
"Motifnya adalah mengejar cinta tuan Franky"kata Hansen melihat Cherry
Cherry menoleh ke arah Franky
" Benarkah?" tanya Cherry heran
Franky menggenggam tangan Cherry erat dan tersenyum "Iya ,sayang...dia berencana untuk menyingkirkan diri mu , dengan begitu dia akan masuk dalam hidupku, tapi aku tidak akan membiarkan itu , bahkan Hansen dan yang lain sedang mengumpulkan semua bukti kejahatannya termasuk bukti kejahatan David" jelasnya kepada Cherry
" DAVID? kejahatan apa?" tanya Cherry kepada Franky.
Lalu franky menjelaskan dari awal permasalahan David dengan Fransisca ,dan Franky juga menjelaskan bahwa David ingin membalas dendam kepada dirinya melalui Cherry , jadi Cherry adalah pion bagi David yang sekarang berubah menjadi cinta
Cherry sangat murka terhadap David, tak ada rasa iba , kasihan untuk David tetapi muak dan benci kepada David
"Darimana kamu mengetahui nya?" tanya Cherry
" Aku punya bukti rekaman percakapannya dengan Fani" kata Franky sambil mengelus kepala Cherry
" Ayo kita pulang, hari sudah sore" kata Franky
DDDRRRRTTTTTZZZZ
" Bos , David sedang mengintai nona Cherry di simpang jalan" lapor anak buahnya
""Jangan biarkan dia mendekati Cherry" pintanya pada anak buahnya dan segera mematikan sambungan telepon
" Ada apa?" tanya Cherry
Hansen juga menaikan alis , tanda juga ingin tahu jawaban Franky
" David mengintai kita disimpang jalan" jawab Franky jujur
" Aku akan berjaga " kata Hansen yang langsung sigap keluar ruangan dan mengkonfirmasi kepada penjaga yang lain untuk memantau sang majikan saat keluar dan mengikuti majikannya sampai ditempat tujuan
Franky dan Cherry keluar dari ruangan dan berjalan ke pintu utama ,
Franky membukakan pintu mobil untuk Cherry , Cherry masuk , terbesit ide untuk membukakan pintu buat Franky , saat Franky memutar badannya kekanan untuk masuk ke arah kemudi mobil, David dari simpang melihat Franky, kemudian melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, disaat yang bersamaan, Cherry tiba tiba keluar dan berjalan disebelah kiri memutar mobil dan hendak membuka kan Pintu mobil untuk Franky , tetapi saat Cherry melihat ada sepeda motor yang datang kearah Franky dan hendak menabrak Franky ,dengan cepat Cherry mendorong Franky kepinggir jalan , dan Cherry sendiri yang tertabrak dan terbanting hingga 5meter dan tidak sadarkan diri
Franky, Hansen dan para anak buahnya yang mengawasi mereka sangat terkejut termasuk David
__ADS_1
David tak menyangka jika Cherry melindungi Franky ,.lalu dengan cepat David melajukan sepeda motornya
" CHERRY... CHERRY.....SADAR" Teriak Franky yang melihat banyak darah yang keluar dari kening dan bekas tusukan juga keluar darah
" Tuan kita bawa nona kerumah sakit , biar saya yang menyetir" kata Hansen langsung mengambil kunci mobil dan berjalan kearah kemudi mobil, Franky dengan sigap menggendong Cherry ke mobil
" Hansen....simpan rekaman CCTV hari ini" pinta Franky
"Baik tuan" kata Hansen lalu dia menelepon asistennya untuk menyimpan rekaman CCTV untuk hari ini
Sesampainya di rumah sakit , Franky menggendong Cherry ke ruang UGD
"Cepat periksa tunangan ku , dia korban tabrak lari" perintah Franky kepada suster
" Baik tuan.."
Setelah membersihkan luka dan mengecek kondisinya , suster dan dokter menghadap Franky
"Kita harus melakukan CT-scan atau rongen untuk memastikan keadaan bagian dalam" jelas dokter
" LAKUKAN" kata Franky dingin dengan perasaan yang sangat was-was
DDRRTTTTZZZ
" Ibu.... Cherry melindungi ku dari David , Cherry ditabrak David dan sekarang sedang dilakukan CT-scan dan rongen" ucap Franky lirik , hatinya seakan dikoyak ,amarah juga meluap setelah apa yang dilakukan oleh David dan sekali lagi , Cherry menyelamatkan Keluarga ONG
" Ibu bangga pada Cherry , dia rela mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi keluarga kita, kamu harus merawatnya , Franky" ucap ibu franky
" Pasti Bu"
" *I**bu doakan dia tidak apa-apa dan segera pulih* ,
kemudian mereka mengakhiri percakapan.
💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢
" BODOH...BODOH....SIAL... AAARRRGGHHHH" teriak David saat berada ditaman , setelah menabrak Cherry, David dengan perasaan bersalah dan emosi yang membuncah, dia ingin menenangkan diri
" Kak David" sapa Jeannie yang kebetulan berada ditaman itu
__ADS_1
" Jeannie?"
" kebetulan sekali kak , kakak dengan siapa?" tanyanya seraya melihat kekiri dan kekanan
" Aku sendirian" Jawab David datar
" Oo , kok kebetulan ya kak, aku juga sendirian" jawab Jeannie sambil tersenyum
" Oo..." kata David datar , yang masih terngiang soal Cherry
15 menit mereka terdiam ,lalu Jeannie membuka pembicaraan
"Kakak mau tidak menemani ku jalan jalan ditaman ini? apa kakak datang disini hanya untuk duduk saja?
" Baiklah..." kata David lalu berdiri dan Jeannie mengikuti dengan tersenyum lalu dengan agresif menggandeng tangan David
David terkejut dengan sikap Jeannie yang tiba-tiba agresif menggandeng tangan nya ,dia hanya acuh sambil berjalan bersama Jeannie mengitari taman itu sambil bercanda, dan bergurau
Setelah hari menjelang malam ,mereka baru beranjak dari taman itu
" Kakak , kita makan dicafe dulu ya" ajak Jeannie
" Iya ,baiklah" lalu David mengarahkan motornya ke cafe dan melanjutkan makan malam mereka
💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢
DIRUMAH SAKIT
Hasil rongen dan CT-scan menunjukkan hasil jika terdapat patah tulang dibagian engsel sebelah kiri , dahi hanya lecet karena tergores aspal dan kaki bengkak akibat hantaman keras saat terbanting ke aspal , jadi tidak begitu parah
" Tuan , Nona Cherry harus melakukan rawat inap, mengingat kondisi masih belum sadarkan diri" suster tersebut menjelaskan kepada Franky
" Ya, lakukan yang terbaik" kata Franky
" Billy.... tolong bawakan aku baju 2 stelan baju dan sandal kerumah sakit dan beli makan malam" pinta Franky melalui ponsel dan segera mematikan panggilan
Setelah berbicara pada Billy, Franky mengikuti suster itu membawa Cherry keruang VVIP , lalu memindah Cherry keranjang rumah sakit diruangan itu dan suster juga memasangkan infus disebelah kanan Cherry, suster juga sudah mengelap badan dan mengganti baju Cherry, setelah semua selesai , suster meninggalkan ruangan tersebut
Tak lama Billy datang membawakan pesanan Franky
__ADS_1
" Kamu tolong jaga Cherry sebentar, aku mau mandi dulu" pinta Franky,
" Baik tuan" kata Billy