Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
BINGO


__ADS_3

Morgan tertunduk lesu dan mengepalkan tangannya tak terima ter-indimidasi oleh Franky


Tak lama pelayan membawa makanan yang diperintahkan oleh Franky tersebut dan diletakkan di atas meja dekat sofa


"Tuan , ini makanan yang anda perintahkan" lalu berbalik badan dan meninggalkan mereka semua diruangan itu


" Sudah..lagian Morgan binggung darimana Cherry bisa sampai diruangan ku"jelas Carina


" Baiklah Morgan , kamu bisa melanjutkan pekerjaan mu , terima kasih banyak untuk hari ini ,dan untuk kamu ,terima kasih atas masakan yang terpedasnya..hahaha," ucap Carina pada Morgan dan koki


" Sama sama nona , kami permisi" kata koki dan Morgan serempak membungkuk badan lalu meninggalkan ruangan


Morgan berhenti sebentar dipintu lalu melirik ke arah Cherry sekilas


"Aku akan mendapatkan mu" janji Morgan dalam hati lalu menutup pintu dan melanjutkan pekerjaannya


" Sayang...ayo makan" ajak Franky mengandeng Cherry duduk bersama disofa dan mengambil piringnya diatas meja dan menyuapi Cherry, lalu memasukkan makanan ke mulut nya juga


" Kenapa tidak pesan 2? , sepiring berdua apa kenyang?" tanya Carina dengan nada mengejek


" Jika Cherry kenyang, aku juga akan kenyang..hahaha" goda Franky sembari mengusap lembut rambut Cherry


Cherry yang sedang mengunyah makanan hampir-hampir tersedak karena mendengar gombalan Franky


" Kalian seromantis ini didepan umum, tidak heran jika banyak sekali orang yang ingin memisahkan kalian!" kata Carina yg duduk santai dikursi kebesaran nya sambil memperhatikan mereka


" Itu ujian cinta bagi kami" ucap Franky sambil menyuapi Cherry


"Oooh ya.. Franky, ada hal yang harus aku tanya kan persetujuan mu?"


" Hal apa?"


" Cherry tadi pagi datang kesalon ku untuk melamar kerja...di,..." belum selesai Carina menjelaskan, Franky langsung memotong


" TIDAK BOLEH" Jawabnya tegas , Carina dan Cherry langsung menoleh ke arah Franky


" Aku ingin belajar juga" kata Cherry memohon


" Aku akan menyewa hairstylist terkenal dan MUA terhebat khusus untuk mengajari mu di apartemen kita sayang jika kamu mau..." kata Franky lembut lalu mencium kening Cherry


" Maaf menyela Franky...aku hanya memberi saran , jika Cherry belajar ditempat ku , dia bisa langsung praktek menghadapi pelanggan ,lain jika kamu menyuruhnya private tanpa praktek langsung"


" Aku akan membayar orang"jawab Franky cepat


" Franky...kamu jangan terlalu over protektif terhadap Cherry , dia juga harus menghadapi dunia luar , harus ada masa depan yang digengam , apalagi Keluarga nya sudah tidak ada lagi , tidak mungkin dia berharap dan bergantung padamu..sedangkan kalian hanya sebatas tunangan "


Carina menarik nafas sebentar lalu berkata lagi


"Jika Cherry langsung terjun kelapangan dia akan belajar banyak , contohnya tipe wajah yang sesuai dengan model rambut ,jenis jenis rambut dan dia bisa prospek langsung di lapangan ... bagaimana menghadapi sifat pelanggan yang berbeda setiap hari , punya teman dari berbagai kalangan , kamu jangan menahan potensi nya, Franky"


Franky terdiam sambil menelaah apa yang dikatakan Carina


" Bagaimana jika mendapat pelanggan laki laki yang genit?"


" Hahahahaha..kamu tenang, aku tidak akan membiarkan Cherry menangani pelanggan seperti itu"


"Kamu yakin? bagaimana jika dia memaksa?"


" Maka aku akan mengusirnya"


" Selama Cherry menerima pelanggan wanita , dan belajar dengan benar , aku ijinkan" kata Franky mantap


****Cup****


Cherry mencium pipi Franky sekilas

__ADS_1


" Terimakasih sayang" ucap Cherry senang


" Kenapa dipipi , seharusnya disini" goda Franky sambil menunjuk ke bibirnya


" Heiiii..masih ada aku disini...hahaha" goda Carina


Cherry berdiri dan berjalan kemeja Carina kemudian memeluknya


" Terima kasih kak"


Carina berdiri dan membalas pelukan cherry


" Sama-sama Cherry sayang.."


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗


Freddy mengantar Jeannie dan Gisel kerumah gisel


"Aku kira kakak punya mobil sports mewah , hmmm.. tapi begini juga bagus..." ucap Jeannie


" Jadi kalau aku tidak punya mobil sports mewah , kamu tidak mau menjadi tunanganku?" ejek Freddy


" Iya , enggak juga , biasanya penampilan seperti kakak harusnya punya mobil mewah seperti kak Franky , tapi sewaktu kita ke keluar, mobil mewah kak Franky tidak nampak ya?" tanya Jeannie kepada Gisel


" Iya , apa dia juga memakai mobil seperti ini?" tanya Gisel


" Hmmm...bisa juga " jawab Jeannie


Freddy hanya tersenyum simpul tanpa membalas pembicaraan mereka


" Nanti belok kekiri kak" jelas Jeannie kepada Freddy


" Itu kak , yang warna putih"


Akhirnya mereka sampai dirumah Gisel


Kemudian mereka turun bersama


"Kenapa sepi sekali?" tanya Freddy


" Iya , Ayah dan Ibu sedang dikantor sedangkan kakak dan adikku pergi dengan temannya"


Lalu mereka masuk kerumah Gisel


" Duduklah , aku akan mengambil data Lena dikamar"


kata Gisel


Merasa sudah mendapatkan Franky , apalagi Freddy berjanji akan mempersiapkan double date lagi di negara B , membuat Gisel merasa data Lena tidak penting lagi baginya


" Ini semua data yang kamu minta" kata Gisel


" Apa hanya ini?" tanya Freddy penuh selidik


" Iya , semua yang diserahkan ke Jeannie hanya itu" kata Gisel jujur


Freddy memandang mata Gisel mencari kebenaran tapi Freddy tidak mendapatkan kebohongan dari matanya lantas untuk menyakinkan nya Freddy bertanya pada Jeannie


" Benar begitu, Jeannie?" tanya Freddy menoleh kearah Jeannie


" Iya " jawabnya lesu


" Kenapa?" tanya Freddy curiga mendengar jawaban Jeannie


" Bagaimana jika kak Lena menanyakan datanya kak?" tanya Jeannie takut

__ADS_1


" Kamu percaya jika aku bisa melindungi mu?" tanya Freddy santai dengan menggenggam file data Lena


" Tentu saja kak" jawab Jeannie bahagia sambil merangkul lengan Freddy


" Baiklah...aku harus kembali , kamu ingin disini atau pulang?"


tanya Freddy pada Jeannie


" Apa cuman begini kencan kita?" tanya Jeannie balik


Freddy menyergitkan keningnya lalu berkata


"Kamu kira aku harus kencan denganmu 24jam tanpa kerja apapun? Bagaimana aku bisa memesan tiket untuk kelanjutan double kita , jika aku tidak bekerja dan menghasilkan uang " tegas Freddy


Jeannie yang merasa senang karena alasan Freddy bekerja hanya untuk kencan selanjutnya


" Baiklah kak..aku mengerti , aku disini saja temenin kak Gisel. kakak hati hati dijalan , jangan lupa hubungi aku" ucap Jeannie


Saat Jeannie hendak mencium Freddy, Freddy menghindar


"Maaf Jeannie, aku akan bertemu klien , jika kamu mencium ku , akan ada bekas lipstikmu dan mencoreng penampilan ku maka projects aku akan dibatalkan , dan aku tidak bisa kencan dengan mu lagi.." alasan Freddy untuk menghindari Jeannie


Dengan kesal , Jeannie menggangguk dan membiarkan Freddy pergi


Freddy dengan cepat meninggalkan rumah Gisel dan menuju cafe Cendana


Tak berapa lama , Freddy akhirnya sampai dicafe dan mengembalikan kunci mobil yang dipinjamnya


" Ini tip untuk mu dan aku sudah mengisi bahan bakarnya FOUL"


Ucap Freddy sambil tersenyum manis dan menyodorkan 3lembar uang warna merah dengan hijau


" Terima kasih banyak tuan" ucap pegawai tersebut bahagia


TOK


TOK


TOK.


Pintu ruangan Carina diketuk


" MASUK " jawab Carina


Freddy masuk dan melihat Carina duduk di mejanya sedangkan Franky yang merangkul pundak Cherry duduk disofa menyilangkan kaki


Cherry hanya tersenyum ramah padanya , Freddy membalas senyuman Cherry dan mengedipkan sebelah matanya dan berjalan menghampiri mereka


" MISI pertama kita SELESAI" Kata Freddy meletakkan data Lena diatas meja lalu duduk berhadapan dengan Franky disofa


Franky melihat nya kemudian melirik ke arah Cherry dan memberi kode ke Cherry agar tidak mengindahkan Freddy


" Bagus , ini makanlah" kata Franky seraya menyodorkan makanan yang diantar pelayan tadi


"Jadi bagaimana selanjutnya?" Tanya Carina


" Kamu kirimkan rekaman itu padaku , tapi jangan lupa , kamu jangan menghapusnya dulu , karena suatu saat kita akan membutuhkan nya"


" Lalu?" tanya Franky


Dengan senyuman manis , Freddy menatap Cherry 0


"Lalu akan mengirimkannya ke anak buahku di skandinavia lalu menyuruhnya menyerah kan ke Lena , Biarkan mereka BERPERANG terlebih dahulu , barulah kita singkirkan mereka satu persatu" lalu Freddy memakan makanannya


" Wuah..ide mu sangat cemerlang Freddy...jika Lena mendengar semua pembicaraan kalian , Lena akan mengubah targetnya , Cherry akan dilepas , target barunya adalah Gisel dan Jeannie" jelas Carina

__ADS_1


" Yupz ....BINGO" kata Freddy sambil tertawa dan memainkan tangannya dengan jari telunjuk mengarah ke Carina , dan jempol mengarah ke atas , membentuk sebuah pistol 👉 lalu menghabiskan makanannya


__ADS_2