Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Daddy Paulinus dan Mommy Paulina


__ADS_3

" Aish sifat kakak sama seperti daddy," gerutu adik bungsunya.


" Kakak akan coba meretas identitas Isabela dulu jika memang benar Isabela adalah salah satu keluarga besar tuan Alvonso maka kakak akan ke sana untuk meminta maaf dan bertanggung jawab untuk menikah dengan Isabela.," ucap Paulus.


" Cobalah kak dan aku berharap kita segera mengetahui siapa kak Isabela dan segera menemukannya," ucap Patrick penuh harap.


" Amin. Aku tidak sabar mempunyai kakak ipar," ucap Paskalis yang juga penuh harap kakaknya segera menikah.


" Amin. Semoga kakak berhasil meretasnya," ucap Paulus yang sama - sama mengharap mengetahui identitas Isabela.


Lima Belas Menit Kemudian


" Si*l, kenapa sulit sekali mencari identitas Isabela." ucap Paulus dengan nada kesal.


" Apakah ada orang yang membantunya menyembunyikan identitas calon kakak ipar?" tanya Paskalis.


" Kemungkinan besar seperti itu," ucap Paulus.


" Apakah kakak akan datang ke keluarga besar tuan Alvonso?" tanya Paskalis.


" Tidak," jawab Paulus singkat.


" Kenapa kak?" tanya Paskalis dan Patrick serempak.


" Kita tidak bisa menebak kalau Isabela adalah salah satu anggota keluarga besar tuan Alvonso mengingat tuan Alvonso mempunyai enam anak kembar dan masing - masing ke enam anak kembar mempunyai anak kembar lagi belum lagi di tambah dengan anak angkat tuan Alvonso," ucap Paulus menjelaskan.


" Betul juga kata kakak, kita tidak tahu apakah kak Isabela termasuk salah satu keluarga besar tuan Alvonso," jawab Paskalis.


" Sebentar, kak Paulus dan kak Paskalis kok bisa tahu tentang keluarga besar tuan Alvonso?" tanya Patrick


" Baca novel karangan Yayuk Triatmaja dengan judul : Cinta Satu Malam Bersama Mafia, Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2, Tentara Dingin VS Dokter Dingin, Perjalanan Cinta Sang Psychophat, Dendam dan Cinta dan Ranjang Sang Mafia," jawab Paulus.


" Kok kakak tahu?" tanya Patrick penasaran.


" Kak Paulus dan kakak iseng - iseng ke kamar mommy dan daddy tanpa sengaja kami mendengar daddy suka mendongengkan cerita tentang novel karangan Yayuk Triatmaja ke mommy ketika kita sedang tidur," ucap Paskalis.


" Karena kami penasaran kami membacanya di aplikasi Noveltoon dan Mangatoon makanya kami tahu," sambung Paskalis.


" Bukannya setiap novel ada adegan ranjang?" tanya Patrick.


" Memang benar, tapi kakak membacanya tentang kehebatan keluarga besar tuan Alvonso bersama istrinya dalam mendidik ke enam anak kembarnya, ke 6 menantunya dan juga anak - anak angkatnya," jawab Paulus.


" Benar kata kak Paulus, padahal ada dua menantunya dan beberapa anak angkatnya sebagai psychophat tapi mereka sadar dan tidak membunuh orang lain kecuali anggota keluarga besarnya dilukai," sambung Paskalis menjelaskan.


" Bagus juga ceritanya nanti aku akan baca," ucap Patrick yang mulai tertarik dengan novel karangan Yayuk Triatmaja.


" Bacalah nanti kamu akan tahu," ucap Paulus

__ADS_1


" Iya kak, oh iya kak.... Apakah kakak masih ingat dengan wajah kak Isabela?" tanya Patrick penuh harap.


" Kakak masih ingat dan tidak mungkin lupa," Jawab Paulus.


" Syukurlah kalau kakak ingat, kita bisa mencari kak Isabela dengan mengerahkan anak buah kita," jawab Paulus.


" Kalau begitu mana kak ada fotonya? Agar kami bisa mencarinya," pinta Paskalis.


" Kakak tidak punya fotonya, tapi sebentar kakak akan mengambilnya lewat rekaman cctv," ucap Paulus.


Paulus kembali mengutak atik laptopnya kembali hingga lima menit kemudian Paulus menghembuskan nafasnya dengan kasar membuat ke dua adik kembarnya menatap kakak kembarnya dengan tatapan bingung.


" Ada apa kak?" tanya Paskalis.


" Rekaman cctv di mana Isabela bersama teman - temannya di lobby hotel mendadak hilang, siapa yang melakukannya?" tanya Paulus dengan nada kesal.


" Coba rekaman cctv yang berada di kamar kakak," usul Patrick.


" Ok," jawab Paulus singkat


Paulus kembali mengutak atik laptopnya hingga lima belas menit kemudian Paulus lagi - lagi menghembuskan nafasnya dengan kasar membuat ke dua adik kembarnya menatap kakak kembarnya dengan tatapan bingung.


" Kenapa lagi kak?" tanya Paskalis.


" Apakah rekaman cctv di kamar kakak juga mendadak hilang?" tebak Patrick.


" Benar katamu, hebat sekali orang itu bisa meretas hotel kita," ucap Paulus sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


" Bagus juga idemu, kita pulang sekarang dan kebetulan urusan kita di sini sudah selesai," ucap Paulus.


" Oh ya bagaimana para preman yang di sewa oleh wanita ular itu untuk mencelakai kak Isabela?" tanya Paskalis.


" Tembak ma*i karena telah berani menganggu wanitaku," jawab Paulus dengan nada dingin.


" Wanita kakak? Sejak kapan kak Isabela menjadi wanita kakak?" tanya Paskalis.


" Sejak kakak mengambil harta berharga milik Isabela maka mulai sekarang dan seterusnya Isabela adalah wanitaku jadi siapa saja menyakiti ataupun yang ingin mencelakainya maka kakak akan tidak segan - segan membunuhnya," Jawab Paulus yang sudah mengklaim Isabela miliknya.


Ke dua adik kembarnya hanya diam tanpa bicara sedikitpun kemudian mereka pergi meninggalkan hotel tersebut menuju ke bandara pukul sepuluh pagi menuju ke negara S di mana mereka tinggal bersama ke dua orang tuanya. Singkat cerita kini mereka sudah sampai di negara S pada tengah malam di mana semua penghuni mansion sudah tidur kecuali para bodyguard yang berjaga.


" Selamat malam tuan muda," sapa para bodyguard yang berjaga di mansion sambil membuka pintu utama.


" Malam," jawab Paskalis dan Patrick serempak.


Paulus hanya diam karena sifat Paulus mengikuti sifat daddynya sedangkan ke dua adiknya Paskalis dan Patrick mengikuti sifat mommynya. Mereka bertiga masuk ke dalam mansion dan berjalan menuju ke arah tangga. Ke tiga pemuda tampan berjalan menaiki anak tangga satu persatu hingga mereka berada di kamar mereka masing - masing untuk membersihkan diri kemudian beristirahat.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

__ADS_1


Malam menjelang pagi ke tiga pria tampan sudah selesai mandi dan memakai pakaian kerja, mereka sudah duduk di meja makan sambil menunggu ke dua orang tuanya yang belum turun dari ranjang. Setelah lima belas menit kemudian ke dua orang tuanya menuruni anak tangga dan mata mereka langsung membulat sempurna melihat ke tiga putra tampannya berada di ruang makan.


" Anak - anak mommy dan daddy kapan datang?" tanya mommy Paulina.


" Kok daddy tidak tahu kalau kalian datang?" tanya daddy Paulinus.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Cerita tentang kisah Paulina dengan Paulinus berserta ke tiga anak kembarnya dapat di baca di novelku dengan judul Tiga Anakku Yang Sangat Tampan.


xxxxxxxxxxxxxxx


" Tengah malam dad, mom kami datang," Jawab ke tiganya serempak.


" Nanti saja kita mengobrol nya sekarang kita makan dulu takut keburu dingin," ucap mommy Paulina.


" Baik mom," jawab ke empat pria yang sangat tampan.


Paskalis memimpin doa kemudian mereka makan bersama dalam diam tanpa bicara sedikitpun, setelah lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


Kini mereka semua berkumpul di ruang keluarga, mommy Paulina dan daddy Paulinus duduk bersebelahan di sofa yang agak panjang sedangkan ke tiga anak kembarnya duduk di sofa single.


" Daddy, Paulus meminta bantuan daddy," ucap Paulus tanpa basa basi.


" Minta bantuan apa?" tanya daddy Paulinus dengan nada bingung karena pasalnya baru kali ini putra sulungnya jarang meminta bantuan dirinya.


Paulus pun langsung menceritakan semua tanpa ada yang ditutup - tutupi sedangkan ke dua orang tuanya mendengarkan cerita putra sulungnya dan sekali - kali ke dua orang tuanya menghembuskan nafasnya dengan kasar.


" Itulah yang terjadi dad, karena itu Paulus meminta bantuan daddy untuk meretas identitas Isabela." ucap Paulus mengakhiri ceritanya.


" Bisa daddy pinjam laptopnya?" tanya daddy Paulinus.


" Boleh dad," Jawab Paulus sambil memberikan laptopnya.


Daddy Paulinus mengutak atik laptopnya sedangkan mereka berempat menunggunya dengan penuh harap semoga mengetahui identitas Isabela dan segera menemuinya untuk melamar Isabela.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Apa daddy Paulinus berhasil meretas identitas Isabela? Tunggu di bab selanjutnya ya


Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian. Semoga  Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.


Dari author,


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


__ADS_2