
David yang melihat tubuh Fransisca jatuh terguling-guling di eskalator sampai ke bawah , juga melihat darah mengalir ke betis nya membuat dia terkejut , dia membelalak matanya ,
" Ayuk kita pergi dari sini", ucap David sambil menarik tangan wanitanya pergi dari sana menuju lift dan bergegas keluar dari moll tersebut
Satpam yang ada disana , segera melaporkan kejadian tersebut kepada atasannya dan petugas yang lain segera menelpon ambulans
Disaat bersamaan , Ibu Franky yang sedang duduk berbincang dengan tamu , memegang jantung nya, tiba-tiba beliau merasakan sesak dan wajahnya pucat dan langsung tak sadarkan diri
Ayah Franky yang melihat istrinya kesakitan, datang dan langsung menghampiri istrinya dan memanggil kedua anaknya
" FRANKY... FREDDY , CEPAT BAWA IBU KE RUMAH SAKIT" Perintahnya dengan menggendong tubuh istrinya
Franky dan Freddy yang terkejut mendengar teriakkan ayahnya langsung menghampiri dan mengikuti ayahnya , beberapa detik kemudian, handphone Franky berbunyi
"DDRRTTTT..."
"Tuan...nona Fransisca terjatuh dari eskalator di lantai 1 ,dan ada darah yang mengalir di betisnya , sekarang nona tak sadarkan diri , kami sudah menghubungi ambulans" laporan dari anak buahnya kepada Franky
Bagai di hantam ribuan pisau , SAKIT.... Franky merasa dunianya runtuh seketika ,,
" Ayah....adik terjatuh dari eskalator, mereka sudah memanggil ambulans , sekalian kita kesana , juga membawa ibu n adik ke rumah sakit'' selesai berkata , Franky langsung berlari menuju lift untuk turun ke lantai 1
" Freddy..kamu bantu Ayah , kakak mau mengurus adik" pinta Franky menepuk bahu adiknya,
__ADS_1
Freddy mengganggukkan kepala dan berkata " Iya...kak.."
Sesampainya Franky dilantai 1 , matanya melotot melihat pemandangan yang sangat menyakitkan , tubuh adiknya membeku dengan wajah pucat karena menahan sakit , dengan darah mengalir berserakan dicelana Pendek adiknya yang berwarna putih menjadi warna merah, matanya terpejam
" APA YANG TERJADI? " tanya Franky kepada manager yang sudah dilokasi itu
Manager dan salah satu satpam yang melihat kejadian itu melaporkan seluruh yang dia ketahui
" KIRIMKAN REKAMAN CCTV SAAT KEJADIAN KEPADAKU , JANGAN ADA YANG KURANG " Perintah Franky kepada manager tersebut , tak lama Ayah dan juga Freddy keluar dari lift dan langsung menuju ke mobil ambulans
Tim medis sudah masuk ke dalam moll tersebut dan segera melakukan tugasnya, sementara petugas kebersihan di moll tersebut membersihkan lantai yang terkena darah
Ibu dan adik Franky dibawa ambulans kerumah sakit , dan Ayahnya mengikuti mobil ambulans tersebut, sedangkan Franky membawa mobil sendiri diikuti Freddy
" Apa yang terjadi dengan adikmu" tanya ayah Franky
Franky tersadar dan mengeluarkan handphone dan melihat rekaman CCTV yang dikirim oleh manager moll itu
"Kita lihat sama-sama aja " kata Franky sambil menyodorkan handphone kepada mereka berdua, untuk melihat lebih jelas
Selesai melihat , mereka penasaran siapa pria yang memakai jaket hitam itu, karena pria tersebut membelakangi CCTV ,
Tak lama dokter dan suster keluar dari pintu UGD ,lalu suster tersebut bertanya
__ADS_1
"Keluarga Fransisca ?" sambil mengamati wajah-wajah yang sedang menunggu dengan tegang
Franky serta ayah dan adiknya menghampiri dokter itu dan bertanya " Bagaimana kondisi anak saya ,Dokter? tanya Ayah Franky dengan lirih ,
" Maaf bapak , janin yang didalam rahim nona Fransisca, tidak dapat diselamatkan sedangkan nona fransisca sekarang dalam masa KRITIS , karena mengeluarkan banyak darah dan juga tekanan darahnya tinggi mungkin karena stres atau terbawa emosi , dan sekarang kami sedang mengusahakannya , berdoalah Bapak-bapak , agar bisa melewati masa kritis ini , sedangkan kondisi nyonya LIANA sudah sadar , anda boleh menemui nya di ruang VVIP " kata dokter itu menundukkan kepalanya seraya berlalu dan meninggalkan mereka bertiga
" Ayah , kita harus melihat ibu" ajak Franky kepada ayah serta adikny keruang VVIP
"KREEEK"
Pintu ruangan VVIP terbuka , mereka bertiga masuk , nampak LIANA sedang berbaring
"Ibu sudah baikan? " sapa Freddy sambil berjalan kearah ibunya dan memeluk ibunya dan duduk disamping ranjang tempat ibunya berbaring
" Sudah ,sayang....heh , dimana Fransisca?, kenapa hanya kalian?" tanya LIANA binggung dan merasa seperti ada yang kurang
Franky dan ayahnya saling berpandangan dan Freddy menatap kakak dan ayahnya bersamaan, Binggung harus berkata jujur atau menyembunyikan kebenaran kepada ibunya mengingat ibunya baru saja sadar
JANGAN LUPA UNTUK KLIK FAVORIT
TAP LIKE, VOTE DAN BINTANG 5 YA,JUGA KOMENTAR POSITIF DITUNGGU YA...
Terimakasih 🙏 🙏🙏
__ADS_1