
Franky melihat kebahagiaan diwajah Cherry saat mengatakan akan bersantai dipantai
" Kamu bahagia karena akan kepantai atau bahagia karena makan nasi ayam atau karena pergi bersamaku?"
" Aku bahagia jika pergi dengan kakak ,mau kemana pun itu , walau kakak membawaku ke gua , ke hutan , terutama membawaku jalan-jalan menjelajahi hati kakak, aku suka dan bahagia ,hahaha.." Goda Cherry dengan tertawa lepas
Franky ikut tertawa melihat Cherry tertawa lepas
"Kamu tahu sayang?, apa yang membuat ku bahagia?" tanya Franky dengan menapuk kedua pipi Cherry
" Hmmm...biar aku tebak! kakak bahagia jika aku membalas mencintai kakak"katanya dengan memasang puppy eyes ,
Franky dengan gemas mencium mata Cherry lalu berkata
"Itu salah satunya, tapi yang paling utama , aku bahagia melihat dirimu tertawa bahagia"
" CUP"
Cherry mengecup bibir Franky dengan sedikit menjinjitkan kakinya lalu memeluk Franky
"Terimakasih kak ,karena mencintaiku dengan tulus juga aku di cintai oleh keluarga kakak , aku tidak mempunyai siapa-siapa lagi sekarang"
Franky mengelus rambut Cherry " Aku yang harusnya berterimakasih padamu karena telah mencintai ku, jangan ragukan cintaku..walau diluar banyak sekali orang yang ingin memisahkan kita , aku mohon kamu harus percaya padaku , karena bahagiaku adalah dirimu"
Cherry mendonggak kan kepalanya menatap Franky
"Kakak , bagaimana jika David, Gary dan Morgan menculik ku?"
" Maka aku akan menyelamatkanmu., apapun caranya , untuk itu anting anting pemberian ku , jangan dilepaskan, karena didalamnya telah aku letakkan alat pelacak untukmu" bisik Franky ketelinga Cherry lalu mengecup pipi kiri dan kanan Cherry
Cherry menggangguk paham
" Ayo kita pergi sarapan dulu" ajak Franky dengan menggenggam tangan Cherry dan berjalan keluar dari kamar, lalu berjalan keluar dari apartemen
Seperti biasa mereka singgah ke cafe untuk memantau sebentar, nampak Celina sudah berada dicafe untuk bersih-bersih
" Kak Celina sungguh pegawai teladan ya kak" puji Cherry
" Iya , bulan depan kita naik kan gajinya ya" kata Franky dengan menggedipkan matanya pada Cherry
Cherry tertawa kecil sambil mengganggukkan kepalanya
" Ayo" kata Franky dengan memeluk pinggang Cherry dan berjalan ke lobby
" Masuk" kata Franky dengan membuka pintu mobil
" Kakak , ini mobil siapa?" tanya Cherry heran ketika mereka sudah berada didalam mobil
" Ini mobil baru aku beli , karena aku tidak ingin ada yang mengintai kita ,sebagian dari mereka sudah mengetahui mobil sport aku" jelas Franky
" Hmm..." Cherry menggangguk paham , Franky melajukan mobilnya menuju restoran ORIENTAL, karena disana menyediakan menu menu yang disukai Cherry
Tak lama mereka pun sudah sampai , Franky lalu keluar dari mobil kemudian berjalan memutari mobilnya lalu membuka pintu mobil untuk Cherry dan mengulurkan tangannya untuk Cherry
Cherry menyambut uluran tangan Franky lalu keluar dari mobil lalu masuk ke dalam restoran
Setelah masuk , Franky memilih tempat duduk di sudut dekat tembok yang menjadi sekat dengan meja yang lain
Mereka duduk berdampingan, pelayan memberikan daftar menu kepada mereka
Franky dan Cherry memesan menu favorit mereka , setelah selesai mereka memesan , pelayan tersebut pergi
Disaat menunggu makanan datang , 2 orang sedang berbincang di sebelah meja Franky dan Cherry
Franky yang sangat peka mendengar suara yang sangat familiar ,lalu Franky berbisik pada Cherry
"Sepertinya Morgan dan Tommy di belakang kita, jangan melihat kebelakang , pakai masker mu"
__ADS_1
Benar saja , Tommy dan Morgan sedang makan sambil berbincang mengenai rencana mereka
" Minggu depan Miranda akan sampai , kamu bersiaplah menculik Cherry, aku akan mengancam Franky untuk menikahi Miranda dengan Cherry sebagai umpan" kata Tommy kepada Morgan sambil mencicipi makanannya
" Pasti pa...oo ya , aku sudah mengundurkan diri dari cafe , agar aku bisa fokus pada masalah ini , sebelum aku keluar , aku telah bertanya pada Carina soal Cherry , Carina bercerita jika Cherry melamar pekerjaan disalon Carina , untuk tempat tinggal, Carina bilang bahwa menurut CV saat dia melamar pekerjaan , alamat yang tertera dia tinggal di jalan XX sekitar 300 meter dari salon carina" jelas Morgan lalu mengambil minuman dan meminumnya
" Bagus, sudah ada beberapa petunjuk, malam ini kita kesana untuk mengintai" kata Tommy menyeringai senang
" Lalu apa yang akan papa lakukan terhadap Cherry jika kita sudah menculiknya?" tanya Morgan sambil makan
" Tentu saja akan ku nikahkan kalian, hahahaha, bukankah kau menyukainya?" tanya Tommy sambil memperhatikan mimik wajah Morgan
" Tapi dia mencintai Franky, Pa.." kata Morgan sendu
" Cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu, dan sekarang kita hanya berusaha memisahkan Franky dan Cherry , dan saatnya nanti kalian akan menikah bersama , Franky dengan Miranda dan Cherry dengan kamu, pelan pelan ambilah hati Cherry , aku tahu dia perempuan yang lembut..hahaha"
"Ya ,selain lembut, Cherry sangat cantik ,anggun dan mandiri... Apa aku bisa membahagiakanya sedangkan sekarang aku tidak punya pekerjaan" kata Morgan sangat pesimis
" Sebenarnya kamu tidak perlu bekerja , jika kamu mau , kamu bisa membantu papa menjalankan bisnis papa"
" Aku tidak mengerti soal senjata pa.. "
" Tidak akan terlambat jika kamu mau belajar"
" Hmmm...baiklah , aku harus belajar lebih tekun agar bisa lebih hebat dari Papa , hahahaha"
" Harus itu nak... hahaha"
Tommy dan Morgan melanjutkan makanan mereka sampai selesai
Franky yang mendengar percakapan mereka, mengepalkan tangannya , makanan yang mereka pesan sudah datang
Franky dan Cherry duduk membelakangi Morgan dan Tommy dan menyander disisi tembok jadi Morgan dan Tommy tidak mengetahui mereka
Franky dan Cherry duduk bersebelahan
Tak lama Morgan dan Tommy selesai makan setelah membayar , Tommy dan Morgan keluar dari restoran tanpa memperhatikan sekitar
Franky dan Cherry yang tahu jika mereka akan hendak keluar, dengan cepat memakai masker dan topi mereka dan menunduk
Tommy dan Morgan memang tidak mengetahui bahwa Franky dan Cherry ada disana
Setelah Tommy dan morgan keluar , Franky dan Cherry menyelesaikan sarapan mereka
" Beruntung hari ini aku tidak membawa mobil sport ku" kata Franky
" Karma baik melindungi kita " kata Cherry sambil tersenyum,
Saat Franky memegang tangan Cherry, tangan Cherry terasa sangat dingin
"Kamu takut ,sayang? tanganmu sangat dingin"
" Aku tadi ketakutan dan sedikit berkunang-kunang"
" Kalau begitu kita pulang saja ya , supaya kamu bisa istirahat , lain kali saja kita kepantai ya .."
"Hmm... terserah kakak"
Lalu mereka memakai masker dan topi, Franky membayar makanan mereka lalu beranjak pergi meninggalkan restoran tersebut
Sesampainya di apartemen, Franky membawa Cherry ke kamar
Cherry langsung masuk kekamar mandi
Franky duduk disofa dan mengeluarkan ponselnya lalu menelepon Freddy
"Tadi saat aku dan Cherry sarapan, Morgan dan Tommy duduk di belakang ku , mereka merencanakan akan mengintai rumah Cherry di jalan XX , dan Miranda seminggu lagi akan tiba dinegara ini , motifnya menikahkan ku dengan Miranda dan Morgan dengan Cherry"
__ADS_1
" Baiklah . nanti sore datanglah kerumah utama,aku akan mengajari Cherry bela diri" kata Freddy
" Cherry sedang drop " jawab Franky
" Drop bagaimana?"Freddy binggung dengan perkataan Franky
" Iya , semalam dia ketakutan dan terkejut saat aku menembak pengkhianat itu dan kebetulan dia sedang masa periode yang menyebabkan tubuhnya lemah , dan wajahnya pucat ,tekanan darahnya turun dan tadi saat Cherry mendengar percakapan Morgan dan Tommy , tangan Cherry kedinginan, dia sangat takut"
"Hmmm...kalau begitu , nanti malam kami akan datang ke apartemen mu" kata Freddy sedikit khawatir
" Baiklah" jawab Franky
Mereka mengakhiri percakapan lalu meletakkan ponselnya diatas nakas lalu dia berjalan kekamar mandi dan mengetuk pintu kamar mandi
"Sayang.. kamu sedang apa?"
" Aku bersihkan muka dan ganti baju sebentar"
" Baiklah...jika sudah selesai, cepat keluar. "
" Iya"
Lalu Franky keluar dari kamar Cherry dan masuk kekamarnya , lalu menuju kamar mandi, tak lama dia keluar dan dia mengambil tabletnya lalu keluar dari kamarnya dan berjalan kedapur mengambil suplemen dan air hangat lalu berjalan masuk kekamar Cherry
Saat masuk kekamar Cherry, di lihatnya Cherry sedang duduk menyandar kan kepala dipinggiran sofa sambil menutup mata
Franky melihatnya dan duduk disebelah Cherry lalu mengelus wajah Cherry
" Apa kamu baik-baik saja, sayang?" tanya Franky
" Iya , hanya saja kepalaku masih berkunang-kunang" jawab Cherry dengan membuka mata
"Minumlah suplemen ini" kata Franky lalu memasukkan suplemen kemulut Cherry lalu menyodorkan minuman nya kepada Cherry
Cherry meminum air hangat lalu saat akan meletakkan gelas kosong di nakas , Franky mengambil alih gelas tersebut dan menaruh dinakas disebelah sofa
" Sini.. berbaring lah" kata Franky dengan menepuk betisnya
Cherry lalu mengangkat rambut nya dan menjatuhkan kepalanya dibetis Franky , lalu tangan Franky dengan lembut mengusap-usap dan memijat lembut kepala Cherry
" Nanti malam Freddy dan yang lain akan datang" kata Franky
" Apa kakak memberitahu kan kondisiku?"
" Iya , karena Freddy memaksa mu latihan"
" Hmm... maaf..aku sungguh sangat merepotkan kalian"
" Sssstttttt" Franky meletakkan jari telunjuk dibibir Cherry
" Tidak merepotkan " kata Franky sambil tersenyum
Cherry tersenyum dan menatap lembut Franky , dan Franky membalas tatapan Cherry dengan penuh cinta sambil terus memijat lembut kepala Cherry hingga tak terasa Cherry memejamkan mata dan tertidur
Franky merasakan nafas Cherry teratur lalu menghentikan pijatannya dan mencium kening Cherry lembut , lalu dia membuka tabletnya dan mulai bekerja
Franky mempunyai beberapa usaha , selain pemilik beberapa Moll , Franky juga memiliki usaha di bidang otomotif baik kenderaan roda dua maupun roda empat , tapi dia hanya memantau terkadang sesekali dia terjun ke lapangan untuk mengecek
Baru-baru ini dia membeli dan membangun sebuah MOLL, apartemen dan hotel lagi , rencananya untuk diberikan kepada Cherry
HAI READER YANG BUDIMAN
SETELAH SELESAI MEMBACA, JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA
JADIKAN FAVORIT YA
XIE-XIE🙏🙏🙏
__ADS_1
💖💖💖💖💖