
" Tapi..." ucapan Katarina terpotong lagi dan kini oleh Abiyoga.
" Tante, sudah lama kami sangat merindukan daddy dan kini kami sudah bertemu jadi aku mohon sama tante agar mengijinkan kami untuk bersama daddy," mohon Abiyoga.
" Tante cantik, boleh ya kami bersama daddy," mohon Abrisam.
Katarina menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap ke arah Paulus untuk memberikan kode agar Paulus mencari alasan agar ke tiga ponakannya tidak ikut dengan Paulus tapi Paulus hanya mengedikkan bahunya tanpa mau membantunya karena dirinya juga ingin dekat dengan ke tiga anak kecil imut tersebut membuat Katarina menatap tajam ke arah Paulus.
" Baiklah tapi daddy kalian ikut dengan kita," ucap Katarina
" Daddy, ikut mobil tante Katarina ya?" pinta Abiyoga sambil menatap wajah Paulus penuh harap.
" Ok," jawab Paulus singkat.
" Paskalis dan Patrick kalian berangkatlah ke perusahaan nanti aku akan nyusul," perintah Paulus kemudian menggendong Abiyoga dan Abrisam.
" Baik kak," jawab mereka berdua.
Katarina memberikan kunci mobil ke Paulus dan Paulus pun menerima pemberian kunci mobil sedangkan Paskalis dan Patrick hanya melihat kakak kembarnya berjalan ke arah mobil.
Cup
Cup
__ADS_1
" Terima kasih daddy," ucap Abiyoga dan Abrisam sambil mencium masing - masing pipi kanan dan kiri.
Entah kenapa hati Paulus sangat bahagia dan hatinya menghangat ketika Abiyoga dan Abrisam mencium pipi kanan dan kirinya biasanya dirinya tidak menyukai anak - anak.
" Terima kasih kenapa?" tanya Paulus sambil menatap ke dua anak kecil yang sangat imut.
" Karena daddy mau ikut kami dan kami tidak lagi di hina sama teman - teman kami," ucap Anindita.
Paulus langsung menghentikan langkahnya dan entah kenapa hatinya terasa sangat sakit ketika mendengar ucapan Anindita sedangkan Katarina menahan amarahnya mendengar ke empat ponakannya di hina oleh teman - teman ponakannya.
" Kenapa mereka menghina anak - anak daddy?" tanya Paulus berusaha menahan amarahnya.
" Karena kami nakal makanya daddy pergi ninggalin kami," jawab Abiyoga dengan wajah sendu.
" Anak - anak daddy tidak nakal, oh ya kalian masuk ke dalam mobil daddy mau bicara dengan tante kalian dulu," ucap Paulus sambil menurunkan Abiyoga dan Abrisam.
" Baik dad," jawab Abiyoga, Abrisam dan Anindita serempak.
Paulus membuka pintu mobil kemudian Abiyoga, Abrisam dan Anindita naik ke dalam mobil sedangkan Katarina menunggu apa yang akan di tanyakan oleh Paulus walau dirinya sudah tahu apa yang akan ditanyakan.
" Aku ingin kamu jawab dengan jujur, siapa daddy mereka?" tanya Paulus sambil menatap mata Katarina dengan tatapan tajam.
" Jika aku ceritakan yang sebenarnya apakah tuan..." ucap Katarina menggantungkan kalimatnya.
__ADS_1
" Panggil saja Paulus," jawab Paulus entah kenapa dirinya mau di panggil dengan sebutan nama karena semua orang akan memanggilnya dengan sebutan tuan muda Paulus kecuali ke dua orang tuanya.
" Baiklah Paulus, jika aku menceritakan yang sebenarnya apakah kamu masih mencintai mereka? Karena jujur ketika mendengar ucapan Anindita hatiku sangat sakit karena aku sebagai tantenya sangat menyayangi mereka begitu pula dengan keluar besarku," ucap Katarina.
" Begitu pula denganku karena itulah aku ingin tahu siapa daddy mereka," ucap Paulus.
" Ke empat anak kembar ....." ucapan Katarina terpotong oleh deringan telepon.
Katarina mengambil ponselnya di dalam tas dan melihat Mikael suaminya menghubungi dirinya membuat Katarina mengangkat jari telunjuk ke arah mulutnya tanda untuk diam mengingat suaminya posesif dan mudah cemburu.
( " Hallo sayang." panggil Katarina )
( " Bicara dengan siapa?" tanya Mikael )
( " Maksudnya?" tanya Katarina sambil kepalanya mendongak ke atas mencari sesuatu. )
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
__ADS_1