
Sekitar 1jam akhirnya Hansen datang membawa laptop dan beberapa berkas juga sarapan untuk Franky lalu diletakkan diatas meja dekat sofa
Franky mengambil sarapan dan melahapnya
"Kamu sudah makan?" tanya Franky
"Sudah tuan" jawab Hansen
" Bagaimana keadaan Cherry?"tanya Hansen lagi yang kelihatan sangat khawatir
" Masih belum sadarkan diri karena efek obat bius" jawab Franky sambil makan seraya memperhatikan Hansen yang menatap Cherry tak berkedip
" Ekhemmm..." Franky berdehem ,ada rasa cemburu melihat pria lain memperhatikan kekasihnya
Hansen tersadar dan berkata
"Tuan ,apa tidak ingin melapor ke polisi?"
"Kamu urus la..." kata Franky sambil memakan makanannya
"Kamu bantulah Billy mengurus perusahaan dan cafe. , jika ada waktu pantau lah cabang yang lain" pinta Franky kepada Hansen
" Baik tuan...saya permisi" kata Hansen seraya pergi , dengan ekor matanya,Hansen melirik Cherry "Semoga cepat sembuh, Cherry" Ucapnya dalam hati
Franky terus menatap kepergian Hansen sampai menghilangkan dibalik pintu ,dan menghabiskan makanannya
DRRRTTZZZ
" Ibu.." jawab franky
" Sayang, Bagaimana keadaan Cherry?"
tanya Ibu Franky
" Masih belum sadarkan diri Bu , pengaruh obat bius akibat operasi semalam" jelas Franky sambil mengelus kepala Cherry
" Apa kamu sudah makan?" tanya Ibu nya
__ADS_1
" Sudah Bu...apa Ibu baik-baik saja?" tanya Franky
"Ibu baik-baik saja , kamu jaga kesehatan ya ,semoga Cherry cepat sadar , setelah urusan disini selesai,Ibu akan segera kembali"
"Iya Bu"
Setelah mengakhiri percakapan, Franky memasukkan ponselnya kedalam saku , lalu berjalan kesofa dan membuka laptop yang dibawa oleh Hansen tadi , lalu dia pun memeriksa beberapa berkas dan menandatangani beberapa dokumen
Franky sangat serius dalam bekerja , tanpa terasa dia menghabiskan waktu 3jam untuk menyelesaikan dan membaca dokumen itu.
Setelah selesai , Franky mengangkat kedua tangannya dan merenggangkan otot nya sambil menutup matanya
" Aaakkhh" suara Cherry membuat Franky tersadar dan buru buru berlari kecil kearah Cherry
" Sayang...kamu sudah sadar" kata Franky sangat bahagia ,dan terus mencium tangannya
" Aauuw...sakit sekali " rintih Cherry
" Pelan-pelan sayang...kamu semalam baru dioperasi" jelas Franky
" Hah...kenapa?"
"Ah..iya ,aku ingat...siapa yang menabrak?"
" David"
" Hah..David?"
"Iya"
" Semalam aku hanya berniat bercanda dengan mu , dengan membukakan pintu mobil untuk mu, tapi tiba-tiba aku melihat ada motor yang dengan sengaja ingin menabrak mu, makanya aku mendorong kamu , maaf ya!" jelas Cherry tentang kejadian semalaman
"Aku yang harusnya meminta maaf dan berterima kasih pada mu, sayang , kamu telah menyelamatkan aku dan keluargaku" ucap Franky sambil tersenyum bahagia dan tidak berhenti mencium kening dan tangan Cherry
" Aku mau minum" kata Cherry yang merasa kerongkongannya kering
Franky dengan cepat menuangkan air hangat dan memakaikan sedotan agar Cherry mudah untuk minum.
__ADS_1
" Kamu jangan banyak bergerak dulu ya , aku akan panggil dokter" kata Franky sambil menekan tombol disamping Cherry
Tak lama dokter dan suster masuk
" Nona Cherry sudah sadar?"
" Iya dokter"
"Nona , bekas operasi mungkin akan terasa sakit selama beberapa Minggu, nona disarankan untuk tidak mengangkat beban yang berat dan memakai brace atau alat penopang , sedangkan kaki yang bengkak sudah pulih " jelas dokter
" Terimakasih dokter" jawab Cherry dengan senyum yang manis
Wajah Franky terlihat masam ketika melihat senyum manis Cherry kepada dokter
" Baiklah , setelah makan jangan lupa minum obatnya, saya permisi" ucap dokter tersebut juga di ikuti beberapa suster meninggalkan Franky dan Cherry,
Franky langsung menutup pintu dan kembali keranjang Cherry
"Apa mau makan?" tanya Franky datar lalu menaikan ranjang Cherry dan memasang meja tempat makan untuk pasien agar Cherry lebih mudah untuk duduk dan makan
"Iya" jawab Cherry juga datar ,
Franky melirik cherry sejenak dan mengambil makanan diatas nakas dan meletakkannya. dimeja dekat Cherry
" Aku suapin" kata nya lalu Cherry juga membuka mulutnya , mata Cherry menatap wajah Franky yang terlihat kesal
" Kakak kenapa?" tanya Cherry lembut
Franky menyuapi cherry dengan memperhatikan wajah Cherry
" Kamu kenapa senyum manis sekali dengan dokter?" jujur Franky
" Apa... hahahahahahaa, jadi karena itu kakak marah sama aku?"
" Kamu buat aku kesal"
" Maaf , aku gak tau kakak cemburu karena aku senyum sama dokter"
__ADS_1
" Bukan hanya dokter, kamu tidak boleh senyum seperti itu lagi kepada siapapun, hanya kepada aku saja" tegas Franky
"Hah...ya. ampun hahahaha"