Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Yang Ke Dua ??


__ADS_3

" Iya benar," jawab Bela dengan nada angkuh


Isabela melepaskan pelukannya kemudian mengambil ponselnya dan mencari kontak nama papi Dennis setelah ketemu Isabela menekan tombol berwarna hijau dan sambungan pertama langsung di angkat oleh papi Dennis.


" Hallo papi," panggil Isabela.


" Ada apa Isa..." ucapan papi Dennis terpotong karena mendengar beberapa orang berteriak.


" Dih papi gayanya panggil papi jangan - jangan om - om senang," ucap salah satu ibu tersebut.


" Bilang sama om - om, aku Dewi dan suamiku namanya Asep kerja di bagian manager pemasaran," ucap ibu ke dua.


" Aku Bela dan nama suamiku Rizky kerja di bagian manager keuangan," ucap ibu ke tiga


" Aku Delisa dan nama suamiku Rio kerja di bagian manager IT," ucap ibu ke empat.


Sebagian mereka menyebut satu persatu namanya dan juga nama suaminya sedangkan Paulus yang ingin memarahi mereka tangannya di pegang oleh Isabela agar diam hingga lima menit kemudian mereka berhenti bicara.


" Papi dengarkan suara mereka?" tanya Isabela


" Ya, siapa mereka?" tanya Dennis.


" Mereka menghinaku dan juga menghina ke empat anakku jadi aku minta pecat mereka semua termasuk manager HRD," pinta Isabela


" Apa??? Kurang a jar," ucap papi Dennis menahan amarahnya.


Tut                         Tut                        Tut


Papi Dennis langsung memutuskan sambungan sepihak kemudian menghubungi orang kepercayaan untuk memecat semua manager tidak dengan hormat dan tidak mendapatkan uang pesangon di tambah tidak akan di terima di manapun mereka berkerja sedangkan Isabela menyimpan kembali ponselnya ke dalam tasnya dan melihat ibu - ibu menatapnya dengan jijik.


" Sudah ada datanya?" tanya daddy Paulinus setelah melihat Isabela selesai menghubungi papi Dennis.


" Sudah tuan," ucap wakil pemilik sekolah.


" Bagus, hubungi orang kepercayaan ku untuk memecat semua yang ada di daftar buku itu dengan tidak hormat dan tidak mendapatkan uang pesangon di tambah tidak akan di terima di manapun mereka berkerja!!" perintah daddy Paulinus.


Daddy Paulinus sengaja bertindak karena dirinya tahu Paulus tidak bisa mengontrol mulutnya yang sangat pedas terlebih daddy Paulinus tidak ingin Isabela menjadi takut dan tidak ingin bersama putranya.


" Baik tuan,' jawab wakil pemilik sekolah.


" Mereka mimpi di siang hari," celetuk salah satu ibu tersebut.


" Ya betul," jawab mereka serempak.


" Apakah kakak kenal pemilik sekolah ini?" tanya Isabela sambil menatap wajah tampan Paulus


" Kenal, kenapa?" tanya Paulus sambil menatap Isabela sambil tersenyum.

__ADS_1


" Aku ingin wanita itu di pecat karena telah menghinaku dan ke empat anak kembarku," ucap Isabela.


" Salah ke empat anak kembar kita," ucap Paulus.


" Dari mana tahu kalau itu ke empat anak kembarku anak kakak?" tanya Isabela.


" Nanti aku ceritakan,' jawab Paulus.


" Mulai sekarang kamu kami pecat," ucap Paulus sambil menunjuk ke salah satu bagian TU


" Apa salahku tuan?' tanya wanita itu dengan nada bingung.


" Karena kamu telah menghina istriku dan ke empat putra kembar kami," ucap Paulus sambil memeluk Isabela dari arah samping.


" Maaf tuan saya tidak tahu, saya melakukan itu karena nyonya tidak mencantumkan nama suaminya," ucap wanita itu.


" Tugasmu menerima pendaftaran murid baru dan yang berhubungan dengan kegiatan sekolah termasuk pembayaran sekolah bukan mengurusi masalah pribadi orang jadi mulai sekarang dan seterusnya di larang berkerja." ucap Paulus dengan nada tegas.


" Usir wanita itu!!" perintah Paulus


" Baik tuan muda," jawab wakil pemilik sekolah


Wakil pemilik sekolah memberikan kode ke dua orang sekuriti untuk menarik wanita itu membuat wanita itu berteriak meminta maaf bersamaan ponsel para ibu berdering serentak.


( " Hallo sayang, kangen ya?" panggil Dewi sambil tersenyum bahagia )


( " Maksud sayang apa? Aku tidak menger...." ucapannya terpotong oleh suaminya )


( " Dasar istri bo doh dan tidak berguna gara - gara kamu tidak bisa menjaga mulutmu aku di pecat dengan tidak hormat dan tidak diberikan pesangon sedikitpun bahkan aku tidak bisa berkerja di perusahaan manapun. Dasar bo doh.... mulut lemes... menyesal aku menikah dengan istri yang tidak berguna seperti dirimu," ucap Asep dengan nada satu oktaf ).


( " Kenapa bisa?" tanya Dewi tidak percaya )


( " Orang yang kamu singgung adalah putrinya tuan Dennis Taylor pemilik perusaahan," ucap suaminya )


Tut                   Tut                  Tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak membuat Dewi dan semua ibu - ibu yang berada di situ tubuhnya terasa lemas kemudian serempak berlutut ke arah Isabela dan Paulus.


" Nyonya, tolong katakan pada orang tua nyonya untuk tidak memecat suamiku," mohon Dewi


" Benar nyonya tolong jangan pecat suamiku," mohon mereka serempak.


" Tuan, aku sangat menyesal tolong jangan memecat suamiku," mohon salah satu ibu tersebut.


" Benar tuan, ampuni kesalahan kami," sambung yang lainnya.


" Kalau kalian menghinaku mungkin aku bisa memaafkan kalian tapi kalian semua menghina ke empat anak kembarku tanpa ada perasaan empati sedikitpun bahkan ketika kalian melihat ke empat anak kembarku menangis, jadi maaf terimalah apa yang terjadi," ucap Isabela dengan nada dingin dan wajah datar.

__ADS_1


Selesai mengatakan itu Isabela tanpa sadar menarik tangan Paulus meninggalkan tempat tersebut karena hatinya terasa sangat sesak mengingat bagaimana ke empat anak kembarnya menangis hingga di tempat yang sepi Isabela melepaskan tangannya kemudian menghadap Paulus.


Grep


" Hiks... Hiks... Hiks..." isak Isabela sambil memeluk Paulus menghilangkan sesak di hatinya.


Paulus membalas pelukan Isabela sambil mengusap punggung Isabela dan entah kenapa hatinya sangat sakit melihat wanita yang dicintainya menangis terlebih tubuh isabela gemetar tanda dirinya sejak tadi menahan rasa sesak di hatinya.


" Seandainya kejadian itu hiks... hiks... hiks...tidak terjadi anak - anakku tidak di hina," ucap Isabela sambil terisak.


" Maafkan aku seandainya aku bisa menahan diriku kamu dan anak - anak kita tidak di hina seperti ini." ucap Paulus merasa bersalah.


Isabela melepaskan pelukannya dan mendorong perlahan tubuh Paulus dan menatap wajah tampan Paulus yang sangat mirip dengan Anindya dan Anindita.


" Berarti kejadian lima tahun itu..." ucap Isabela menggantungkan kalimatnya ketika dirinya baru tersadar kalau pria di depannya adalah pria dari ke empat anak kembarnya karena sejak tadi pikirannya sedang marah sekaligus sedih ketika melihat dan mendengar hinaan mereka terhadap dirinya terlebih ke empat anak kembarnya.


" Iya aku orangnya, bukankah tadi aku sudah mengatakannya?" tanya Paulus sambil menaikkan salah satu alisnya.


" Memang benar sudah mengatakannya tapi tadi pikiranku kurang jernih karena marah sekaligus sedih melihat ke empat anak kembarku menangis," ucap Isabela.


" Ralat, empat anak kembar kita," ucap Paulus.


" Darimana kakak yakin kalau ke empat anak kembarku anak kakak?" tanya Isabela dengan nada curiga.


" Pertama Anindya dan Anindita wajahnya sangat mirip dengan wajahku," ucap Paulus


" Yang ke dua??" tanya Isabela penasaran


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :


Satu tahun setelah perceraiannya dengan, Julian. Airin banyak berubah. Dia sekarang menjadi seorang desainer muda dan memiliki sebuah butik sendiri.


Untuk hubungannya dengan Raka, wanita itu masih melakukannya walau hanya dari jarak jauh, karena laki-laki itu kembali ke tempat tinggalnya, yaitu, Amerika. Airin masih belum mengetahui niat sebenarnya dari Raka dan perasaan wanita itu pun masih sama. Dia hanya menganggap Raka teman.


Namun, Julian. Laki-laki itu ternyata sudah cukup bersabar selama satu tahun. Dia diam dan tidak melakukan pergerakan hanya untuk membiarkan Airin beristirahat sejenak dan setelah itu dia akan kembali bergerak untuk menyunting sang mantan istri menjadi istrinya lagi.


Disaat yang bersamaan dengan bergeraknya, Julian. Raka juga ikut kembali ke Indonesia dengan niatan akan membuat, Airin jatuh hati.


Bagaimana kisahnya?


__ADS_1


__ADS_2