Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Apa yang daddy lakukan?


__ADS_3

" Betul dad," jawab Isabela


Paulus tersenyum kemudian kembali memijat kaki Isabela hingga dua puluh empat menit kemudian Paulus sudah selesai memijat ke dua kaki Isabela dan berlanjut ke area paha Isabela membuat tubuh Isabela dialiri listrik yang tinggi sambil sekali - kali tangan Paulus yang nakal masuk ke dalam pakaian milik Isabela.


" Daddy," panggil Isabela dengan napas memburu


" Ya," jawab Paulus sambil menatap wajah istrinya.


Deg


Deg


Jantung Paulus berdetak kencang ketika melihat wajah Isabela seperti ingin melakukan hubungan suami istri membuat Paulus mengarahkan tangannya ke arah segi tiga bermuda milik Isabela kemudian membelainya dengan lembut.


" Sayang, bolehkah?" tanya Paulus dengan suara mulai berat.


" Boleh apa?" tanya Isabela polos sambil sekali - sekali mengeluarkan suara merdunya


Paulus tidak menjawab hingga tangan kanannya mulai terasa mulai basah tanda Isabela sudah mulai terang  sang, Paulus perlahan menarik segi tiga bermuda milik istrinya dengan ke dua tangannya tapi ke dua tangan istrinya menahannya.


" Apa yang akan daddy lakukan?" tanya Isabela sambil masih memegang pergelangan tangan suaminya.


" Hanya melihat tubuh polos istriku," ucap Paulus

__ADS_1


" Tidak, aku malu," jawab Isabela


" Kenapa malu? Bukankah kita sering melakukannya?" tanya Paulus


" Tapi masalahnya aku tidak ingat kalau kita pernah menikah," jawab Isabela.


" Hanya melihat, janji daddy tidak akan melakukannya kecuali istriku memintanya," ucap Paulus


Isabela terdiam sambil menatap wajah tampan suaminya entah kenapa dirinya tidak tega melihat wajah tatapan penuh damba suaminya membuat Isabela menghembuskan nafasnya secara perlahan.


" Janji hanya melihatnya?" tanya Isabela


" Ya, daddy janji," jawab Paulus


Paulus tersenyum kemudian Isabela melepaskan ke dua tangannya yang tadi menahan ke dua tangan suaminya dan Paulus pun mengarahkan ke dua tangannya untuk menarik segi tiga bermuda dan terlihat jelas goa milik istrinya yang selalu dirindukan.


Entah bagaimana kini tubuh mereka polos tanpa sehelai benangpun, Paulus yang sudah tahu titik sensitif milik istrinya membuat tubuh Isabela terangkat ke atas tanda mendapatkan pelepasan membuat Paulus tersenyum bahagia.


Hingga Paulus memegang tombak sakti miliknya untuk di tuntun ke goa yang dikelilingi rumput hitam yang sudah sangat rimbun karena Isabela mengalami koma sehingga Isabela tidak sempat melakukan perawatan yaitu memangkas rumput hitamnya.


" Apa yang daddy lakukan? Bukankah daddy janji untuk tidak dimasukkan?" tanya Isabela


" Daddy tidak masukkan kok, adik kecil daddy hanya ingin menyapa milik mommy karena sudah berbulan - bulan tidak ketemu sepertinya mereka berdua kangen," ucap Paulus

__ADS_1


" Pffttt..."


Paulus tersenyum melihat Isabela tertawa kemudian Paulus mulai menggerak-gerakkan  goa milik istrinya membuat Isabela mencengkram seprei dan tidak membutuhkan waktu lama Isabela  menatap wajah tampan suaminya.


" Daddy, mommy tidak tahan," mohon Isabela


" Tidak tahan apa mom?" tanya Paulus pura - pura.


" Ingin dimasukkan," ucap Isabela


Jleb


" Ahhhhhhhhhhhhh..."


Tanpa menjawab Paulus memasukkan tombak saktinya ke dalam goa yang paling terdalam dan tidak memerlukan senter membuat Isabela mengeluarkan suara merdunya.


Paulus menggoyangkan pinggulnya secara berulang - ulang hingga setengah jam kemudian tombak saktinya mengeluarkan laharnya dan beberapa saat Paulus menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping istrinya dan memeluknya.


Cup


" Terima kasih mom," jawab Paulus sambil tersenyum puas


" Sama - sama dad," jawab Isabela sambil membalas pelukan suaminya

__ADS_1


( " Akhhhhhhhh... Isabela kenapa kamu memintanya untuk dimasukkan?" tanya Isabela pada dirinya sendiri dalam hati sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya. )


__ADS_2