Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
PENGKHIANAT


__ADS_3

Setelah kepergian Morgan dan Tommy, Franky mengirimkan hasil rekamannya kepada Freddy


Cherry hanya terbengong-bengong setelah ikut mendengar percakapan Morgan dan Tommy, dia tak menyangka bahwa Morgan yang dari penampilannya sangat kalem dan bersahaja ternyata berniat jahat


" Sayang, kamu kenapa?" tanya Franky sambil memegang tangan Cherry setelah selesai mengirim rekamannya kepada Freddy


" Eh..aa..iya aku baik baik saja" jawab Cherry gugup mendengar sendiri bagaimana Morgan yang sebenarnya didepan matanya


" Apa kamu mendengar percakapan mereka?" tanya Franky


Cherry hanya mengganggukkan kepalanya


Franky menarik nafas panjang lalu menghembuskan pelan


" Sayang...kamu lihat sendiri , banyak orang yang berpenampilan baik , tapi belum tentu berniat baik , ingatlah Bagaimana pun usaha mereka memisahkan kita , percayalah padaku , aku selalu akan memperjuangkan mu" kata Franky lalu mengecup kening Cherry


" Ayo kita ziarah dulu" ajak Franky lalu merangkul Cherry dan berjalan bersama keruangan tempat penampungan abu jenazah korban ledakan pesawat tersebut


Selama satu jam Franky menemani Cherry melakukan serangkaian doa , saat selesai , mereka berpapasan dengan beberapa orang suci


Franky dan Cherry memberi salam dengan merangkap kan kedua tangannya dan menghormat , orang suci tersebut berhenti ketika melihat aura Cherry ,walau tertutup masker , orang suci tersebut bisa melihat dengan jelas aura yang terpancar dari wajah Cherry, lalu orang suci tersebut memejamkan matanya sekitar 3menit lalu berkata


" Takdirmu sungguh indah seperti pelangi , buah karma baik selalu kembali kepada pemiliknya , mungkin sekarang banyak awan mendung dengan tetesan hujan deras yang berkabut, tapi setelah semua berlalu , pelangi pun akan muncul untuk menyambut mu" orang suci tersebut berkata dengan tersenyum


Selesai berkata pada Cherry ,orang suci tersebut merangkap kan kedua tangannya dan berjalan melewati Franky dan Cherry


Franky dan Cherry p saling berpandangan lalu tersenyum dan mereka bergandengan tangan meninggalkan tempat tersebut


" Kita makan siang dulu ya" ajak Franky sembari melangkahkan kaki mereka menuju lobby parkir lalu menaiki motor dan meninggalkan tempat tersebut


Saat melintas disebuah taman , Cherry melihat sosok David


" Kakak , itu bukannya David?"tanya Cherry kepada Franky yang sedang mengendarai motornya


Franky melambatkan laju motornya dan melihat sisi kanan dan kiri


" Dimana?"


" Didekat taman itu kak" kata Cherry dengan menunjuk kearah taman


Franky terkejut melihat sosok David sedang duduk di motor dengan Gary


" Begitu cepat David keluar dari penjara?" ucapnya


" Deharusnya mendekam berapa lama,kak?" tanya Cherry


" Paling lama 3tahun , apa dia mendapat remisi atau mengajukan banding?" Franky bertanya-tanya sambil melajukan motornya pelan


Disaat bersamaan , David melihat ke arah jalan dan tampak sepasang kekasih yang begitu familiar baginya


"Apa itu Franky dan Cherry?" tanya David yang mengenali motor gede milik Franky


Gary yang mendengar nama Cherry,.melihat ke arah David lalu memutar kepalanya melihat ke arah jalan , tampak sepasang kekasih sedang melajukan motornya melewati mereka


" Jika dilihat dari motornya, kemungkinan itu Franky" kata David


" Apa kita harus mengejarnya dan menculik Cherry" tanya Gary


" Ayo kita ikuti, dan cari petunjuk dimana Cherry tinggal saat ini"


Lalu mereka pun memakai helm dan dengan cepat menghidupkan mesin motor mereka dan berusaha mengikuti motor Franky


Franky dan Cherry yang sadar bahwa David dan Gary memperhatikan mereka


Franky dengan kecepatan tinggi melajukan motornya dan menyalip kenderaan yang lain


" Kita ketahuan mereka ,kak" kata Cherry panik dengan tiba-tiba memeluk erat tubuh Franky


Franky yang merasakan pelukan yang sangat kencang dari Cherry merasa bahagia karena dia merasa bahwa dia sebagai pelindung buat Cherry


" Tenanglah sayang, aku akan melindungi mu , mereka tidak akan bisa mengejar kita, aku akan membawamu ke suatu tempat yang aman"


David dan Gary sudah tertinggal jauh dan kehilangan jejak Franky sangat kesal .


Franky yang sudah jauh meninggalkan kejaran David dan Gary melajukan motornya lebih cepat lagi hingga tiba di suatu rumah yang sederhana , terdapat beberapa penjaga disana sedang berbincang,


Setelah melihat Franky dan Cherry turun dari motornya dan membuka masker

__ADS_1


Mereka sadar bahwa Bos besar mereka datang ,mereka semua berdiri dan membungkukkan badannya


"Selamat siang,bos" sapa penjaga tersebut


" Apa Freddy sudah datang?"


" Sudah bos....juga ada tuan Marco didalam"


" Baik... Terima kasih" Franky lalu menggenggam tangan Cherry yang sangat dingin,


Franky menatap Cherry dan berkata


" Jangan takut "lalu Franky membawa Cherry berjalan masuk kedalam


TOK


TOK


TOK


" Masuk" jawab Freddy


Begitu pintu dibuka , Freddy dan Marco yang duduk berhadapan memutar wajahnya kearah pintu dan terkejut ternyata Franky datang membawa Cherry


" Wow .. ternyata yang datang berkunjung adalah Bos besar kita.hahaha.".goda Freddy dengan tertawaan lalu melirik ke arah Cherry dengan wajah pucat


Franky membawa Cherry masuk dan duduk disofa


" Cherry..apa kau baik-baik saja?" tanya Freddy perhatian


" Kami bertemu David dan Gary saat melewati taman , mereka mengejar kami , tapi kehilangan jejak kami, itu membuat Cherry gugup dan terkejut , tapi kenapa David sudah bebas?" tanya Franky


"Iya , pengacaranya mengajukan banding, awalnya hukumannya 3tahun menjadi 1,5tahun kemudian mendapat remisi lagi hanya menjadi 8bulan , persisnya semalam dia dibebaskan , itu semua berkat Gary, awalnya Gary hanya meminta informasi lebih soal Cherry tapi David mengajukan persyaratan pembebasan dirinya agar bisa membantu Gary menculik dan memiliki Cherry , informasi ini aku dapatkan saat aku mengantar Jeannie kekantor polisi saat pulang dari negara D" jelas Marco kepada Franky


" Saat kita fokus untuk menangkap Lena, ternyata kita lalai dalam hal lain" ucap Freddy


" Aku sudah menjelaskan panjang lebar namun kau belum memperkenalkan siapa gadis cantik ini padaku" goda Marco dengan melirik Cherry dari atas sampai bawah


" Gadis cantik ini milikku ,calon istriku ,namanya Cherry" kata Franky datar menatap tajam marco sambil merangkul Cherry


" Dan aku tunangannya yang kedua?"


" Hah , apa bisa begitu?" tanya Marco terkejut


" Hahahaha...hanya aku yang diperbolehkan hahaha...sudah..sudah..kita kembali ke topik , rekaman yang kakak kirim tadi sudah aku terima , dan aku sudah menyuruh anak buahku memantau" kata Freddy


" Oo ya ,bagaimana dengan Neo?apa mereka langsung kembali ke Skandinavia?"tanya Marco


" Tidak...anak buah Jimmi pasti akan menyuruh mereka menyelidiki tentang Neo , aku mengirimkan mereka ke dinas rahasia di negara I, akan ada tugas untuk mereka dari agen rahasia disana yang meminta bantuan ku"


" Kau benar-benar ketua mafia , aku salut padamu" puji Marco


" Jangan berlebihan, lalu apa rencana kakak terhadap Morgan dan David?" tanyanya kepada Franky


" Jika mereka berniat menculik Cherry, maka sementara aku akan menyembunyikan Cherry" kata franky


" Lalu bagaimana jika Miranda telah datang dan menggoda mu?" tanya Freddy dengan menaikkan sebelah alisnya


Pertanyaan Freddy sontak membuat Cherry melirik Franky sekilas


Franky dan cherry saling berpandangan lalu melihat ke arah Freddy kembali


" Apa menurutmu aku harus mengikuti permainan mereka seperti yang kau rencanakan untuk Lena?" Franky bertanya balik kepada Freddy


" Miranda yang aku tahu , dia wanita cantik dan pintar , dia tidak akan menggunakan rencana yang konyol seperti Lena , perlu diketahui ayahnya Tommy memiliki banyak anak buah dan mata-mata , bisa saja dia menjebakmu" kata Freddy


" Jika kakak menyembunyikannya Cherry, dia bisa menggunakan kakak sebagai pion agar Cherry keluar dari tempat persembunyiannya" sambung Freddy


" Jadi menurutmu Cherry tidak usah bersembunyi?" tanya Franky


" Jika cherry siap, aku akan mengajarinya bela diri" kata Freddy


Franky dan Cherry saling memandang lalu Cherry menggangguk kepalanya


" Kita makan siang terlebih dahulu , setelah itu , baru kita berlatih" kata Freddy lalu mengambil ponselnya dan menghubungi anak buahnya untuk menyediakan makan siang dan membeli baju olahraga untuk Cherry


Tak lama makan siang mereka datang dan mereka menikmati makan siang dengan damai,

__ADS_1


Sekitar 1jam setelah selesai makan dan Cherry juga berganti pakaian olahraga yang sudah dipersiapkan Freddy tadi pada anak buahnya


" Baiklah..aku juga akan mengajarimu..." kata Franky sambil merapikan baju Cherry dan mengikat rambut Cherry kebelakang


" Oke , kita belajar hari ini" kata Freddy kemudian bangkit dari duduknya dan mengambil beberapa handuk


" Ayo Cherry ,kita ke lapangan untuk berlatih" ajak Freddy lalu keluar dari ruangan di ikuti mayrco


Franky dan Cherry mengikutinya dari belakang


Latihan dasar yang dipelajari oleh Cherry berlari keliling dan push up setelah itu belajar bela diri oleh Freddy dan belajar menembak oleh Franky


Selama 3 jam Cherry berlatih bersama Franky dan Freddy , mereka sangat kompak mengajari Cherry


Marco Hanya memperhatikan juga terkadang memberi candaan kepada kakak beradik itu


Setelah dirasa latihannya cukup , Freddy mengajak mereka istirahat dipondok dibawah pohon ,


Melihat bos besar mereka berteduh dibawah pohon setelah selesai berlatih , para anak buahnya mengantar minuman untuk mereka


" Kau beruntung memiliki hampir semua anak buah yang setia padamu" kata Marco


" Setia bukan ditunjukkan di depanku , tetapi harus dibelakang ku juga " kata Freddy menyunggingkan senyuman


Saat Cherry hendak membuka minumannya , Freddy mencegah " Jangan dibuka dulu"


" Hei , kemarilah" teriak Freddy pada anak buahnya yang tadi mengantar minuman , anak buahnya berjalan ketempat mereka


" Ya bos?"


" Kau pasti lelah, minumlah" kata Freddy menyodorkan minuman yang dipegang Cherry


Anak buahnya terheran "Ta..tapi ,..ini?"


" Tak apa...minum dan habiskan" perintahnya pada anak buahnya dengan sorot mata tajam


Anak buahnya membuka tutup botol minuman kemasan itu dan meminumnya sampai habis


"Serahkan ponselmu dan buka kunci layarnya" pinta Freddy santai ,saat anak buahnya hendak membuka kunci layar ponselnya


Tiba-tiba dengan sangat cepat Franky mengeluarkan pistolnya dan menembak ke arah tembok lapangan membuat Cherry pucat dan terkejut


Anak buah Freddy yang lain langsung mengejar penyusup yang berada dibelakang tembok lapangan itu ,


Lalu Freddy meloncat ke arah anak buahnya dan merampas ponsel anak buahnya kemudian memukul dengan sangat kuat pundak anak buahnya itu dan menarik lengannya kebelakang


" Katakan , berapa kamu dibayar oleh Tommi dan Morgan?" anak buahnya yang lain mengambil ahli anak buahnya yang mengkhianati Freddy ,


Freddy lalu duduk kembali dan memeriksanya ponselnya , terdapat banyak percakapan dan rekaman dirinya , Franky dan Cherry termasuk rekaman saat mereka berbincang ,


Freddy mencabut memory card ya lalu memasukkan yang baru ke ponselnya


" Maaf tuan , mereka mengancam akan membunuh keluargaku jika aku tidak menuruti permintaan mereka"


" Baik... sekarang aku ingin kamu memilih , setia padaku atau pada mereka?"


" Aku akan setia padamu,tuan"


" Selain kamu , siapa lagi yang diancam oleh mereka?"


" Aku dan Jefri saja tuan"


" Jefri mungkin sudah sekarat, sekarang didalam tubuh mu ada racun yang telah kamu masukan sendiri, maka kembalilah kepada Tommy dan Morgan untuk meminta penawarannya" usir Freddy secara halus


Pengkhianat itu pergi dengan merasakan sakit di sekujur tubuhnya


"PROK..PROK..PROK..."


"kalian memang benar benar pemimpin yang sejati, tapi apa minumanku aman?" tanya Marco


" Aman...hanya kepunyaan Cherry yang diberi racun, karena target mereka membuat Cherry kehilangan nyawa" ucap Freddy


Franky memberikan minumannya pada Cherry,


Cherry pun meminumkan dan menyerahkan kembali kepada Franky


Franky meminumnya kemudian memeluk erat Cherry dan mengelus punggung Cherry

__ADS_1


__ADS_2