
" Huff..hufff..huff...aku sangat kesal padamu" Cherry mendorong dada Franky karena kehabisan nafas
" Jika dibalik kekesalan mu ada rasa cinta dihatimu , aku menerimanya" katanya sambil mengelus pipi Cherry
" Kakak sungguh menyebalkan tapi sayangnya aku tidak bisa membencimu" kata Cherry
" Jadi apa kamu menerima ku?"
tanya franky memelas
" Tergantung...apa kamu menyakiti aku lagi seperti tadi bersedia dipeluk dan di cium wanita lain?"
" Aku berjanji tidak akan menyakiti mu , Carina itu adalah sepupu aku dari pihak ibu , dan cafe ini adalah miliknya , Freddy sedang mengatur siasat agar aku dekat dengan Gisel dan membuat Lena mengalihkan perhatiannya padamu , agar Lena tidak menyakiti kamu dan Ibu , jadi hari ini. Freddy mengajak Jeannie makan siang , tetapi diasumsikan lain oleh Jeannie dan Gisel bahwa kita akan kencan ganda , kamu jangan marah...ini hanya misi , bukan serius aku akan kencan dengan Gisel...aku hanya akan kencan dengan mu..sayang" kata Franky panjang lebar meyakinkan Cherry
" Baiklah..aku beri kamu kesempatan Sekali lagi" kata Cherry
Franky yang sangat bahagia langsung berdiri dan memeluk cherry
" Terima kasih sayang..." Franky meletakkan dagunya dikepala Cherry
Mereka berdua terhanyut dalam suasana sambil berpelukan , tanpa mereka sadari sudah 1 jam mereka berada dalam ruangan ,
**Tok
Tok**
Tok
Pintu diketuk , memecahkan suasana romantis mereka yang sesaat mereka melupakan Freddy dan Carina yang mereka tinggalkan
Mendengar suara pintu , Franky dan Cherry tersadar lalu keduanya tertawa kecil
KREEEK..
Pintu dibuka , Freddy langsung masuk dan melihat wajah Cherry yang bersemu merah dan Franky yang lebih bersemangat
" Hemmmmm...maaf kalau kami mengganggu , hanya saja ini sudah waktunya aku dan Franky menjalankan rencana. maaf Cherry jika kami mengganggu suasana romantis yang kalian ciptakan ditempat yang bukan seharusnya..hahahahaha" ejek Freddy
Freddy memukul pundak franky " Kakak sudah siap?"
" Sudah..." kata Franky sambil memutar kepalanya memandang Cherry lalu mencium keningnya dan berbisik
" Percayalah padaku , apa yang kamu liat nanti ,itu hanya sandiwara, untuk memancing ikan demi menyelamatkan RATU DIHATIKU " kata Franky menyakinkan Cherry
Cherry menggangguk dan menundukkan kepalanya karena malu.
"Baiklah... tunggu aku disini ,sayang.. setelah selesai ,kita pulang bersama " kata Franky dengan menatap lembut mata Cherry
Cherry sekali lagi hanya menganggukkan kepalanya
"Carin , tolong jaga Cherry" pesan Franky pada Carina
__ADS_1
" Iya ,jangan khawatir, dia akan aman bersamaku" ucap Carina
" Oo ya , Carin... tolong pantau terus CCTV nya " kata Freddy
" Baik..." jawab Carina
Franky mengedipkan matanya kepada Cherry saat hendak melangkah keluar dan sekali lagi membuat pipi Cherry merona merah
Freddy dan Franky keluar dari ruangan Carina dan melangkah ke lobby dan berjalan dilorong lobby untuk masuk dari pintu utama agar Jeannie dan Gisel tidak curiga pada mereka yang datang menggunakan mobil dan parkir di lobby parkir VVIP ,
" Kamu atau aku yang masuk duluan?" tanya Freddy
" Lebih baik kamu , karena kamu yang menjanjikan mereka terlebih dahulu" kata Franky
" Baiklah....aku masuk duluan"
Saat Freddy masuk dari pintu utama , dia sudah melihat Jeannie dan Gisel yang duduk bersebrangan dan Jeannie melambai-lambaikan tangannya kepada Freddy
Freddy hanya membalasnya dengan tersenyum lalu berjalan menghampiri mereka
" Maaf jika saya terlambat" kata Freddy ketika sudah dimeja yang Jeannie dan Gisel
" Duduk lah kak..." kata Jeannie sambil menepuk-nepuk kursi yang disebelahnya
" Hmmm..akan lebih indah dipandang mata jika para wanita cantik untuk duduk bersebelahan" kata Freddy halus
" Tapi kita kan double date kak, bagaimana bisa jika kami duduk bersebelahan,yang ada orang kira kita lagi PDKT," kata Jeannie dengan genit
" Baiklah jika begitu aku akan duduk di meja lain" ketika hendak memutar badannya , Jeannie dengan cepat menarik tangan Freddy
"Kakak.. jangan begitu..baiklah aku akan duduk dengan kak Gisel" lalu Jeannie melepaskan tangan Freddy kemudian berpindah duduk disebelah Gisel
Freddy tersenyum kecil yang hampir tidak terlihat , lalu duduk dikursi berhadapan dengan Jeannie dan Gisel
" Apa kalian sudah pesan makan?" tanya Freddy
" Belum..karena menunggu kakak" jawab jeannie
Tak berapa lama , Franky masuk dan pura pura tidak melihat mereka
Gisel yang melihat Franky masuk , langsung berdiri dan berlari kecil menghampiri Franky,
"Franky..." sapa Gisel sambil menggandeng tangan Franky
Franky menatapnya dengan wajah datar
"Mereka sudah menunggu disana, ayo kita kesana " ajak Gisel dengan percaya diri nya memeluk pinggang Franky
Franky yang gerah dengan pelukan itu hanya pasrah
" Duduklah". pinta Gisel , lalu Franky duduk bersebelahan dengan Freddy
__ADS_1
"Freddy.... kenalkan tunangan saya Franky" ucap Gisel
Franky dan Freddy pura-pura bersalaman
" Gisel..jaga ucapan mu....aku dan kamu hanya sebatas saling kenal , tidak lebih"
" Bukankah kita pasangan yang cocok?" goda Gisel disambut tawa kecil oleh Jeannie
" Kak Franky jangan jual mahal, apa sich istimewanya gadis seperti Cherry? , dari fisik saja sudah terlihat kalau kak Gisel lebih cantik dan sempurna , kalau hati ya Jangan ditanya kak , kak Gisel itu BBBAAAAAIIIIIKKKK banget , bahkan semut dan nyamuk aja enggak berani dibunuh , asal kak Franky tahu...banyak cowok cowok ganteng dan tajir yang mengejar kak Gisel , tapi kak Gisel hanya setia mencintai kak Franky" jelas Jeannie panjang lebar sedangkan Gisel hanya tersenyum mendengar Jeannie membelanya
Freddy sedang menulis pesan kepada Morgan , agar menjalankan rencananya
"Ooo ya? bagaimana kalau aku bilang jika dibelakang ku juga banyak gadis gadis cantik , baik ,seksi dan tajir yang juga mendekati dan mengejar ku" kata Franky
" Selama hatimu hanya untukku , tidak masalah.. Franky" kata Gisel sambil menatap franky dengan tatapan cinta
" Sejak kapan aku mengatakan aku menaruh hati padamu?" skakmatt Franky pada Gisel
Gisel yang emosi, menggepalkan tangannya , Tak lama para pelayan datang , lalu mereka menulis pesanan mereka , setelah selesai memesan
Freddy membuka percakapan " "Temanmu satu lagi , tidak kau ajak , Jeannie?"
" Aaah..kak Lena ya? kakak masih ingat dia?"
" Karena kau yang mengenalkannya jadi aku harus ingat"
Jeannie terlena dan merasa terbang ke langit yang biru , mendengar kata-kata Freddy , ternyata Freddy begitu memperhatikan dirinya hingga apa yang ada pada dirinya selalu diingat
" Kak...aku sangat tersanjung" kata. Jeannie
" Lalu?? kenapa kau tidak mengajaknya?" tanya Freddy sekali lagi
" Hmmm... dia sekarang tidak di sini tapi di Skandinavia, tapi kakak tidak boleh memberi tahu siapa pun ya , dia membayar Mafia untuk menghabiskan nyawa Cherry , jika tidak bisa membunuhnya maka mafia yang dibayar oleh kak Lena akan memperkosanya dan membuatnya gila , ya..itung itung untuk membalaskan dendam juga karena telah mengkhianati kak Franky yang dengan tanpa malu berselingkuh dengan cowok lain" jelas Jeannie
Franky yang mendengarnya sedikit emosi dan mengepalkan tangannya rahang nya ketat tapi ditahan karena sedang mengorek informasi lebih dalam
" Kamu tahu apa motif Lena menghabisi Cherry?" tanya Freddy
Jeannie memutar kepalanya melihat Gisel lalu melihat ke arah Freddy
" Karena dia mencintai kak franky dan ingin menjadi menantu Keluarga ONG" jelas Jeannie
" Apa dia tahu jika Gisel juga mencintai Franky?"
" Sepertinya tidak , karena kak Gisel baru mengenal kak Lena"
" Lalu bagaimana kamu mengenalnya?"
" 4tahun yang lalu Ketika ada acara arisan di rumah pamanku , aku beserta ibu ku ikut dari sana aku mengenal kak Lena , dari sana kami akrab , dulu sebulan sekali kami jumpa karena ada acara arisan "
" Apa yang kau tahu tentang Lena?"
__ADS_1
" Dulu...kak Lena pernah mengatakan dia bukan anak kandung Keluarga ZHANG , tapi Keluarga ZHANG tidak mengetahui nya, semua dokumen tentang kak Lena ada bersamaku, karena kak Lena takut jika dia menyimpan data nya dirumah , maka Keluarga ZHANG akan mengetahui nya