
Sewaktu Morgan mengantar Miranda ke perusahaan RICHZ, Morgan melihat Cherry keluar dari mobil berserta Ibu Franky
Dia lantas menunggu sampai Cherry keluar , dia sudah membulatkan tekad untuk memiliki Cherry
Morgan menanti dalam ketidak pastian didalam mobil dengan sesekali matanya mengawasi
Penantian Morgan berbuah manis , Morgan yang sedari tadi fokus melihat pintu utama perusahaan RICHZ tersebut ,tiba-tiba bidadarinya keluar dan sambil mengusap airmatanya , dan ketika Cherry berhenti tepat di depan jalan untuk menunggu taksi
Morgan langsung keluar dari mobil sambil memegang sapu tangan yang telah dicampur dengan obat bius tersebut , ketika sudah berada dibelakang Cherry
Morgan langsung membekap mulut Cherry
Cherry sempat melakukan perlawanan namun nihil obat biusnya sudah bekerja, akhirnya tubuh Cherry lunglai dan dibawa paksa oleh Morgan
Morgan menggendong Cherry sambil berlari kearah mobilnya ,
Setelah membawa Cherry ke dalam mobilnya,Morgan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi ,
Franky berlari ke arah mobilnya dan langsung melajukan mobilnya mengejar Morgan
Saat akan melewati lampu lalu lintas, Morgan menambah laju kecepatannya hingga saat detik terakhir lampu berwarna hijau yang akan berubah menjadi warna merah, Morgan berhasil melewatinya
Sedangkan Franky yang masih mengejar Morgan, terjebak dengan lampu lalu lintas yang sudah berwarna merah
" SIAL" pekik Franky sambil memukul kemudi mobil lalu memperhatikan titik merah dilayar ponselnya
Titik merah tersebut berjalan dengan cepat , ketika lampu lalu lintas berwarna hijau , Franky dengan cepat melajukan mobilnya mengejar Morgan
Sementara Freddy yang sudah keluar dari kantor, melajukan motornya sambil memperhatikan arah titik merah di layar iPad nya, dan mengikutinya
Dengan kecepatan maksimal, Freddy bisa mengejar lokasi Franky ,dia melihat mobil Franky lalu mengejarnya dan mencari mobil Morgan , tapi tak melihat mobil Morgan
" TIN..TIN.."
Suara klakson motor Freddy memanggil Franky, Franky memutar wajahnya , Freddy memberi kode berhenti ditepi lalu membuka penutup helm nya
" Aku tadi terjebak lampu merah, sehingga ketinggalan jejaknya" kata Franky dengan frustasi memegang kepalanya dengan kedua tangannya
Freddy yang memperhatikan layar iPad nya
" Sepertinya Morgan menuju bandara" kata Freddy
" APA?" Franky terkejut dan melihat titik merah dilayar ponselnya lalu membaca skema jalan yang dilewati Morgan
" KURANG AJAR"
Lalu dia menghubungi asistennya yang dia tempatkan di bandara
" Apakah ada helikopter disana?" tanya Franky
" Ada Pak , sepertinya dari keluarga LIU"
" Halangi , jangan sampai Morgan membawa Nona Cherry"
" Baik"
" Freddy, saatnya beraksi" ucap Franky
" Oke" kata Freddy dengan menutup penutup helmnya lalu mereka melajukan kendaraannya masing-masing menuju bandara
Benar saja , Morgan sudah sampai di bandara
Tak lama Cherry sudah sadar , dia mengerjapkan matanya lalu memperhatikan sekeliling
" Dimana ini?" tanya Cherry lalu melihat ke sampingnya , betapa terkejutnya dia melihat Morgan
" Sudah bangun,cantik? kamu sangat cantik baik ketika tidur maupun sudah sadar ,Cherry..aku mencintaimu..aku akan membahagiakanmu...aku akan membawamu untuk bahagia bersamaku, ayo kita turun" kata Morgan
Cherry yang masih binggung langsung turun dari mobil dan memperhatikan sekitar
__ADS_1
" Itu kan tempat abu keluargaku ditempatkan" kata Cherry dalam hati
" Kenapa kak Morgan membawaku kemari?"
Cherry berusaha mengingat bagaimana Morgan membawanya
Cherry tersadar saat dia melihat Franky memeluk Miranda dan mengatakan bahwa dia sangat merindukan Miranda , dan Miranda menciumnya, lalu saat dia hendak menunggu taksi , mulutnya dibekap oleh seseorang
" Apa kak Morgan yang menculik ku?" tanya Cherry dalam hati
Morgan mengengam tangan Cherry
Cherry mendorongnya
" Apa mau mu?" tanya Cherry dengan emosi
" Aku mencintai mu , Cherry..aku akan membawamu bahagia bersamaku, biarkan Franky berbahagia bersama Miranda" kata Morgan dengan merentangkan kedua tangannya
" Berarti wanita tadi adalah Miranda" tanya Cherry dalam hati
" Mengapa kamu yakin membahagiakanku?" tanya Cherry
" Karena aku mencintaimu" jawab Morgan
" Hanya begitu??" tanya Cherry
Tak lama mobil Franky dan motor Freddy masuk dan berhenti tepat didepan mereka
Morgan dengan cepat mengengam tangan Cherry dan berlari masuk kedalam bandara
Cherry sempat melakukan perlawanan tapi Morgan malah menggengam nya dengan sangat kuat
" DOR..DOR..DOR"
Suara tembakan yang dilepaskan oleh Franky , yang sudah disiapkan Franky didalam mobil
Kaki kanan ,lutut kiri dan bahu Morgan terkena peluru yang ditembakkan oleh Frank
Tidak ada yang berani melawan Franky yang notabenenya sebagai CEO dari bandara tersebut ,
Cherry yang melihat hal tersebut , langsung berlari ke tempat di aula tempat abu jenazah Keluarga ditempat kan , dia ingin menghindari Franky
Franky mencari Cherry, karena ramainya orang yang berkumpul dia tidak melihat Cherry, lalu mengecek lokasi Cherry melalui ponselnya
Freddy mengkonfirmasi pihak kepolisian untuk membereskan Morgan , setelah itu dia menghampiri Franky
" Dimana Cherry?" tanya Freddy
" Dia sangat marah dan ingin menghindari ku" Franky memperlihatkan titik merah dimana Cherry berada , titik merah tersebut berjalan ditempat aula
Freddy menepuk bahu kakaknya
" Temui lah dia dan jelaskan padanya, itu akan lebih baik daripada dia marah tanpa penjelasan dari kakak" jelas Freddy
Keduanya berjalan ke aula tersebut, saat mencari sosok Cherry , seorang wanita menabrak Franky
" Aaauuuuwwww..maaf" wanita Tersebut melihat Franky lalu tersenyum senang dan memeluk Franky
" FRANKY" katanya hingga diruangan yang agak sepi itu, semua mata memandang ke arah mereka
Franky sangat kesal ,saat dia sibuk mencari Cherry malah bertemu pengganggu,
"Kenapa kamu ada disini?" tanya Franky kasar
" Franky, kenapa begitu kasar , apa kamu tidak bahagia bertemu dengan ku? lalu untuk apa pula kamu disini?" tanyanya
Franky tidak menghiraukan wanita itu , dia memperhatikan sekeliling lalu melihat seorang gadis yang dengan sangat khusuk sedang berdoa
Franky menyunggingkan senyuman manis lalu berjalan menghampiri Cherry
__ADS_1
Freddy juga memperhatikan hal yang sama
" Gadis ini ,begitu cantik dalam melakukan hal apapun" ucap Freddy dalam hati , dia mengikuti Franky melangkah menghampiri Cherry
" Kalian mau kemana? apa Keluarga kalian juga ada di aula ini?" tanya wanita itu kepada Franky , tapi tidak dihiraukan oleh Franky
Saat mendengar suara wanita itu , Cherry membuka mata dan memutar kepalanya melihat ke arah suara
Disaat bersamaan , Franky memutar badannya dan mengatakan
" Iya , abu jenazah mertua ku ditempatkan disini" jawab Franky
Wanita itu tidak percaya lalu memeluk Franky
" Jangan membohongi ku" Franky mendorong wanita itu
" VALERIE, JAGA SIKAPMU" suara Franky lantang
Cherry melihat hal tersebut, bersamaan dengan itu, Freddy melihat ke arah Cherry
" Jangan hiraukan dia , cepat kejar Cherry" bisik Freddy kepada Franky
Franky lalu memutar badannya menghampiri Cherry
Cherry yang sudah siap berdoa dan hendak pergi
" Tunggu" kata franky dengan menahan tangan Cherry
"Lepas" kata Cherry memberontak tapi Franky malah menggenggamnya lebih erat
" Aku tidak akan melepaskan mu" kata Franky
" Jangan membuat keributan disini " kata Cherry dengan berusaha melepas genggaman tangan Franky
" PRAAAK"
Valerie menampar pipi Cherry
" Tak usah jual mahal" katanya lalu menarik tangan Franky
" Ayo..." kata Valerie
Franky menghempas kuat tangan Valerie lalu menampar pipi Valerie
" Kamu menampar ku?" tanya Valerie hampir menangis
"IYA...KARENA AKU HANYA MEMBALAS APA YANG KAMU LAKUKAN PADA ISTRIKU, PAHAM ,Jika aku mendapati mu memperlakukan dia dengan kasar , akan ku buat nyawamu tidak bisa menyatu kembali dengan ragamu !!!" kata Franky dengan emosi lalu memutar badannya mencari Cherry
Cherry tidak memperdulikan mereka lalu berjalan keluar dari sana
Freddy yang melihatnya lalu mengejar Cherry
"Cherry.. dengarkan dulu penjelasan kakak!" pinta Freddy
Cherry terdiam sejenak berpikir lalu berkata
" Baiklah..aku menunggu diluar" kata Cherry lalu berjalan melewati Freddy
Freddy menghampiri Franky
" Ada apa?" tanya franky
" Cherry menunggu kakak diluar , biar ku bereskan Valerie
Lalu Freddy mengeluarkan jarum suntik yang dia sedia kan untuk Morgan
Dia berjalan dari arah belakang Valerie yang sedang melihat ponselnya,dia akan menghubungi keluarganya,
Dengan lincah Freddy menyuntikkan jarum tersebut ditekuk leher Valerie
__ADS_1
" Ini adalah salam perpisahan dari kami, selamat menikmati" kata Freddy lalu mencabut jarum tersebut lalu pergi meninggalkan Valerie yang sedikit kesakitan karena disuntik
Freddy berjalan keluar dari ruang aula itu untuk menghampiri Franky dan Cherry