Valentine Kelabu

Valentine Kelabu
GARY


__ADS_3

" Haiz...akan aku pikirkan!" jawab Franky datar


Lena memandang Freddy yang sedang memainkan ponselnya


" Freddy..apa kamu masih ingat denganku?"


Freddy yang sedang fokus melihat ponselnya, mendongakkan wajahnya melihat Lena " Iya...tentu saja"


Lena tersenyum manis lalu berkata


"Aku sudah memberikan nomor telepon ku , kenapa kamu tidak menghubungi ku?""


" Aku sudah menyukai seseorang, jadi untuk apa aku menghubungi mu?"


" Apa kamu menyukai Jeannie?"


"Apa kelihatan seperti itu?" Freddy melirik ke arah Jeannie, sengaja membuat Jeannie salah tingkah


Jeannie yang mendengar , menundukkan kepalanya malu-malu


" Dari perhatian kamu , sepertinya iya"


" Oo ya ? biasanya kalian bertiga, dimana Gisel?" tanya Freddy mengalihkan pembicaraan


" Kak Gisel ditangkap polisi tadi pagi" jawab Jeannie jujur


Lena yang sedang minum , menyemburkan minumannya disamping karena terkejut


"Kenapa?" tanya lena


" Karena dia semalam menampar seorang koki karena salah pesanan" jawab Jeannie


" Bagus...dia harus terima akibatnya" kata Lena senang


" Kenapa kakak bilang begitu , bukannya merasa iba"


"Jika tak ada hal yang penting, kami akan pergi" kata Franky sambil berdiri dan dengan melangkah disusul oleh Freddy


" Kak Freddy.....tunggu aku , aku permisi kak , sampai jumpa besok jam 10,bye.." kata Jeannie pada Lena sebelum Jeannie berlari mengejar Freddy


Franky dan Freddy tau jika Jeannie mengikuti mereka, lalu berkata


" Jeannie , kamu pulang lah sendiri, kami masih ada urusan pekerjaan"


Dengan wajah cemberut , Jeannie menggangguk kepalanya lalu memutar badannya melangkah pergi meninggalkan mereka


Franky dan Freddy masih berdiri ditempat " Seperti nya anak buah Lena mengikuti kita" kata Freddy yang membaca gerak gerik anggota Lena


" SIAL.. Bagaimana aku bisa menjemput Cherry?"


" Apa kamu tidak meminta Carina mengantarnya ke rumah utama?"


" Ada...hanya saja aku sangat cemas"


" Tenang saja , kita lakukan sesuatu agar anak buah Lena kehilangan jejak kita" Freddy tersenyum licik


Franky yang memandangnya mengerti arti dari pembicaraan Freddy


Mereka tertawa lalu berjalan bersama kearah toilet , saat masuk ke dalam toilet


Frankyky bersembunyi dibalik pintu , Freddy mengambil kayu yang terletak atas pinggiran pintu toilet tersebut , lalu satu persatu anak buah Lena masuk


Freddy memukul satu persatu anak buah Lena dengan kayu tersebut


Franky yang menyediakan alat kejut , langsung membantu Freddy melumpuhkan anak buah Lena hingga semua jatuh tersungkur dilantai


Setelah selesai, mereka bergegas pergi menuju mobil masing-masing


Saat didalam mobil, Franky menelepon anak buahnya

__ADS_1


"Urus sampah di toilet lantai 3 , jangan sampai mereka bangkit kembali , kubur mereka hidup hidup " perintah Franky


Selesai menelepon, Franky dengan cepat melajukan mobilnya ke salon Carina , sekitar 10 meter dari salon , Franky melihat seorang pria duduk di motornya sedang menunggu dibawah pohon


" Siapa pria yang sedang duduk di motor ?" Franky menelepon anak buahnya


" Tidak tahu tuan , sudah sekitar 1jam dia memperhatikan salon nona Carina, tuan..."


" Baiklah..."


Akhirnya Franky diam dimobil sambil memperhatikan gerak gerik pria tersebut


Tak lama, tampak Carina dan Cherry keluar dari salon,dan masuk ke dalam mobil...


Pria tersebut bersiap siap menghidupkan motor nya ,


Franky yang melihatnya lalu mengikuti dibelakang pria itu


" Carina , kalian sedang diikuti oleh pria yang memakai rompi hijau , jangan bawa kerumah utama dulu , bawa Cherry ketaman, lalu kamu pulang lah....aku akan menjaga Cherry...aku ingin bicara dengan Cherry"


Carina menyerahkan ponselnya kepada Cherry


" Sayang.. kalian diikuti oleh seseorang yang membawa motor , jangan khawatir aku ada dibelakang pria itu"


Cherry menoleh kebelakang dan benar saja, dibelakang motor pria itu terlihat mobil Franky mengikuti nya


" Aku meminta Carina membawa mu ke taman , aku ingin melihat apa mau nya dan akan aku beri pelajaran"


" Jangan gegabah" ucap Cherry


"Aku mengawasi mu ,sayang , aku tutup teleponnya ya"


Akhirnya Cherry dan Carina berhenti ditaman


Carina sengaja menurunkan Cherry atas perintah Franky


Setelah mengucapkan terima kasih kepada Carina, Cherry turun dan berjalan masuk ke taman


" CHERRY"


" KAK GARY"


"Cherry, kamu sendirian?''


" Iya ,kakak sedang apa?"


" Ayo , ikut aku!" sambil menarik tangan Cherry


" Kemana kak?" Cherry menarik tangannya yang di pegang gary


" Kita jenguk David dipenjara , aku mau meminta ijin untuk menjadi pacar mu" kata Gary sambil memeluk Cherry


"BUUUGH"


Wajah Gary dipukul oleh Franky


" BERANI SEKALI ANDA MENYENTUH DAN MEMAKSA CALON ISTRIKU" Kata Franky dengan wajah merah dan rahang mengeras menahan emosi


Tangan kiri Franky mencengkram kerah baju Gary, sedangkan tangan kanannya dikepal kuat dan sekali lagi memukul wajah Gary


" AKU INGATKAN SEKALI LAGI , JIKA KAMU BERANI MENYENTUH CALON ISTRIKU SEUJUNG KUKU PUN , AKU AKAN MEMBUAT MU MENYESAL SEUMUR HIDUPMU , AKAN SAMA ATAU LEBIH PARAH DARIPADA DAVID , TEMANMU.. " kata Franky lalu melepas kasar kerah baju Gary dan menghampiri Cherry


"Kamu tidak apa-apa, sayang?"


" Aku baik baik saja"


" Ayo,kita pergi dari sini" ajak Franky sambil memegang lengan Cherry dan berjalan meninggalkan Gary menuju parkiran


Sesampainya diparkiran , Franky membuka pintu untuk Cherry

__ADS_1


Cherry tersenyum dan masuk kedalam mobil


" Terima kasih kak" ucap Cherry saat Franky sudah duduk dibelakang kemudi


" Inilah yang aku khawatirkan sayang ,jika aku tidak menjemput mu , banyak orang yang ingin mencelakai dirimu"


" Iya sayang , aku akan berhati-hati" Kata Cherry sambil tersenyum


Franky mengelus rambut Cherry dan mencium keningnya tak lama Franky melajukan mobilnya menuju rumah utama


" Malam ini kita tidur di apartemen setelah kamu homeschooling , beberapa hari ini kamu jangan kesalon dulu... Gary pasti melakukan rencana lain lagi untuk mu"


" Kakak jangan berpikiran negatif"


" Aku seorang pria ,apa yang akan dilakukan setelah aku menyerang nya , tentu aku tahu bagaimana rencana selanjutnya"


" Memangnya apa rencana nya?"


" Menculikmu"


" Tidak mungkin, kak Gary bukan seperti itu "


" Silahkan kalau kamu tidak percaya padaku" jawab Franky kesal karena Cherry lebih membela Gary daripada percaya padanya


" Apa kita langsung kerumah utama?"


" Iya , kenapa?"


" Aku belum mandi dan ganti baju, kak"


" Hahahaha...baiklah kita ke butik dulu beli baju kemudian mandi dirumah utama,oke?"


" Untuk apa? baju dirumah dan di apartemen masih banyak,kak"


" Kita sediakan baju dan peralatan mu dirumah utama, jadi saat nginap dirumah utama,di apartemen atau dirumah mu , tak perlu khawatir, keperluan mu tersedia semua hehehe"


Cherry hanya menghela nafas panjang dan menyerah


"Terserah sultan" kata Cherry pasrah


Franky hanya tersenyum mendengar dirinya disebut sultan oleh Cherry


" Sayang...Gisel sudah ditangkap oleh pihak polisi tadi pagi"


" Benarkah?" tanya Cherry terkejut


" Iya ,karena dia dituduh melakukan kekerasan hingga menyebabkan wajah koki Carina bengkak dan memar juga telinga nya berdengung dan sakit kepala"


" Wuah ,, begitu hebat kah efeknya?"


" Begitu lah laporan nya"


" Hmmm...lalu bagaimana dengan Lena?"


" Besok Lena membuat janji dengan Jeannie bertemu ditaman bermain, kita ikuti saja permainan Lena , hmmm... nampaknya Rita dan Gary bekerjasama untuk menculikmu, sayang"


" Haah...darimana kakak mengetahuinya?"


" Anak buahku menemukan mobil Rita sedang mengawasi kita saat disalon , dan sore hari saat aku ingin menjemput mu,aku melihat motor Gary sedang memantau salon"


Cherry nampak berpikir


" Untuk apa dia menculik ku?"


" Karena Rita ingin balas dendam atas David dan Gary menyukaimu" jawab Franky datar


" Tidak mungkin"


Franky dan Cherry saling berpandangan , namun Franky kesal karena Cherry tidak mempercayai nya hanya menghela nafas panjang kemudian berhenti didepan butik

__ADS_1


" Ayo turun,kita pilih baju untuk mu" kata Franky lalu turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Cherry lalu berjalan masuk ke butik


__ADS_2