Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
4 Anak Kembar


__ADS_3

Hening


" Isabela, kamu di mana sekarang?" tanya Paulus mengulangi perkataannya.


" Maaf anda siapa? Mana Elisa?" tanya Isabela tanpa menjawab pertanyaan Paulus.


" Isabela, pesawat sudah mau berangkat," ucap Louis


" Baik paman," jawab Isabela


" Isabela, kamu mau pergi kemana?" tanya Paulus


" Maaf aku tidak bisa mengatakannya, bye," ucap Isabela


Tut                               Tut                                Tut


" Hallo....... Hallo....... Hallo..." Panggil Paulus


" Si*l," ucap Paulus dengan nada kesal.


Paulus menekan nomer ponsel milik Elisa dan tidak berapa lama ponselnya berdering kemudian Paulus menekan sesuatu di ponsel milik Elisa setelah selesai Paulus mengirim nomer ponsel Isabela ke nomer ponsel miliknya.


" Isabela pergi kemana?" tanya Paulus sambil memberikan ponselnya ke Elisa.


" Aku tidak tahu karena Isabela tidak menyebutkan pergi kemana?" jawab Elisa sambil menerima ponsel miliknya tanpa melihat wajah tampan Paulus.


" Isabela pasti mengatakan sesuatu, Isabela mengatakan apa?" tanya Paulus sambil menjepit dagu Elisa dengan menggunakan sarung tangan agar menatap dirinya.


Paulus tidak bisa menyentuh wanita manapun karena kulitnya bereaksi gatal - gatal ketika kulitnya bersentuhan langsung karena itulah dirinya selalu menggunakan sarung tangan. Hanya dengan mommy Paulina dan Isabela dirinya tidak mengalami reaksi tersebut karena itulah Paulus mengklaim Isabela sebagai miliknya.


" Isabela hanya pamit mau kuliah di luar negri selanjutnya aku tidak tahu," jawab Elisa terpaksa mengatakan yang sebenarnya.


" Paskalis dan Patrick kita pergi ke bandara," perintah Paulus sambil mengambil ponselnya di saku jasnya kemudian menghubungi anak buahnya.


" Baik kak," jawab Paskalis dan Patrick serempak.


" Lain kali kita bertemu lagi," ucap Paskalis dan Patric serempak ke dua gadis tersebut.


Ke dua gadis tersebut hanya diam sedangkan ke tiga pemuda tampan pergi meninggalkan ke dua gadis tersebut menuju ke arah mobil untuk pergi ke bandara.


" Kak, apakah kakak sudah mendapatkan nomer ponsel kak Isabela?" tanya Paskalis ketika melihat kakaknya sudah selesai menghubungi seseorang sambil mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai.


" Sudah dan kakak juga menyadap ponsel milik Elisa agar kakak bisa tahu kalau seandainya mereka berdua berkomunikasi," jawab Paulus.


" Bagus kak dengan begitu kita bisa tahu keberadaan kak Isabela," jawab Paskalis


" Iya benar katamu, kakak merasa sangat bersalah dengan Isabela," ucap Paulus sambil memandang ke arah samping melihat jalan raya lewat kaca jendela mobil.


" Aku sangat berharap bisa menemukan kak Isabela kak, agar kakak tidak merasa bersalah lagi," ucap Paskalis.


" Aku juga sama semoga kak Isabela dapat kita temukan," sambung Patrick yang tidak tega melihat kakak kembarnya sedih.


" Amin," jawab Paulus


Sepuluh menit kemudian mereka sudah sampai di bandara dan ke tiga pemuda yang sangat tampan menemui anak buahnya yang diperintahkan oleh Paulus sedangkan para gadis dan wanita menatap lapar ke arah mereka bertiga namun seperti biasa mereka tidak pernah memperdulikan mereka.


" Bagaimana?" tanya Paulus dengan nada dingin dan datar.

__ADS_1


" Maaf tuan, data nona Isabela yang pergi ke luar negri tidak ada," jawab salah satu anak buahnya.


" Apakah kamu sudah memperlihatkan foto yang aku berikan?" tanya Paulus.


" Sudah tuan tapi katanya tidak ada atas nama Isabela," jawab salah satu anak buahnya.


" Ok, pergilah," perintah Paulus sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


" Baik tuan," jawab salah satu anak buahnya.


Mereka pun pergi meninggalkan tempat tersebut begitu pula dengan ke tiga pria tampan tersebut berjalan ke arah parkiran mobil.


" Patrick, kamu gantian nyetir mobil ya," ucap Paskalis sambil memberikan kunci mobil.


" Ok," jawab Patrick singkat sambil menerima kunci mobil kemudian membuka pintu mobil.


" Sekarang kita kemana kak?" tanya Patrick ketika mereka sudah masuk ke dalam mobil.


" Kita pergi ke perusahaan," ucap Paulus sambil membuka laptopnya kemudian mengutak atik keyboard laptopnya.


" Baik kak," jawab Patrick.


Patrick pun mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke arah perusahaan sedangkan Paulus masih mengutak atik laptopnya hingga lima belas menit kemudian Paulus menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


" Kenapa kak?" tanya Paskalis dan Patrick serempak.


" Kakak melihat rekaman cctv di bandara tidak ada Isabela," jawab Paulus.


" Coba lacak ponsel milik Isabela kak," usul Paskalis.


" Bagus juga idemu," jawab Paulus.


" Jangan bilang tidak bisa di lacak," tebak Paskalis.


" Tebakan mu tepat sekali, kakak heran selama ini kakak selalu berhasil meretas data seseorang tapi kenapa Isabela sangat susah?" tanya Paulus.


" Aku juga heran kak, apakah kak Isabela mempunyai kekasih dan kekasihnya melindungi Isabela agar siapapun tidak bisa melacaknya," ucap Patrick menebak - nebak.


" Jangan katakan itu karena Isabela adalah milik kakak dan siapapun tidak boleh memiliki Isabela selain kakak," ucap Paulus.


Paskalis dan Patrick hanya bisa diam namun dalam hatinya semoga Isabela segera di temukan.


Lima Tahun Kemudian


Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya Paulus berusaha menemukan Isabela tapi Paulus sama sekali tidak bisa menemukan jejak keberadaan Isabela seperti hilang tanpa jejak.


Walau sudah lima tahun berlalu Paulus menjaga hatinya untuk Isabela dan tidak ada niat dalam hatinya untuk mencari gadis lain terlebih dirinya sangat yakin suatu saat nanti dirinya dapat bertemu dengan Isabela.


Di negara yang berbeda empat anak kembar dua laki - laki dan dua perempuan berumur empat tahun sedang berlari - lari an di halaman belakang milik Louis bersama mommynya yang bernama Isabela.


Awalnya Isabela tidak menyangka kejadian kelam itu membuat dirinya hamil terlebih hamil kembar empat, Isabela yang sangat menyukai anak - anak mempertahankan kandungannya hingga ke empat anaknya lahir dengan cara caesar.


Banyak pria yang mengejarnya dan mau menerima ke empat anak kembarnya yang sangat tampan dan sangat cantik mirip sekali dengan Paulus dan Isabela namun Isabela menolaknya dan menutup hatinya untuk pria lain. Hanya saja yang dua anak laki - lakinya mirip Isabela dan dua anak kembar perempuan mirip Paulus.


" Sudah ah, mommy cape," ucap Isabela sambil duduk di kursi halaman belakang.


" Mommy cape ya? kami pijat kaki mommy ya," ucap salah satu putra pertamanya sambil memijat kaki kiri Isabela dengan tangan mungilnya.

__ADS_1


" Aku juga mau bantu pijat kaki mommy," jawab putra ke dua sambil memijat kaki kanan Isabela dengan tangan mungilnya.


" Aku juga mau," jawab putri ke tiga sambil memijat tangan kiri Isabela dengan tangan mungilnya.


" Mau juga," jawab putri ke 4 sambil memijat tangan kanan Isabela dengan tangan mungilnya.


" Terima kasih sayang," jawab Isabela sambil menikmati empat pijatan dari ke empat anak kembarnya.


" Abiyoga, Abrisam, Anindya dan Anindita dua hari lagi kita pergi ke negara asal mommy," ucap Isabela


" Hore... kita bisa ketemu eyang buyut, opa, oma, dan saudara sepupu," ucap ke 4 anak kembar serempak


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Abiyoga : Anak laki - laki yang mempunyai kelebihan.


Abrisam : Tampan


Anindya dan Anindita artinya : wanita yang sempurna


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


" Anak - anak mommy tidak sabar ingin bertemu dengan mereka ya," ucap Isabela.


" Iya mom," jawab ke anak kembar tersebut.


" Mommy juga tidak sabar sayang," ucap Isabela sambil tersenyum menatap ke empat anak kembarnya.


" Sekarang sudah sore, kita mandi setelah itu makan malam bersama," ajak Isabela.


" Baik mom," jawab mereka dengan patuh.


Mereka pun berjalan memasuki mansion dan menaiki anak tangga satu demi satu menuju ke arah kamar mereka masing - masing untuk membersihkan diri.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Foto Isabela dengan Paulus



**Ke empat Anak kembar mereka.


Anak pertama Abiyoga**



Anak ke dua Abrisam



Anak ke tiga Anindya dan anak ke empat Anindita.



**🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.

__ADS_1


Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul** :



__ADS_2