
Franky, Cherry dan kedua orang tua Franky sudah berada dalam ruangan VVIP restoran tersebut , mereka duduk bersila saling berhadapan dimeja panjang , para pelayan memasuki ruangan itu dan menghidangkan berbagai menu masakan di meja
Franky mengatur beberapa menu kesukaan Cherry dihadapannya , Cherry melirik kearah Franky lalu menggeleng kepalanya kepada Franky ,
Cherry memberi kode bahwa tidak perlu menghidangkan makanan itu didepannya karena akan tidak sopan didepan orang tuanya
Franky yang memahami maksud Cherry lalu berkata
" Tidak usah malu , Ayah dan Ibu punya menu kesukaan tersendiri , dan aku sudah memesan total 10 menu, semua itu adalah menu kesukaan kalian masing masing" Ucap Franky tersenyum sambil mengelus kepala Cherry.
Orang tua Franky yang melihatnya hanya tersenyum bahagia melihat kemesraan mereka
"Kalian harus bisa bahagia terus seperti ini ya selamanya" ucap ibu Franky penuh harap dengan menggenggam tangan Cherry, yang duduk di berhadapan dengannya
Cherry menggangguk kepalanya sambil tersenyum
" Doa kan ya Bu..." kata Franky sambil merangkul dan menatap mesra Cherry
" Pasti nak..." jawab Ibu Franky tersenyum bahagia
Tak lama berselang, pintu dibuka ,semua yang ada di ruangan itu menoleh kearah pintu , sosok Freddy masuk lalu mengukir senyum manis
"Maaf kalau terlalu lama menungguku" katanya sambil membuka jaket yang dikenakan dan langsung menggantung di gantungan jaket yang tersedia diruangan lalu duduk bersila diantara Ayahnya dan Franky ,
Freddy melirik Cherry lalu berkata " Maaf Cherry, kalau kelamaan menunggu diriku" dengan mengedipkan sebelah matanya kepada Cherry
Franky yang melihatnya memukul pundak Freddy
"Apa mata mu ingin dikeluarkan?" katanya dengan kesal
" Wow..... sebegitu kejamkah kakak kepada diriku?" goda Freddy
Semua yang ada di dalam ruangan tertawa bahagia mendengar kakak adik yang sering menggoda
Freddy hanya memakai kemeja putih lengan pendek , terlihat tato dengan ukiran naga berbentuk huruf C dilengannya... menambah kesan MACHO untuk ukuran tubuh Freddy yang atletis
" Ayuk dimakan sebelum dingin" kata Franky , lalu Franky mencapitkan beberapa lauk dan sayuran ke mangkuk Cherry
Ayah franky juga mencapitkan lauk ke mangkuk istrinya juga
" Hmmmm... siapa yang akan mencapitkan sayur untuk ku?" kata Freddy yang membuat semua orang tertawa
__ADS_1
Lalu ibu Franky dan Cherry bergantian mencapitkan sayur untuk Freddy
" Pembalasan yang setimpal, para wanita mendapatkan sayur dari pasangannya, sedangkan aku dicapitkan sayur oleh wanita-wanitanya, hahahahaha" kata Freddy bahagia
Franky mengambil sayur dari mangkuk Freddy ke mangkuknya yang tadi dicapitkan oleh Cherry ke ke mangkuk Freddy
" Yang dicapitkan Cherry, salah sasaran, seharusnya milikku" kata Franky sambil menjulurkan lidahnya ke Freddy
" Heeiii..itu milikku" teriak Freddy kesal dan mencebik kan bibir nya
Mereka semua tertawa bahagia dan memulai ritual makan malam mereka
Mereka menikmati makan malam dengan damai dibarengin canda tawa yang dilontarkan Freddy untuk menggoda Franky dan Cherry
Franky dan keluarga tidak ingin membahas masalah Jeannie, karena tidak ingin merusak suasana makan malam hari ini
Setelah selesai makan malam, mereka langsung pulang ke rumah utama Keluarga ONG , tetapi Franky dan cherry pulang ke apartemen
" Kakak dan Cherry tidak nginap disini?" tanya Freddy
" Kami tinggal di apartemen" jawab Franky
" Baiklah...aku kembali dulu ke apartemen" kata Franky
" Om , Tante , kak Freddy , kami kembali ke apartemen dulu" pamit chterry
" Iya , nak , apa tidak lebih bagus memanggil ku, Ibu , Mama atau Mommy? hehehehe..tapi aku tidak akan memaksa ...pulang dan istirahat lah" kata Ibu Franky sambil mengelus rambut Cherry kemudian berbalik dan membuka bagasi mobilnya lalu mengambil sebuah paper bag berukuran besar dan menyerahkan kepada Cherry
" Cherry..ini ada sedikit ole-ole dari kami.." kata Ibu franky
"Akan aku biasakan Bu... Terima kasih ole-ole nya ,Bu..kami pamit" lalu mereka pun masuk kedalam mobil Franky
Dalam perjalanan , Franky melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sambil menggoda Cherry
"Sayang, apa kamu sudah kenyang?"
"Sudah.. kenyang banget malahan , kamu terus saja menaruh lauk yang banyak di mangkuk aku , kan tidak enak dilihat orang tuamu" kesal Cherry
" Tidak sayang....justru mereka akan marah jika aku tidak membuat mu kenyang.. hahahahahahaa" kata Franky sambil tertawa lepas
Diliatnya jam tangannya ,waktu menunjukkan pukul 21.00 ,
__ADS_1
" Masih jam 9 malam , apa kita berkencan dulu?" tanya Franky sambil menyetir dan melirik Cherry
" Terserah sultan , sultan yang punya kuasa , hehehehe" balas Cherry menggoda Franky ,
Franky dengan gemas mencolek hidung Cherry dan tertawa bersama
Franky melajukan mobilnya masuk ke pelabuhan , ada beberapa penjaga yang berjaket hitam membukakan pintu untuk mereka , mereka menyadari bahwa pemilik pelabuhan tersebut datang berkunjung , lalu penjaga tersebut menundukkan kepalanya
Franky membawa Cherry turun dari mobilnya dan melempar kunci mobil kepada penjaga yang berdiri disana , tanpa diberitahu,penjaga tersebut sudah mengetahui,bahwa mobil mewah tersebut harus terparkir dengan rapi ditempat yang aman.
Franky membawa Cherry ke dermaga , disana tersedia meja dan kursi , Franky membimbing Cherry untuk duduk dikursi dan mengeser kursi satunya untuk duduk bersebelahan dengan Cherry
" Apa dermaga ini milik mu juga?" tanya Cherry
Mendengar pertanyaan Cherry, Franky mengangkat tangannya sebelah dan merangkul bahu Cherry kemudian mencium pipi Cherry yang chubby
"Milikku, milikmu dan juga Freddy" jawab Franky santai
Cherry mengerutkan keningnya dan bertanya "Milikku?"
" Iya sayang..milikku akan jadi milikmu, tapi tetap ada nama Freddy didalamnya ,karena aku dan Freddy bekerja sama menjalankan semua ini" jawab nya seraya tersenyum manis menatap wanita pujaan hatinya
"Begitu?, hmmm... seberapa banyak bisnis yang kamu miliki?" tanya Cherry penasaran
" Hhmmm...banyak ,tapi aku gak bisa jabarkan satu persatu, lambat laun kamu juga akan tau" kata Franky sembari menyelipkan rambut dibelakang telinga Cherry
Penjaga disana membawa beberapa berkas lalu meletakkan dimeja
"Bos , ini berkas yang tuan pinta" kata penjaga tersebut lalu berlalu pergi
Franky hanya melirik sebentar berkas-berkas tersebut
" Apa kamu akan menghabiskan waktu disini untuk bekerja?" tanya Cherry
" Tidak sayang , aku hanya mengambil lalu aku bawa pulang untuk diserahkan kepada Freddy besok harinya" jawab Franky
Cherry pun bersandar didada Franky yang lebar, aroma parfum maskulin tercium di rongga penciuman Cherry,
Cherry memejamkan matanya merasakan harum wangi parfum kekasih hatinya yang sedang disandarkan kepalanya itu
Mereka berdua saling berpelukan,saling bercanda , saling memuji bahkan terkadang saling menggoda , hingga tak terasa malam semakin larut, akhirnya pada pukul 23.00 mereka pun kembali ke apartemen dengan perasaan yang sangat membuncah bahagia untuk hari ini
__ADS_1