
Jam telah menunjukkan pukul 17.00 ,di kantor RICHZ GRUP , semua karyawan sibuk menyusun segala pekerjaan mereka, dan bersiap untuk kembali kerumahnya , untuk melepas penat karena pekerjaan , dan satu persatu karyawan telah meninggalkan perusahaan RICHZ , begitu juga dengan Franky yang kebetulan hari ini datang ke kantor RICHZ GRUP bersama Cherry untuk mengadakan meeting kepada karyawannya dalam agenda membahas proyek baru
" Sayang. ayo kita pulang ke apartemen, kamu mandi dulu, kita akan menjemput ayah , ibu dan adik ku dibandara"
ajak Franky kepada Cherry dengan senyuman indahnya
" Oo...jadi hari ini mereka sampai?"tanya cherry terkejut
" Iya , sayang...ayo" kata Franky sambil berjalan ke arah Cherry, dan menggenggam tangan Cherry untuk keluar dari kantornya
Sesampainya di pintu, dia melihat Billy
"Kamu pulang dan mandi dulu Billy....setelah itu langsung kamu ke bandara ya, aku dan Cherry akan menyusul" pinta Franky
"Baik bos" kata Billy sambil membungkuk badannya sebentar lalu melangkah pergi menuju lift
Melihat Billy sudah masuk ke lift , Franky memeluk pinggang Cherry dengan posesif sambil berjalan menuju lift.
TING
Setelah pintu lift terbuka, Franky membawa Cherry masuk ke lift dengan posisinya masih memeluk pinggang Cherry hingga lift berjalan ke bawah , setelah keluar dari lift , mereka berjalan menuju lobby dan tidak lama , satpam keluar dari mobil sport mewah milik Franky dan menyerahkan kunci mobil pada Franky
Setelah Franky mengambil kunci mobil nya , Franky membukakan pintu mobil untuk Cherry,lalu Cherry masuk dengan cepat karena merasa malu , dirinya yang hanya insan biasa yang penuh dengan kekurangan,malah diperlakukan sebagai seorang permaisuri
" Sayang..ada apa? apa kamu tidak enak badan?" tanya Franky khawatir setelah dia masuk dan duduk dibelakang kemudi dan melihat wajah Cherry tertunduk dengan wajah sedikit memerah
__ADS_1
" Tidak apa sayang.." jawab Cherry yang masih tetap menundukkan kepala
Franky mengelus kepala Cherry "Kalau kamu kurang sehat, gimana kalau kamu istirahat aja? biar aku dan Billy yang menjemput Keluarga aku? "
"Aku enggak apa-apa, hanya saja aku malu , aku begitu banyak kekurangan, tapi kamu begitu peduli dan memperlakukan aku layaknya seorang permaisuri" kata Cherry berkata sambil mendonggak kan kepalanya memandang Franky.
Dengan senyuman manisnya , Franky mengelus kepala lalu menggenggam tangan Cherry
" KAMU MEMANG PERMAISURI DI HATI KU, CHERRY" lalu mendekat kan keningnya ke kening Cherry, lalu mengecup bibir cherry
Cup.....
" Kita pulang ya "" ajak Franky , lalu melaju kan mobil nya melintasi jalan ibu kota dan memecah keramaian jalanan di sore hari itu
Tak lama berselang mereka sudah sampai di apartemen Franky, lalu mereka masuk ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri , 20menit kemudian Franky keluar dari kamarnya dengan memakai sweater warna merah dan celana panjang, dan rambut yang masih basah disisir ke belakang , membuat keningnya yang putih nampak mengkilat dipadukan dengan postur tubuh yang tinggi , maka tampaklah seorang pria yang sangat berkharisma , tampan dan COOL
" Tidak dikunci?" kata Franky dalam hati
Franky lalu masuk kedalam kamar Cherry dan duduk disofa ,
Tak lama berselang, Cherry keluar dari kamar mandi
KREEEK..
Cherry keluar dengan menggenakan dress floral warna kuning ,dan rambut masih dibalut handuk , terkejut melihat Franky yang duduk disofa
__ADS_1
" Kakak , sudah lama disana?" tanya Cherry
Aroma bunga allupe menghiasai ruangan kamarnya dan hinggap di Indra penciuman Franky lalu dia pun beranjak dari duduknya dan menghampiri Cherry dengan senyuman yang terus terukir di bibirnya
" Wangi sekali...tidak lama , baru 5 menit" kata Franky sambil membuka laci dan mengambil hairdryer dan dengan telaten mengeringkan rambut Cherry, Cherry hanya tersenyum dan berkata
"Terima kasih kak"
Franky yang mendengar ucapan Cherry, mematikan hairdryer lalu membungkuk badannya kemudian menempelkan bibirnya dengan bibir Cherry
Cup
" Diterima...hahahahaha" goda Franky yang berhasil membuat wajah Cherry merona merah dan tertunduk
"Aku keringkan lagi ya" Franky lalu melanjutkan mengeringkan rambut Cherry
Cherry lalu memoleskan bedak dan make up tipis
" Cantiknya permaisuri ku" goda Franky setelah selesai mengeringkan rambut Cherry dan melihat pantulan wajah Cherry di kaca
"Apa kalau aku jelek , kakak akan meninggalkan aku?"
" Hei , jangan bilang begitu, aku mencintaimu tulus...dan sampai rambut kita memutih , aku tidak akan pernah meninggalkan mu" tegas Franky dengan memandang tajam ke arah Cherry sambil memegang lengan Cherry , Cherry mengganggukkan kepala sambil tersenyum
Franky mencium kening Cherry lalu berbalik ke arah lemari Cherry dan mengambil sweater warna pink milik Cherry
__ADS_1
" Pakai ini , cuaca malam ini agak dingin..." kata Franky lalu memakaikan sweater untuk Cherry , setelah selesai Franky menggenggam tangan Cherry dan berjalan keluar kamar dan melangkah keluar apartemen untuk menjemput Keluarga ONG dibandara