
" CHERRY..." Franky menghampiri tempat Cherry berbaring ,wajahnya pucat , jantungnya seketika berhenti berdetak melihat baju seragam Cherry yang berwarna putih berubah menjadi merah ,
Franky meraih tangan cherry menggenggamnya dan menciumnya
" JANGAN MENYENTUH NYA , CHERRY ADALAH MILIK KU" teriak David menghempaskan tangan Franky ,
" PANGGIL SATPAM ,USIR PRIA BRENGSEK INI, AKU TIDAK MENGIJINKAN DIA MENGINJAKKAN KAKI DI SINI , JIKA ADA YANG BERANI MENGIJINKAN DIA MASUK , AKAN SAYA PECAT SECARA TIDAK HORMAT" Teriakkan Franky dengan nada emosi, mata Franky memerah menahan amarah , suara Franky memekakkan telinga di ruangan , dengan sigap 6orang satpam memapah David dan menyeretnya keluar
Rumah sakit ini adalah milik keluarga ONG ,tidak ada yang berani melawan perintah penerus keturunan keluarga ONG , bahkan mereka menaruh hormat atas segala kebaikan-kebaikan yang mereka lakukan ,seperti tidak memungut biaya bagi orang-orang yang tidak mampu, yatim piatu , orang tua yang sudah tidak memiliki anak , Keluarga ONG terkenal dengan segala kebaikannya..
Setelah David diusir keluar , Franky menghampiri Cherry
" Sayang....apa masih sakit? tanya Franky dengan tangan mengelus kepala Cherry ,
Cherry tersenyum dan berkata "Tadinya sakit , tapi setelah kamu datang , sakitnya hilang" goda Cherry kepada Franky.
" Jantungku berhenti berdetak ,jika aku tidak sanggup tadi , aku kamu akan terus mencandaiku?" tanyanya bersunggut sunggut kesal tapi dengan tatapan cinta kepada Cherry , Cherry menyunggingkan senyum lalu kedua tangannya mengalungkannya ke leher Franky dan memajukan bibirnya menyentuh bibir Franky.
Franky terkejut bahagia dengan tindakan tiba-tiba Cherry ,lalu menggodanya
"Kita menikah aja yuk , hahahaha'" canda Franky membuat wajah Cherry merona merah menahan malu, ketika Franky hendak mencium Cherry lagi tiba-tiba seorang wanita berteriak membuat Franky dan Cherry serentak menoleh ke arah wanita itu
" Franky.. ternyata ini wanita yang kamu inginkan" teriak Lena dengan emosi sambil berjalan masuk ke arah Franky
Lena yang sedari tadi mengikuti Franky ,sangat penasaran karena Franky keluar dengan wajah panik
" MAU APA KAMU KEMARI? Teriak Franky kepada Lena
" Aku hanya ingin memperingatkan kepada gadis murahan ini" sambil menunjuk dan berjalan ke arah Cherry
"FRANKY ADALAH MILIKKU , DAN KAMI AKAN MENIKAH, KAMU JANGAN MENDEKATI NYA LAGI , PERJODOHAN KAMI SUDAH DITETAPKAN OLEH ORANG TUA FRANKY, JAUHILAH FRANKY, JIKA TIDAK, KAMU AKAN TAU AKIBATNYA" Lena mengancam Cherry ,
"BUKTI KAN" Kata Cherry tegas , tetapi memancing emosi Lena, dengan tiba-tiba Lena mengangkat tangannya dan menampar pipi Cherry
"PLAK"
__ADS_1
Franky sangat terkejut dengan tamparan Lena yang tiba-tiba dan langsung memeluk Cherry
" Jangan berani memprovokasi aku " ucap Lena
" SATPAM, USIR WANITA GILA INI,JANGAN IJINKAN DIA MASUK DAN BLACKLIST NAMANYA " Teriak Franky sekali lagi memperingati karyawan sana
Setelah Lena pergi , Cherry nampak murung
" Cherry..kamu gak apa-apa?" tanya Franky sembari mengelus wajah yang tadi tampar oleh Lena , tampak ada bekas jari tangan Lena dipipi mulus cherry
"Maaf membuat mu terluka, aku berjanji ini yang terakhir kali"
"Kamu mengenal nya, apa benar kalian akan menikah , apa benar kalian telah dijodohkan sedari kecil?" tanya Cherry bertubi-tubi memandangi mata Franky yang kini sangat dekat dengannya
Franky membalas tatapan Cherry, ada rasa khawatir, cemburu tampak diwajah dan mata Cherry
Franky tersenyum "Apa kamu cemburu?" tanya Franky menggoda Cherry
" Pergilah bersamanya, aku akan pergi dari kehidupan kalian!" ucap Cherry kesal dan bergegas turun dari ranjang pesakitan.
" Dengarkan aku...dia LENA ZHANG...aku memang mengenalnya ,,tapi kami tidak di jodohkan apalagi menikah , hanya kamu yang akan aku nikahi nanti, bukan dia.... percaya padaku" kata Franky memandang mata Cherry lekat
"Kak...jika orang tua mu lebih memilih dia daripada aku.." kalimat nya terhenti dan menunduk
"Maka aku akan pergi" ucapnya lirih ,
Franky langsung memeluk nya , mengelus kepalanya
"Tidak akan...kamu tidak boleh pergi,jika ingin pergi, aku akan ikut , karena KAMU ADALAH JIWAKU DAN AKU ADALAH RAGAMU" Ucap Franky lalu mencium kening Cherry.
" Kakak..aku mau pulang , apa kakak tidak jijik mencium keningku?tadi sewaktu David mengantar ku kesini , saat aku merintih kesakitan, David mencium keningku berkali-kali kak.." jujur Cherry ,yang berhasil membuat cemburu dan emosi Franky memuncak, ingin rasanya dia membalikkan semua barang yang ada disana
" APA?" Teriak nya membuat semua orang yang ada disana , terkejut dan menggepalkan tangannya
" Apa kakak ingin memukul ku juga?" Cherry terus menggoda Franky
__ADS_1
" Tidak mungkin aku memukul mu, jika aku bertemu David, akan ku bunuh dia karena telah berani mencium mu" kata Franky sambil memapah Cherry dan mengambil tas cherry dan mengalungkan dipundaknya untuk bergegas pulang ke apartemen
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Setelah diusir dari rumah sakit , David pulang dengan taksi dan keluar lagi dengan sepeda motornya melaju ketempat Fani
Fani , Jeannie ,Rita dan Elis sedang berkumpul merayakan penderitaan Cherry
Tap
Tap
Tap
Terdengar suara sepatu masuk kedalam, tampak David dengan wajah memerah menahan amarah lalu menghampiri Fani, mencengkram kuat pergelangan tangannya
"KENAPA KAMU TEGA MELUKAI CHERRY?" Teriak David dengan sorot mata tajam seperti harimau kelaparan yang ingin menerkam mangsanya
" Hei..hei....masih untung aku hanya melukainya bukan membunuhnya" ucap Fani yang membuat David naik pitam
" HENTIKAN RENCANA GILAMU" kata David menghempaskan tangan Fani
" Ow..ow..ow..aku akan menghentikan jika Franky sudah menjadi milikku" kata Fani
" Terserah , tapi aku ingatkan untuk tidak melukai Cherry"
" Apa kamu mau bekerjasama? ingat David , aku adalah kartu AS mu , jika kita bekerjasama maka mudah mendapatkan apa yang kita inginkan" kata Fani
David hanya duduk diam
" Lihatlah..." Fani memperlihatkan ponselnya yang tadi dia rekam saat disekolah Cherry , nampak Hansen datang menjemput Cherry
"Lihatlah wanita mu seperti wanita murahan, bisa-bisa nya dia bersama pria yang berbeda setiap hari , kamu tau dia dianter jemput oleh pria berbeda karena sepeda motornya berbeda setiap hari"
David melihat nya , David yang mengenali Franky hanya tersenyum masam mendengar tudingan Fani dan ketika melihat Hansen. dia sedikit percaya dengan apa yang Fani katakan.
__ADS_1
" Apa rencanamu?" tanya David datar