
Cherry berdoa dengan sangat khusyuk , memejamkan mata dan mengatupkan kedua tangan didepan peti mati neneknya. diruangan itu sangat hening.
***Tap
Tap
Tap***
Sangking heningnya suara sepatu seseorang pria yang berjalan tegap, tampan , putih, tinggi dan sangat COOL , memakai kacamata hitam ,masuk kedalam block ruangan tempat nenek cherry disemayamkan.
Mata pria berkulit putih mencari sosok gadis yang dicintainya , ketika melihat gadis itu sedang khusyuk berdoa , dia pun duduk dikursi yang disediakan, dia adalah FRANKY
"Sssstttttt..." dengan membuka kacamata hitamnya sambil menunjuk kan jari telunjuk dibibir nya , saat paman Cherry akan bertanya , tetapi hal itu dicegah dengan memberikan kode kepada keluarga Cherry agar tidak menggangu Cherry yang sedang duduk bersila yang tenggelam dalam doanya
Keluarga Cherry menyakini jika sosok pria tampan itu adalah kenalan Cherry
2 sepupu cherry sangat terpesona dan kagum melihat pria tampan dan rupawan sedang duduk didekat mereka. bahkan mereka sedikit sedikit mencari perhatian , namun mata pria itu tak acuh ,
DDDRRRRTTTTTZZZZZ
Ponsel cherry berbunyi bergetar ,memecahkan kekhusyukan cherry yang sedang berdoa
" Halo " sapa cherry dengan suara serak
" APA" Teriak cherry dan langsung berdiri , mematung , ponsel yang dipegang Cherry ,tiba-tiba terjatuh ,
pandangan Cherry menjadi gelap , rasanya dunianya seakan terbalik , Cherry pingsan tak sadarkan diri , tak kuasa menahan banyak sekali beban
Franky yang melihat Cherry sangat terkejut saat mendapat telepon , dan pingsan, dengan sigap dan cepat , Franky bangkit dari duduknya langsung menahan tubuh Cherry yang pingsan
" Cherry sadar... Cherry... Cherry..sadarlah" kata Franky sambil menepuk nepuk pipi Cherry
__ADS_1
Billy dengan cepat menyerahkan minyak angin untuk Franky, sebelum majikannya mengamuk ,
Franky menggosok kan hidung cherry dan menggosok kan telapak tangan cherry dan memijat kening cherry
Akhirnya cherry membuka mata , Franky membantu cherry untuk duduk
Cherry tersadar akan kabar Keluarga nya
" Paman.. bibi , pesawat yang membawa papa ,mama ,adik dan kakak terbakar" hiks hiks... hiks... Cherry menangis pilu dengan bersandar didada Franky
Paman serta bibi cherry sangat terkejut dan terpukul dengan musibah yang dihadapinya secara bertubi-tubi
Tanpa sadar , Franky memeluk Cherry dan juga menitikan airmatanya ,lalu dia cepat cepat menghapusnya , dia membiarkan Cherry bersandar didadanya , Franky juga merasakan duka yang mendalam seperti yang Cherry rasakan
" Apa kamu sudah makan ?"tanya Franky lembut memecah lamunan Cherry
Cherry baru tersadar sedari siang , dia belum makan dan sekarang udah waktunya makan malam. sama sekali dia tidak merasa lapar , hanya kepala yang terasa sakit ,
" Aku lupa belum makan siang dan malam juga" katanya menunduk dan memijat keningnya yang sakit juga pusing
" Aku enggak selera makan" kata cherry dengan sesegukan , menahan perih mengginggat kejadian yang dilaluinya hari ini
Dari perpisahan dengan David yang meninggalkannya ,nenek dan keluarga nya meninggal di waktu yang bersamaan , tepat dihari VALENTINE YANG BENAR BENAR KELABU
" Aku pesankan makan , kamu harus makan" kata Franky sambil mengeluarkan ponselnya
" Billy , pesankan 10 nasi kotak , bagikan kepada paman,bibi 2 sepupu cherry , kalian berdua juga harus makan dan aku dan Cherry makan sekotak berdua , sisanya bagikan petugas disini" perintah Franky dan menutup Panggilan dan memasukkan ponsel disakunya
Cherry merasa kepalanya agak baik an kemudian bangun dan baru dia sadari ternyata dari tadi Franky yang ada disisinya
Cherry menatap Franky tak percaya , dia mengedip -ngedipkan matanya berkali-kali
__ADS_1
"Kak Franky... bukankah kamu bilang lagi diluar negeri? apa aku yang bermimpi?" tanya Cherry yang tanpa sadar, tangan Cherry mengelus pipi putih dan gantengnya Franky.
Semuanya yang ada disana melihat Cherry dan Franky hanya tersenyum, mereka mengira Franky dan cherry adalah sepasang kekasih
Franky memegang lembut tangan cherry ,
"Ini aku.. Franky , telah disini , kamu tidak bermimpi , ini nyata" kata Franky dengan tersenyum manis
Tak lama seorang kurir membawa paket kotak makanan , kemudian kurir tersebut menyerahkan ponselnya dan memintanya tanda tangan " Pak Franky, pesanan anda telah sampai,mohon ditanda tangan ," lalu berkata " karena malam ini adalah MALAM VALENTINE, dan pembelian Anda mencapai maksimal ,jadi anda berhak mendapatkan beberapa bonus ,silahkan anda pilih , anda ingin pemotongan harga atau sepaket VALENTINE GIFT" Tawar kurir tersebut kepada Franky
" Kamu mau yang mana?" tanya Franky kepada Cherry.
Cherry memandang franky lalu memutar matanya melihat kurir sebentar kemudian dia kembali melihat Franky dan berbisik
" AKU BENCI HARI VALENTINE" katanya dengan nada lirih
Franky memandang cherry dan tersenyum lalu berkata
"Aku pilih pemotongan harga saja" ,jawab Franky kepada kurir tersebut
" Baik tuan... berarti ini kembalian dari pemotongan harganya ,lalu begitu saya permisi, semoga valentine anda menyenangkan" pamit kurir tersebut
" Ya... Tuhan, dalam keadaan berduka bagaimana bisa kurir itu mengatakan hal yang sensitif seperti itu" ucap Franky dalam hati sambil menepuk jidatnya
"Kita makan bersama, aku suapin dan tidak ada penolakan" ancam Franky
⭐⭐⭐⭐⭐
HALO READER YANG BUDIMAN
JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA
__ADS_1
JADIKANLAH NOVEL INI FAVORIT
TERIMAKASIH 🙏🙏🙏