Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Kenapa kalian membenci paman?


__ADS_3

" Kenapa kakak jadi bodoh ya? tepi kan mobilnya," perintah Paulus sambil membuka layar laptopnya.


" Baik kak," jawab Paskalis adik kembarnya kemudian menepikan mobilnya sambil memberikan lampu sen kanan dan kiri.


" Maksud kakak bodoh kenapa?" tanya Patrick penasaran.


" Kakak kan bisa program IT, kakak akan meretas rekaman video cctv yang di jalan raya." ucap Paulus sambil mengutak atik laptopnya.


" Iya... Ya.. Kenapa kita bisa lupa ya?" tanya Patrick sambil menepuk keningnya.


" Karena tadi kita itu memikirkan ke tiga anak kecil yang imut itu dimana anak kecil perempuan itu mirip sekali dengan kak Paulus sedangkan yang dua anak laki - laki mirip dengan kak Isabela," jawab Paskalis.


" Benar katamu," jawab Paulus yang membenarkan ucapan adik kembarnya.


" Betul kata kakak," sambung Patrick adik bungsunya.


" Ketemu, kita lurus saja menuju ke jalan xxxx, wanita itu di serang oleh segerombolan pria, kendarai mobil dengan kecepatan tinggi." ucap Paulus dengan nada kuatir dengan keselamatan ke tiga anak kecil yang selalu mengusik hatinya.

__ADS_1


" Baik kak," jawab Paskalis.


" Patrick hubungi anak buah kita untuk membantu wanita itu!!" Perintah Paulus.


Paskalis mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi agar bisa menyusul mobil Katarina sedangkan Patrick menghubungi anak buahnya untuk datang.


Belum ada lima menit mereka sudah sampai di tempat yang dikatakan oleh Paulus hingga ke tiga pria yang sangat tampan matanya membulat sempurna karena melihat Katarina dan ke tiga anak kecil imut di serang oleh segerombolan pria.


Hal itu membuat Paskalis menghentikan mobilnya secara mendadak hal itu membuat ke dua saudara kembarnya menahan tubuhnya agar tidak terbentur dengan menggunakan ke dua tangannya.


xxxxxx Flash Back Off xxxxxx


Katarina yang melihat musuhnya mulai berkurang langsung melompat dari satu mobil ke mobil satunya sambil masih melemparkan kartu domino menuju ke arah ke dua ponakannya untuk membantunya.


Semua orang menatap Katarina dengan pandangan tidak percaya terlebih Paulus, Paskalis dan Patrick kemudian mereka melanjutkan perkelahian tersebut hingga tidak membutuhkan waktu yang lama para musuh berhasil di buat babak belur dan langsung di bawa ke markas.


" Kalian tidak apa - apa??" tanya Paulus dengan nada kuatir sambil menatap ke arah Abiyoga dan Abrisam secara bergantian.

__ADS_1


" Kami tidak akan mau menjawabnya," ucap Abiyoga dan Abrisam serempak dengan nada ketus sambil menahan rasa sakit pada tubuhnya akibat terkena pukulan.


" Kalian terluka biar paman membawa kalian ke rumah sakit," ucap Paulus tanpa menjawab ucapan Abiyoga dan Abrisam karena mereka menahan rasa sakit pada tubuhnya itulah yang membuat Paulus sangat kuatir dengan mereka berdua.


" Tidak usah perdulikan kami," ucap Abiyoga dan Abrisam serempak lagi dengan nada masih ketus sambil berjalan ke arah Katarina.


Abiyoga dan Abrisam walau wajahnya mirip dengan Isabela tapi sifatnya mirip dengan Paulus keras kepala dan apa yang diyakininya benar maka selamanya benar begitu pula sebaliknya jika salah mereka akan mengakui kesalahannya sedangkan Anindya dan Anindita kebalikannya wajahnya mirip dengan Paulus tapi sifatnya mirip dengan Isabela baik, sabar dan jarang marah.


" Kenapa kalian membenci paman?" tanya Paulus merasa hatinya sangat sakit mendapatkan sikap ketus dari Abiyoga dan Abrisam.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2