Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
BAHAGIA ITU SEDERHANA


__ADS_3

Ditempat lain , Morgan dan anak buahnya sedang mencari keberadaan Cherry


Mereka sedang memantau rumah orang tua Cherry , tanpa mereka sadari anak buah Franky dan Freddy sedang memantau mereka juga


Salah satu anak buah Franky merekam aktifitas mereka dan mengikuti mereka


" Tuan-tuan sekalian, apa ada yang bisa dibantu?" tanya salah satu anak buah Franky yang berpura-pura sebagai tetangga rumah Cherry


" Maaf , apa benar ini rumah Cherry?" tanya Morgan


" Setahu saya , dulu mereka memang tinggal disini , namun ketika orang tuanya Cherry meninggal , Cherry jarang pulang kesini, hanya sesekali saja menginap"


" Oo begitu, apa anda mengetahui dimana dia sekarang?"


" Wuah..kalau itu saya kurang tahu , terakhir kali saya berjumpa , katanya mau cari kerja , tapi sampai sekarang saya udah enggak mendengar kabarnya"


" Hmm.." Morgan mengganggukkan kepalanya lalu mengucapkan terima kasih dan pergi meninggalkan rumah Cherry


Setelah kepergian Morgan, anak buah Franky masuk kerumah yang bersebelahan dengan rumah Cherry lalu mengirim rekaman percakapan mereka kepada Franky ,


⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐


Jika Morgan sedang mencari keberadaan Cherry, lain hal dengan Marco dan anak buahnya yang sedang mencari keberadaan anak kandung Keluarga ZHANG


Marco telah melacak rumah dulu yang ditinggali oleh orang tua yang mengadopsi anak tuan ZHANG , dan bertanya kepada tetangganya , dari hasil wawancara dengan lingkungan sekitar bahwa anak tuan ZHANG telah tinggal di ibu kota dan bekerja


Marco lalu kembali ke ibu kota ,dan kembali melakukan pencarian , dengan profesinya sebagai agen rahasia sangatlah mudah baginya untuk mencari data seseorang,


Setelah sampai di ibu kota,Marco kembali ke markasnya , setelah beberapa saat melakukan pencarian dari data yang telah dikumpulkan , dia berhasil mengumpulkan satu nama yaitu CELINA


Marco menghubungi Freddy


" Aku telah menemukan nama anak kandung tuan ZHANG" kata marco


"Siapa?" tanya Freddy


" CELINA... Menurut informasi dia bekerja di cafe tepatnya di INFINITE PLAZA "


" APA?" kata Freddy terkejut


" Sementara itu dulu informasinya, sekarang kita hanya akan melakukan tes DNA untuk memastikan"


" Baiklah..nanti aku kabar i lagi" kata Freddy mengakhiri percakapan


Sementara Freddy masih berada di apartemen Franky


" Ada apa?" tanya Ayah Franky,mereka semua baru selesai menyantap buah-buahan


" Marco sudah menemukan nama anak kandung tuan ZHANG"


" O ya? siapa namanya?" tanya Ibu Franky


"CELINA , katanya bekerja di cafe kakak"Kata Freddy


" APA" Franky dan Cherry terkejut


" Celina yang bekerja dicafe ku?" tanya Franky


" Iya , dan kita harus memastikannya melalui tes DNA" kata Freddy


" Cherry...bisakah kau memintanya untuk melakukan tes DNA?" tanya Freddy pada Cherry


Cherry memutar kepalanya melihat ke arah Franky


Franky mengganggukkan kepalanya


" Akan saya coba" kata Cherry dengan menatap Freddy


" Baiklah..kita ke cafe sekarang" kata Franky


Franky dan Cherry beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari apartemen menuju cafe


Saat tiba dicafe , suasana cafe tidak begitu ramai karena jam makan siang sudah lewat ,


Celina sedang mengecek penjualan


Franky meninggalkan Cherry bersama dengan Celina agar mereka lebih leluasa berbicara


Franky sendiri berjalan keruangannya , Franky pun memanggil Hansen keruangannya


" Kak Celina" sapa Cherry yang sudah berdiri didepan Celina yang sibuk dengan pekerjaannya

__ADS_1


Celina mendongakkan kepalanya dan terkejut melihat Cherry


" CHERRY" Celina langsung berdiri dan memeluk Cherry


" Aku dengar dari Hansen ,katanya kamu sakit?" tanya Celina khawatir


" Tekanan darah ku rendah dan kebetulan sedang masa periode, jadinya sedikit pusing jadinya wajah ku pucat tapi sekarang sudah sehat kok.." jelas Cherry


" Ooo..baguslah ...tadi Nyonya ONG datang kesini memasak khusus buat kamu, aku senang melihat kamu mendapatkan calon mertua yang baik dan menyanyangi kamu" kata Celina sambil mengelus pipi Cherry


" Kakak...kita duduk dulu , ada yang mau aku bicarakan dengan kakak" kata Cherry


" Aduh..aku sampai lupa ,kamu baru sembuh..jangan sampai kamu kecapekan nanti aku dipecat..hahaha ,Ayo kita duduk disitu " mereka pun berjalan ke meja sudut dan Celina menyuruh pegawai lain menyediakan teh manis hangat buat Cherry


" Kakak..aku akan menceritakan dulu dari awal , agar kakak mengerti"


" Iya...akan aku dengar" kata Celina dengan tersenyum , pegawai datang membawa minuman untuk Cherry


Celina dan cherry memang sudah akrab satu dengan yang lain sehingga tak ada yang disembunyikan


Cherry pun menceritakan awal mula kisah dengan Lena hingga terbongkarnya fakta bahwa anak Keluarga ZHANG ditukar oleh ibu kandung Lena , sampai Marco menemukan data bahwa nama Celina adalah anak kandung Keluarga ZHANG ,tentu saja Celina kaget


" Apakah kakak bersedia melakukan tes DNA?" tanya Cherry pelan


" Apapun itu, jika bisa membantu keluarga ZHANG, aku bersedia, Cherry....jikalau aku bukan anak kandung mereka pun, aku bersedia membantu mereka dan juga kamu, karena kamu sudah seperti adik kandungku sendiri!"


Cherry dan Celina saling berpelukan dan menangis


Tak lama Franky dan Hansen datang menghampiri mereka


"Ekhem...apa aku mengganggu?" tanya Franky saat melihat mereka berpelukan dan meneteskan air mata


Celina dan Cherry melepaskan pelukan mereka


Celina menundukkan kepalanya dan menghapus airmata nya


Cherry memutar kepalanya melihat ke arah Franky


"Kamu kenapa sayang?, apa yang sakit?" tanya Franky khawatir melihat airmata Cherry lalu duduk disebelah Cherry dan menghapus airmatanya


" Tidak apa , aku baik baik saja...kak Celina bersedia untuk melakukan tes DNA" kata Cherry senang lalu mengambil teh nya dan meminumnya dan menyisakan kepada Franky,


Franky mengambilnya dan meminumnya juga


tanya Franky kembali sambil meletakkan minuman di atas meja


" Karena kak Celina juga menyanyangi aku seperti adik kandungnya , aku sangat terharu dan bahagia" jawab Cherry polos


Franky hanya tersenyum dan tertawa kecil


" Ternyata membuat mu bahagia tidak perlu mewah , cukup dengan hal yang sangat sederhana,kamu sudah menangis bahagia" ucap Franky dalam hati sambil memeluk Cherry


" Baiklah..Celina, besok kita akan melakukan tes DNA dengan keluarga ZHANG, kami akan menjemput mu , besok pagi kamu tunggu saja disini" pinta Franky


" Baik tuan ,jika tak ada hal lain ..saya akan melanjutkan pekerjaan saya" ucap Celina sambil berdiri dan membungkukkan badannya lalu memutar badannya kemudian melangkah meninggalkan Franky, Cherry dan Hansen di sudut meja


Hansen yang sedari tadi memperhatikan Cherry , nampak terbengong pasalnya Ibu Franky memberitahu bahwa Cherry sedang kurang sehat


Franky yang melihat tatapan Hansen sangat cemburu


" Ekhemmm....Hansen , aku harus pergi , tolong jaga cafe...ayo sayang," pinta Franky lalu berdiri dan menggenggam tangan CHERRY


Ketika hendak melangkah pergi,


Hansen bertanya kepada Cherry


" Baiklah Tuan....hmmm... Cherry, apa kau sudah sehat?" tanya Hansen kepada Cherry


Cherry yang mendengar pertanyaan Hansen,lalu melihat ke arah Hansen


" Aku sudah baikan kak Hansen , Terima kasih kak" kata Cherry dengan tersenyum


Franky dengan mata tajam melirik Cherry kemudian Hansen secara bergantian


" Ayo" kata Franky singkat lalu menarik tangan Cherry, mereka pergi meninggalkan Hansen sendiri disana


Saat melewati meja Celina ,


" Kakak , aku balik ya, byee" kata Cherry kepada Celina sambil melambaikan tangan ✋


Celina hanya membalas lambaian tangan Cherry dengan tersenyum manis yang menampilkan deretan giginya yang putih

__ADS_1


Cherry dan Franky melangkah keluar cafe menuju apartemennya


Setelah sampai di apartemen , kedua orang tua Franky dan Freddy masih duduk di ruang tamu, mereka lantas berdiri dan berjalan melangkah mendekati Franky dan Cherry


" Bagaimana?" tanya Freddy


Franky tersenyum dan menoleh ke arah Cherry


" Bagaimana sayang?" tanya Franky dengan merangkul pundak Cherry


Cherry tersenyum melihat Franky lalu memutar kepalanya melihat ke arah Freddy


" Kak Celina bersedia untuk melakukan tes DNA , BESOK!"


Kata Cherry


Ayah ,Ibu dan Freddy lega mendengar jawaban dari Cherry lalu berjalan kembali ke sofa kemudian duduk kembali begitu juga dengan Franky dan Cherry


" Apa yang harus dilakukan jika Celina bukan anak kandung mereka?" tanya Franky ketika sudah. duduk di ikuti Cherry yang duduk disampingnya


" Jika bukan anak kandungnya,maka kita akan mencari anak kandungnya yang asli"


" Kita lihat saja hasilnya nanti" kata Wyah Franky


" Baiklah ..karena hari sudah sore , kita pulang dulu " kata Ibu Franky


Kemudian semuanya berdiri , Ibu Franky mengambil tasnya


" Cherry..buahnya dimakan lagi ya, sudah ibu taruh di kulkas" Pesan LIANA kepada Cherry


" Terima kasih Bu" kata Cherry dengan memeluk LIANA ,


LIANA membalas pelukan Cherry


Setelah melepas pelukan , Freddy dengan usil menggoda Cherry


" Terima kasih Cherry,telah membantu" kata Freddy dengan membuka kedua tangannya hendak memeluk Cherry,


Belum sempat memeluk , franky langsung memeluk Cherry


"Ayo sayang , aku antar kamu ke kamar mu dulu.." kata Franky dengan menghalangi Freddy dan membawa Cherry masuk kekamarnya


" Kamu tunggu disini" kata Franky saat sudah membawa Cherry kekamarnya lalu keluar dari kamar Cherry dan kembali keruang tamu


" Jangan cari kesempatan dengan memeluk Cherry" kata Franky dengan tatapan mata tajam


" Ibu... tolong.... hahahaha" goda Freddy


" Sudah..ayo kita pulang" ajak Ayah Franky dengan menggeleng kepalanya


Mereka semua berjalan kepintu keluar dari apartemen


Setelah orang tua dan adiknya memasuki lift , Franky kemudian masuk dan mengunci pintu apartemen lalu berlari kecil menuju kamar Cherry


" Apa Ayah, Ibu, dan kak Freddy sudah pulang?" tanya Cherry


" Sudah...bagaimana kalau kita pergi kencan?" tanya Franky dengan tersenyum


" Bolehkah?" tanya bertanya balik


" Kenapa tidak boleh?"


" Karena Morgan dan David sedang mengincar ku"


"Selama ada aku bersamamu, kamu jangan takut, hanya saja tetap pakai masker dan topimu" kata Franky dengan memasangkan topi dan masker untuk Cherry dan juga untuk dirinya


" Kita mau kemana,kak?" tanya Cherry


" Kita kencan di moll sini saja , di lantai atas , kita nonton bioskop, kamu suka?"


" BENARKAH?" Tanya Cherry dengan tersenyum senang


Franky mengganggukkan kepalanya dan tertawa melihat tingkah lucu Cherry yang senang diajak nonton bioskop


"Ayo"


Franky dengan menggenggam tangan Cherry keluar dari kamar menuju kepintu Keluar dan melangkah ke lift


Lift membawa mereka ke lantai atas untuk berkencan


Saat tiba di bioskop, Franky tidak pernah melepas genggaman tangan Cherry, dari membeli tiket , membeli minuman dan snack sampai masuk ke studio lalu sampai filmnya habis

__ADS_1


Franky tidak melepas Cherry sama sekali juga saat Franky kembali ke apartemen, tangan Cherry selalu digengam oleh Franky


__ADS_2