Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Paulus


__ADS_3

" Tunggu, aku baru ingat ketika bertemu dengan Katarina katanya ibunya  anak - anak kembar menjadikan tubuhnya dijadikan tameng putrinya yang ke tiga sehingga terkena luka tembak, ceritanya hampir sama dengan cerita Isabela apa jangan - jangan mereka adalah anakku?" tanya Paulus pada dirinya sendiri.


" Apalagi ketika Isabela cerita kalau ke tiga anak kembarnya dan adik iparnya dalam perjalanan pulang tiba - tiba adik iparnya di serang dan ada tiga pria bersama segerombolan pria berpakaian serba hitam  menolong adik iparnya dan ke tiga anak kembarnya. Ceritanya benar - benar sama dan aku sekarang bertambah sangat yakin kalau mereka adalah anak - anakku. Anak - anak daddy maafkan daddy yang sempat meragukan kalian ketika kalian meminta memanggil daddy dan daddy menolaknya permintaan kalian," ucap Paulus sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


Paulus mengambil laptopnya dan mulai meretas di luar bandara setelah hampir setengah jam lebih dirinya tidak berhasil karena datanya sudah hilang membuat Paulus mengerang frustrasi.


" Akhhhhh..... Si al kenapa semua data rekaman cctv di luar bandara juga hilang sama seperti yang berada di dalam bandara, sebenarnya siapa Isabela kenapa sangat sulit mencari identitas data Isabela," ucap Paulus sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


" Lebih baik aku pulang dulu untuk mandi karena aku ingin tampil tampan agar Isabela tergila - gila padaku  setelah itu baru aku akan pergi lagi ke tempat di mana Isabela akan bertemu dengan para sahabatnya," ucap Paulus narcis.


Paulus mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke mansion sedangkan di tempat yang berbeda setelah selesai menghubungi sahabatnya Isabela berjalan ke arah kamarnya untuk mengganti pakaiannya. Lima belas menit kemudian Isabela sudah selesai memakai dress warna putih dan berjalan menuju ke arah pintu kamarnya.


Ceklek


Isabela membuka pintu kamarnya dan berjalan keluar menuju ke arah tangga namun baru beberapa langkah Isabela bertemu dengan kakaknya yang bernama Mikael bersama istrinya yang bernama Katarina.


" Mau pergi kemana?" tanya Mikael sambil menuruni anak tangga dengan diikuti Katarina.

__ADS_1


" Mau ke kafe dekat sekolahku dulu kak," jawab Isabela yang juga menuruni anak tangga.


" Bukannya kamu masih terluka?" tanya Mikael.


" Sudah mendingan kak, aku kangen kak sama sahabat - sahabatku," ucap Isabela.


" Kangen sama Vincent ya?" Goda Mikael


" Tidak kak, bagiku Vincent sudah masa lalu karena yang terpenting sekarang fokus mengurus ke empat anakku," jawab Isabela


" Kamu tidak ingin menikah supaya ke empat anakmu mempunyai daddy?" tanya Mikael.


" Kakak harap kamu bertemu dengan seseorang yang bisa melindungi mu dan juga ke empat anakmu," ucap Mikael.


" Terima kasih kak," jawab Isabela.


" Mau kakak temani?" tanya Mikael yang tidak tega adik kembarnya berangkat sendiri.

__ADS_1


" Tidak usah kak, apalagi dekat kok tempatnya," ucap Isabela.


" Ingat kalau ada apa - apa tekan tombol yang ada di jam tanganmu," ucap Mikael.


" Baik kak," jawab Isabela.


Kini Isabela, Mikael dan Katarina kini berada di lantai satu, Isabela mengecup punggung tangan Mikael kemudian Katarina secara bergantian bertepatan kedatangan orang tua mereka siapa lagi kalau bukan papi Dennis dan mami Elisabeth dari pintu utama.


" Mami dan papi habis dari mana?" tanya Katarina.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2