
Suara deru ombak yang menghantam aliran dipantai memecah keheningan setelah Franky selesai bernyanyi
Suara nafas panjang kemudian dihembuskan oleh Franky sambil menatap gadis pujaan hatinya membuat dia lebih bersemangat
" Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kekurangan dan kesalahan
Jika aku salah , tegurlah aku dengan kasih sayang mu
Jika aku marah , redakan amarahku dengan cintamu
Kamu boleh diamkan aku
Kamu boleh marah padaku
namun aku mohon ,jangan tinggalkan aku
Jangan mengacuhkan ku begitu lama , karena aku tidak sanggup untuk melanjutkan hidup tanpa diri mu" Ucap Franky dengan posisi masih memeluk Cherry
" Apa kakak yakin bisa setia padaku selamanya?"
" Kamu boleh ragu , hanya saja tetap lah percaya padaku , aku benar benar akan memenuhi janjiku padamu , untuk setia padamu , membahagiakan mu selamanya"
" Jika ada wanita lain yang melakukan hal yang sama seperti kak Carina lakukan, Bagaimana?"
Franky tersenyum manis, tangan kanan nya mengelus rambut Cherry dan menyelipkan anak rambut di belakang telinga Cherry yang berantakan karena diterpa angin lalu kedua tangannya menapuk wajah cantik Cherry
"Jika hal itu terjadi lagi, kamu jangan langsung pergi , tapi aku ingin kamu tetap tersenyum lalu mencium ku" Goda Franky lalu tertawa
" Enak di kakak donk...sana sini kena cium dan peluk"
" Hahahaha..tidak... tidak.. jika ada wanita seperti itu , aku akan menamparnya dan membuat dia tidak akan bisa menikmati keindahan dunia ini lagi" kata Franky serius
" Benar benar kejam..CKckckkckck"
" Demi kamu,sayang" lalu Franky memeluk Cherry dan mengajaknya makan dipantai dan bermain hingga matahari tenggelam
"Kak , apa aku boleh tinggal dirumahku saja?" tanya Cherry dengan hati-hati ketika mereka sudah duduk dimobil
Franky yang hendak menjalankan mobilnya, tiba tiba menoleh kearah Cherry
"Kenapa? apa kamu tidak suka tinggal dengan ku di apartemenku?"
" Bukan begitu, aku hanya malu karena status kita hanya tunanganmu dan kita belum bisa tinggal seatap"
" Kalau begitu,besok kita urus di KUA"
" HAH, Apa kakak sudah gila? aku masih pelajar,kak"
Franky menatap lekat mata Cherry " Baik ,mulai sekarang aku akan tinggal dirumahmu juga"
Tak ingin berdebat dengan franky, Cherry hanya diam dan mengalah , mereka pun pulang kerumah Cherry
Saat tiba dirumah Cherry , Franky menerima pesan dari Freddy bahwa dia dan Marco ada dicafenya , Franky membukakan pintu mobil untuk Cherry
" Sayang , Freddy dan temannya ada di cafeku , jadi aku kembali ke cafe dulu...kamu istirahatlah terlebih dahulu" kata Franky lalu mencium kening Cherry
"Aku mencintaimu" kata Franky lalu berjalan kembali kemobilnya dan melaju kan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju cafe
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
" Selamat malam , ada yang bisa saya bantu?" sapa Celina kepada pelanggan
Pria yang disapa Celina , memperhatikan Celina dari kepala sampai kaki
" Wajahnya sangat familiar" ucapnya dalam hati
" Saya Freddy, saya yang tadi mereservasi tempat ruangan ELIT" Ucap Freddy pada Celina
__ADS_1
" Ooh , maaf Pak Freddy atas ketidaktahuan saya , diruang ELIT, Pak Marco sudah menunggu anda , silahkan masuk,tuan" kata Celina dengan membungkuk badannya dan membawa Freddy ke ruangan yang sudah direservasi
Freddy melakukan pertemuan dengan Marco di cafe milik Franky, agar pembicaraan mereka lebih private dan nyaman
Freddy berjalan menuju ruangan tersebut dengan sebelah kanan memegang tas nya lalu sebelah kirinya memegang ponsel lalu mengirim pesan kepada Franky
" Aku dan Marco ada di cafe mu , diruangan ELIT"
Setelah mereka sampai diruangan ELIT , Celina mengetuk pintu
TOK
TOK
TOK
" Masuk" jawab Marco dari dalam
Celina membuka pintu lalu mempersilahkan Freddy masuk dan dia mengikuti Freddy berjalan masuk dan berkata
"5menit lagi,makanan akan kami hidangkan" ucap Celina lembut
" Terima kasih" jawab Freddy sambil tersenyum manis dan membalikkan badannya lalu menyambut teman lamanya dan teman bisnisnya yaitu Marco
Marco yang melihat Freddy masuk lalu tersenyum , langsung berdiri dan memeluk sahabatnya lalu berkata
"Nampaknya tugasku akan berat , hahahaha" ejek Marco
" Sayang sekali, kau salah , bahkan tugas yang akan aku berikan , sangat mudah , bahkan kamu bisa menyelesaikan nya dalam tempo 1jam.hahahaha" ucap Freddy membalas ejekan Marco dengan melepas pelukan mereka
" HAHAHAHA...semua tugas darimu , tidak akan pernah ku selesai kan dalam tempo 1jam , paling cepat 6jam ,hahaha"
Marco memang seorang agen yang handal , untuk kasus kecil dia bisa menyelesaikannya dalam waktu 2jam , tetapi jika Freddy yang memberikan tugas pada nya dia bisa menyelesaikannya dalam tempo 6jam ,karena setiap kasus yang dibebankan kepadanya sudah menyangkut internasional, jadi hanya menggunakan koneksi dari agen seluruh dunia
" Baiklah ...kita kembali ke topik" kata Freddy seraya membuka tasnya dan menyerahkan database Lena dihadapan Marco
" Aku ingin kamu mengorek informasi tentang Lena Zhang, aku tunggu sampai besok pagi, dan serahkan semua detail bukti padaku,jangan ada yang tertinggal " Pinta Freddy pada Marco
TOK
TOK
TOK
Celina masuk dan mengatur beberapa pelayan agar berhati-hati meletakkan makanan di meja makan Marco dan Freddy
Tak lama terdengar suara derap sepatu
***Tap
Tap***
Tap
Suara langkah sepatu terdengar
"KREEEK"
Pintu dibuka , Marco dan Freddy menoleh bersamaan ke arah pintu ,Franky berdiri dipintu dengan senyuman manisnya
Didalam ruangan ,sudah tersedia makanan , lalu Celina dan pelayan lain menundukkan kepalanya kepada Franky dan Freddy juga Marco lalu meninggalkan ruangan tersebut dan menutup pintu
Franky masih berdiri didekat pintu
" Aku kira cherry akan ikut bersamamu?" tanya Freddy yang tidak melihat Cherry bersama Franky
" Tidak ,.aku baru mengantarnya pulang kerumahnya dan menyuruhnya untuk beristirahat terlebih dahulu"
__ADS_1
"Ooo..dia tetap tinggal dirumah nya?"
" Iya , sesuai kemauan nya "
Freddy mengganggukkan kepalanya "Lalu bagaimana dengan pekerjaannya disalon Carina?"
" Selama dia tidak menerima pelanggan laki laki,maka aku mengijinkan nya" kata Franky sambil berjalan menuju meja Freddy dan marco
"Hmmm..." Freddy mendengar alasan Franky juga setuju
" Baiklah..kak ,apa kakak masih ingat dengan tuan Marco?"
Franky mengulurkan tangannya
" Tentu saja...apa kabar tuan Marco? lama tidak bertemu , senang bertemu dengan anda hari ini , maaf jika adikku telah merepotkan Anda "
Marco menyambut uluran tangan Franky
"Kabar saya baik , tuan Franky ....setelah mendapat panggilan dari tuan Freddy saya langsung bersiap-siap kemari , bagaimana kabar anda,tuan?, tuan Freddy tidak merepotkan malah sangat meringankan tugasku, hahaha.."
Seorang agen rahasia dan mafia bekerjasama adalah hal yang sangat baik , dimana kasus kasus berat terungkap, Freddy yang notabene seorang mafia, tetapi Mafia yang bersih jauh dari perbuatan yang tercela , untuk itulah Marco dengan senang hati Bekerjasama dengan Freddy
Franky Melepaskan tangannya lalu duduk
"Sseperti yang anda lihat, saya sangat baik, hehehehe" sambil membuka kedua tangannya lalu tertawa
Franky melihat data dengan nama LENA ZHANG, diatas meja " Apa aku terlambat?" katanya sambil duduk
" Tidak tuan , kami baru memulai" jawab Marco
" Baiklah..sebelum kita memulai, alangkah baiknya jika memulai menikmati hidangan makan malamnya terlebih dahulu, silahkan..." ucap Franky mempersilahkan semuanya untuk memulai acara makan malamnya
Franky yang masih kenyang karena telah makan bersama Cherry , hanya menikmati hidangan pembuka dan penutup
Mereka makan malam sambil sesekali bercanda ,dan setelah makan malam telah usai , mereka melanjutkan membahas tentang identitas asli Lena dan
Marco yang memang memiliki tugas menangani kasus perdagangan manusia tingkat internasional ini , sangat terbantu dengan data yang diberikan Freddy , jadi Marco akan mengusut tuntas kasus ini
dan Freddy juga melindungi anak buahnya agar tidak tertangkap karena anak buahnya yang dibayar oleh Lena , semua telah melapor kepada dirinya , dan dalam hal ini hanya Lena yang terlibat sebagai tersangka atas banyaknya kasus yang menjeratnya
Freddy bukan mafia ilegal , bahkan Freddy dikenal mafia yang ringan tangan walau terkenal kejam dengan musuhnya , begitu juga dengan anak buahnya , jadi Marco pun juga membantu Freddy dan anak buahnya
" Baiklah tuan Marco..aku harap kasus ini cepat selesai dan para pelaku mendapatkan hukuman setimpal" Harap Freddy
" Tentu saja tuan Freddy"
Franky dan Freddy menyalami Marco lalu mereka pun keluar dari ruangan
Ketika tiba di pintu
Freddy mendapatkan notifikasi pesan dari Neo bahwa Lena merencanakan menculik Gisel dan Jeannie untuk di jual di negara D
Freddy tersenyum mendapatkan laporan tersebut
" Neo melaporkan bahwa Lena menargetkan Gisel dan Jeannie untuk menjadi korban perdagangan manusia selanjutnya"
Franky membelalakkan matanya mendengar laporan tersebut " Apa?"
Marco juga terkejut , walau dia tidak tahu siapa Jeannie dan Gisel ,
" Apa ada foto mereka?apa perlu aku siapkan anggota kami untuk menjaga mereka?"
" Biarkan saja , aku tidak ingin menggagalkan rencana mereka"
" Apa maksudmu?" tanya Franky heran , walau tidak menyukai Gisel dan Jeannie,dia juga tidak ingin Jeannie dan Gisel menjadi korban perdagangan manusia
" Kita ikuti permainan Lena , Dengan dibantu anak buahku , Lena akan sampai di negara D , begitu transaksi sedang terjadi , maka dia akan menunjukkan jati dirinya , baru kita bertindak ,lagian Gisel besok sudah dipanggil pihak kepolisian atas kasus kekerasan yang dilakukannya , jadi hanya Jeannie umpan kita" jelas Freddy , Franky dan Marco pun setuju dengan ide Freddy
__ADS_1
Mereka pun berlalu dari cafe tersebut