penuh emosi
Cherry sendiri sedang berusaha menarik tangannya dari Morgan , sedangkan Carina dan koki terus memanggilnya nama Morgan
"Morgan..Morgan" panggil Carina dan koki
" LEPASKAN TANGANMU DARI CALON ISTRIKU". Suara Franky membahana di seluruh ruangan aura membunuh keluar dari wajah tampan Franky membuat yang mendengarnya merinding
Morgan tersadar lalu melepaskan genggaman tangan Cherry lalu berkata
" Maaf" kata Morgan
Tapi ditatap sinis oleh Franky
" Dia adalah calon istri ku , aku tidak suka bila dia disentuh atau dipandang dengan intens oleh laki-laki lain" kata Franky ketus lalu berjalan menghampiri Cherry dan memegang tangan Cherry yang dipegang oleh Morgan dan mengelusnya seraya berkata
__ADS_1
" Kali ini aku maafkan kamu , Morgan....tapi TIDAK untuk ke depannya" kata Franky mengintimidasi
Morgan baru benar benar yakin bahwa sosok Franky yang disebut sebagai seorang yang dingin ,tampan , tapi menakutkan memang benar adanya....