Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Kenapa


__ADS_3

Tanpa menjawab Rebecca melepaskan pelukannya dan menggeser kan tubuhnya ke arah samping membuat Patrick tertawa lepas melihat Rebecca ketakutan.


" Pffttttt.... Hahahaha...." tawa lepas Patrick


" Kenapa kak Patrick tertawa?" tanya Rebecca dengan nada kesal karena tubuhnya kembali menggigil


" Padahal aku cuman bercanda tapi kamu ketakutan," jawab Patrick sambil masih tertawa


Rebecca yang sangat kesal langsung menggeser kan tubuhnya kemudian mencubit pinggang Patrick membuat Patrick bukannya kesakitan malah kegelian membuat Rebecca dengan usil menggelitik pinggang Patrick.


Hal itu membuat Patrick tertawa karena tidak tahan Patrick menangkap ke dua tangan Rebecca kemudian menaiki tubuh Rebecca kemudian membalas Rebecca dengan menggelitik ke dua pinggang Rebecca membuat Rebecca tertawa geli.


" Hahaha... sudah kak hahaha... haha... ampun geli kak," ucap Rebecca sambil menggerakkan tubuhnya.


Gerakan yang tidak disadari oleh Rebecca membuat tombak sakti milik Patrick perlahan mulai menegang, Patrick menatap bibir Rebecca dan ingin merasakannya dan tanpa sadar Patrick mendekatkan wajahnya ke wajah Rebecca kemudian menciumnya secara singkat. Rebecca sangat terkejut dan diam membatu karena baru kali ini dirinya di cium oleh seorang wanita.


Patrick yang merasakan tidak ada perlawanan membuat Patrick ketagihan untuk mencium bibir Rebecca kemudian Patrick mulai me lu mat bibir Rebecca kemudian menggigit bibir bawah Rebecca agar terbuka setelah terbuka Patrick memasukkan lidahnya ke dalam mulut Rebecca setelah beberapa saat Rebecca memukul perlahan punggung Patrick agar melepaskan ciumannya.


Patrick yang mengerti langsung melepaskan ciumannya kemudian pindah ke arah leher dan membeli tanda stempel membuat Rebecca mengeluarkan suara merdu.


Patrick tersenyum bahagia dan dengan perlahan Patrick melepaskan satu persatu pakaian yang melekat ditubuhnya hingga menyisakan celana panjang dan boxer nya.


" Lanjut atau stop?" tanya Patrick sambil menghentikan ciumannya dan memejamkan ke dua matanya untuk melawan has  ratnya yang sudah mulai tinggi.


" Kalau lanjut, apakah kak Patrick mau bertanggung jawab?" tanya Rebecca yang sebentar lagi melakukan pelepasan namun Patrick tiba - tiba menghentikannya.


" Tentu saja, setelah pulang dari sini kakak dan keluarga besar kakak akan datang untuk melamar mu," jawab Patrick dengan nada yakin


" Kalau begitu lanjut kak," pinta Rebecca dengan mata penuh ga irah

__ADS_1


" Kamu yakin?" tanya Patrick


" Yakin kak," jawab Rebecca


" Baiklah dan kakak harap kamu jangan menangis dan menyesali kita melakukan ini sebelum menikah," ucap Patrick


" Rebecca tidak akan menyesali karena kak Patrick mau bertanggung jawab," ucap Rebecca


" Baiklah kalau begitu," jawab Patrick sambil mengangkat tubuhnya kemudian melepaskan celana panjangnya dan terakhir boxer nya.


Rebecca menarik dress nya ke atas kemudian berlanjut menarik bungkusan yang menutupi dua gunung kembarnya hingga terlihat jelas dua gunung kembar milik Rebecca seperti menantang Patrick untuk melakukan yang enak - enak.


Patrick menarik bungkusan segi tiga bermuda yang menutupi goa yang tidak pernah di masuki oleh tombak sakti pria lain selain dirinya saat ini kemudian membuangnya secara asal. Kini tubuh mereka berdua polos tanpa sehelai benang pun kemudian Patrick menaiki tubuh Rebecca.


Patrick menciumi leher Rebecca dan meninggalkan banyak jejak membuat Rebecca mengeluarkan suara merdunya hingga beberapa menit kemudian masuk ke permainan inti yaitu memasukkan tombak sakti milik patrick ke dalam goa milik Rebecca awalnya Patrick merasakan kesulitan dan di hentakkan ke tiga Patrick berhasil memasukkan tombak saktinya ke goa yang paling dalam yang di sekelilingnya di penuhi rumput berwarna hitam bersamaan teriakan kesakitan Rebecca.


Patrick langsung mencium bibir Rebecca agar suara Rebecca terdengar di sebelah kamar kakaknya di mana Paskalis juga melakukan yang sama dengan Elisa.


Cup


" Terima kasih sayang, berjanjilah padaku untuk selalu setia padaku," pinta Patrick sambil mengecup pucuk kepala Rebecca dan memeluknya.


" Aku juga terima kasih karena tubuhku tidak merasakan dingin lagi dan aku berjanji untuk selalu setia sama kakak begitu pula dengan kakak," pinta Rebecca sambil membalas pelukannya dan menyadarkan kepalanya ke dada bidang Patrick.


" Kakak akan selalu setia padamu, sudah malam kita tidur," ucap Patrick yang merasa mengantuk.


" Baik kak," jawab Rebecca


Tidak berapa lama mereka tertidur dengan pulas sambil memberikan kehangatan masing - masing sedangkan di tempat yang sama hanya berbeda ruangan Paulus menyuruh istrinya untuk tengkurap setelah itu Paulus menaiki tubuh istrinya kemudian memasukkan tombak saktinya ke dalam goa yang terdalam milik istrinya dan tidak berapa lama keluarlah lahar dari tombak saktinya dan dimasukkan ke dalam goa milik istrinya.

__ADS_1


" Daddy sudah ya, mommy ngantuk," ucap Isabela sambil menguap


" Baiklah tapi besok pagi lagi ya," pinta Paulus sambil menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping istrinya dan memeluknya.


" Padahal sudah dua kali kenapa masih kurang?" tanya Isabela dengan nada protes yang merasakan tubuhnya terasa tidak bertulang sambil membalas pelukan suaminya.


Cup


" Maaf mommy, tubuh mommy membuat daddy menjadi candu," ucap Paulus kemudian mengecup pucuk kepala istrinya.


Isabela hanya menganggukkan kepalanya sambil memejamkan matanya dan tidak berapa lama terdengar suara dengkuran halus tanda Isabela tertidur dengan pulas. Paulus tersenyum dan tidak berapa lama dirinya menyusul istrinya ke dunia mimpi yang indah.


Malam berganti pagi perlahan Elisa membuka matanya dan melihat sekeliling ruangan hingga Elisa membulatkan matanya ketika dirinya memeluk seorang pria  yang sangat dikenalnya sekaligus dicintainya dalam diam.


Seringnya bertemu dan sering bertengkar lama - lama dirinya merindukan ketika Paskalis tidak membalas celotehannya dan akhirnya dirinya menyadari kalau ada perasaan suka walau hanya sedikit.


Elisa merasakan tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun membuat Elisa melepaskan pelukannya kemudian melihat di balik selimut di mana tubuh mereka berdua polos tanpa sehelai benangpun membuat Elisa berteriak.


" Akhhhhhhhhhhh!!!" teriak Elisa sambil menutupi tubuhnya yang polos.


" Hoam.... berisik," ucap Paskalis sambil menguap tanpa sadar.


" Hiks... Hiks.... Hiks...  Apa salahku? Hiks... Siapa yang mau denganku? Wanita yang sudah tidak suci lagi hiks... hiks... hiks..." ucap Elisa sambil terisak dan membelakangi tubuh Paskalis


Grep


" Maaf, semalam kamu tidak sadarkan diri dan kata kak Paulus supaya kamu sadar melakukan hubungan suami istri," ucap Paskalis sambil memeluk Elisa dari arah belakang.


" Kalau tidak percaya tanyalah dengan kakak ipar ku kak Isabela dan Rebecca ke dua sahabatmu itu, mengenai kejadian semalam aku berjanji untuk menikah denganmu," ucap Paskalis

__ADS_1


" Menikah denganku karena ingin bertanggung jawab lebih baik tidak usah," jawab Elisa


" Lho, memangnya kenapa?" tanya Paskalis dengan nada bingung sambil menarik tubuh polos Elisa agar menatap dirinya.


__ADS_2