
TING
Pintu lift terbuka dan Franky dan Cherry juga orang yang berada dalam lift tersebut keluar.
Franky menghentikan langkah dan memegang kedua tangan cherry dan berkata
" Jika kamu cemburu , artinya kamu mencintai ku , kalau kamu bahagia aku dicintai orang lain , berarti kamu belum memiliki rasa cinta terhadapku , dan aku akan memilih kamu cemburu ,tapi tidak berlebihan juga hahaha" jelas Franky tertawa lalu merangkul Cherry berjalan menuju apartemennya
Cherry tertawa mendengar kejujuran Franky
inilah yang Cherry inginkan dari sebuah hubungan
Kejujuran, keterbukaan, saling melengkapi , saling mendukung dan saling mengingatkan jika salah satu berbuat salah
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
" Nomor aku di-block oleh Cherry?"David berguman lirih
" Aku harus mencari mu kemana, Cherry?" David putus asa karena tidak menemukan keberadaan Cherry
" BRO" Sapa Gary memukul pundak David yang sedang duduk melamun, David tersentak kaget dan memutar kepalanya mendongak keatas
" Ah...kau buat kaget aja" kesal David
" Woooi , gak biasanya kau begini, lemas? hahahahahahaa...ooh ya, aku dengar kamu udah putus dengan Cherry?" tanya Gary penasaran
" Yaa.. begitu la..." ucap David frustasi
" Lebih bagus, daripada kau hancurkan dan permainan kan dia" kata Gary memandang serius ke David
" Awalnya aku ingin balas dendam pada Franky ,dengan Cherry jadi pion tapi lama-lama aku serius jatuh cinta padanya" David menghela nafas
" Sekarang aku ingin mengejarnya kembali"
" Lalu"
" Aku tak tau dia sekarang dimana tinggal, bahkan nomor aku di block" kata David dengan nada kecewa
" Jika kamu diberi kesempatan, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Gary serius
" Aku akan menebus semua salahku dan membahagiakan , tapi entah lah...aku mungkin harus berperang dulu dengan Franky atau mungkin aku harus membunuhnya dulu " kata David dengan senyum licik
" Bro , kenapa kamu tidak pergi ketempat ibadah yang biasa Cherry pergi?"
" Aah iya.. kau benar...kenapa aku lupa , thanks bro...." ucap David bahagia
__ADS_1
" Jika kamu memang memiliki niat untuk berubah lebih baik , aku mendukung mu ,bro..." kata Gary dan berdiri kemudian pergi
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
DI TEMPAT FANI
"Franky...dengan semua Vidio dan foto ini mungkin kamu akan meninggalkan Cherry dan berterima kasih kepada ku karena membongkar semua kebusukan Cherry" kata Fani yang telah selesai merangkum semua foto Cherry dengan seorang pria yang dibawa dengan sepeda motornya yang berbeda yang Fani tidak ketahui bahwa pria tersebut adalah Franky , dia sengaja mengganti motornya agar tidak ada yang mengenali dan terakhir foto Hansen yang menjemput Cherry pulang sekolah saat dilempar pisau lipat oleh fani
Dan Fani telah menyiapkan obat tidur untuk Franky ,
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
DIKAMAR FRANKY
DDRRTTTTZZZ
Sebuah notifikasi pesan masuk dari ponsel Franky , Franky yang baru siap mandi , mengambil ponsel tersebut lalu membuka kunci ponselnya dan melihat pesan masuk , ternyata laporan dari anak buahnya , sebuah Vidio yang di ambil dr CCTV dirumah Fani dan. mendengar semua pembicaraan fani dengan david dan rencana Fani yang tersusun
"Terus pantau" balasan Franky pada anak buahnya
ππππππππππππππ
ESOK HARINYA
Minggu Pagi , hari yang Cherry tunggu karena bisa mencurahkan perasaannya pada MAHA PENCIPTA ,
Sepanjang jalan, wajah Cherry sangat sumringah bahagia , berseri
" Kamu sangat bahagia , sayang?"
" Iya , aku paling suka ketempat ibadah , entah kenapa asal sudah menginjakkan kaki di sana, terasa damai sekali dan nyaman"
Franky mengelus kepala Cherry sedang tangan satunya memegang setir
" Aku turut bahagia, sayang"
Tak lama berselang mereka sampai dan Franky membukakan pintu untuk Cherry,
" Ayo turun"
" Terimakasih sayang"
Mereka saling memandang penuh cinta dan tersenyum lalu memasuki aula , ibadah berlangsung selama 1jam , setelah selesai, , Franky dan Cherry menuju dapur untuk makan.
Selesai makan , Franky membawa Cherry dalam ruangan di salah satu aula
__ADS_1
" Kamu duduk dulu ya , nanti Hansen datang, mau mwtmbahas acara amal untuk kedatangan pemuka agama dari luar kota"
" Oo ya? kapan? " tanya Cherry antusias
" Acaranya 2bulan lagi" kata Franky tersenyum melihat Cherry sangat antusias dan bahagia mendengar acara amal
"Apa aku bole ikut?" tanya Cherry dengan memasang wajah puppy eyes nya , Franky yang melihatnya semakin gemas
" Coba buat sekali lagi " katanya menggoda seraya mendekat kan wajahnya ke wajah Cherry , Cherry terdiam karena dia tau jika Franky menyuruh nya berbicara lagi berarti dia akan menciumnya
Dan benar saja , belum juga Cherry berkata , Franky mulai akan menciumi. , ketika bibir Franky akan mendekati bibir Cherry , terdengar suara ketukan pintu
TOK TOK TOK
Franky menghentikan aksinya sambil mendengus kesal
"Iisish... mengganggu aja" ucap Franky,tapi Cherry hanya tertawa kecil melihat Franky kesal "Awas ya" goda Franky memasang senyuman licik
"MASUK"
Hansen masuk dan membawa beberapa berkas ,lalu Franky memajukannya kursinya dekat dengan meja kerjanya lalu melihat berkas itu satu persatu dengan serius.
Cherry menatap franky dengan kagum
" Saat serius, kakak sangat berkharisma sekali, benar benar seorang pemimpin, kenapa aku baru sadar ,kalau pacarku ganteng , baik ,setia dan sangat menjagaku, terima kasih TUHAN!" ucap Cherry dalam hati sangat bersyukur.
Selama 1jam mereka membahas program tersebut, terkadang Cherry juga bertanya Banyak hal tentang acara tersebut
Setelah pembahasan selesai , Franky bertanya pada Hansen "Apa CCTV disekolah sudah kamu amankan?"tanya Franky pada Hansen
" Sudah tuan , pihak sekolah juga bersedia bersaksi jika diperlukan" kata Hansen dengan melirik Cherry
"Tambah cantik" kata Hansen dalam hati
" Bagaimana luka tusukan di tubuhmu dan kakimu?" tanya Hansen kepada Cherry
" Sudah baikan kak , terima kasih"
" Oo ya kak , siapa yang melempari pisau itu?" tanya Cherry pada Hansen
Hansen melirik Franky , franky hanya menaikkan alisnya membalas tatapan Hansen
" Fani" kata Franky dan Hansen serentak
" Hah, kenapa? apa aku berbuat salah kepada dia?"
__ADS_1
" Motifnya adalah mengejar cinta tuan Franky" jelas Hansen melihat Cherry
Cherry menoleh ke arah franky,