
🕛🕛🕛 KEESOKAN HARINYA 🕛🕛🕛
Di sekolah Cherry , berita tentang meninggalkannya keluarga Cherry sudah diketahui oleh guru serta teman teman sekelas Cherry , banyak guru dan teman yang mengucapkan belasungkawa.
"Cherry... aku turut berduka cita atas meninggalnya Keluarga mu , tapi aku juga turut prihatin dan bahagia karena kamu sudah putus dari David , hehehehe" ejek Jeannie kemudian berlalu pergi
Cherry menghela nafas kasar dan membuangnya menetralkan emosinya ,
Cherry berjalan menuju kantor wali kelas karena besok Cherry ijin karena mau mengurus abu jenazah keluarganya yang merupakan korban dari pesawat yang terbakar
" Cherry..bapak sangat berduka dan tidak menyangka bila kejadian naas ini terjadi dalam waktu 1hari , kamu yang tabah dan sabar ya, sekolah akan memberikan kompensasi buat kamu , untuk iuran dan segala biaya disekolah ini , kamu tidak perlu membayarnya , ini sudah menjadi keputusan yayasan sekolah ini...bapak memberi kamu ijin 3hari untuk mengurus perihal jenazah keluargamu" ucap wali kelas Cherry
" Terimakasih Pak, " dengan menunduk kepala dan berlalu pergi
Ketika pulang dari sekolah ,selesai mandi dan makan ,paman Cherry memanggil Cherry
Paman,bibi dan 2 anak pamannya juga ikut duduk
"Cherry...ada hal yang harus kita rundingkan denganmu , kamu tahu sendiri kan , Cherry....paman dan orang tuamu adalah saudara kandung , kami hanya 2bersaudara , saat ini paman sedang bekerja di kota S , sedangkan bibi mu disini menjaga nenekmu karena nenek tidak mau ikut dengan paman dikota S , karena dia sangat menyayangi mu,ingin menjagamu , karena itu setiap liburan paman dan saudara sepupu mu selalu pulang kesini , bibi mu juga tinggal disini karena menjaga dan ingin menunaikan bakti nya kepada nenek, sekarang nenek telah pergi jauh , kamu juga tidak ada siapa-siapa lagi , kami tidak akan memaksa kamu, Cherry..kamu mau ikut dengan paman di kota S ,atau kamu tetap disini ,? keputusan ada ditangan mu..."paman menjelaskan panjang lebar,
Baru saja cherry akan menjawab ,tiba-tiba suara seseorang mengejutkan semuanya
Pria dengan setelan baju kaos putih dengan jaket kulit coklat dan celana jeans panjang dan sepatu sports dengan tangan kiri memegang helm dengan rambut tersisir ke atas sudah berdiri didepan pintu ruang utama
"Biar Cherry tetap disini , paman....AKU AKAN MENJAGANYA DENGAN NYAWAKU" Ucap Franky tegas dan percaya diri ,
" Gantengnya" ucap keduanya sepupu Cherry keceplosan dan tersenyum
Franky lalu melepaskan sepatu nya dan berjalan masuk , duduk disamping Cherry dan berkata " Paman... bibi..maaf membuat anda terkejut" sapa Franky sambil tersenyum
__ADS_1
" Senyuman yang menawan , tapi bukan untukku!" kata sepupu Cherry dalam hati sambil memonyongkan bibirnya
" Cherry masih sekolah paman.. beberapa bulan lagi akan ujian kelulusan , semoga paman mempertimbangkannya" ucap Franky sopan
Paman Cherry berpikir sejenak
"Tapi apa Cherry bisa tinggal disini sendiri?, kalau soal biaya , paman akan membantu" tanyanya kepada Cherry
Franky mengengam tangan Cherry
" Paman.. percayalah padaku , jika Cherry tidak bisa tinggal disini , aku akan membawanya tinggal bersamaku , untuk biaya Cherry , biar aku yang akan bertanggung jawab" tegas Franky
" Ekhemmm...apa kalian sedang dalam tahap pacaran?" tanya paman Cherry yang penasaran
" Menuju ketahap itu paman.... saya sedang menunggu hati Cherry terbuka untukku"
" Baiklah , kami akan bersiap, karena pesawat kami berangkat pagi-pagi sekali." ucap paman Cherry kemudian berlalu diikuti oleh istri dan anaknya
Cherry yang binggung dengan tindakan Franky sangat penasaran lalu bertanya
"Kenapa kakak begitu? padahal kita bukan keluarga , dan aku juga bukan kekasih ataupun tunangan kakak?"
" Ide yang bagus.....Apa kamu ingin langsung bertunangan?" goda Franky tersenyum jahil
PLOK ... Cherry menepuk jidatnya
"Kakak , aku serius" rengek Cherry
" Apa kamu keberatan dengan semua yang aku lakukan untuk mu? AKU MENCINTAIMU, CHERRY..." tanya Franky menatap mata Cherry
__ADS_1
Cherry terdiam lalu berkata
" AKU TAK MAU TERLUKA LAGI UNTUK KEDUA KALINYA"
" AKU AKAN MEMBUKTIKAN BAHWA AKU MENCINTAIMU SEPENUH HATI KU" ucap Franky tegas mengeratkan jemari tangan yang menggenggam Cherry
" Aku serius Cherry..kamu baru putus dari David dan baru mengalami kejadian yang menyedihkan secara bertubi-tubi , aku ingin menjaga dan melindungi mu , tanpa kamu membalas CINTA AKU, aku akan selalu setia berdiri disamping mu...aku hanya menunggu mu membuka hati mu untuk ku"
" Apa kamu bersedia menunggu hingga aku siap?" tanya Cherry
" Akan aku tunggu sampai kamu siap , tapi JANGAN KELAMAAN, KARENA ORANG YANG MENUNGGU RAWAN DIHINGGAPI RASA JENUH" kata Franky meyakinkan Cherry, menatap wajah Cherry yang sedang bimbang
" Hmmm...besok aku antar kamu kebandara ya " Franky tersenyum memandang Cherry yang mengganggukkan kepala
Mereka pun berbicara santai hingga tanpa sadar sudah pukul 11 dan Franky pamit pulang.
💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢
HAI HAI HAI READER...
SETELAH SELESAI MEMBACA JANGAN LUPA TAP LIKE DAN VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA
JADIKANLAH FAVORIT YA
TERIMAKASIH 🙏🙏🙏
SEMANGAT KEMERDEKAAN RI
MERDEKA 💪💪💪
__ADS_1