Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
BLACK EYES


__ADS_3

Setelah selesai mengurus masalah di perusahaan XIEMEN


Freddy dan Nicky keluar dari perusahaan , sedangkan Nico masih berada di perusahaan XIEMEN untuk mengurus para karyawan


" Ke INFINITE MOLL " pinta Freddy kepada supir


" Baik tuan" jawab supir


Freddy tiba-tiba merindukan Cherry


Freddy bisa tertawa lepas dan menjadi dirinya sendiri hanya didepan Cherry


Walaupun dia mencintai Cherry dalam diam , hanya dengan melihatnya bahagia bersama Franky , itu sudah merupakan kebahagiaannya juga


Setelah supir membawa Freddy dan Nicky ke MOLL tersebut, Freddy menyerahkan dua lembar uang kertas


" Pak , pergi makan siang dulu,, nanti aku akan menelepon jika sudah selesai"


Supir mengambil uang tersebut


" Terimakasih Tuan muda" lalu mereka semua keluar dari mobil


Freddy dan Nicky memasuki moll menuju lift ke cafe kakaknya sedangkan supirnya melangkah keluar dari moll hendak mencari makan


Sesampainya Freddy dan Nicky di cafe Franky


Freddy berpapasan dengan Celina


"Hmmm...Celina, apa Franky dan Cherry ada diruangan nya?"


tanya Freddy kepada Celina


" Ada tuan..." jawab Celina


" Apa mereka sudah makan siang?" tanya Freddy kembali


" Tadi Pak Hansen sudah mengantarkan makan siang keruangan Pak Franky" jawab Celina ramah


"Hhmm...baiklah....tolong antar makan siang diruangan Franky, untuk 2orang" pinta Freddy


" Baik pak" jawab Celina lalu memutar badannya menuju dapur cafe


Freddy dan Nicky melangkah menuju ruangan franky


TOK


TOK


TOK


Franky yang baru saja menyelesaikan makan siang bersama Cherry terkejut mendengar suara pintu diketuk lalu memandang ke arah pintu secara bersamaan


" Masuk" kata Franky dengan sebelah tangan kiri merangkul Cherry dan sebelah kanan membersihkan sisa makanan di mulut Cherry


" KREEEK"


Pintu terbuka , Freddy dan Nicky masuk


" Apa kami mengganggu?" goda Freddy dengan tersenyum dan melirik Cherry lalu menggedipkan matanya


" Apa kakak sudah makan?" tanya Cherry dengan tersenyum manis


" Belum...tapi tadi aku sudah memesannya kepada Celina" jawab Freddy sambil terus memandang Cherry dan duduk berhadapan dengan Franky dan Cherry


Franky berdiri dan mengulurkan tangannya kepada Nicky


" Apa kabar , Nicky?" tanya Franky dengan tersenyum


" Baik bos...apa gadis cantik ini tunangan mu?" tanya Nicky dengan membalas uluran tangan dari Franky lalu duduk bersebelahan dengan Freddy dengan melirik ke arah Cherry


" Iya , dia calon istriku" kata Franky lalu duduk kembali dengan merangkul Cherry


Nicky dan Freddy sama-sama menatap Cherry


Cherry sangat tidak enak dipandang begitu


" Kakak , aku keluar dulu , mungkin ada hal yang harus kakak bicarakan dengan mereka" kata Cherry pada Franky


" Hmmm... Cherry, kapan kita latihan lagi?" tanya Freddy sebelum Franky mengijinkannya pergi


" Mungkin setelah kalian selesai makan siang , kita kerumah utama untuk latihan" jawab Franky yang mendapat anggukkan oleh Cherry


" Aku keluar dulu" kata Cherry


Franky menahan tangan Cherry dan langsung mengecup kening Cherry


Pipi Cherry merona merah karena dicium oleh Franky didepan Freddy dan Nicky yang terus memandangi nya


Freddy dan Nicky saling berpandangan dan tertawa


" Kalian bukan berpisah dengan jarak ribuan mil , hanya dibatasi dengan pintu itu saja, ckckckck" goda Freddy dengan jarinya menunjuk ke arah pintu lalu menggeleng kepalanya


" Kamu akan tahu bila sudah mendapatkan calon istri , Freddy" ujar Nicky sambil tertawa


Cherry yang malu lalu menundukkan kepalanya dan berkata

__ADS_1


" Aku permisi dulu"


Disaat cherry membuka pintu


Celina juga sampai di depan pintu


" Terimakasih Cherry, kebetulan sekali..hahaha" kata Celina dengan membawa nampan berisi minuman dan di ikuti pelayan membawa nampan juga berisi makanan


" Iya kak, silahkan masuk...aku kebetulan mau keluar"


Celina dan pelayan menghidangkan makanan di meja dekat sofa untuk Freddy dan Nicky


Setelah selesai Celina dan pelayan keluar dari ruangan Franky


Cherry sedang memperhatikan sekeliling cafe , para pelayan berlalu lalang melayani pesanan pelanggan


Cherry berjalan ke tempat kasir dan membantu disana


Ketika para cafe mulai sepi ,


Celina menghampirinya


" Cherry...kamu lagi apa?"


" Lagi melihat-lihat laporan, kakak sudah selesai?"


" Hhmm... seperti biasa aku harus ke minimarket untuk mengecek bahan makanan, apa kamu mau ikut?"


" Apa boleh?" tanya Cherry


" Hmmm...bagaimana kalau kamu ijin dulu dengan bos?" tanya Celina dengan tersenyum


" Hhmm..baiklah, tunggu sebentar ya,kak!"


Cherry lalu berjalan keruangan Franky dan mengetuk pintu lalu masuk dan berdiri didekat pintu


" Ada apa sayang?" tanya Franky lembut ,


Franky , Freddy dan Nicky sedang membahas perusahaan XIEMEN dan bisnis mereka menoleh ke arah Cherry


" Kakak , apa aku boleh ikut dengan kak Celina ke minimarket untuk mengecek stock makanan?" tanya Cherry


Merasa masih diwilayahnya ,didalam moll...Franky menyetujuinya


" Baiklah... hati-hati, bawa ponselmu,jika ada apa-apa cepat hubungi aku" kata Franky dengan perhatian


Cherry lalu berjalan ke arah Franky lalu mencium pipinya


"Terimakasih sayang" ucap Cherry dan mengambil tas selempangnya lalu memutar badannya dan pergi dari ruangannya


Franky juga tersenyum bahagia melihat tingkah calon istrinya


"Jika Cherry jadi istriku,mungkin aku akan menyimpannya dikamar,hahahaha" ejek Freddy


" Aku juga ingin menyimpannya, tapi dia juga manusia,akan lebih baik jika aku biarkan dia mengejar cita-citanya" jawab Franky


" Baiklah...kita lanjutkan pembahasannya" ajak Freddy


Sementara Cherry dengan cepat berlari ke arah Celina


" Ayo kak" ajak Cherry


Celina dan Cherry lalu berjalan keluar dari cafe menuju lift


Saat tiba dilantai yang dituju , Cherry dan Celina keluar dari lift menuju minimarket


Setelah sampai di minimarket, para pegawai yang sudah mengenal Celina , hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya


Celina membawa Cherry ke gudang yang terletak dibagian belakang minimarket tersebut untuk mengecek stock makanan


Cherry pun membantu Celina ,


Sekitar 1jam mengecek dan mengambil bahan yang akan dibawa ke cafe , mereka pun keluar dari gudang minimarket lalu berjalan keluar dari minimarket tersebut


Ketika hendak menuju lift , seseorang memanggil Cherry


" CHERRY"


Cherry dan Celina memutar badannya mereka dan melihat ke arah sumber suara


" Jeannie" kata Cherry


" Apa kabar, Cherry? ternyata kamu masih hidup dan bertambah cantik, apa kamu sudah memikat pria kaya untuk menipu hartanya ? Apa kamu mempunyai sugar Daddy?" ejek Jeannie dengan tersenyum sinis


Celina yang tidak tahan Cherry dihina, akhirnya menarik tangan Cherry dan berlalu dari sana berjalan menuju lift


Didalam lift ,Celina yang kesal lalu bertanya pada Cherry


" Siapa dia, kenapa kata-katanya sangat kasar sekali?"


Cherry tersenyum lalu menceritakan masa lalu nya dengan David hingga Jeannie mengundangnya diacara ulang tahun tepat saat Valentine , dan bagaimana dia putus dengan David , sambil bercerita , lift sudah membawa mereka ke lantai tempat cafe Franky,


Mereka keluar sambil asik berbicara


Tiba-tiba 2 orang pria yang memakai topi dan masker membekap mulut Cherry,

__ADS_1


Beruntung dengan postur tubuh Cherry yang kecil , dia sudah pandai menghindari lawan yang diajarkan Freddy


Celina yang sedang membawa kantong berisi makanan dibuang dilantai , lalu memukul dan menendang pria tersebut,


Cherry melihat Celina membantunya dan memiliki ilmu bela diri , Cherry pun menggunakan ilmu yang diajarkan oleh Freddy tersebut menyiku tangan pria yang membekapnya


Disaat bersamaan , Freddy, franky, Hansen dan Nicky berlari keluar dari cafe ,


Franky menghampiri Cherry


" Kamu tidak apa-apa,sayang?" tanya Franky cemas dengan memeluk Cherry


" Tidak apa apa" jawab Cherry


Nicky dan Hansen menangkap 2orang pria yang membekap mulut Cherry tadi


" Katakan siapa yang menyuruh kalian?" tanya Hansen dengan dua tangannya mencengkram dua tangan pria itu kebelakang dan mendorong mereka ke tembok, namun mereka enggan mengaku


Freddy yang memperhatikan sekeliling menangkap 2sosok pria yang mencurigakan , lalu mengejarnya


Franky yang melihat Freddy berlari berinisiatif untuk membantu Freddy


" Celina , tolong jaga Cherry" setelah berkata begitu, Franky berlari mengikuti Freddy


Dengan langkah yang sangat cepat , dua orang yang berusaha melarikan dirinya , akhirnya ditangkap oleh Freddy dan Franky


Dengan tenaganya yang sangat kuat , Franky dan Freddy memukul dan menendang kedua pria itu hingga babak belur dan kesakitan hingga lemas dan tersungkur ke lantai


"Ampun...ampun...ampun...Pak" kata kedua pria yang sudah babak belur dan menyilangkan tangan dikepalanya


" Jika kalian tidak mengaku , bukan hanya kalian ,bahkan keluarga kalian tidak akan bisa melihat indahnya dunia lagi , katakan....siapa yang membayar kalian?" ancam Freddy


" D-iii..ddiiiaa...tuan Morgan yang membayar kami menculik gadis itu" kata pria tersebut dengan jari tangan menunjuk ke arah Cherry


" Dari kelompok mana kalian?" tanya Franky dengan sorot mata tajam membunuh


" BLACK EYES" kata pria satunya lagi dengan menunduk


Franky dan Freddy saling memandang


Tanpa pikir panjang, Freddy mengeluarkan ponselnya dan menghubungi ketua BLACK EYES


" Tuan , anda menerima kerjasama dengan Morgan untuk mengganggu keluargaku? apa anda ingin kelangsungan BLACK EYES panjang umur , atau ku buat anggota anda PENDEK NAFAS SEMUANYA, TERMASUK ANDA?" Ancam Freddy yang sudah tersulut emosinya dengan mengertakkan giginya


Sebagai ketua mafia dari seluruh dunia , dia sangat mengenal para ketua dari berbagai kelompok gangster


" HAH , maaf tuan, saya tidak tahu jika target Morgan adalah bagian dari anggota keluarga anda... saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, Tuan..mohon lepaskan anak buahku , aku akan membatalkan kerjasama dengan Morgan"


" AKU AKAN MEMAAFKAN MU JIKA KAMU BISA MENANGKAP MORGAN , MIRANDA DAN JUGA TOMMY DAN SERAHKAN KEPADA PIHAK KEPOLISIAN , JIKA GAGAL , MAKA BLACK EYES HANYA TINGGAL NAMA" ancam Freddy


" Ta.. taapii tuan, hmmm...beri kami waktu"


" Waktu kalian sampai besok, jika tidak maka aku akan menghancurkan black eyes" kata Freddy langsung mengakhiri panggilan


" Hari ini aku lepaskan kalian , jika aku mendapat informasi apabila kalian masih berani berkerjasama dengan Morgan , aku tidak segan untuk menghancurkan tubuhmu juga keluargamu, DAN AKU INGIN KALIAN MEMBAWA MORGAN , MIRANDA DAN TOMMY DIHADAPAN KU ,BESOK!!! ,MENGERTI? " Kata Freddy dengan emosi


" Baik bos" kata 2pria itu dengan ketakutan


" PERGI" Teriak Franky yang sudah Sangat emosi dengan mengepalkan tangannya,


Tommy dan Morgan sudah membuat ketenangannya terganggu


Kakak beradik yang sudah tersulut emosi itu langsung berlari menghampiri Cherry dan yang lainnya yang telah berkumpul


Franky memeluk Cherry agar emosi nya reda dan mencium pucuk kepala Cherry dan membawa Cherry ke dalam cafe ,di ikuti oleh yang lain


Hansen dan Nicky melepaskan kedua anggota BLACK EYES tersebut ,


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


FLASH BACK ON


Sewaktu mereka Selesai membahas pekerjaan diruangan Franky


Franky hendak menelepon Cherry, menanyakan apa dia sudah selesai dengan Celina


Namun tiba-tiba Hansen masuk dan mengatakan bahwa dia mendapat laporan dari pegawai yang lain yang sedang bertugas menerima tamu dan berdiri diluar cafe bahwa ada 2orang pria yang membekap mulut Cherry


Kontan saja Franky dan Freddy berhamburan keluar beserta Nicky dan Hansen


FLASH BACK OFF


💕💕💕💕💕💕💕


" Celina , keruangan ku " pinta Franky dengan merangkul Cherry lalu berjalan keruangan nya di ikuti Freddy dan Nicky


"Baik tuan" jawab Celina


Saat berjalan keruangan Franky , Cherry lalu menarik tangan Franky


"' Kakak , jangan memarahi kak Celina , aku yang ingin ikut dengannya" kata Cherry yang mengira bahwa Franky akan memarahi Celina karena mengajaknya ke minimarket untuk mengecek bahan makanan


Cherry merasa bersalah karena dirinya, Celina akan dimarahi oleh Franky


Franky menyunggingkan senyum " kamu ingin mewakili Celina menerima hukuman?" tanya Franky

__ADS_1


__ADS_2