
DI APARTEMEN FRANKY
DRRRTTZZZ
Ponsel franky berbunyi
FREDDY CALLING......
" Halo" sapa Franky duduk menyandarkan kepalanya disofa
" Kenapa dari suaramu terdengar sangat galau hahahahaha....." ejek Freddy
" Ada apa?"
" Tidak usah kesal begitu , aku sudah mengetahui nya dari Cherry"
Mendengar nama Cherry disebut, sontak membuat Franky membelalak matanya dan duduk tegak disofa
"Apa Cherry menelepon mu? apa yang dia katakan? apa dia masih marah padaku? kenapa dia bisa menelepon mu?" tanya Franky bertubi-tubi, membuat Freddy tertawa terbahak bahak
" *H*eeiii....bisakah pertanyaan mu ditanyakan satu persatu? soal Cherry menelpon, bukan dia yang menelepon tapi aku yang menelepon nya ,hanya memberi tahu bahwa paspor nya sudah selesai , tapi dia minta dipending keberangkatannya , awalnya dia tidak ingin jujur dan menyembunyikan permasalahan kalian , tapi aku memaksanya untuk cerita , lalu dia menceritakan semuanya...aku hanya meyakinkan dia bahwa dia adalah cinta sejati kakak , jadi rencana awal kita batalkan dan ubah rencana , Cherry tetap tinggal dirumah , tetapi jika Cherry ingin keluar rumah , aku berharap dia memakai jaket,topi dan masker , karena kita tidak tahu kapan Lena akan bertindak sendiri tanpa anak buahku. , aku harap kakak bisa menjalankan misi kita , kakak tetap harus bisa berpura pura menyukai Lena , dan segera membuka kedoknya....dan aku tidak ingin sampai ibu dan Cherry terluka....oke?" jelas Freddy panjang lebar
" Aku juga tidak ingin Cherry dan Ibu terluka" kata Franky
" Baiklah...kita liat kapan Lena akan bergerak karena sekarang mereka masih di Skandinavia" kata Freddy
" Baiklah..tapi kamu harus membantu ku untuk meyakinkan Cherry bahwa aku dengan lena tidak ada apa apa , hanya menjalankan misi ini" harap Franky
" Baiklah.."
Keduanya mengakhiri panggilan
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1
DI RUMAH GISEL
" Kakak. sepertinya tadi kak Franky sangat terkejut mendengar kita sepupu?" kata Jeannie
" Iya ..." jawab Gisel
" Jika kakak menyukai nya kenapa kakak tidak mengejar nya langsung"
" Aku sudah mengejarnya dari dulu , tapi dia selalu menolak ku"
" Hmmm...apa perlu bantuan?", Jeannie menggoda Gisel
" Bagaimana caranya?" tanya Gisel
" Kita mulai dari hal sepele aja kak , misalnya kakak harus rutin antar makan siang, temani dia makan , mulai dari hal kecil dulu..jika memang ada feedback , nanti kita buat rencana selanjutnya" kata Jeannie memainkan alis matanya
" Hmmmm.....bole juga... tapi bagaimana jika dia menolak untuk makan siang bersama?"
" Setidaknya kakak ada perhatian dengannya melalui makan siang " kata Jeannie dengan tersenyum licik
DDDRRRRTTTTTZZZZ
Ponsel Jeannie berbunyi dari nomor yang tidak dikenal
" Halo...?" sapa Jeannie
" Halo..apa benar ini dengan nona Jeannie?"
" Iya , saya sendiri " jawab Jeannie
" Suaranya seperti tidak asing... jangan jangan cowok ganteng yang waktu itu" guman Jeannie dalam hati sambil tersenyum
" Apa masih ingat dengan ku?"
__ADS_1
" Iya , kakak yang menolong ku waktu didepan restoran?" tanya nya
" Benar... ingatanmu sangat luar biasa , hehehehe.....gimana dengan kakimu?" tanya Freddy yang berpura-pura
" Ooow...sudah lumayan,hanya sakit sedikit tapi jika bertemu dengan kakak lagi ,mungkin aku akan sembuh total ,hahahaha" goda Jeannie
" Owh ya? sebegitu mujarab kah diriku? sampai sampai luka di kakimu tak perlu bantuan dokter dan obat untuk sembuh?
" Tentu kak....bahkan aku bisa terluka dan gila jika kakak menolak ku" goda Jeannie tapi ditanggapi jijik oleh Freddy , tapi demi menjinakkan musuhnya ,
Freddy terpaksa berakting untuk terlena pada mereka
"Menolak gimana maksudnya?" tanya Freddy pura pura
" Menolak menjadi tunangan kakak!" jawab Jeannie frontal
"Uhuk..uhuk..uhuk....hah...hmmmm.....ekhem. maaf...kalau tunangan,terlalu cepat,bahkan kita baru kenal beberapa hari" ucap Freddy terbata karena terkejut
" Bagaimana kalau besok kita ketemu?"
" Baik kak..dimana?"
" Di cafe Cendana jalan AZ jam 12 siang"
" Baik kak....,sampai jumpa besok" kata Jeannie lalu mengakhiri panggilan
" YEEEESSS... YEEEESSS.. Sebentar lagi aku punya tunangan yang tampan dan tajir... " teriaknya sambil berputar putar lalu menghampiri Gisel yang tersenyum melihat tingkahnya
"Kak Gisel ,kamu harus seperti aku yang dengan cepat melumpuhkan gebetan kita" katanya dengan sombong dengan menaikturunkan alisnya
" Bahagianya aku besok mau kencan" kata Jeannie bahagia sekali
" Kak , Gimana kalau besok kita double date , kakak ajak kak Franky "
__ADS_1
" Hhmmm...ide yang bagus... hehehehe"