
Pagi menyingsing , mentari sudah menampakkan dirinya lagi ,tak bosan bosan memberikan pesan kepada semua makhluk untuk beraktivitas kembali
Franky yang sudah rapi dengan balutan jas berwarna coklat yang sangat pas dengan lekuk tubuhnya
Rambut yang tertata rapi , kulit yang putih dan lekuk wajah yang sangat mempesona , sungguh sangat tampan dan kharismatik menjadi seorang CEO
Mata hazel , hidung mancung , alis terukir indah dan bibir tipis yang merah alami , sungguh ciptaan Tuhan yang paling sempurna
Selesai membersihkan diri, berganti baju kerja dan menyemprotkan sedikit parfum beraroma maskulin , dia pun keluar dari kamarnya menuju kamar Cherry
Cherry yang sedang mengoleskan pelembab diwajahnya, memalingkan wajah kearah pintu kamar nya yang dibuka oleh Franky
" Sudah siap sayang?" tanya Franky masuk kekamar Cherry dan berjalan menghampiri kekasih hatinya itu dengan sebelah tangannya dimasukan dalam saku
" Sudah...kakak tampan sekali dan rapi , mau kemana?" tanya Cherry, walau dia tahu kalau Franky akan membawanya ke cafe
" Kita ke cafe , aku ada pertemuan dengan klien , jadi kamu tunggu di dalam ruangan ku atau ikut aku?" tanya Franky lembut sambil mengambil ponsel Cherry dan dimasukan kedalam tas nya
" Nanti aku akan menganggu pertemuan kakak dengan klien, lebih baik aku menunggu diruangan kakak saja , sekalian membantu kakak bekerja" kata Cherry dengan memoleskan sedikit liptin dibibir nya
"Ooo..baiklah , aku tidak jauh kok, hanya didalam cafe, kalau kamu bosan , kamu bole ikut" kata Franky yang berdiri dibelakang Cherry sambil memperhatikan Cherry dari kaca meja rias
Cherry tersenyum lalu mengambil tasnya
"Ayo kita pergi, hmmmm..wangi sekali kakak" kata Cherry dengan beranjak dari kursinya
" Kamu suka?" tanya Franky
" Apapun yang ada pada kakak, aku suka" kata Cherry dengan mengedipkan matanya
" Wuah..sudah pandai menggoda ya " kata Franky dengan mencolek hidung Cherry
" Hahahaha" mereka tertawa bersama lalu keluar dari kamar menuju pintu keluar
" Tuan , Nona Hanny sudah menunggu anda" kata Celina ketika Franky dan Cherry sudah sampai dicafe
" Jadi klien yang akan Kakak jumpai adakah wanita?" tanya Cherry setengah berbisik pada Franky
" Iya..kamu cemburu?" tanya Franky
" Kakak tidak bilang jika klien kakak adalah wanita , pantas saja kakak berpenampilan sangat rapi ,tampan dan wangi hari ini" ucap Cherry kesal dan berlalu pergi menuju ruangan Franky
Franky mengikuti Cherry keruangan nya
" Sayang , kalau kamu cemburu, kamu boleh ikut aku menemuinya" kata Franky
" Tidak perlu, aku malas dengan seorang pembohong" ucap Cherry kesal
" Aku tidak berbohong , hanya saja kamu tidak bertanya " kata Franky
" Ya sudah , kakak pergi temui wanita itu...." usir Cherry kesal
Franky yang tidak ingin memperkeruh suasana akhirnya mengambil file dari mejanya pergi dari ruangan itu
Cherry yang sangat kesal dan cemburu hanya duduk disofa , lalu membuka laptop untuk bekerja, namun beberapa kali dia berusaha fokus bekerja membantu Franky, moodnya sungguh hancur , dia tidak bisa fokus lalu dia mengambil ponselnya dan berjalan keluar
Saat dia keluar dari ruangan Franky
Cherry melihat Franky sedang tertawa bersama klien wanitanya dan duduk sangat dekat lalu wanita itu menggenggam tangan Franky ,
Franky membalas genggaman tangan Hanny dengan menepuk pelan tangan Hanny
Hanny merasa diperhatikan terus oleh Cherry ,lalu dengan implusif mencium bibir Franky, tentu saja Franky terkejut
" Hah , kenapa mencium ku?" tanya Franky langsung melepas genggaman tangan Hanny dan menghapus bekas ciuman Hanny dengan kasar menggunakan tisu
" Aku diperhatikan oleh karyawan mu , jadi sekalian saja kita intim biar mereka akan mengira bahwa aku adalah kekasihmu"
Franky melihat sekitar, mata Franky tertuju pada sosok Cherry yang berdiri dipintu ruangannya
" Cherry" kata Franky dalam hati
__ADS_1
" Kenapa kamu gugup, akan lebih baik kita menjadi pasangan, karena kita akan terikat kerjasama, ya kan?" kata Hanny dengan bermanja-manja dilengan Franky
Franky berusaha melepaskan tangan Hanny dari pelukannya
" Maaf Hanny, kita hanya sebatas rekan bisnis , tidak lebih..aku harap kamu tidak salah mengartikan semua"
Cherry yang sudah emosi dan menahan air mata nya dengan wajah memerah langsung pergi dari sana
Cherry berjalan dengan cepat keluar dari cafe
Hal pertama yang Cherry pikirkan adalah pergi ke salon , saat sedang menunggu pintu lift terbuka , airmata Cherry meluncur dengan cepat dipipinya
Cherry menghapusnya kasar , ada perasaan sakit dihatinya ,
" Kenapa harus merasakan seperti ini lagi?" katanya dalam hati
"TING"
Lift terbuka
Cherry dan beberapa orang yang menunggu juga masuk kedalam lift , dan membawa mereka ke tujuan yang di inginkan
Ketika lift berhenti dan terbuka , Cherry keluar dan berjalan ke arah salon dengan menapuk wajahnya agar tidak sembab
" Selamat pagi mbak....ingin perawatan apa hari ini?" tanya resepsionis yang sudah mengenali Cherry
" Perawatan wajah dan rambut" jawab Cherry dengan tersenyum menutupi perasaan sedihnya
" Baik.. silahkan" kata resepsionis tersebut
Cherry memasuki ruang perawatan facial and treatment
Cherry mengganti baju dan meletakkan tas nya di lemari yang telah tersedia lalu melakukan perawatan
Ditempat Franky
Franky mengancam jika Hanny berbuat yang tidak sewajarnya sebagai partner , maka kontrak kerjasama dengan nya akan dibatalkan , tentu saja Hanny keberatan
" Kamu salah besar , aku sudah memiliki tunangan, dan orang yang kau lihat tadi ,itu adalah tunangan ku" jawab Franky
" Ooowww.. bagus sekali ,dia sudah pergi mngkn dia marah dan hubungan kalian akan berakhir , jadi kita bisa memulai hubungan, Franky" kata Hanny dengan mengelus lengan Franky
Franky mengangkat kedua tangannya
" Maaf , mungkin kita tidak bisa menjalankan kontrak kerjasama ini , silahkan anda mencari partner yang lain , dan jalan keluar dari cafe ada disana, silahkan" kata Franky dengan emosi lalu menunjuk arah keluar dari cafe
Hanny yang diusir, sangat malu , lalu dia mengambil tas nya dan berlalu dari hadapan Franky, dan kesal keluar dari cafe dan berjalan ke arah lift
Ketika lift terbuka dia pun masuk ke dalam dan pergi dari moll tersebut
Franky berjalan menuju ruangannya lalu mengambil ponselnya dan menelepon Cherry
Namun tidak ada jawaban , Franky memeriksa lokasi Cherry melalui GPS yang ada dianting Cherry yang dipakainya
Ada titik merah di moll nya ,
" Cherry masih disini , tapi dimana?" lalu Franky meretas semua CCTV di moll ini , nampak Cherry yang terlihat kesal dan menghapus air matanya dengan kasar , membuat hati Franky teriris ,
Franky menggosok wajahnya dengan kasar
" AAARRRGGHHHH, BODOH" pekiknya lalu menjambak rambutnya
Franky memeriksa lagi dimana Cherry berhenti , lalu Franky melihat lift membawa Cherry turun 2lantai dari cafe nya lalu Cherry keluar menuju salon
Hati franky sungguh lega karena Cherry pergi ke salon , lalu dia mengambil gagang telepon dimeja kerjanya dan menghubungi salon tempat Cherry melakukan perawatan
" Halo.. selamat pagi, salon THE BEST disini , ada yang bisa dibantu?" sapa resepsionis disalon tersebut
" Pelanggan atas nama Cherry, jam berapa siap ya?" tanya Franky
Mengetahui bahwa yang menelepon adalah pemilik MOLL ini ,maka resepsionis tersebut memberi tahu
__ADS_1
" Tuan , Nona Cherry akan selesai sekitar 1,5jam lagi"
" Baiklah ..terima kasih" Franky menutup teleponnya
Franky mengambil ponselnya lalu menghubungi Billy
" Batalkan semua kontrak kerjasama dengan Hanny , apapun itu" pinta Franky
" Baik bos" jawab Billy
TOK
TOK
TOK
" Masuk"
Pintu dibuka
" Tuan , Tuan Liang sudah datang!" Celina memberitahu
" Suruh beliau masuk" ucap Franky
";Baik" Celina keluar dan mempersilahkan tuan Liang masuk
" Selamat pagi tuan, apa kabar? silahkan duduk... " kata Franky ramah dan berdiri lalu menyalami tuan Liang
" Selamat pagi juga Tuan muda , saya baik , Bagaimana dengan anda? terimakasih..." kata tuan Liang lalu duduk berhadapan dengan Franky yang dibatasi oleh meja kerja Franky
" Saya sangat baik , Seperti yang anda liat, Tuan..hehehe" jawab Franky lalu duduk kembali ke kursinya
" Iya ,anda terlihat semakin tampan dan semakin bijaksana Tuan muda juga ada aura kebahagiaan dan cinta dimata anda , Tuan muda..apa anda sedang jatuh cinta?" tanya tuan Liang
" Tuan Liang, anda sungguh pintar membaca aura seseorang hahaha.."
" Jadi yang saya tanyakan ,adalah iya jawabannya? hahahaha., saya bukan pandai membaca aura seseorang, Tuan...hanya itu terlihat dari wajah anda..hahahaha"
" Baiklah.. Terima kasih tuan karena mengetahui aura saya, hahahaha..kita kembali membahas pekerjaan, apa yang anda tawarkan,Tuan?" tanya Franky
Tuan Liang menyodorkan proposal kepada Franky a
" Aku mempunyai anak perusahaan di negara H dan negara T , tapi dinegara H , aku selalu ditekan dan mendapat teror.juga mengalami kerugian, aku tidak mengerti mengapa itu terjadi, aku juga tidak mempunyai banyak pemegang saham lagi..jadi jika tuan bersedia menjadi pemegang saham, aku akan mencari siapa Mafia mafia yang telah berani menghancurkan perusahaan ku?" kata tuan Liang
" Akan aku pelajari dulu proposalnya , lalu aku akan menghubungi mu tuan Liang"kata Franky lalu berdiri dan menyalami tuan Liang lalu tuan Liang meninggalkan ruangan Franky
Setelah tuan Liang pergi , Franky melihat jam , sisa waktu 30menit lagi lalu Franky membuka laptop dan email-nya , ada beberapa email dari anak perusahaannya,dari anak buahnya dari rekan bisnis juga saham dan juga email dari Freddy
Satu persatu pekerjaannya telah selesai, tepat 30menit
Franky lalu menutup laptopnya lalu beranjak dari kursinya menuju pintu keluar ruangan lalu keluar dari cafe dan menuju lift
Lift membawa Franky turun , ketika lift terbuka , Franky keluar dari lift. Franky melihat Cherry keluar dari salon dan berjalan Keluar menuju supermarket
TING
Notifikasi pesan masuk , Franky melihat sekilas ,pesan masuk dari pemakaian kartunya sebesar 1.2juta disalon tersebut
Franky hanya tersenyum
"Ternyata kamu kalau lagi badmood , akan kesalon, bagus lah... hhehehe" kata Franky dalam hati sambil berjalan mengikuti Cherry dari belakang
Saat tiba di supermarket ,Cherry mengambil stroller dan berjalan masuk kedalam , Franky mengikuti Cherry tanpa Cherry sadari
Cherry berjalan di rak bagian minuman , dia mengambil masing-masing 2 , lalu makanan ringan , coklat dan susu kemasan , lalu Cherry mendorong strollernya ke rak bagian perlengkapan mandi ,
Cherry mengambil odol , sabun mandi dan scrub ,lalu menuju rak bagian makanan beku
setelah beberapa menit berbelanja , Cherry mendorong strollernya ke bagian kasir
Semua barang sudah dihitung , dan kasir memberitahu harganya ,lalu tiba-tiba dari arah sebelah kanannya , seseorang menyodorkan uang senilai 300ribuan , tentu saja cherry terkejut dan berkata
__ADS_1
" Kakak"