Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
KEHILANGAN JEJAK


__ADS_3

FLASHBACK ON


"Tuan , nyonya besar , dan tuan Freddy" sapa Hansen sambil menunduk hormat kepada orang tua majikannya dan juga Freddy


CHERRY juga mengikuti Hansen menyapa semua orang yang diruangan rumah sakit


" Tuan , Nyonya... perkenalkan ini nona Cherry , gadis ini akan mendonorkan darah untuk nona Fransisca" jelas hansen


" Oo.. begitu rupanya ,mari ikut saya keruangan dokter" kata ayah Franky lalu mereka bertiga keluar menuju ruangan dokter Sardi


" Gadis yang sangat cantik dan baik hati" kata Freddy dalam hati


Pertemuan pertama Freddy dengan Cherry telah meninggalkan kesan yang sangat baik bagi Freddy , dan baru mengetahui bahwa gadis cantik itu memiliki golongan darah yang sama dengan adiknya ,


" Ibu... aku keluar sebentar ya,Ibu istirahat lah" kata Freddy meninggalkan kamar tersebut lalu bergegas menuju ruangan dokter Sardi


Ketika pintu dibuka sedikit ,Freddy mengintip dibalik pintu , nampak sosok Cherry sedang melakukan cek darah , setelah selesai Cherry langsung dibawa masuk ke dalam sebuah ruangan untuk mengambil darahnya


Freddy menutup pintu kembali dan bersandar didinding , tak lama ayahnya keluar dari ruangan tersebut dan terkejut melihat Freddy sedang berdiri menyandarkan diri di dinding


" Freddy... ngapain kamu disini? Ibu mu sendirian?" tanya Ayahnya


" Ibu sedang istirahat" berhenti sejenak lalu berkata


" Ayah...darimana Hansen kenal gadis itu?" sambil mengarahkan kepalanya keruangan dokter


" Oo... Cherry... hmmm....dia gadis yang disukai kakakmu sejak kecil , jadi Franky memantaunya dan melindungi nya dari belakang , dan memerintahkan Hansen menjadi temannya untuk lebih mudah berinteraksi , bahkan kakakmu menempatkan bodyguard nya dimana-mana, agar Cherry tetap aman" jelas Ayahnya


Freddy hanya mendengar dan mencerna apa yang dikatakan oleh Ayahnya


" Nampaknya aku terlambat..hehehehe" kata Freddy dalam hati sambil terkekeh


" Kenapa kamu tertawa?" tanya Qyahnya


" Tidak apa-apa ayah, jika kakak melindunginya karena mencintainya, maka aku juga akan melindungi nya karena berhutang budi pada Cherry hehehehe" kata Freddy sembari tertawa


" Jangan karena wanita, kalian menjadi perang saudara" ucap Ayahnya yang sedikit merasa jika Freddy juga menyukai Cherry, ayahnya sangat peka terhadap anaknya


" Tidak ayah...jika Cherry benar-benar mencintai kakak, maka aku juga akan mencintai dia juga sebagai kakak ipar ku" kata Freddy dengan tersenyum manis yang menampilkan deretan gigi putihnya


" Baguslah....Ayah berharap kalian bisa rukun dan hidup berbahagia " harap Ayahnya


" Doa kan yang terbaik buat kami , Ayah"


" Doa kami sebagai orang tua kalian,selalu menyertai kalian ,anak anak kami"

__ADS_1


" Baiklah , Ayah masuk ke dalam dulu , Mungkin Cherry sudah selesai , ayah harus berterima kasih padanya"


" Baiklah Ayah....." kata Freddy sambil tetap bersembunyi dibelakang tembok untuk melihat Cherry


Tak lama ayahnya , Hansen, Cherry dan dokter keluar dari ruangan itu, setelah Cherry dan Hansen pamit meninggalkan ayahnya sendiri , Freddy terus memperhatikan Cherry sampai dibelokkan koridor rumah sakit


"Aku akan membalas budi baik mu terhadap keluarga ONG" kata Freddy dalam hati.


FLASHBACK OFF


Berdiri didepan kaca jendela memikirkan sosok Cherry, teringat akan pertemuan pertama dengan gadis polos, cantik dan baik hati. sejak saat itu juga , dia selalu memantau semua kegiatan Cherry , bahkan pacaran serta kehilangan semua keluarganya, hingga bagaimana Franky mengejar cinta Cherry , Freddy mengetahui nya


" Cherry" ucap Freddy menatap diluar jendela kamarnya ,


Cinntanya kepada Cherry harus dipendam karena lebih menghargai persaudaraan


"Jika kalian bahagia, maka aku iklas..aku akan tetap melindungi mu dan mencintai mu dalam diam." ucap Freddy sambil tersenyum


Freddy juga mengetahui ketika Cherry ditabrak oleh David karena melindungi Franky dan saat Cherry ditusuk oleh Fany ,


Semakin mengetahui kebaikan ,kepolosan dan kecantikan Cherry, Freddy semakin mengaguminya , walau harus menjadi adik iparnya, Freddy cukup puas, karena bagi nya mencintai tidak harus memiliki, tapi saat melihat dia bahagia itu sudah lebih dari cukup


Freddy menggosok wajahnya dengan kedua tangannya lalu memalingkan wajahnya membelakangi jendela dan bersandar dikaca jendela itu


DRRRTTZZZ


" Halo."


" Baik...kirim alamatnya, aku segera kesana"


Lalu mengambil jaketnya yang dekat jendela , kemudian pergi meninggalkan rumah


馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅馃挅


Dalam perjalanan menuju cafenya yang ada di moll, wajah Franky terlihat kusut, tegang dan emosi , mungkin susah dijelaskan bagaimana seseorang yang emosi sekaligus galau dan tak bersemangat


" Ekhemmm...." Cherry berdehem agar suasana dimobil tidak tegang dan wajahnya tidak kusut


" Hmmm... Bagaimana kalau kita pergi ke perawatan wajah,kak?" bujuk Cherry sambil menatap wajah Franky yang sedang menyetir , Cherry menggoda Franky yang wajahnya terlihat kusut


Franky melirik sekilas ke arah Cherry lalu kembali fokus melihat kedepan


" Apa kamu bahagia mau pergi ke Jerman bersama Freddy ,karena meninggalkan aku dan ingin terlihat cantik sehingga ingin perawatan wajah?" tanya Franky to the point


" Astaga...kakak" menghela nafas dalam-dalam lalu membuangnya kasar , niat hanya ingin menggoda Franky karena wajahnya kusut,malah disalahartikan , tak ingin berdebat, Cherry pun hanya diam dan memalingkan wajah menghadap kaca jendela mobil

__ADS_1


Franky yang melihatnya tanpa diberi jawaban lalu berkata


"Berarti benar dugaan ku , kamu bahagia pergi ke jerman dengan Freddy dan meninggalkan aku disini , baiklah...jangan menyesal jika aku benar-benar menyukai Lena" katanya dengan emosi


Cherry yang terkejut lalu melihat Franky dengan emosi juga


"BERHENTI" teriak Cherry dengan menggepalkan tangan


Franky yang terkejut langsung membanting stir kekiri dan menginjak rem


" Kenapa?" tanya Franky tanpa bersalah


" Silahkan kakak lakukan apa pun , tidak usah pedulikan aku jika memang keberadaan ku menyulitkan kakak, aku pergi...jika kakak menyukai Lena , aku akan mundur...semoga kamu berbahagia..." kata Cherry tanpa sadar airmatanya jatuh begitu saja , terasa sakit didadanya mendengar penuturan Franky,


Dengan cepat Cherry membuka pintu mobil dan meninggalkan mobil Franky dan memanggil taksi yang kebetulan sedang melintas dijalan tersebut


" Tunggu..." teriak Franky saat Cherry keluar dari mobil , ketika Franky keluar dari mobil, dia sudah melihat Cherry masuk kedalam taksi , Franky mendekati taksi itu dan mengetuk jendela penumpang,


Namun sang penumpang tidak sudi membuka kaca jendela dan taksi berlalu dengan kecepatan tinggi


Franky lalu berlari ke mobilnya dan mengejar taksi yang ditumpangi Cherry


Saat Cherry masuk ke dalam taksi , dia mengusap airmatanya lalu berkata


" Pak , cepat jalan Pak ,itu orang jahat.... jangan hiraukan"


" Baik non..." jawab supir taksi melajukan mobilnya saat Franky mengetuk jendela mobil nya


" Pak, kita masuk jalan kecil saja ya pak , saya mau ke jalan XX" kata Cherry sambil sesekali melihat ke arah belakang


Cherry pulang kerumah orang tua nya dulu , sejak orang tua nya meninggal, rumah tersebut kosong , tetapi sesekali para pelayan diperintah Franky untuk membersihkan rumah tersebut.


" Untungnya aku ada bawa uang dan kunci rumah papa" katanya dalam hati


Ketika tiba dirumah , Cherry langsung membayar supir taksi dan dengan cepat membuka pintu rumahnya dan masuk ke dalam kemudian dikuncinya rumahnya dengan kuat, dia mengintip dijendela untuk melihat apa Franky mengikuti nya atau tidak?


Cherry juga memeriksa , apa ada bodyguard nya yang mengikuti nya?


Ketika Cherry tidak melihat siapapun, akhirnya Cherry bernafas lega lalu duduk disofa


"Kalau memang kita berjodoh, kita akan bertemu kak , jika memang kakak bukan jodohku, aku iklas"


Sekali lagi hatinya terasa sakit , saat Franky mengatakan jika bisa menyukai Lena , ada dentuman keras menghantam ke hatinya , air matanya kembali turun , Cherry menangis dengan meringkuk disofa ruang tamu


鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍鉁达笍

__ADS_1


Sementara Franky kehilangan jejak Cherry, karena taksi melewati jalan yang agak sempit, yang bisa dilalui oleh mobil kecil , sedangkan mobil sport Franky tidak bisa melaluinya, akhirnya dia pun kehilangan jejak Cherry


" AAARRRGGHHHH..... SIAL" sambil memukul stir mobil


__ADS_2